bayi tabung

Pengalaman bayi tabung dalam mengatasi masalah kesuburan untuk mendapatkan si buah hati

10th May 2010

Sempat positif dengan BHCG 239, tapi kemudian pendarahan – Marini

All calon-calon ibu yang sedang berjuang…

Aku mau share tentang pengalaman bayi tabung pertama aku di RS Gading Pluit. Jujur, milis ini selalu berhasil membuat aku menangis, terharu dan bahagia membaca pengalaman temen2 yang kebetulan harus berjuang untuk mendapatkan si buah hati melalui program bayi tabung.

Hari ini aku baru punya nyali dan bisa sedikit jernih untuk menulis pengalaman bayi tabungku…yang pertama.

Aku Marini, umur 32 tahun, dan sudah menikah hampir 8 tahun. Sebenarnya tidak ada masalah reproduksi dalam diriku, semua hasil menunjukkan positif dan prima. Namun ada sedikit masalah di suamiku, sehingga untuk mendapatkan buah hati dengan cara normal akan sangat sulit buat kami.

1 April lalu aku OPU, menghasilkan 13 telur, 1 tidak matang. Hasil ICSI hanya 5 yang menjadi embrio dan 1 tidak berkembang. 3 embrio kemudian ditransfer tanggal 4 April dengan kualitas 1 excellen, 1 good, dan 1 moderate. aku punya sisa 1 embrio dengan kualitas good.

Masa 2 minggu menunggu pasca ET adalah masa paling menegangkan dalam hidup, disaat kita berharap penuh untuk diberi amanah … yaitu menjadi Ibu bagi anak-anak kita. Rasanya mustahil kita tidak memikirkan dan pastinya berharap penuh agar hasilnya positif bukan??? Proses OPU dan ET praktis saya tidak merasakan gejala dan rasa apapun, termasuk kembung, sakit dll. Cuma setelah ET saya selalu merasa Miss V seperti basah, kayak awal mau mens…dan ini sangat membuat cemas, yang membuat saya bolak-balik cek CD, padahal bisa jadi ini pengaruh obat yang dimasuk via miss V sehari 3 kali itu….(lupa namanya).

Pada masa awal ET sampai hari ke 9 ET praktis saya tidak merasakan gejala apapun. Dan sempet curiga tidak ada respon. Pas hari ke 10, sempat terlihat ada spotting (flek sangat tipis, tapi itupun tidak menempel di CD, hanya terlihat di tissu setelah kita pipis…). Ada sedikit cemas dan sedikit senang…karena banyak referensi yang mengatakan itu pertanda awal yang baik…dan memang spotting ini tidak berlangsung terus menerus..hanya kadang2 ada, tapi itupun karena saya penasaran untuk melihat selalu perubahan flek tersebut. ini bertahan hingga hari ke 12.

Yang kemudian menegangkan adalah hari ke 13, tepatnya 1 hari sebelum “terima raport”. Bagun tidur pagi muncul flek (segaris) di CD (ini tidak pernah terjadi sebelumnya). Saya agak panik, tapi tetap berusaha positive thinking. Namun kemudian saya menjadi sangat panik karena kemudian dia tidak lagi hanya flek…tapi keluar darah yang agak banyak, tapi warnanya coklat. Ditengah kepanikan, saya masih mencoba untuk positive thinking bahwa darahnya belum berubah coklat, dan masih ada harapan. Dan saluran kencing saya seolah jebol, kencing tidak bisa dikontrol sama sekali, terus-terusan keluar kencing dikit2. Praktis hari itu saya bedrest total (pake pampers), sebelumnya saya tidak bedrest, namun tidak juga berkegiatan diluar rumah (cuti khusus) dan berharap mukjizat itu datang buat saya. Saya sempat berfikir gak mau testpack, namun suster menganjurkan tetap ditest karena di RS juga pasti akan ditest urin-nya jika dirumah belom.

Mulai muncul rasa pesimis bahwa saya akan gagal, mengingat darahnya tidak berkurang, walau tidak juga bertambah banyak. Ditengah kepesimisan saya, saya pasrahkan semua hasilnya pada Yang Kuasa, dan meminta dukunganĀ  moril suami bahwa kita akan siap dengan apapun hasilnya nanti, dan tentunya menyiapkan diri untuk ikhlas jika nantinya gagal. Saya tidur dengan nyenyak malam itu (jam 19.30 saya sudah terlelap) menanti HARI KEPUTUSAN tgl 17 April.

