Category Archives: Pengobatan alternatif

Pengobatan alternatif

Berhasil hamil normal – Grace

Hai semua,

Perkenalkan nama saya Grace. Saya ingin membagi sedikit pengalaman dan kebahagiaan saya 🙂 Saat ini saya telah dinyatakan hamil 7 minggu. Yang sangat menyenangkan adalah kehamilan ini ibarat keajaiban untuk saya sekeluarga dikarenakan sebelumnya saya pernah didakwa oleh tim dokter hanya punya kemungkinan 5% untuk bisa hamil normal. That’s why anak pertama saya merupakan hasil program bayi tabung. Ngak percaya tp ternyata memang terjadi.

Semuanya ini tidak datang dengan sendirinya. 4 tahun pertama perkawinan saya diisi oleh kunjungan demi kunjungan, pemeriksaan dan tindakan di berbagai dokter kandungan dan rumah sakit, di Jakarta dan Penang.

Saya didiagnosis memiliki kista endometriosis 9 cm dan harus dioperasi. Setelah ops ternyata tidak kunjung hamil, meski telah mengikuti proses enseminasi 4 x. Ternyata setelah di laparascopy, sudah ada perlengketan parah antara usus dan saluran indung telur. Malahan indung telur kiri saya sampai tidak terlihat lagi.
Di sinilah saya didakwa hanya memiliki chance 5% untuk bisa hamil normal dan untuk memiliki anak lebih baik mengikuti Program Bayi Tabung karena sulitnya sperma menembus saluran indung telur untuk bertemu dengan sel telurku. Ibaratnya mungkin seperti selang air yang ada banyak lumutnya ya, jadi airnya tidak mengalir lagi.

Hopeless banget saat itu. Ngak berani langsung ikut Program bayi tabung karena menurutku itu cara terakhir… kalo gagal terus aku coba apalagi dong…

Makanya sempat juga ikut terapi di since dengan makan ramuan herbal 12 rupa, trus kalo lagi dinas ke luar kota sampai bawa perlengkapan lenong (panci khusus, gelas jamu, dll). Baru akhirnya mencoba bayi tabung di RS Bunda Menteng dengan dr. Ivan Sini. Puji Tuhan, berhasil dan lahirlah anak pertama saya yang sekarang sudah berusia 2 tahun 4 bulan.

Rencananya kami akan program anak kedua di akhir tahun ini (menunggu jadwal diskon hehehe) eh tapi Tuhan sedang berbaik hati.. tanpa diduga saya dinyatakan hamil tanpa ada terapi / proses yang berarti.

So buat temen-temen.. tetap semangat yaa !
Tiada yang mustahil buatNya. RencanaNya selalu lebih indah dibandingkan dengan rencana kita manusia.
Selalu berusaha dan optimis, Tuhan juga lihat kok usaha kita.

Dan buat temen-temen yang sedang membutuhkan, krmm pas cek up di bunda ada pengumuman program diskon Program Bayi Tabung buat yang daftar di bulan April 2013. Untuk paket di bunda Menteng jadi 45 juta dan Bunda Depok 40 juta. Lebih lengkapnya tanya aja sendiri ya ke BIC 021 392 6393 dengan dr. Ivan Sini.

Goodluck yawl.

Share
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (5 votes, average: 3.80 out of 5)
Loading...

Berhasil hamil dengan terapi lebah, urut dan bekam – Acha

Selamat Pagi, Sebelumnya. kami ucapkan banyak terima kasih kepada pengelola situs bayi tabung ini dan teman-teman yang sudah berbagi pengalaman. Perkenankanlah, kami berbagi pengalaman dalam mendapatkan `momongan / bayi`

Nama Kami adalah Marzi dan Acha. Saat berumah tangga usia kami adalah 29 dan 26 tahun. Kami berumah tangga sejak Juni 2010. Setahun dari masa berumah tangga, dan belum dikarunia momongan. Membuat kami sedikit dihantui pikiran negatif, kenapa belum juga dikaruniai anak. Dari silisilah keduabelah keluarga, semuanya mempunyai anak-anak yang banyak dan bahkan ada yang kembar. Hal inilah yang mendasari kami untuk berkonsultasi dengan beberapa dokter kandungan.

