Category Archives: Medan

Suami azoos, berhasil hamil – Pepy

Halo smua, sy dl bbrp x mengajukan pertanyaan d forum bayi tabung ini, sejak awal mengetahui suami azoos, sy banyak cr tau hal yg berhub. dgn itu,dan akhirny kami memutuskan utk ikut program bayi tabung. Meskipun kami baru 2 tahun menikah, tp karena sudah mengetahui penyebab sy tdk bs hamil dan usia sy sudah 30 thn, kptsn ini pun kami ambil, meskipun ada pihak keluarga yg krg setuju krn menganggap kami terlalu terburu2, tp ini keptsn kami berdua sbg suami istri, dan kami berprinsip,selagi msh ada wktu dan jg dana, knp mesti mengulur wktu lg.

Singkat cerita, sy dan suami ikut program bayi tabung di Medan, dengan dr.Binarwan Halim, suami dibiopsi, krn sperma memang tidak bs didapat dr proses masturbasi. Hasil biopsi menemukan banyk sperma td tdk bergerak (no motil), tp dokter meyakinkn bhwa sperma spt itu msh bs dipakai. Kemudian,sy menjalani proses long protokol, mulai dr suprefact, gonal f, opu kmdian ET dengan 5 embrio ditransfer. Puji Tuhan, dari 5 embrio tsb, satu embrio menempel dengan kuat di rahim sy, dan skrg sy sdg hamil. 13 minggu.

Demikian pengalaman sy, sy ingin berbagi dgn tmn2 yg mungkin punya permasalahan spt kmi. Tks

Share
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (2 votes, average: 3.50 out of 5)
Loading...

Berhasil hamil setelah laparoskopi – Fay

Okay, postingan kali ini aku dedikasikan buat perempuan yang pengen hamil, tapi takut untuk mencari pengobatan, en lebih milih pasrah.

Jadi gini, 1 tahun setelah nikah dan belum juga dikaruniai keturunan, aku mulai USG. Suami mulai analisa sperma. Sama-sama dicek, apa yang salah, apa ada kelainan. Hasilnya : aku ada kista endometriosis dengan ukuran ±4 cm. Letaknya di atas rahim, dekat dengan tuba/ saluran telur. Suami, udah dianalisa sperma, dengan hasil : Teratozoospermia, yang artinya bentuk sperma sebagian besar abnormal. Pada tahap ini, kami sama-sama kecewa. Karena kalo aja hanya salah satu dari kami yang bermasalah, tentu lebih sedikit yang diperbaiki. Tapi karena ini kami berdua..yah, harus sama-sama mulai pengobatan.

Aku disuntik Entrolin 3x dalam 3 bulan. Sakit, dan aku emang gak suka disuntik. Suami minum Aprovit 1 bulan. Seiring waktu berjalan, aku tetap kesakitan saat haid, haid tetap tidak teratur, dan tetap tidak ada tanda kehamilan. Aku diterapi dengan Profertil tiap bulan, diminum di hari 3-5 haid. Suami mulai mengkonsumsi Provigor, dan Becom zet. Ini saran aku sendiri, karena setelah cari tahu sperma akan baik bila diberikan antioksidan, dan zinc. Bulan September 2011, suami analisa sperma lagi, dan Alhamdulillah sperma normal. Aku seneng banget. Berarti ini PR tinggal di ngurusin aku aja. Makin optimis.

Oktober 2011, gak disangka-sangka aku sangat kesakitan waktu haid. Sangat sakit sampai aku keringat dingin, dan obat penghilang nyeri yang paling tinggi pun gak mempan. Akhirnya aku out of nowhere bilang ama mama, kalo aku mau dioperasi. Setelah diUSG, besar kista 4cm, terlalu beresiko untuk operasi besar/laparotomi. Setelah berunding, akhirnya 2 hari kemudian aku berangkat ke Medan, untuk selanjutnya dilaparoskopi operatif di RS Stella Maris.

Selesai laparoskopi (LO), bulan November aku haid, udah gak sakit lagi. Desember haid lagi, lebih cepat dari jadwal, en tetap gak sakit. Januari 2012, aku telat haid 2 minggu. Setelah di USG, Alhamdulillah aku hamil 5 minggu. So, usaha kami, doa kami, didengarkan Allah.