Saya terbangun jam 4.00 (pagi), jantung berdebar keras, ingat bahwa hari ini saya harus testpack. Sembari menampung urine, saya lihat flek tinggal sedikit. Dengan harap-harap cemas saya mulai mencelup testpack di urine, dan ternyata Mukjizat itu hadir buat saya…2 garis di testpack sangat jelas muncul. Saya pakai 2 testpack dengan merek berbeda, dan keduanya memperlihatkan hal yang sama…Saya langsung menangis bahagia tentunya….karena saya hampir kehilangan harapan mengingat sempat keluar banyak darah coklat sehari sebelumnya.

Cek ke RS, saya dinyatakan positive dan langsung di suntik Pregnyl dan vitamin penunjang Folavit, Eturan dan Duphaston (penguat). Hasil BHCG saya ternyata 239. Sedikit lega dan rasanya saya sudah tidak stres dan tegang seperti 14 hari pasca ET. Praktis setelah positif itu tidak ada lagi flek yang muncul.

Namun ternyata cerita ketegangan saya tidak berhenti disini…3 hari setelah positif. Pagi hari setelah pipis, saya melihat ada sedikit flek kecoklatan di tissu. Jujur saya agak panik, kemudian saya langsung ambil posisi bedrest. Sampai siang jam 13.00 saya tidak melihat ada perkembangan dari flek tersebut. Saya sedikit lega. Namun jam 15.00 bangun tidur siang, saya mendapati CD saya sudah ada darah (seperti darah mens) dan ketika saya pipis, air kencing juga sudah bercampur darah. Saya panik dan menangis…atas saran suster RS sayapun ke RS dan bedrest di RS. Saya dikasih penguat dn dengan harapan tidak terjadi apa2. 5 hari di RS darah dan flek berkurang (hampir tidak ada), dan dokter menyarankan boleh pulang….

Ternyata dalam proses pulang Gading Pluit- Bekasi, tiba di rumah darah keluar lagi (gak banyak), dan dokter saran bedrest aja dirumah. Saya mencoba tenang lagi (walau rasanya berat banget…).

Namun…sore harinya saya merasa mules (seperti orang kontraksi), mules sekitar 30 detik, kemudian muncul lagi per 5 menit….ini terjadi lebih dari 24 jam. Tapi saya tidak melihat adanya pendarahan yang berarti. Saya tetap konsul dengan dokter by sms, dan dokter hanya menyarankan bedrest saja. Setelah 2 hari kepulangan saya dari RS, saya pendarahan lagi (seperti darah mens) dan lebih banyak dari pendarahan saya pertama. Suggest dokter agar saya tenang dan bedrest sudah gak mempan, sembari saya pasrah, jika memang janin ini belum rejeki saya saya ikhlas…(tentunya dengan punuh haru dan air mata). Dokter hanya berpatokan, dengan kondisi organ reproduksi saya yang tidak ada masalah dan hasil darah dan urine-nya bagus, rasanya tidak mungkin kalo akan terjadi sesuatu yang tidak diinginkan dalam kehamilan saya. Dokter tetap optimis.

Jam 10 malam itu juga saya kembali lagi ke RS, karena darah tidak berkurang. Akhirnya melalui dokter Obgyn yang jaga di RS, jam 11 malam saya diambil tindakan darurat, yaitu dilakukan inspikulum (gak tau tulisannya), iniĀ  persis kayak kita di ET, dan kemudian di USG luar. Sebelumnya saya tidak boleh pipis ketika tindakan ini dilakukan, untuk mempermudah pemeriksaan. Menurut pantauan dokter tersebut…kemungkinan pendarahan keluar dari leher rahim…bukan dari rahimnya. Dia seperti masih melihat sel yang hidup didalam rahim saya…Sedikit ada kelegaan mendengar penjelasan dokter, walau saat itu kita sudah siap dengan jawaban apapun dari dokter tersebut. Kemudian saya bedrest saja di RS.