Seperti biasa, jawaban dokter setelah mendengar cerita kami adalah : tinggal menunggu waktu saja, nikmati masa pacaran dulu saja dan usia pernikahannya juga masih muda. Dari dokter tersebut kami hanya diberikan vitamin dan penyubur selama kurang lebih 3 bulan. Setelah masa itu juga belum mendapatkan hasil, dokter menyarankan untuk melakukan USG TRANSVAGINA, dan didapatkan hasil yang memang tidak ada masalah / bagus. Akhirnya kami disarankan melakukan hubungan badan di masa-masa subur yang sudah ditentukan oleh dokter dan diberikan alat pendeteksi kehamilan ( semacam testpack ).

Masa-masa menunggu ini pun berjalan kurang lebih 3 bulan. Sampai akhirnya, dokter mulai lebih serius menangani kasus kami. Disarankanlah kami melakukan beberapa tahapan yaitu : HSG. Dalam tahapan ini, kami melakukannya sampai 2 kali HSG. Dan untuk lebih meyakinkannya lagi, kami disarankan untuk melakukan HSG yang terakhir kalinya ( ke-3 ) dan hasilnya pun ‘ GAGAL’.

Bagian ini, yang paling membuat kami serasa di sambar petir disiang bolong, manakala dokter memberikan kesimpulan akhirnya yaitu : TERDAPAT PENYUMBATAN DIKEDUA TUBA, DAN DOKTER MEMVONIS KAMI TIDAK BISA MEMILIKI ANAK SECARA ALAMI SELAIN PROSES BAYI TABUNG.
Pernyataan ini sempat membuat kami patah semangat untuk memiliki anak dari hasil pernikahan kami. Selama kurang lebih 2 bulan, kami berusaha menghilangkan kenyataan pahit ini. Sampai akhirnya, kami menemukan di situs BAYI TABUNG bebagai pengalaman teman-teman dalam upaya mendapatkan momongan. Baik secara ilmiah ( Bayi Tabung ) maupun Tradisional ( Sengat Lebah, Urut Mbah Ngadimo, Bekam dan sebagainya ).

Setelah membaca situs bayi tabung tersebut, muncul keyakinan kami kembali untuk memiliki anak. Langkah pertama yang kami ambil adalah : mencoba pola hidup sehat dan ber olahraga serta mengkonsumsi makan sehat ( jus dan buah setiap hari ) sambil mengumpulkan dana untuk proses bayi tabung yang jumlahnya berkisar 30 ~ 75 juta-an. Kami juga tertarik dengan tulisan seorang teman dari situs ini, tentang TERAPI SENGAT LEBAH. Kami ikut juga menjalani proses ini selama kurang lebih 1 bulan ( 4 kali kunjungan ) dengan 3 kali bertemu langsung dengan pak Haji Nana dan ter akhir dengan anaknya.

Sebenarnya, kami ingin terus terapi langsung dengan pak Haji Nana, Tetapi, karena kondisi pekerjaan yang tidak memungkinkan. Proses ini, kami jalani hanya selama 4 kali kunjungan. Walaupun pihak Haji Nana menyarankan minimal terapi 10 ~ 12 kali kunjungan. Dalam proses ini, sangat terasa sekali manfa`at sengat lebah yang langsung terasa panasnya. Dan proses selanjutnya, kami lakukan urut dengan mbah Ngadimo ( anaknya ) dan bekam selama 4 kali kunjungan juga. Dalam menjalani proses tradisional ini, kami belum pernah lagi konsultasi dengan dokter.

Proses tradisional ini, kami tunda kembali dengan datangnya ‘ Bulan Ramadhan, dimana urut mbah Ngadimo libur sampai setelah lebaran idul fitri.’ Tapi, syukur ALHAMDULILLAH nya adalah, hari libur itu merupakan berita gembira. Karena siklus mensturasi nya juga berhenti. Dan untuk memastikannya, kami membeli testpack dan melihat hasilnya ‘POSITIF HAMIL’.

