Saya PCOs, 3 Anak saya hasil Program kehamilan, dan sekarang Hamil Alami di usia 40 – Fenny

Dear : Semua pasutri di luar sana.

Perkenankan saya menceritakan pengalaman saya sebagai seorang wanita yang ingin menjadi seorang ibu.

Apa daya, diri saya adalah PCos warriors yang sudah saya alami sejak saya gadis. Haid yang tidak pernah lancar. Dan segala kondisi Pcos sudah pernah saya alami dan lalui.

Saya juga banyak membaca di website ini, dan saya ingat betul banyak informasi dan dukungan yang saya dapat di masa masa awal saya mencoba imsemnisasi, dan saya berhasil hamil. Anak saya yang pertama laki laki dan sudah berusia 12 thn . Kemudian di susul dengan 2x gagal imsem sebelum memutuskan untuk melakukan IVF . Dan akhirnya  saya berhasil mendapatkan bayi kembar laki laki, dan sekarang sudah berusia 8 thn.

Berhubung 3 anak saya laki laki, keinginan memiliki anak perempuan kami lakukan juga. Dengan proses pemilihan gender pada program IVF saya di Bangkok, saya berhasil hamil juga, namun mengalami keguguran di minggu ke 9. Dan ini adalah kejadian pada tahun 2014.

Akhirnya, saya menyerah dan pasrah , kami percaya Yang diAtas mempercayai kami dengan 3 anak laki laki.

Dan berakhirlah semua proses program program kesuburan dan hal hal soal kehamilan. Kami memutuskan untuk tidak lagi ngotot dan bahagia dengan 3 anak laki laki saja.

Waktu pun berlalu. Tidak disangka tidak diduga hasil 5 bulan setelah saya melakukan Diet keto, berat badan saya turun 17 kg. Yang mana, di bulan ke2 saya berdiet KETO, haid saya lancar setiap bulannya. Tepat tepat tgl 18 setiap bulan, yang berarti siklus nya adalah 28 hari.

Tgl 18 September 2019 adalah HPHT saya.

Di bulan Oktober 2019, saya tidak haid, dan saya juga lagi jalan jalan ke Jepang, pikir ku karena saya tidak patuh pada clean Keto style, maka siklus haid saya jadi kacau. 
Bulan Nopember 2019, saya mulai merasa asam lambung naik, mual, perut begah. tidak nyaman , kurang nafsu makan. Kopi semua pun saya tidak berminat sama sekali.

Sensitif terhadap bau bau kurang sedap, payudara yang mengeras dan sakit bila tersentuh dan rasa kedinginan membuat saya berinisiatif melakukan test pack sendiri.

Berteriak di kamar mandi, hingga bibi di rumah datang ke kamar dan bertanya ada apa bu. 

Saya HAMIL
Saya + Hamil, tanpa program 

Ternyata Pcos bisa hamil alami

🙂

Share
1 vote, average: 5.00 out of 51 vote, average: 5.00 out of 51 vote, average: 5.00 out of 51 vote, average: 5.00 out of 51 vote, average: 5.00 out of 5 (1 votes, average: 5.00 out of 5, rated)
Loading...

Perawatan Infertilitas

Infertilitas adalah masalah kesehatan masyarakat global dan mempengaruhi sekitar 10% – 15% pasangan di seluruh dunia. Kondisi ini dapat berasal dari berbagai anomali dalam tubuh, mulai dari infeksi dan kista di ovarium dan saluran reproduksi, hingga sekresi hormon yang tidak proporsional oleh kelenjar. Perawatan infertilitas banyak, dan dari berbagai jenis. Cara terbaik untuk mengatasinya adalah mengidentifikasi penyebab pasti dari kondisi ini dan kemudian mengatasinya.

Perawatan infertilitas yang tersedia meliputi:

. Mengobati APA. APA menyebabkan pembekuan darah dan mencegah implantasi. Terapi aspirin dosis rendah bekerja sangat baik ketika mengobati APA dalam darah. Untuk kasus graver, antikoagulan digunakan untuk mengencerkan darah dan meningkatkan sirkulasi darah di rahim.

. Menghapus sel pembunuh alami. Sel-sel pembunuh alami yang hadir secara berlebihan mulai menyerang embrio. Perawatan intravena gamma globulin, infus intralipid dan steroid sering digunakan dalam kasus ini.