Besoknya…ketemu dengan dokter saya, ketika dilihat masih ada darah yang keluar, dokter saya menjadi penasaran, dan kemudian beliau melakukan hal yang sama dengan dokter sebelumnya ditambah dengan melakukan USG Transvaginal (itu waktunya 10 hari setelah positif). Dokter ternyata tidak melihat ada kehidupan lagi…endometrium seperti menipis (sisa 9,3 mm), sebelumnya waktu di ET, endometrium saya 9,8mm. Dokter mulai curiga…dia juga tidak menemukan adanya infeksi atau polip servik yang biasa muncul kalau kita mengikuti program BT akibat pengaruh hormon. Dokter tidak menemukan penyebab pendarahan, tapi sepertinya juga dia mulai pesimis, akhirnya saya disuruh tes BHCG ulang…namun dokter masih penasaran dengan kondisi saya, berulang-ulang dia katakan 23 tahun saya menjadi tim dokter Bayi Tabung, baru kali ini mendapatkan pasien yang pendarahan (parah) dengan kondisi dan hasil darah pasien yang bagus….kalo kemudian memang terjadi abortus spontan.

Dokter menyarankan saya bisa pulang…istirahat saja di rumah sambil menunggu BHCG keluar. Benar saja….ternyata harapan saya atas janin saya waktu itu harus berakhir…BHCG saya di cek sisa 11. berarti sudah terjadi abortus spontan. Saya sudah tidak menangis lagi…karena sepertinya airmata sudah kering…Ikhlas (walau berat) yang coba saya tanamkan dalam diri saya dan suami. Tetap positive thinking sama Allah…bahwa ini yang terbaik buat kami. Apa yang kami inginkan sesungguhnya belum tentu baik di mata Allah saat ini, dan Allah lebih tahu apa yang terbaik buat kami saat ini.

Hari itu juga saya pesen tiket buat saya, suami dan anak saya untuk terbang ke Yogya. Oh ya…saya sudah punya anak angkat yang saya asuh sejak dalam kandungan orang tuanya yang tidak mampu. Umurnya hampir 3 tahun, dan saat ini sedang lucu2nya, dan mulai sekolah di playgroup. Saya saat ini masih kuliah di pasca sarjana UGM, Yogya. Saya sudah tinggalkan kuliah ini 6 minggu (terhitung mulai sundik Gonal), tapi sebelumnya saya sudah bikin surat keterangan dokter ke dosen yang mengatakan saya sedang ikut program BT ini….

Life Must Go on. Saya gak boleh meratapi kegagalan ini….masih banyak impian-impian lain yang harus saya raih…Tuhan lebih tahu kapan waktu terindah itu menjadi milik kita….

Kebahagiaan untuk merasakan kehamilan itu ternyata hanya sesaat buat saya. Moga Allah akan segera kasih penggantinya… Semoga indah pada waktunya. Amiiiiiiiiiiiiiiien. Sya insya allah akan ikut thaw cycle bulan Juli nanti (kalau tidak ada halangan)….mencoba pasrah namun berpositive thinking dengan sisa 1 embrio saya yang dibekukan.

Kenal atau tidak saya dengan teman2 di forum ini, saya selalu mendoakan agar kita semua dikasih amanah untuk segera menjadi ibu….karena saya merasakan bagaimana perjuangan calon ibu yang menginginkan buah hati melalui program bayi tabung ini….waktu, peluang, target lainnya, perasaan, dan uang tentunya banyak yang kita habiskan untuk menjalankan program ini. Namun….pasti Tuhan sudah mencatatnya sebagai amal ibadah kita bukan???

salam kenal dan hangat,
Marini dan Hari

Share
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (7 votes, average: 4.14 out of 5)
Loading ... Loading ...

This entry was posted on Monday, May 10th, 2010 at 8:39 pm and is filed under Jakarta, Proses, Sperma bermasalah, Tempat program bayi tabung. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

There are currently 30 responses to “Sempat positif dengan BHCG 239, tapi kemudian pendarahan – Marini”

  1. 1 On May 11th, 2010, dhieta said:

    hai marini..salam kenal…turut prihatin ya,atas kegagalan yang kamu alami,baca ceritamu buat aku jadi ikut terharu…karena pengalaman kamu hampir sama dengan pengalamanku ,aku juga sempat menuliskannya di millis BT ini “seminggu setelah dinyatakan positis flek2 darah”…aku juga ada niatan sih thaw cycle(embrioku yang tersisa 13)lagi..tapi belum menyiapkan lahir dan bathinku,karena masih belum bisa menerima kalau akhirnya gagal lagi..(karena aku sudah 2x program BT)dan kasusku PCO….yah,mudah2an …yang di Atas…mendngerkan n mengabulkan apa yang terbaik buat kita ya…btw,aku salut dengan mengadopsi anak…itu suatu usaha yang mulia di tangan tuhan….