Proses semua ini, tidak lepas dari DO’A kami dan orang-orang yang menyayangi kami serta bantuan dan Ridho dari ALLAH SWT. Dan dokterpun tidak habis pikir mendengar berita ini. Sekarang kami, sedang berbahagia dengan masa kehamilan kurang lebih 5 bulan dengan kondisi perut semakin membesar dan morningsick yang masih terus berlanjut dan Insya Allah calon anak kami berjenis kelamin Laki-laki.

Semoga pengalaman ini, dapat menjadi cerita bahwa: manusia boleh berkendak, tapi ALLAH SWT lah yang punya kuasa serta teman-teman yang mempunyai masalah, masih bisa terus semangat. Terima kasih kepada situs bayi tabung dan teman-teman semua. (untuk berbagi pengalaman, bisa kirim email ke : shesanangadiyati@gmail.com )

Share
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (5 votes, average: 3.20 out of 5)
Loading...

PCO dan Geopatis – Firman

Saya ingin share pengalaman saya dalam berusaha mendapatkan keturunan, mungkin bisa bermanfaat bagi pasangan yang memiliki problem yang sama seperti saya. Saya saat ini berusia 44 tahun dan isteri 39 tahun. Kami menikah tahun 2003, berarti sudah 9 tahun menikah belum juga diberi keturunan. Siklus haid isteri saya selalu mundur sampai 10 hari hingga 2 minggu.

Tahun 2005 kami pertama kali periksa ke Klinik Permata Hati di Jogja, kebetulan kami tinggal di Jogja, setelah melewati beberapa tes, hasilnya tidak ada kista, tuba juga lancar, dokter mendiagnosa sebagai PCO (Telur tidak dapat berkembang dengan baik), tidak ada obat yang pasti untuk menyembuhkannya dan kami pun merasa pernikahan baru 2 tahun sehingga tidak melanjutkan pengobatan.

Tahun 2008 kami kembali lagi karena tetap belum berhasil mendapat keturunan, kami ikut program Inseminasi Buatan (IB), 2 kali mencoba gagal semua, dokter menyarankan untuk Laparoskopi tapi karena biaya cukup besar dan juga itu bukan merupakan pengobatan tapi hanya untuk melihat isi rahim, isteri saya tidak mau.

Tahun 2011, setelah saya desak isteri untuk Laparoskopi akhirnya dia bersedia menjalaninya, hasilnya bagus semua, kista nihil, tuba lancar, endometriosis juga tidak, tapi kok telur tidak dapat berkembang dengan baik? Setelah Laparoskopi, kami coba lagi IB, tetap gagal juga, berarti sudah 3 kali IB gagal total.
Telur dalam rahim isteri tidak berkembang dengan baik, dan jumlahnya hanya sedikit sekali. Kami coba beberapa saran teman untuk coba makan otak kelinci, minum suplemen macam2, tetap gagal.

Pada Nopember 2011 kami diundang teman datang ke rumahnya karena ada seorang yang katanya mengerti masalah keturunan dan konsultasi mengenai rumah tangga, kami akhirnya bertemu dan dia mengatakan masalah kami terletak pada rumah kami, dia bilang bahwa dibawah rumah saya ada aliran air yang yang bergesekan dengan bebatuan dan pengaruh magma bisa mengeluarkan medan elektromagnetik yang bisa mempengaruhi kesehatan, biasa di kenal sebagai Geopetis, kami disarankan pindah rumah kalau ingin memperoleh keturunan, dia bilang kalaupun nanti bisa hamil, akhirnya akan keguguran kalau tidak pindah rumah, sayangnya saat konsultasi kami tidak membawa denah rumah sehingga dia tidak dapat memastikan daerah mana dalam rumah saya yang terkena Geopatis.

Kami sangat down saat itu dan setengah tidak percaya, orang tersebut hanya menggunakan pendulum (semacam lidi sebagai alat pendeteksi) dan tidak tahu rumah saya kok bisa mendeteksi hal itu.
Akhirnya saya searching di internet mengenai Geopatis atau Radiesthesi, ternyata memang benar ada medan elektromagnetik tersebut, secara ilmiah tidak dapat dibuktikan tetapi orang-orang tertentu yang punya kepekaan yang bisa merasakan, seperti halnya orang yang akan menggali sumur, mencari sumber air dibawah bumi, ternyata ada orang orang yang ahli dalam hal ini.