. Mengobati Antibodi Antinuklear (AA). Kelimpahan antibodi antinuklear dalam tubuh diperlakukan dengan steroid, asupan herbal yang meningkatkan sirkulasi, asupan antioksidan, suplemen seng, makanan yang menghasilkan alkali dan mengurangi tingkat stres. Menyeimbangkan respons sistem kekebalan adalah kunci untuk mengobati AA.

. Mengobati antibodi antisperma. Untuk menekan reaksi dalam tubuh yang disebabkan oleh antibodi antisperma yang berinteraksi dengan sperma, steroid dosis rendah sering digunakan.

. Mengobati infertilitas terkait usia. Karena usia adalah kemungkinan ancaman terhadap kesuburan wanita, perawatan infertilitas yang melibatkan perawatan ginjal dan limpa akan membantu seorang wanita menjaga masalah terkait usia kehamilan di teluk.

. Mengobati infeksi yang menghambat kehamilan. Perawatan antibiotik untuk memusnahkan bakteri berbahaya dari tubuh direkomendasikan oleh sebagian besar dokter yang melakukan bayi tabung. Makanan bergizi dan suplemen penambah kekebalan tubuh digunakan untuk mencegah pertumbuhan bakteri berbahaya di dalam tubuh. Ketika terdeteksi pada satu pasangan, perawatan antibiotik untuk bakteri berbahaya harus dilakukan di kedua pasangan karena mereka cenderung telah saling terinfeksi selama hubungan seksual.

. Mengobati kadar prolaktin yang tinggi di dalam tubuh. Biasanya, untuk mengobati peningkatan kadar prolaktin dalam tubuh, pengobatan alami disarankan. Obat alami ini termasuk asupan vitamin B, suplemen seng dan magnesium, berolahraga, menjauhi alkohol, dan menurunkan tingkat stres. Asupan hormon penyeimbang seperti Chasteberry, dll. Juga membantu. Herbal yang bergerak Qi juga sangat membantu dalam kasus ini.

. Mengobati cacat fase leutal. Dalam kasus berurusan dengan cacat fase leutal, obat kesuburan seperti Clomid, dll diresepkan untuk meningkatkan kadar progesteron, yang memungkinkan kehamilan. Namun, obat-obatan seperti ini pasti memiliki efek samping, dan untuk menghindari efek samping tersebut, selalu bermanfaat untuk memilih metode pengobatan alami. Pengobatan Tiongkok Tradisional menawarkan bantuan yang baik dalam kasus ini.

. Mengobati penyumbatan tuba. Laparoskopi dilakukan untuk menghilangkan area kecil yang tersumbat, tetapi jika itu gagal, bayi tabung adalah sebuah pilihan.

. Mengobati masalah sperma. Tersedia obat kesuburan yang meningkatkan produksi sperma, dan meningkatkan motilitas. Karena motilitas sperma adalah salah satu faktor utama yang mempengaruhi kehamilan, perawatan pada pria tidak lengkap tanpa melihat hal ini.

Perawatan infertilitas dimungkinkan dengan rangkaian obat-obatan baru yang tersedia untuk umum akhir-akhir ini, tetapi harus juga diingat bahwa perawatan ini dapat menyakitkan, sering kali datang tanpa efek samping yang berbahaya dan hasilnya jauh dari dijamin. Di sisi lain, mengikuti pendekatan holistik dengan diet sehat, olahraga teratur, berpantang alkohol, nikotin dan obat-obatan lain, manajemen stres, akupunktur, dll. Hampir dapat menjamin hasil yang positif dan cepat.

Artikel ini didasarkan pada buku, “Kehamilan Miracle” oleh Lisa Olson. Lisa adalah penulis, peneliti, ahli gizi dan konsultan kesehatan yang mendedikasikan hidupnya untuk menciptakan solusi kehamilan terbaik yang dijamin untuk secara permanen membalikkan akar infertilitas, membantu Anda hamil dengan cepat dan alami serta secara dramatis meningkatkan kualitas keseluruhan hidup Anda, tanpa menggunakan obat resep dan tanpa prosedur operasi. Pelajari lebih lanjut dengan mengunjungi situs webnya http://bayi-tabung.com/become_pregnant.htm.