  2. 2 On May 11th, 2010, Setia said:

    Dear marini………..
    Semoga kesabaran dan semangat yang luar biasa selalu menyertaimu. merinding banget nih baca pengalaman BT mu….memang sih program BT yang berhasil positif banyak tapi yang berhasil sampai melahirkan sangat sulit. kalau aku lagi nyoba insem dulu….rencana 2 bulan lagi pengen ikut BT di jogja (Permata Hati ). tetep semngat semoga program berikutnya berhasil sampai melahirkan.

  3. 3 On May 11th, 2010, aimee said:

    dear marini..
    aku merinding & meneteskan air mata baca kisah kamu.. teringat pengalamanku gagal bayi tabung 2 kali, masa2 penantian…sampe akhirnya dapet raport..yg sabar & kuat ya, semua pasti indah pada waktuNya… *hugs*

  4. 4 On May 11th, 2010, Marini said:

    @Dhieta: Hi Dit…salam kenal ya..aku juga pernah baca pengalaman kamu, dan ketika aku mengalami pendarahan itu, aku inget pengalaman kamu..kamu masih sangat beruntung punya “simpanan” embrio 13, aku hanya 1 dan banyak yang gak punya simpanan Dhit…so tetap semangat ya..aku rcn Juni-July mau coba yang thaw cycle…kali aja rejeki. ngejar umur juga sie…cause husband beda 10 tahun Dhit..jadi semangat harus selalu aku pupuk…kamu program BT dimana??

    @Setia: tx attantion nya…kamu di Yogya ya??? dimana? di di Yogya kos..lg nyelesaiin S2-ku..emang harus terus dan terus semangan!!!!

  5. 5 On May 11th, 2010, intan said:

    Dear Marini..
    Aku ikut merasakan kesedihanmu, apalagi sudah dinyatakan positif.. aku sendiri infertilitas sekunder (sdh punya anak 1) tetapi karena tuba falopi bermasalah satu2nya jalan untuk menambah anak adalah dengan BT.. aku sudah 3 kali BT dan belum berhasil juga.. dan belum pernah dinyatakan positif. Sekarang aku sedang mempersiapkan diri lebih baik (hidup sehat, olahraga) sebelum memulai program berikutnya.
    Marini, pada dasarnya kalau memang janin yang kita kandung akhirnya ‘pergi’ memang harus kita relakan, berarti memang dia belum mampu atau belum kuat untuk menempuh perjalanan 9 bulan ke depan. Semoga di kesempatan lainnya kita bisa memperoleh kehamilan yang kuat dan sehat, sehingga bertahan sampai saat melahirkan.
    Take care, Tuhan pasti tidak pernah salah bertindak atas segala sesuatu yang terjadi dalam kehidupan kita.

  6. 6 On May 11th, 2010, erna said:

    Salam kenal Marini….Aku ikut merasakan kesedihan yang kamu rasakan.Aku salut kesabaran dan ketabahan kamu Mar.
    Sekarang aku juga lagi program BT dan lagi nunggu hasil tanggal 18 ney?

  7. 7 On May 11th, 2010, Mulia said:

    Hai marini, turut sedih dgn abortus spontan yg dialami marini, tapi semoga Tuhan akan memberikan penggantinya anak yg lbh baik segalanya. Tetap semangat yach dalam usahanya memperoleh momongan. Salam utk marini sekeluarga. GBU.

  8. 8 On May 11th, 2010, dhani said:

    salam kenal marini,
    Pada saat saya gagal BT 2 minggu lalu teman dan suami saya selalu bilang bahwa kegagalan adalah awal dari keberhasilan, dan karena itulah saya tergugah lagi untuk mengulangi BT walaupun harus mulai dari awal karena saya tdk punya tabungan frozen embriyo.Berdoa, Berusaha dan Berharap saya gunakan sebagai modal untuk memulai BT dari awal lagi.
    Tetap semangat ya Marini jangan putus asa.
    Kita saling mendoakan semoga keberhasilan menanti di cycle berikutnya.

  9. 9 On May 11th, 2010, vika said:

    Halo Marini salam kenal ya,

    terharu baca kisahnya aku bisa merasakan perjuanganmu aku jg gagal di BT1 InsyAllah mau coba lagi BT2.