Medan elektromagnetik dapat mempengaruhi kesehatan orang yang dalam waktu lama duduk/tidur diatas medan itu, gejalanya dapat bermacam macam, dari badan merasa capek, sakit sampai mempengaruhi hormon seseorang bahkan penyakit kanker.
Kami menemukan di internet ada orang lain yang bisa melihat hal tersebut, kami kirim foto denah rumah kami, dan dia bilang memang di kamar tidur kami ada medan Geopatis tersebut dan disarankan untuk pindah kamar ke sudut yang lain dan di lantai 2
Kami akhirnya merenovasi rumah kami dan pindah kamar ke lantai 2 dengan sudut berbeda dari kamar kami yang semula.

Kami merencanakan akan ikut program bayi tabung setelah pindah kamar, setelah 3 bulan pindah kamar, kami akhirnya kembali ke Klinik Permata Hati untuk ikut program bayi tabung, kami putuskan langsung ikut program bayi tabung mengingat usia isteri yang sudah 39 tahun.
Kami datang ke klinik dan mengutarakan tujuan kami, dokter melihat rekam medik kami, dia mengatakan bahwa PCO memiliki kemungkinan paling kecil berhasil dalam program bayi tabung, ya sudah tidak apa, yang penting mencoba, haid hari ke 2 isteri di USG, terlihat ada 6 kantung telur, beberapa agak besar, sebelumnya tidak pernah seperti ini, waktu IB dulu paling hanya ada 2 atau 3 telur yang kecil2, isteri di beri suntikan GonalF selama sepuluh hari, plus CTR, akhirnya pada hari ke 10 ada belasan kantung telur dalam berbagai ukuran, hari ke 12 Ovum Pickup, sperma saya diambil, hari ke 15 Embrio Transfer (2 embrio ditanam, 1 embrio dibekukan), setelah itu isteri saya bed rest selama !4 hari, dan Puji Tuhan isteri saya dinyatakan positif hamil.

Mungkin pengalaman saya ini bisa berguna bagi pasangan yang memliki masalah yang sama dengan kami, yaitu isteri menderita PCO dan tidak tahu cara mengatasinya, mungkin bisa dicoba konsultasi rumah, coba pindah kamar, atau pindah tempat duduk di tempat kerja, mungkin memang medan elektromagnetk penyebabnya. Semoga share saya ini bisa berguna, terima kasih.

Share
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (8 votes, average: 3.13 out of 5)
Loading...

Dr. Akupuntur Medis – Ningrum

Dear all,

Saat ini saya sedang proses bayi tabung dengan dr. Ivan di Rs. Bunda-Morula. Pada saat yang sama juga sedang mengikuti akupuntur dengan dr. loona di cikarang. Hanya saja karena jarak rumah dan tempat praktek dr loona yang jauh, untuk akupunturnya saya ingin pindah ke dokter lainnya.

Adakah teman teman yang tahu akupuntu medis yang bagus, di Jakarta, selain beliau ?

Dari browsing dan cek sana sini, ada beberapa dokter akupuntur medis, tapi nggak tahu medisnya kaitannya dengan infertilitas atau tidak

1. Dr. Adiningsih
2. Dr. Cristina
3. Dr. Pramono
4. Dr. kemal
5. Dr. Hasan

Semua praktek di RSCM
Ada yang menyarankan ke dr. Melya, namun saya ingin opsi lainnya

Jika ada rekan yang tahu, minta bantu disharing ya

Share
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Berhasil hamil, kedua tuba tersumbat diterapi sengat lebah – Leora

Alhamdulillaah atas kehendak Allah akhirnya saya berhasil hamil alami setelah sebelumnya hasil HSG menyatakan bahwa kedua saluran tuba saya tersumbat. Alhamdulillaah Allah memberi petunjuk bagaimana ikhtiar-ikhtiar yang harus dilakukan lewat website ini, terima kasih banyak untuk admin dan teman-teman yang telah memberikan banyak info mengenai usaha-usaha untuk berhasil hamil.

