Tingkat keberhasilan bayi tabung

Berapa persen tingkat keberhasilan progam bayi tabung? adalah salah satu pertanyaan yang sering kita utarakan ke dokter sebelum mengikuti program bayi tabung, betulkan? Saya juga bertanya demikian awalnya. Berikut ini adalah informasi yang saya dapatkan dari dokter saya, brosur rumah sakit dan publikasi-publikasi di Internet.

Tingkat keberhasilan bayi tabung hanyalah sekitar 1% sesaat setelah bayi tabung pertama Louise Brown dilahirkan pada tahun 1978. Dengan adanya peningkatan tekhnologi kedokteran, angka beberhasilan ini menjadi sekitar 25% sekarang. Masa sih hanya 25%? ada yang bilang 50%…

Perlu diperhatikan arti angka tersebut, ada yang mengartikan berhasil sampai hamil, ada yang mengartikan berhasil sampai melahirkan sang bayi. Saya lebih suka yang berhasil melahirkan bayi dengan selamat, yaitu 25% tadi. Tujuan kita kan sampai punya bayi, bukan sampai hamil aja! Kalau ada yang bilang 50% perlu diperjelas mungkin maksudnya berhasil hamil, tidak dihitung sampai melahirkan sang bayi dengan selamat.

Ada yang dihitung dari jumlah pasangan yang mengikuti program bayi tabung, dan ada juga yang dihitung dari semua jumlah program bayi tabung yang dilakukan. Contoh dari 100 pasang suami istri ada 20 yang berhasil melahirkan bayi, berarti 20% kan? Tapi bagaimana kalau 50 dari 100 pasangan itu sudah menjalani 3 kali proses bayi tabung, artinya ada 20 bayi dari 200 (50+50*3) proses bayi tabung = hanya 10% kan?

Tingkat keberhasilan bayi tabung berbeda-beda dari rumah sakit atau klinik satu dengan lainnya. Hal ini tergantung dari ketersediaan peralatan, jenisnya, prosedur, keahlian dari para dokternya, dll. Yang paling baik adalah bertanya langsung ke rumah sakit.

Di rumah sakit tempat saya mengikuti program bayi tabung mempunyai tingkat keberhasilan hamil sekitar 60% di tahun 2006. Lumayan besar tapi jangan senang dulu, ini statistik untuk keberhasilan hamil dari wanita berumur kurang dari 30 tahun dan dari fresh cycle (program penuh, bukan dari emrio yang dibekukan). Rata-ratanya 30-35% untuk semua kasus (dihitung dari banyaknya proses bukan dari banyaknya pasangan suami-istri), dan untuk sampai melahirkan (atau kerennya take-home-baby) sekitar 25-27%.

Dari data statistik ternyata umur punya pengaruh yang sangat besar terhadap keberhasilan bayi tabung. Semakin tua semakin kecil tingkat keberhasilannya. Katanya sekitar 25% untuk wanita di bawah umur 35 tahun, di bawah 10% bagi yang berumur diatas 40, sekitar 1% untuk yang diatas 45 tahun, 0% di atas 50 tahun … na lho, buruan deh ngga perlu pikir panjang-panjang … ‘time is money’.

Ternyata ada faktor lainnya yang juga mempengaruhi tingkat keberhasilan yaitu kesehatan, tipe embrio yang dimasukkan fresh atau frozen ‘… stop stop …waduh pusing nih banyak sekali faktornya’. Ya sudah… bagi yang sering sakit kepala ngga perlu ingat apa-apa tanya saja nanti sama dokternya: “Dok dengan kondisi saya sekarang ini berapa persen tingkat keberhasilan sampai melahirkan bayi kalau ikut program bayi tabung? dok kalau bisa jawabannya dari data statistik pasien dokter yah, jangan mengarang”. Maklum mungkin ada dokter yang komersil, dia beri harapan yang setinggi-tingginya supaya kita ikut program bayi tabung… kan untung banyak dia.

Berapa persen tingkat keberhasilan program bayi tabung yang Anda ikuti atau yang pernah Anda ketahui?

Share
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (14 votes, average: 2.79 out of 5)
Loading...

11 thoughts on “Tingkat keberhasilan bayi tabung

  1. ida

    Hai…mbak henny
    selmt ya akhirnya bs hamil, Aq jg pernah ikut BT RS Harapan Kita dg dg kasus suami Azoospermia tp gagal. waktu suami diPesa/Tesa (100rb sperma bergerk difrizzing)sedangkan kondisi rahimku sehat2 aja,kira2 faktor apa ya mbak kok Tuhan blm memberi, boleh tanya2 lebih jauh ga mbak karna aq mau BT2 nich. Thanks ya.
    O,iya aq 31th n suami 40th dah 6 taon merried.

  2. Henny

    Hallo Budiman
    Salam kenal ya, suami ak sama azoosperma jg, puji Tuhan skrang ak dah hamil 22 minggu lewat bayi tabung dengan Dr.Ivan di RS Bunda, klu boleh tau kerusakan pabriknya separah apa? masih ada sperma kan? selama sperma masih ada masih bisa bayi tabung, semoga membantu ya

  3. budiman

    saya dinyatakan azzoospermia, dikarenakan kerusakan pada testis, dengan kondisi azzospermia apakah bisa untuk BT ?

  4. kukina

    Hai..salam kenal..
    Teman2 ada yg pernah dengar gak keberhasilan program BT di usia 42 th? Soalnya aku pengen ikut (lagi) tapi udah pesimis dg peluang keberhasilan di usia segitu.. Pleees..kl ada yg punya info / data tolong share dong.. Tks

  5. T. WSahyuningsih

    mohon informasi berapa biayanya bayi tabung? saya menginginkan program tsb dg usis 50 tahun

  6. kiky

    Teman2 silahkan di browsing aja sharing dr temen2 utk tahu jawaban2 mengenai proses dan harga BTnya,…untuk Tiara hi, salam kenal, kalo tidak salah km bisa buka sharing keberhasilan BT keluarga pak Dicky,disitu banyak sekali infonya krn beliau BT di Dr.Aucky…

  7. tiara

    saya sdh hampir 10 thn nikah tapi blm muncul juga cabang bayi walau kami sdh adopsi anak skr sdh umur 4 thn. pengen juga sich ikut progrm bt atau insem. tapi kebentur biaya. kira 2x ada dr aucky brp biaya-nya ?

  8. anty

    Halo teman2..
    Buat yang sdh sukses hamil & melahirkan baby lewat program BT ini, Anty ucapin selamat ya.. Semoga aku bisa nyusul, mohon doanya. Trus bagi yang udah sukses ni, apa pake tes ACA dulu seblmnya? kok pernah aku denger kekentalan darah yg tinggi itu bisa menyebabkan embryo gagal nempel di rahim. Thanx buat jwbnnya…

  9. Yenni

    Hi juga Titi. Proses thaw cycle saya semuanya dilakukan di Spore dari awal hingga saat ini memasuki tahap scan rutin dengan Dr. Kelly Loi.

  10. titi

    hi yenni, jadi proses thaw cyclenya dari check hcg sampai scan di lakukan di spore??? dengan dokter siapa??? dr loh???

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*