    Kita saling mendoakan ya, keep spirit :)

  10. 10 On May 11th, 2010, retno said:

    Hai Marini..salam kenal..
    Pengalamannya sama dng aku.Udah 2x BT gagal, yg terakhir sempet BHCG 263,3 hanya bertahan 7 minggu trus abortus spontan.Sama obgyn dirujuk ke hematolog(dicurigai kekentalan darah), sampe skrg msh terapi ke hematolog (Prof Karmel). Sekarang lg mo BT 3 tp hormon msh tinggi jd dipending dulu sambil terus akupuntur.
    So jng sedih ya, kan msh bisa thawing..smoga diganti yg lebih baik sama Gusti Alloh..amiinn..

  11. 11 On May 11th, 2010, Detta said:

    Salam kenal Marini…

    Yang sabar ya. Semoga Tuhan tetep kasih yang terbaik untuk kita semua. Aku hr ini hari ke-11 sesudah ET dan muncul spot & flek darah. Sedih sekali rasanya & belum rela melepaskan & menerima kegagalan. Ini memang BT pertamaku dengan hanya satu embriyo.
    Memang dari kemarin aku sudah merasa tanda-tanda akan dapat haid (jerawat & kepala pusing). Ternyata memang hari ini mulai keluar ‘tamunya’. Bener-bener hancur rasanya hatiku. Dalam hati yang paling dalam masih berharap ada keajaiban kalo besok flek bisa hilang, huhu.. ngga mungkin ya?
    Mudah-mudahan kita semua diberikan kekuatan untuk tetap berjuang ya teman-teman.

  12. 12 On May 11th, 2010, Marini said:

    @Retno: Yah..ternyata aku gak sendiri, kayaknya positif mang gak menjamin sampai melahirkan yah…kalo kekentalan darah yang dicurigai ada gak ciri2nya??? saya dokternya sampai sekarang belum mensuggest apa-apa buat saya…dia hanya bilng bingung aja, unexpain so far…

    @Detta: aku rasa, kamu belum tentu kedatangan “tamu” deh…saya aja kmrn sampai hari ke 13 malah keluar terus, ternyata positif. bisa saja itu tanda2 dari proses penempelan janin. positive thinking aja bu…siapa thu itu justru pertanda baik. jangan stres dulu ya…(walau saya tahu, kata2 seperti ini pasti gak berlaku bagi yang sedang H2C/Harap2 Cemas menunggu “raport”). Pokoknya so far masih flek atau darah coklat masih ada harapan deh…asal gak terus bertambah banyak dan berwarna merah. keep calm ya…tar ngaruh ke janin kalo kitanya stress…

  13. 13 On May 12th, 2010, dede said:

    Salam kenal Marini dan semua.

    Aku merasakan apa yang Marini rasakan, yang ikhlas, sabar ya dan ini jg yg memperkuat aku, “manusia berusaha Alloh juga penentunya”.
    Rencananya hari ini juga aku test Bhcg lagi setelah hari ke 14 Bhcg ku positif lemah, disarankan Dr utk cek lagi hari ke 21 ya hari ini, tapi qodar berkata lain kemarin siang perutku sudah tidak enak sekali dan akhirnya embrio itu keluar saat maghrib terasa sekali keluarnya seperti gumpalan darah, saat peristiwa itu aku tidak menangis tapi menangis setelah memberitahu suamiku hiks, Alhamdulillah suamiku membesarkan hatiku sambil aku nangis bombay hehehehe.
    Buat Marini dan yang lainnya Alloh tahu kita sdh berusaha semaksimal yg kita bisa semoga do’a kita di Jabbah oleh Alloh baik dari program BT ataupun jalan yang lain. Amiinnnnn.

  14. 14 On May 12th, 2010, christina said:

    Salam kenal Marini….
    Semoga saat ini hati Marini dah tenang kembali ya dan sudah dengan aktifitas normal.
    Saya bisa merasakan apa yang Marini rasakan saat itu, pastinya kecewa banget. Aku yang baru positif 2 hari saja rasanya tidak bisa menerima kenyataan itu.
    Dengan membaca sharing teman-teman yang selalu membuat aku semangat untuk berharap dan mencoba lagi. Mungkin belum waktunya Tuhan memberikan tanggung jawab menjadi orang tua yang sebenarnya.
    Ada kepikir untuk adopsi anak, tetapi saya belum siap apakah nantinya bisa merawat dengan baik anak tsb.
    Masih ada waktu dan kesempatan buat usaha lagi Bu…tetep semangat ya.