Saya menikah sekitar 2 tahun yang lalu, saat ini usia saya dan suami 26 tahun. Setahun setelah menikah saya mulai berkunjung ke dokter kandungan ditemani ibu karena suami dinas di luar pulau, pulang seringnya 2 bulan sekali. Setelah dicek dokter, ternyata sel telur saya kurang besar diameternya, dan juga setelah HSG diketahui bahwa kedua saluran tuba saya tersumbat. Klop deh. Dokter kandungan saya lalu merekomendasikan untuk dilakukan diathermi (pemanasan dengan infra merah) dan hidrotubasi (istilahnya ‘peniupan rahim’) untuk mencoba membuka saluran tuba yang tersumbat.

Setelah diathermi sebanyak 10 kunjungan masing-masing selama 30 menit, saya dihidrotubasi. Hasil hidrotubasi ternyata cairan hidrotubasi tidak bisa masuk alias kedua saluran tuba saya sangat lengket alias tersumbat banget nget nget. Dari situ saya mulai browsing di internet tentang bayi tabung, karena satu-satunya cara supaya hamil dengan kondisi kedua tuba tersumbat setau saya hanya bisa dengan bayi tabung.

Lalu saya menemukan info bahwa sebelum berusaha untuk bayi tabung, kita bisa mencoba usaha alternatif dulu, terima kasih untuk Farida yang sudah posting tentang terapi lebah, yang membuat saya dan suami mencoba terapi tersebut. Saya diterapi sengat lebah oleh H. Nana Suryana di Buah Batu, Bandung sebanyak 2 kali kunjungan, sakitnya maknyuss, maklum belum pernah disengat lebah sebelumnya. Kunjungan pertama disengat di 2 tempat, di kanan dan kiri rahim. Kunjungan kedua disengat di 6 tempat, di kanan kiri rahim, di samping lutut, dan di bagian atas tumit.

Malam hari setelah disengat saya meriang, gatal-gatal seluruh badan, menderita banget deh apalagi ga boleh minum obat supaya racun sengat lebahnya bekerja. Tapi alhamdulillaah besoknya sudah membaik. Setelah sengat lebah itu saya konsultasi lagi ke dokter kandungan, dan beliau menyuruh saya untuk HSG ulang di RS MMC, karena di RS ini teknologi HSGnya lebih bagus dari RS lain. Dari hasil HSG yang kedua ini alhamdulillaah diketahui bahwa saluran tuba saya terbuka satu yaitu yang sebelah kiri, yang kanan masih tersumbat. Bersyukur banget alhamdulillaah karena artinya saya masih bisa mengusahakan hamil alami.

Kemudian saya mulai rajin usaha untuk hamil, saya rajin minum susu Anmum esensis, makan sayur dengan porsi lebih banyak dari nasi, suami juga mulai berhenti merokok. Kami juga mencoba untuk pijat alternatif ke Pak Ngadimo di Bogor. Saya dan suami sempat sekali kesana. Ibu saya juga ternyata berusaha dengan cara berdoa dan sedekah ke pembantu-pembantu beliau yang sedang hamil tanpa saya ketahui. Ibu saya bilang kepada mereka untuk tidak perlu khawatir mengenai biaya konsul bidan dan biaya kelahiran karena ibu saya yang akan menanggungnya.

Sekitar sebulan setelah pijat refleksi dan sedekah-sedekah tersebut saya telat 2 minggu. Setelah ditest-pack alhamdulillaah keluar 2 garis merah terang, malam itu juga saya ke dokter kandungan dan setelah USG lewat vagina diketahui kandungan saya sudah berusia 6 minggu.

Saya percaya sedekah ibu saya, doa-doa dari keluarga, teman-teman, dzikir (saya suka dzikir Ya Mushawwir-Maha Pembentuk Rupa, Ya Wahhab-Maha Pemberi Karunia, Ya Rozzaq-Maha Pemberi Rezeki sambil ngelus-ngelus perut saya), doa (Robbi habli minasshaalihin, kemudian Robbi habli milladunka dzurriyatan toyyibatan innaka samii’ud du’aa, juga sambil ngelus-ngelus perut) dibarengi dengan ikhtiar yang ikhlas tanpa menuntut untuk segera hamil yang membuat Allah mempercayai kami untuk memiliki keturunan.