Share
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Pengalaman bayi tabung setelah kedua saluran tuba di angkat – Ferda

Mohon maaf jika ceritanya akan panjang.
Perkenalkan nama saya Ferda saat ini usia saya 27 tahun dan suami 40 tahun.
saya tinggal di kota bandung saya ingin berbagi pengalaman mengikuti ivf atau bayi tabung.
saya mengikuti program bayi tabung di tahun ke 7 pernikahan saya ( th 2018 )
pada th 2014 di th ke 3 pernikahan, saya KET atau hamil diluar kandungan tepatnya di saluran tuba sebelah kanan kemudian saya di laparotomi dan di angkat saluran tuba kanan.
th 2015 saya kembali memeriksakan diri kemudian dokter bilang saya ada kista 4.6cm di indung telur kanan dan disarankan operasi untuk di angkat kistanya serta saya melakukan pemeriksaan hsg untuk melihat keadaan saluran tuba kiri. singkatnya hasil hsg saluran tuba kiri saya hidrosalping dan saya kemudian operasi laparotomi lagi angkat kista serta di bersihkan hidrosalping kiri nya . dokter blg kemungkinan bs hamil setelah di bersihkan.
sampai 2017 blm hamil jg . akhirnya saya dan suami memutuskan untuk ikut program bayi tabung. dan saya ke dokter Tono Djuwantono di RS.Limijati bandung.
dokter blg tuba kiri saya harus di angkat saya ikuti saja saran dokter dr pada saya KET lg katanya . akhirnya november 2017 saya operasi laparoskopi angkat tuba kiri saya fikir untuk apa jg di pertahankan jika memang sudah tidak berfungsi dg baik dan jg hidrosalping saya itu akan mengganggu program bayi tabung jika tidak di buang kata dokter bs kemungkinan gagal bayi tabungnya.
tibalah jadwal saya bayi tabung dibulan april dg dokter tono dan saya memilih long protokol ( sebelumnya di jelaskan sama dokter tono bedanya short dan long protokol pada program bayi tabung ).

mens tgl 10 april 2018
Tanggal 30 April ( hari ke 21 mens ) jam 9 pagi suntikan pertama nama obat Buserellin dosis 0.5cc . setiap hari di jam yg sama obat dan dosis sama sampai tgl 19 mei .
tgl 20 mei dimulai suntikan Fsh 150iu dan buserellin 0.2cc ( saya mens di mei tgl 14 mei ) pada saat suntik fsh dosis buserellim nya diturunkan jd ada 2 suntikan mulai tgl 20 ini s.d tgl 31 di jam yg sama jam 9 pagi.
tgl 31 saya suntik ovidrel ( pemecah telur )jam 8 malam.
tgl 1 juni bebas dr suntikan2 dan persiapan diri istirahat untuk jadwal opu ( ovum pick up )
tgl 2 juni opu pukul 08.20 pagi hasilnya di dapatkan 21 telur.
saat plg di resepkan obat :
1. utrogestan 2×400 ( yg di masukan lewat miss v )
2.utrogestan 2×100 ( obat oral )
3.progynova 3x2mg ( obat oral )

saya di jadwalkan Embrio transfer tgl 7 juni hari ke 5 after opu .
pagi datang jam 7 ketemu embriologis dan di jelaskan dr 21 telur yg jd embrio 16 dan pada hari ke 5 embrio tersebut di dapatkan 6 embrio kualitas blastocyst excellent sisanya di buang.
saat embrio transfer prosedur sama seperti yg lain persiapan minum yg banyak dan tahan pipis. saat ET dokter mentransfer 3 embrio saya ke rahim pukul 08.00.
3 embiro lainnya di bekukan.
setelah embrio transfer saya tidak boleh bangun selama 1 jam
setelah 1 jam boleh pipis di pispot kemudian saya di bawa ke ruangan rawat inap saya tidak boleh bangun sampai 6 jam pipis hrs di pispot .
saya di rawat selama 1 hr besoknya dah plg jam 11 siang.
di resepkan obat :
1. utrogestan 2x400mg ( via miss v )
2. utrogestan 2x100mg ( oral )
3. progynova 3x2mg ( oral )
4. caberlin 1×0.2mg ( oral )
5. proluton depot 1 ampul tiap 4hr suntik di pantat.
tibalah saat2 menunggu hasil yg sudah di jadwalkan tgl 18 juni cek darah bhcg.
hasil cek darah bhcg saya 347,15 Alhamdulillah dinyatakan positif hamil dan di jadwalkan usg tgl 2 juli.
pd tgl 2 juli di usg ada 1 janin dan jantungnya sudah berdetak kemudian setiap 2 minggu sekali saya kontrol.
penjelasan dokter saat ini usia kandungan saya sudah memasuki usia 16 minggu 3 hr. Alhamdulillah semua baik2 saja di minggu ke 17 ( tgl 10 september ) saya akan kontrol lg.
itu pengalaman saya mengikuti bayi tabung. sekiranya ada teman2 yg ingin bertanya dg senang hati saya akan memberi informasi mengenai bayi tabung di RS. tempat saya program. saat saya program pun ada kendala ohss dan bolak balik rs karena drop tidak saya ceritakan detail panjang soalnya hehe.
terima kasih atas waktunya mohon doanya kehamilan saya lancar sampai melahirkan.