  15. 15 On May 12th, 2010, Marini said:

    @all: saling menguatkan memang menjadi semangat baru untuk kita kembali menata hati agar ikhlas dan tabah, dan terus berusaha….selalu ingat dan bersyukur bahwa kita masih diberi nikmat untuk terus berusaha…

  16. 16 On May 13th, 2010, thin said:

    salam kenal semua…
    @semuanya:terharu deh baca pengalaman kalian semua…*ampe nangis aku..hik’s* Allah tdk akan memberi cobaan melebihi kemampuan umatnya…smg kita selalu diberi kekuatan dan akan ada hikmah yg indah…
    Aku msh rencana mau BT…btw ada yg bisa jlsin detail gak apa sih PCO,tanda2nya ,penyebabnya..hehehe sowry byk nanya smg bisa jg membantu yg laen…

  17. 17 On May 13th, 2010, anik said:

    Salam kenal Marini dan semuanya…

    Turut Prihatin dan Tetap semangat ya Marini…

    aku juga tinggal di jogja dan BT di Permata Hati Sardjito tapi kemarin gagal dan sekarang mau thaw cycle,….

  18. 18 On May 14th, 2010, tina said:

    salam kenal marini

    saya juga perna mengalami hal yg sama dgn kamu, perna hamil smp usia kandungan 6 minggu tp akhirnya harus direlakan u diambil karna hamil diluar kandungan (melalui proses inseminasi).Sempat putus asa apa lg lihat org mudah sekali hamil sedangkan sy dah bulak balik ke dokter tp tdk ada hasil. so akhirnya sy ikutin saran dokter utk ikut bayi tabung, karna saluran telur sdh buntu dua2nya. bln ini sy baru mulai program BT, besok sdh mulai suntik gonal F, sy ikut BT di BIC dg dr.taufik.
    Marini tetap semangat …yuk kita saling memberi dukungan, pantang menyerah semoga the next kita berhasil dpt momongan. Amin

  19. 19 On May 19th, 2010, Nursri said:

    dear Marini…
    Sangat2 menyentuh, pengorbanan dan perjuanganmu. Aku sendiri sudah menikah 3tahun dan belum juga d berikan kesemptan olehnya.
    sekarang saya mau mencoba dulu untuk inseminasi, mudah2an dapat berjalan dg lancar dan langsung jadi
    amien….

  20. 20 On May 29th, 2010, Christina said:

    @Thin : yang aku tahu PCO adalah masalad dgn sel telur yaitu kecil-kecil. Biasanya kalau diuahi (pd prigram BT) maka kualiatasnya jelek, cenderung masuk kirteria Poor. Dan pastinya kemungkinan berhasil kecil.
    Aku ada 2 temen yang waktu itu program bareng. Satu orang sudah sampai tahap OPU tapi setelah dibuahi ternyataembrio sama sekali tidak bisa berkembang, aartinya gagal sebelum ET.
    Temen kedua, sudah sampai tahap OPU, dan setelah dibuahi embrio lambat berkembang dan hanya 1 (kualiats poor), setelah dilakukan ET akhirnya gagal juga.
    Temenku yang pertama, disarankan konsultasi ke Dr. Karel di RS. Abdi Waluyo. Terapinya tidak menggunakan hormon suntik tetapi pil (diminum). Hasil sel telur lumaya, pada saat OPU dia sapat 3 sel telur, dan setelah dibuahi kualitas bagus semua. Tetapi mungkin belum rejeki karena programnya gagal kembali.
    Ada baiknya Thin coba konsul dgn Dr. Karel. PAsiennya lumayan banyak, biaya juga tidak semahal kalo dgn hormon suntik.

  21. 21 On June 1st, 2010, shanty aris said:

    marini,,
    salam kenal ya. Terharu baca ceritanya. Mudah2an Tuhan pada akhirnya berkehendak menjadikan Marini sebagai IBU,,bukan lagi calon Ibu. AMIN.
    Si penyanyi celine dion,,,setelah anak pertamanya yg proses bayi tabung sekarang umur 9 tahun dan kemudian pas ikutan bayi tabung lagi 4 kali gagal (aku nonton di Oprah winfrey show),,trus eh terakhir di majalah people sekarang udah hamil 3 bulan dan kembar setelah bayi tabung ke 6 dan dibantu dengan terapi akupuntur (celine aja percaya akupuntur lho…). So, jangan putus asa and semangat yaa…Buku mengenai akupuntur utk kesuburan/ bayi tabung boleh dibaca karangan Dr. Randine lewis ph.d ,,,judul the infertility cure.