Demikian cerita saya, mudah-mudahan teman-teman yang sedang berusaha untuk hamil tetap semangat, tidak bersedih dengan hasil-hasil tes ini itu yang mengecewakan, tetap ikhlas berdoa dan bersedekah dibarengi dengan ikhtiar. Mohon doanya supaya kehamilan saya yang sekarang berusia 10 minggu diberikan keselamatan, kesehatan, keberkahan, kelancaran, dan mudah2an anak kami menjadi anak yang shaleh, aamiin..Terima kasih..

Share
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (12 votes, average: 3.50 out of 5)
Loading...

Bayi tabung untuk bentuk rahim abnormal – Uut Utami

Usiaku 36 th, suami juga 36 th. Tahun ini pernikahan kami sudah menginjak tahun ke-12. Awal pernikahan saya langsung hamil, tetapi pada minggu ke-8 terjadi keguguran sehingga harus dikuret. Hasil USG ada myom dan kista. Selang sebulan saya menjalani operasi kista dan endometriosis, sedangkan myomnya ternyata tidak ada. Saya juga suntik tapros 3 kali untuk mengeringkan endometrosis agar tidak numbuh lagi.

Dua tahun berjalan saya tidak juga hamil. Saya kembali periksa di dokter yang berbeda, hasil HSG ternyata kedua tubaku buntu, hidrosalpink dan rahim berbentuk tanduk. Saya kemudian menjalani tiup 3 kali, sakit memang tapi motoku “semua akan berlalu”. Cek HSG lagi, tubanya nggak mbuka juga dan dokter menyarankan bayi tabung.

Karena suami belum setuju akhirnya kami berobat alternatif mulai dari jamu dan pijat kampung, produk madu dan lebah, herbal untuk TORCH, herbal cina yang mahal dan bikin gemuk (bahkan vertigo), herbal dari timur tengah yang mahal juga dan masih banyak lainnya, semua NIHIL. Akhirnya kutemukan blog ini saya tertarik untuk sengat lebah. Terapi sekitar 15 Kali, aku HSG ulang dan kondisinya tetap sama. Mungkin pengobatan alternatif tidak sesuai untuk kasusku.

Tiga bulan yang lalu aku ke dokter lagi, niatannya bayi tabung. Tes FSHku 6,05 kata dokter bagus, tapi stlh melihat riwayatku aku harus laparoscopy dulu. Tgl 12 feb kemarin operasinya, Hasilnya perlengketan berat di organ perutku, ovarium kiri dan tubanya melekat di usus besar, karena beresiko jadi dibiarkan saja, sedangkan ovarium kanan dan tubanya bisa di bebaskan. tuba kanan menjadi paten tapi fungsi menangkap telurnya diragukan jadi ya tetap disarankan bayi tabung.

Saya optimis untuk menjalani bayi tabung bulan depan, cuma ada sedikit pertanyaan untuk bentuk rahim saya. Setelah saya baca di google untuk rahim bertanduk, nidasi (penempelan embrio agak sulit) dan ada kemungkinan keguguran karena posisi penempelan janin di tempat yang sedikit pembuluh darahnya. Apakah dokter punya kiat khusus untuk menaruh embrio di bagian rahim yang baik? Janin juga susah berkembang karena ruang rahim yang sempit. Bagaimana nanti kalau yang ditanam 2 atau 3 embrio? Tolong dong sharing untuk ibu2 yang punya masalah yang sama denganku. Kalau ada yang pernah operasi koreksi bentuk rahim atau berhasil bayi tabung dengan bentuk rahim yang abnormal, pengalamannya pasti sangat berguna bagiku. Masalahnya saya barusan laparoscopy dan bulan depan mulai program bayi tabung. Saya mohon saran dari teman2 semua. Saya tunggu….

Share
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (2 votes, average: 3.00 out of 5)
Loading...