Nah, itulah. Kita yang harus berusaha, gak boleh pasrah, coba segala kemungkinan. Pengobatan zaman sekarang sudah sangat canggih. Kita bukan lagi ‘generasi pasrah’ yang hanya berpangku tangan nunggu rezeki jatuh dari langit. Kita generasi jemput bola, jemput rezeki itu dengan usaha maksimal. Aku sudah bikin timeline dengan suami, kalo 3 bulan setelah LO aku gak hamil, kami akan langsung switch ke Inseminasi. Kalo sampai umur 28th aku juga belum hamil, kami akan bayi tabung. See, we have to plan it all. Walaupun nantinya Allah yang menentukan.

Sakit? Emang, sakit banget. Suntik 3x, itu sakit. Hidrotubasi, sakit banget, aku sampai perdarahan karena terlalu stres. Pasca LO, lebih sakit lagi, gak bisa jalan, tidur harus miring. Tapi semua itu terbayar dengan melihat si calon baby di USG, sekarang besarnya masih 1cm, umurnya masih 7 minggu.

Tiap minggu aku USG, just to make sure the baby is still there.  🙂
Sekarang si baby udah 3bulan. Baik budi banget, sukanya ketawa, cepet pinter, jarang sakit juga. Worth to wait sampai 2 Tahun deh.

So, take ur time. Rencanakan uangnya. Rencanakan waktu untuk fokus berobat. Seperti yang udah berulang-ulang kali aku bilang di sini, usaha itu porsi kita, selanjutnya terserah Allah. Kalau ada yang mau tanya-tanya, ya boleh. Aku seneng banget kalo cerita sukses ini bisa jadi semangat buat yang lain.
Sakit, takut, marah, ngerasa hidup gak adil, ngerasa dunia seakan menghakimi, nangis berguling-guling saat tau temen yang baru nikah udah hamil, aku udah pernah ngerasa semua. Aku bisa aja milih untuk jadi depresi, down. Tapi aku milih buat usaha terus, usahaaa terus, usaha-doa, usaha-doa, sampai membuahkan hasil kayak sekarang.

Jangan tunda cari pengobatan. Rezeki pasti ada aja. Percaya deh. 😀
GOOD LUCK!

Share
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (7 votes, average: 4.29 out of 5)
Loading...

Gagal bayi tabung, perut membesar krn obat? – Chici

Salam kenal semuanya..
Nama saya chici,saya sudah menikah 2 tahun d belum memiliki anak, di 6 bulan pernikahan kami memeriksakan diri ke dokter KG di medan, menurut dokter tidak ad masalah pada kami brdua, dan kami hanya diberi vitamin. Kami konsumsi vitamin selama 6 bulan. Tapi ternyata belum ada rejeki juga.

Lalu saya mencoba berobat k dokter BH di medan juga, dy juga memberi suami saya vitamin, lalu dia mengatakan kalau dinding rahim saya tipis, sehingga dy memberi saya obat yg kecil2 spt pil KB tp sy lupa nama ny. Sy konsumsi pil it selama 3 bulan tp tetap tidak ad perubahan kata ny. Lalu dy suruh sy utk HSG, dan hasilny ad penyumbatan di saluran saya. Dy sarankan utk bayi tabung, tp sebelumny harus mencari tau dl knp dinding rahim saya tidak mau menebal. Dy menyarankan utk operasi, pada saat itulah sy d suami memutuskn utk istirahat dl, d sy mencoba menguruskn badan krn memang sy agak gemuk. Sy brharap mungkin ad pengaruhny.

Setelah sy brhasil menurunkn berat badan memang terlihat perubahan di menstruasi sy, sebelumny mens sy hanya sedikit2, tp stlh it mulai byk. Dan akhirny kami memutuskn utk mencoba bayi tabung tp tidak di medan, melainkan di penang dgn dr. EPW di LWE hsptl. Dari hasil pemeriksaanny tidak ad masalah d krna kami sudah memutuskn ingin bayi tabung dy pun stuju.

Semua prosedur dilakukn dgn lancar sama dgn spt yg teman2 smua tulis, singkatny saya di tanam pada tgl 15 april d melakukan HCG pada tgl 28 april dgn hasil 17,50… Sy hub dokter d dy menyuruh sy utk tes ulang pada tgl 1 mei,,,, d ternyata hasil yg saya dpt 0,100,,, sy masih tidak percaya d terus yakin kl sy in hamil,, sy terus menjaga sampai akhirny sy kluar flek yg lama kelamaan darah tetapi jumlahny sedikit pada tgl 8 mei,,, sy memutuskn utk k dokter terdekat di binjai, krna sy tinggal di binjai,, d dokter bilang kl in adalah darah mens,, kami hanya bisa terdiam,, sy cuma bisa menangis,, suami sy trus berkata kl allah psti punya maksud knp blum memberikan rejeki in pada kami..