  22. 22 On June 2nd, 2010, Mimie said:

    Hi, Marini,
    aku sedih baca tulisan kamu dan sekaligus salut sama ketegaran kamu yg bisa menuliskan pengalaman kegagalan program IVF kamu. Kita ini temen seperjuangan dari awal ikut seminar bayi tabung sampai masa2 terima raport. Ikut program IVF yg melelahkan jadi terasa lebih ringan karena hampir tiap hari kita selalu sharing sampai akhirnya aku berhasil hamil. Thanks ya, bu.
    Aku selalu berharap agar kita sama2 berhasil hamil supaya kita bisa terus sharing ttg kehamilan kita. Tetep semangat ya, bu dan kudoakan agar thaw cyclenya nanti berhasil. Amien. Pertahankan prinsip jangan pernah lelah berusaha karena walaupun hasil akhirnya tidak sesuai yg kita harapkan, tapi setidaknya kita telah mengusahakannya sehingga kita tidak menyesal nanti.

  23. 23 On June 5th, 2010, aya said:

    hai semua salam kenal ya…. mo gabung ni,terharu baca cerita temen2 semua.ternyata aku tidak sendiri.
    tolong info untuk BT dg Dr aucky,apakah kita harus konsultasi dengan beliau terlebih dahulu.karena kebetulan jadwal prakteknya senin,kamis,jumat….karyawan ni.sabtu bisa gak ya…tanya2 dulu.

  24. 24 On June 8th, 2010, lestari said:

    marini, salam kenal buatmu…
    aku betul-betul terharu membaca kisahmu, tapi kisahmu juga menguatkanku karena aku juga mengalami hal yang sama. Baru bulan mei lalu aku BT1, di klinik permata hati yogya, dari OPU didapat 6 telur dan dengan ICSI diperoleh 3 embrio dengan kualitas good. Saat BT dimasukkan 2 embrio saja dan 1 embrio masih simpan beku. Aku setuju banget kalo 2 mgg setelah ET adalah masa-masa paling menegangkan bagiku, bahkan walaupun aku sudah berusaha ikhlas dan tawakkal namun tetap saja aku tak mampu mengusir rasa cemasku. Sampai hari menerima rapor, aku belum dapat mens, dan aku sempat berfikir bahwa mungkin aku hamil, tapi ketakutanku begitu besar sampai aku gak berani tes kehamilan sendiri di rumah. Di RS aku dites urin dan ternyata hasilnya masih negatif, namun dokterku menguatkanku dan mengatakan bahwa bisa saja hasil baru positif setelah terlambat 5-7 hr, akhirnya aku di cek BHCG dan disuruh pulang, untuk datang lagi 2 hari kemudian untuk mengecek ulang kadar BHCG. Walaupun belum dapat mens, tapi mentalku udah drop banget, dan air mataku sudah menetes tak henti-hentinya, Esok harinya saat mau tidur malam ternyata keluar flek-flek coklat, yang membuat aku panik tp masih berusaha berfikir positif, namun apa daya keesokan paginya darah yang keluar semakin banyak dan keluarlah gumpalan darah (2 bekuan yang ku yakini sebagai embrio). Aku hanya bisa pasrah, dan berharap transfer embrio beku nanti akan berhasil…amiiin…
    Jangan menyerah ya marini, banyak yang senasib dengan dirimu, kita harus terus berharap dan berjuang bersama…Insya Allah semua akan indah pada waktunya…

  25. 25 On June 15th, 2010, Alice said:

    Dear Marini n all,
    Membaca pengalaman kalian, persis banget dengan yg sy rasakan..Masa2 menunggu h2c selama 2 minggu, bnr2 pengalaman paling tidak menyenangkan dalam hidup deh rasanya. Urusan suntik2an, bolak balik ke dokter, laparoskopi, bius pas ovum pick up, ET dll, msh terasa ringan krn kita msh berharap dibandingkan masa h2c selama 2 minggu. Orang di sekitarku bilang selama 2 minggu itu, tampangku jd kucel, bete, ga bergairah..mana aku kena sembelit parah. Jadi deh, selama 2 minggu, sekecil apa pun rasa di perut dll, pst sy rasa2in, walaupun berusaha think positif. Terutama pas h+13, da ga brani test urine sendiri. Jantung rasanya dag dig dug. Mana perasaan kok spt mau mens aja, dr hari ke 10 sudah dirasa2in terus. Pas H+14, perut rasanya kram dan vagina terasa nyut2an pegal spt mau mens, lgs d ketakutan..bener aja walau dicoba bedrest terus, akhirnya flek keluar juga. Panik sy telp rumah sakit, mana bertepatan dgn hari libur, doktermya juga lg cuti, disarankan oleh suster agar tetep test pack sendiri, hslnya ada garis samar positif (tetap aku melihatnya spt negatif).