Share
3 votes, average: 2.67 out of 53 votes, average: 2.67 out of 53 votes, average: 2.67 out of 53 votes, average: 2.67 out of 53 votes, average: 2.67 out of 5 (3 votes, average: 2.67 out of 5, rated)
Loading...

Berhasil Hamil setelah 8 Tahun Menunggu melalui IVF – Reiza

Saya menjalani program IVF pertama kali 2 tahun yang lalu. Di Morula IVF Bunda. Awalnya saya dan suami mengikuti program IVF karena setelah menjalani LO, dokter memberitahu kami kalo kami tidak bisa memiliki anak secara alami diakibatkan kedua tuba saya sudah Non-Patent.

IVF Pertama saya mengikuti program short protocol, setelah hari ke 2 Mens, saya dan suami langsung setuju mengikuti program IVF setelah sebelumnya melakukan screening saya dan suami.

Setelah drama suntik menyuntik (waktu itu kami putuskan untuk melakukan suntik sendiri di rumah dibanding bolak-balik rumah dan RS yang memakan waktu dan tenaga. Akibatnya karena gak biasa suntik, perut banyak biru-biru.

Tiba saatnya pengambilan telur / OPU. Kala itu saya mendapatkan 11 Telur dan 10 Oocyte. Puji Tuhan, saya dan suami merasa lega bisa mendapatkan telur sebanyak itu meskipun 1 indung telur saya sudah diangkat.

Dari 10 Oocyte setelah dilakukan metode ICSI tibalah saatnya bertemu dengan embriologist. Dari hasil ICSI ternyata embrio yang dihasilkan cm menghasilkan 2 embrio : 1 Good & 1 Moderate yang bisa di ET. 🙁

Dan saat D3 ET (hari ke 3) langsung kami putuskan memasukan 2 embrio tersebut. Saya dan suami sempat menangis bersama saat melihat 2 titik kecil dimasukan kedalam rahim. Disaat itulah dimulailnya 2 minggu yang penuh perjuangan.

Singkat cerita setelah 2WW, saat pengambilan rapor. Suster mengabarkan bahwa hasil BHCG saya dibawah 1 alias tidak berhasil. KECEWA? Sudah pasti! saya dan suami langsung mematikan HP Kami dan kami putuskan langsung pergi keluar kota beberapa hari untuk menenangkan diri.

Setelah IVF Pertama saya memutuskan untuk menunda dulu memikirkan soal kehamilan. Kami enjoy saat-saat berdua, makan enak dan pergi ke tempat-tempat yang belum pernah kami kunjungi.

Baru di awal tahun ini suami saya memberikan pertanyaan kepada saya : Kita mulai lagi yuk IVF. Mengingat umur saya sudah 31 dan Suami 34 kami putuskan mencoba lagi IVF yang ke2 dengan ekpektasi minimum.

Hari ke 2 Mens saya kembali datang ke Morula IVF Bunda, dengan Dr Arie Polim. Namun kunjungan pertama belum berjodoh karena ternyata hormon saya cukup tinggi dan belum bisa mengikuti program.

Selama 1 bulan saya mulai memperbaiki pola hidup, minum juice dan makan sehat. Suami jg memulai pola hidup sehat, dan minum vitamin untuk kesehatan sperma (Starfer) yang diresepkan oleh Dr Arie.

Tibalah hari ke 2 Mens bulan berikutnya dan saya dan suami sudah memenuhi syarat untuk melakukan program IVF kami ke 2.

Diprogram kali ini kami memutuskan untuk suntik di rumah sakit via Suster. (pengalaman suntik sendiri jadi biru-biru) hehehe.
Dimulailah suntik gabungan Gonal dan pregoferis selama 8x dengan drama mengantri suntik tiap 2 hari sekali.