Sekarang saya mengikuti akupuntur, juga pengurusan badan d mengkonsumsi daun kebar dr papua, krna sy berencana utk mencoba bayi tabung lg setelah habis lebaran in,,, tp sy mw tanya ni am temen2, apakah perut qt emg jd gede bgt y??? Karena walau sy udh diet perut sy in g kecil2 juga…. Apa in pengaruh sisa2 obat suntikkan kmrn y???

Share
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (2 votes, average: 2.00 out of 5)
Loading...

PCO, sedang melakukan bayi tabung – Fenny

Hai. Para pembaca blog bayi tabung ini. Semoga setiap hari Ibu dan Bapak selalu tambah sehat sejahtera. Saya ingin sharing mengenai masalah kesuburanku. Sorry yaa, kalo kata katanya kacau balau. Soalnya jujur saya jarang menulis cerita.

Sejak gadis, haid saya tidak pernah teratur. Kdg bisa sampai 6 bulan tidak datang menstruasi. Tapi karena masih single, jadi hal ini dianggap biasa saja. Sampai pada thn 2004, saya menikah. Dan sebelum menikah, saya sudah mencoba berobat ke dokter SPOG, baik di Medan, Singapore, Australia dan Malaysia. Ternyata Dokter mendiagnosa saya mengindap PCO.

Dan sejak menikah , saya memang berencana melahirkan anak di tahun 2007. Untuk tenggang wktu tersebut. Kami (saya dan suami) menjaga dengan menggunakan alat kontrasepsi luar saja (kondom). Tapi hebatnya, selama 2 tahun tersebut , saya tidak kebobolan untuk hamil.

Lalu, sampai pada tahun 2006, rencana untuk hamil telah datang, dan saya berobat dengan salah satu dr SPOG di Medan. yaitu dr. RIMIN. pada bulan Mei 2006, (masih fresh ingatanku untuk kejadiaan itu) heheeee..
Saya di check darah, check saluran rahim, check hormon, dan suami check sperma. Bulan Mei 2006 dikasih obat oleh dr selama 1 bulan. dan ternyata tidak berhasil hamil juga. Akhirnya saya memutuskan untuk melakukan proses Inseminasi.

Bulan Juli 2006 , saya insem. Dan hanya dengan 1x proses insem saja, saya langsung berhasil HAMIL. Bulan AGustus 2006 adalah bulan paling BAHAGIA dalan hidupku. Sekarang, anak saya sudah 4 tahun, Cowok. Sehat dan sangat pintar.

Pada bulan Nopember 2010, saya mencoba untuk melakukan inseminasi kembali dengan berharap bisa mendapatkan anak ke 2. Tapi, ternyata GAGAL. (bisa jadi karena faktur shock dan tekejut dan kecapean, soalnya 2 hari setelah proses insem, papa saya masuk rumah sakit).

Ukuran sel telor saya pada proses Insem ini ada :
Karena saya PCO, sel telor saya banyak, tp kecil kecil. Dan karena dirangsang dengan suntikan pada proses Insem, makanya ada beberapa yang besar karena cocok dengan rangsangan suntikkan.
– Kanan ada 4 biji ( dengan ukuran variatif 1.8 – 1.9 dan 2.0 mm)
– Sebelah kiri ada sktr 3 biji ( dengan ukuran min 1.8 – 2.0 mm)

Setelah GAGAL, saya break dulu 1 bulan.

Pada bulan Januari 2011 saya melakukan Insem lagi. dan Insem ini juga GAGAL.  Dan problem baru muncul, kata dokter saya mengalami Luteal Phase Defect. Karena proses insem pada tgl 27 Januari 2011, dan datang haidnya adalah 10 hari setelahnya.

Putus asa menerpa diriku, dan aku merasa sangat tertekan. Padahal dalam hati suami, dia sudah menginginkan anak ke2 dari ku lagi. Tapi kenapa nasib berkata lain. Mengapa tubuh aku bisa mengindap PCO dan kesuburan ku bisa terganggu seperti ini. Sampai saya menemukan website ini, Semangat untuk bangkit kembali. Saya menemukan website ini, setelah saran dari salah satu dokter ternama di Medan, agar saya melakukan proses BAYI TABUNG saja dari pada menjalani proses Insem yang ke3.