Tibalah saatnya untuk OPU, didapati kali ini hanya 11 telur (sama dengan IVF Pertama) tetapi hanya 8 yang oocyte. (tetap bersyukur meskipun agak kuatir jumlah oocyte semakin sedikit).

Setelah OPU, saat paling mendebarkan adalah menunggu SMS dari suster untuk appoinment dengan embriologist mengenai keberadaan Embrio kami setelah menjalani proses IMSI untuk bisa di ET.

Tibalah saat bertemu dengan embriologist kami. Dari 8 yang oocyte yang bertahan hanya 3 telur dengan (puji Tuhan) kualitasnya good. Embriologist kami menyarankan untuk menunggu hingga D5 (sampai fase blastosyst) karena minimum 3 embrio good untuk bisa mencapai fase tersebut. Meskipun embriologist menyarankan D5 ET tapi kualitas embrio bisa juga turun dari Good bisa jadi poor.

Kami memutuskan untuk D5 ET setelah pengalaman kami di iVF Pertama. Nothing to lose kami pikir. Dr Arie pun sudah menyetujui untuk D5 Embrio Transfer.

D5 kami bertemu dengan embriologist dan puji Tuhan embriologist kami bilang kalo embrio kami berkembang ketahap blastocyst dengan kualitas 1 Excellent (expand blastocyst) dan 2 good (Blastocyt).

Karena D5 kami cukup bagus kualitasnya, Dr Arie memutuskan hanya memasukan 1 embrio D5 Excellent (katanya sih kalo kembar resikonya lebih besar). Yah kami nurut aja kata dokter, karena kehamilan tunggal pun kami sudah sangat bersyukur mengingat penantian kami sudah cukup lama.

ET D5 sekali lagi kami berdoa supaya embrio tersebut bisa menempel sempurna. Jujur, ada perasaan trauma karena kegagalan IVF pertama. Kami pasrah saja dan menjalani 2WW dengan lebih santai. (Makan telur sewajarnya dan berusaha gak stress meskipun 2 minggu terasa lama)

Sempat di hari ke 12 pada masa 2WW sempet terjadi flek berwarna coklat di tissue setelah buang air kecil. Namun kami gak mau GE ER mengingat IVF Pertama juga ada flek pink dan kami keburu GE ER kalo itu implantasi embrio.

Tibalah akhir dari 2WW. Malam sebelum cek darah untuk tes BHCG, malam-malam suami iseng untuk tes kehamilan urin. Hasilnya?? NEGATIVE. Alhasil kita berdua gak bisa tidur dan jadi kepikiran.

Bangun pagi dengan perasaan super cape karena gak bisa tidur nyenyak, kami langsung menuju Morula untuk cek darah BHCG. Setelah itu kami pulang sambil menunggu SMS dari suster. Jujur kami pasrah. Kalopun gak jadi ya sudah kita mulai lagi dari awal. Karena masih ada 2 D5 Embrio GOOD kami yang di freeze

Jam 12 siang, suster kok gak sms, saya sempat ketiduran. Suami aja yang masih nonton di sofa. Sampai jam stg 2 belum dikabari, suami inisiatif SMS suster. Dan jam 2 Suster SMS mengabari selamat Pak. Suami saya sempet bertanya, selamat kenapa sus? Suster akhirya mengirimkan hasil BHCG saya yang Puji Tuhan diatas 200 yang artinya saya HAMIL. Suami langsung nangis terharu dan membangunkan saya yang sudah pulas. Sayapun sempet berpikir wah suami nangis, GAGAL Lagi nih. Tetapi setelah sepenuhnya sadar, baru saya menyedari kalo saya beneran hamil. PUJI TUHAN

Sekarang usia kandungan saya sudah mencapai 8 minggu dan baru kemarin kami cek detak jantung si dede. Puji Tuhan semua sesuai harapan, dan kami terus berdoa dan tetap menjaga kehamilan ini dengan sukacita. 

Share
3 votes, average: 4.67 out of 53 votes, average: 4.67 out of 53 votes, average: 4.67 out of 53 votes, average: 4.67 out of 53 votes, average: 4.67 out of 5 (3 votes, average: 4.67 out of 5, rated)
Loading...

Ivf pertama gagal – Novia

Dear all..Salam kenal semua. Sy dan suami sudah menikah selama 10 tahun. Dan sampai saat ini kami blm dkaruniai anak. Sy sdh dua kali hamil. Yg pertama hamil anggur dan yg kdua sy kguguran krn BO. November tahun lalu sy dan suami memutuskan utk ikhtiar mencoba bayi tabung di RS PMC, Pekanbaru dg dr. ihsan Suheimi, SPog. Sy Opu dbulan Nov 2017. Dokter menyarankan sy utk ivf long protocol krn hormon sy tdk seimbang.

Tgl 16 Feb kemaren sy ET. Dan hari ini hrsnya jdwal sy terima raport setelah 2 pekan pasca ET. Tapi ternyata Allah blm menakdirkan sy utk hamil. Bangun tidur, haid sy datang. Sy msh mcoba mhibur diri kalo ini hanya flek krn implantasi embrio drahim. Tapi makin lama darah yg keluar makin banyak. Pupus sdh harapan sy. Hari ini dunia terasa runtuh. But life must go on…

Oia sy msh ada sisa 1 embrio lg. Yang ingin sy tanyakan bgmn peluang bayi tabung dg 1 embrio? Jujur sy takut gagal lagi. Karena sudah banyak biaya yg kami kluarkan,, belum lagi program bayi tabung ini membuat kondisi hati seperti roller coaster.
Mohon masukannya..apa saja yg perlu sy lakukan agar ivf sy yg kdua bhasil. Makanan apa saja yg hrs sy hindari. Berapa jeda waktu ivf 1 ke ivf ke 2?
Alhamdulillah ktemu web ini jd sy ga ngerasa sendiri.
Thanks utk infonya..

Share
5 votes, average: 3.40 out of 55 votes, average: 3.40 out of 55 votes, average: 3.40 out of 55 votes, average: 3.40 out of 55 votes, average: 3.40 out of 5 (5 votes, average: 3.40 out of 5, rated)
Loading...

My IVF Story At LGLH Penang with Dr. Devindran – Jenny

Saya menikah pada akhir tahun 2013, 1,5 tahun pertama saya dan suami menunda mempunyai momongan. Jadi saya mulai cek kesuburan dan tes hormon kehamilan, HSG pada pertengahan tahun 2015. Dari hasil tes hormon dan HSG semuanya ok, cuman pas awal cek sel telur saya banyak yang kecil2 sehingga menstruasi berikutnya di kasih obat untuk memaksimalkan sel telur (maksimal boleh 3 kali menstruasi) kemudian setiap hari ke 12 ke dokter utk melihat ukuran sel telurnya. Sampai bulan akhir 2015, saya belum hamil dan harus rehat untuk obat tersebut. Pada saat rehat, ada teman yang menginformasikan pengobatan sin she.

Awal tahun 2016. saya dan suami juga mencoba minum ramuan sinshe kira2 2 bulan (dengan banyak pantangan yang tidak boleh di makan). Selama 2 bulan kira-kira 2 siklus menstruasi saya juga belum hamil maka saya putuskan untuk berhenti pada akhir Maret 2016, ternyata pada siklus ke 3 yng tidak minum obat sin she saya hamil untuk pertama kalinya perasaannya sangat senang sekali. 1 minggu telat menstruasi konsultasi ke dokter tetapi yang terlihat hanya ketebalan rahim, jadi di suruh balik 2 ato 3 minggu berikutnya. Pada saat konsultasi kedua, saat Dr. Handi Suryana bilang rahimnya kosong coba di transvaginal supaya lebih jelas. Hasilnya, janinnya ada di saluran tuba falopi yang kiri jadi harus digugurkan walaupun Dr. Handi S. membuat surat referensi ke Dr. Azen Salim utk USG 4 dimensi supaya lebih jelas dan hasilnya sama harus segera di gugurkan karena saya belum merasakan sakit dan baru sedikit pendarahan dan takutnya pecah saluran tuba falopinya sehingga membahayakan nyawa saya. Sore itu juga, saya ke Dr. Handi S. untuk digugurkan pakai obat terlebih dahulu, tetapi dia juga berpesan selama 1 minggu setelah suntik, jika tiba2 merasakan sakit perut yang hebat langsung ke UGD RS terdekat. Jika tidak ada apa2, minggu depan tes BHCGnya untuk melihat penurunannya.
Tetapi, 2 hari kemudian, saluran tuba falopinya pecah dan harus dioperasi. Pemulihan operasi 3 bulan, kemudian tes HSG lagi untuk melihat saluran tuba falopi yang kanan. Hasil HSG saluran tuba falopi yang kanan tersumbat juga. Dr. Handi menyarankan tiup rahim 3 kali siklus, hasilnya sih bagus semua tekanannya masuk dan tidak ada yang keluar kemudian saya dan suami minta HSG lagi hasilnya sama yg saluran tuba falopi yang kanan masih tersumbat sehingga jalan satu-satunya adalah IVF (bayi tabung).