Maka. Pada tanggal 17 Februari 2011 , saya membuat temu janji dengan dr.Bin (satu satunya dokter di Medan ) yang bisa menangani BT.
Aku dijelaskan untuk 2 pilihan proses BT. Yaitu LONG PROTOCOL dan SHORT PROTOCOL
Aku lagi bingung, gimana memutuskan untuk mengambil Long atau Short ? dan aku tau dan percaya, semua ibu ibu yang akan melakukan BT pasti mengharapkan KEBERHASILAN.  Semoga saja keputusan saya melakukan langkah BAYI TABUNG adalah tepat.
Saya akan mengupdate terus perkembangan proses BT ku ya.. rencananya Besok saya akan konsultasi kembali ke dokter untuk langkah2 apa saja yang harus aku lakukan sampai menunggu datangnya haidku bulan depan.

Salam Sejahtera, Dan TETAP SEMANGAT Mommies

Share
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (7 votes, average: 1.86 out of 5)
Loading...

Keguguran 2 kali dan divonis rahim bercabang (bikornu) – Icha

Saya keguguran 2x.. menikah agustus 2006, kehamilan pertama diakhir 2007 tapi cuma bertahan 11 minggu dan bayi dinyatakan tidak berkembang dan harus kuret.. kehamilan kedua di awal 2010, kejadiannya sama, bayi tidak berkembang di minggu ke 11 dan krn flek jg kantong kehamilan sudah mengempis jadi dokter menyarankanjuga hrs d kuret..

Sewaktu kehamilan 1 saya konsul dgn prof. dr. Haryono, second opinion di dr. masdulhaq dan terakhir kuret di dr.T.ikhsan.. kehamilan kedua saya pindah ke dr. jaman kaban dan kuret di dr. Hans. diagnosa pada saat itu adalah bayi tidak berkembang dan tidak ada denyut jantung sehingga harus dikuret.. Ke 5 dokter tersebut menyatakan rahim saya bagus, mereka rata rata mengatakan bahwa sperma suami yang astenozoospermia bisa jadi penyebab bayi tidak dapat berkembang baik.

Awal november lalu setelah 6 bulan kosong dr kuret ke 2 saya coba beralih ke dr. Makmur Sitepu di jl. sei mencirim medan, dan saya ceritakan kasus saya, dr makmur lakukan usg dan dia menyimpulkan kalau masalah saya keguguran berulang dan bayi tidak berkembang karena rahim saya bikornu (bercabang).. kalaupun nantinya saya hamil lagi, harus benar2 dikontrol ketat, dan juga harus bed rest total. saya coba search di google namun tidak banyak kasus seperti saya. ada 1 kisah dimana anak lahir prematur dan akhirnya meninggal setelah 1 hari.

Rencananya awal bulan february saya akan ke penang buat cek dan program utk hamil lagi. apakah dengan kondisi rahim saya ini, program bayi tabung bisa berhasil untuk mendapatkan bayi sehat? mohon sharenya.. terima kasih

Share
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (4 votes, average: 2.50 out of 5)
Loading...

3x keguguran, sekarang lagi bayi tabung – Viel

Hi teman2… Nama saya viel, umur 30 tahun dan sudah menikah hampir 5 tahun, pernah hamil alami 3 x , tapi semuanya gugur sebelum umun janin 2 bulan. Domisili saya di medan.

Kehamilan pertama terjadi 1 bulan setelah menikah, tapi sayang saya mengalami spotting yang tidak berhenti sampe akhirnya gugur.
Kehamilan ke 2 terjadi setelah 1 tahun menikah, dan lagi2 saya mengalami flek yang berujung keguguran.
Sejak itu saya jadi rutin cek up ke dokter .. Dan pernah ikut insem 1 x tapi GATOT ( gagal total ).
Setelah insem gagal .. Rasanya kecewa banget dan akhirnya saya break ke dokter, cape rasanya .
Tahun 2009 tepatnya bulan sept , testpack menunjukan +, senangnya ga karuan , dan kehamilan ini tidak mengalami felk sama sekali, tp bawaan saya stress krn trauma dan takut dgn kehamilan sebelumnya, tapi sayanganya kehamilan ini juga tdk berlangsung lama , pd saat masuk 10 wiks heartbeat janin tiba2 berhenti…

Skrg saya memutuskan untuk program bayi tabung saja dengan dok binarwan dan sekarang sedang tahap suntik suprefact, sudah 22 hari suntik suprefact, pada hari ke 14 suntik suprefact dok menjelaskan kalo saya mempunyai 20 sel telur, dan suntikan suprefact diminta perpanjang suntik 14 hari lagi…teman2 ada ga yang suntik suprefact begitu lama?

Pls sharing nya ..dan buat teman2 yang lagi proses bt, kita sama2 berusaha dan semoga berhasil ya

Share
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...