Pada April 13, 2017, saya dan suami memutuskan untuk IVF di Penang dengan Dr. Devindran. Menurut informasi yang saya baca diinternet, sebaiknya konsultasi ke Dr. Devindran beberapa hari sebelum menstruasi jadi jika hasilnya semua ok bisa langsung mulai progam IVF-nya. Dengan membawa hasil HSG, kemudian saya melakukan tes darah dan suami analisis sperma sorenya sudah ada hasil dan dapat dilakukan suntikan Menopur 300iu. Jadi menstruasi saya datang ke cepat dari jadwalnya sehingga sebelum ke Dr. Devindran paginya saya mulai menstruasi sehingga pas sore hasilny keluar dan siklus saya terhitung pendek 26 hari, maka menstruasi hari pertama langsung mulai suntik Menopur dan makan putih telur 5-6 butir per hari. April 18, 2017 di suruh balik untuk memeriksa ukuran sel telurnya. Kemudian 2 hari lagi balik untuk diperiksa lagi, hasilnya sudah cukup besar dan di tambah 1 suntikan menahan supaya sel telurnya tidak pecah.

April 22, 2017, pengambilan OPU total yang diambil 6 sel telur dan pemakaian obat Utrogestan 100ml 3 kali sehari 2 butir. April 24, 2017, dari ke 6 sel telur yang dibuahi yang berhasil 4 embrio kemudian di transfer 2 embrio dan sisanya di simpan. ET nya tidak berasa sakit cuman nahan pipisnya yang berasa hehe.. Bed restnya cuman 2 hari sisanya dapat beraktifitas seperti biasa, tetapi saya bed rest sampai hari ke 4. Selanjutnya saya beraktifitas seperti biasa cuman tidak melakukan hal-hal yang capek cuman jalan-jalan dan nongkrong di mall. Dari hari pertama ET saya tidak merasakan apa – apa (maksudnya sakit perut bawah or kram, sedikit flek, dll). Justru saya ada sedikit fleknya di pagi hari sehari sebelum tes BHCG, sempat pesimis akan gagal IVF-nya.

Mei 6, 2017 hari yang ditunggu untuk tes BHCGnya. Setelah ambil darah nunggu hasil 2 jam dan bertemu Dr. Devindran, hasilnya saya positif hamil dengan hasil tes BHCGnya 51.1 mIU/mL. kemudian di suntik penguat janin karena hari itu juga saya balik ke Jakarta. Mei 18, 2017 saya balik konsultasi dengan Dr. Devindran tetapi paginya sebelum ke RS saya sempat ada flek-flek, sempat panik juga sesampai di RS setelah ambil no antrian langsung info suster Dr, Devindran. Menunggu giliran antrian dengan kecemsan yang sangat tinggi, setelah dokter USG, dia bilang terlihat 1 kantong janinnya dalam janin, fleknya kemungkinan kandungannya lemah karena kemarin naik pesawat jadi di suruh bed rest dan di suntik penguat janin dan 2 hari balik untuk konsultasi.
Mei 20, 2017 saya kembali ke Dr. Devindran, menurut dia ntar akan ada lagi flek-flek sedikit jadi jangan panik. Seminggu ke depan wajib bed rest dan pemakaian obatnya dan vitamin D dan kalsiumnya dilanjutkan sampai akhir trisemester pertama serta pemeriksaan selanjutnya dapat dilakukan di Jakarta dengan Dr. Handi Suryana. Saat ini usia kehamilan saya memasuki minggu ke 30, selama trisemester pertama saya hanya merasakan sedikit perasaan eneg-eneg tidak sampai muntah. Saya sudah janji sama diri sendiri kalau berhasil akan share sama yg lainnya juga. Semoga membantu dan tetap semangat ^^

Share
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (3 votes, average: 3.00 out of 5)
Loading...