    Keesokan hrnya sy test bhcg, hslnya positif tipis, bhcg cuma +29 sja..suster membesarkan hati agar tetap berharap, msh byk yg ditest bhcg udah negatif duluan katanya, dan dokter di telp, tetap suruh bedrest, tp tidak diberi suntikan atau penguat lainnya. Sy cuma bs berdoa mengharapkan miracle, air mata udah ga bs ditahan d..sedih dan berat banget rasanya..tnyt mlm itu, keluar gumpalan darah dan pendarahan yg jauh lbh byk dr mens biasa, disertai rasa sakiitttt semalaman, sampai ga bs tidur sama sekali, sepanjang mlm sy cm bs nangis kesakitan dan sedih sekali. Oleh dokter sy dinyatakan abortus spontan dan tidak usah dikuret apa2.

    Jadi saya memahami benar perasaan temen2 sekalian, sampai sekarang sy jg blm brhsl, trakhir sy insem untuk ketiga kalinya blm berhasil juga. Sy mempy endometriosis dan sdh prnah dilaparoskopi, sampai bingung rasanya hrs usaha apa lagi, sinshe, pijat,alternatif apa aja da prnh coba, sedangkan orang2 di sekitar sy mudah aja kyknya anaknya sudah tambh banyak saja, hehe hiks. Sempt terpikir untuk adopt, tp blm siap dan suami jg blm mau. Sekarang lg terpikir untuk cek antibody (ASA) walaupun byk dokter yg msh pro-kontra. Temanku ada yg prnh berhasil ngejalanin ginian..tlg teman2 yg sudah pernah, sedang menjalani PLI test antibody ini, efektif ga sih, apalagi mengingat sy juga py endo (yg notabene membuat sulit hamil), apa perlu juga tetap menjalani ASA ini, bs di sharing? thx.

    Walau sulit, sedih, bingung dan kecewa, tp skrg semangat saya masih tinggi utk terus berusaha, smg Tuhan memandang usaha2 kita dan memberikan kemudahan, amin. thx all

  26. 26 On June 17th, 2010, nurul said:

    subhanallah..ampe merinding baca kisahnya..tetap optimis ya mba..semua memang akan indah pd waktunya..sy jg pernah mengalami kehilangan dan kegagalan itu.tp sekarang Alhamdulillah duka itu hilang berganti dgn kebahagiaan krn saat ini ditengah2 kami sudah hadir seorang buah hati hsl bayi tabung juga..langit tak akan selamanya mendung..

  27. 27 On June 18th, 2010, Dewi Anggraini said:

    Hi Mbak Marini,
    Sharingannya sangat mengharukan, saya juga pingin sharing sedikit yach…Sekedar sharing aja untuk teman2, saya 5 kali ikutan bayi tabung kira2 hampir 10 tahun lalu…, long protocol lengkap dengan ICSI dan PGD hasilnya 2 anak saya yang lucu2…. Tidak gampang dan selalu deg2an juga, tapi intinya begini. Semua 5 cycle yang saya ikutan FRESH CYCLE, jadi bukan thaw cycle. Thaw cycle memang lebih murah dan tidak ribet, tapi utk hamilnya, probabilitynya juga lebih kecil. Sekedar saran kalau ikutan fresh cycle memang lebih makan tenaga dan biaya tapi hasilnya juga lebih bagus karena telurnya gak ‘difreezerkan’.

    Utk yg gak ngerti ICSI, itu metode penembakan/penyuntikan satu sperma ke satu telur supaya lebih akurat dan tidak terkontaminasi, sementara PGD adalah preimplantation genetics diagnosis yang mana dilihat telur yang genetiknya lebih kuat dari yg lainnya. Boleh tanya2 saya kalo ingin info lebih jelasnya. Juga sharing, utk mempermudah proses bayi tabungnya ibu dalam hal membeli obat2annya, bisa kontak Tim Bayi Tabung, Inseminasi dan Infertilitas- Specialty Pharmacy – Apotik Medika Center – 021-5695.7245 atau 021-70208551. Karena sy juga direkomendasi sm dokter di BIC, utk distributor gonal F dan obatan BT lainnya.

  28. 28 On August 30th, 2010, olif said:

    halo semua…..semangat semangat semangat buat mbak marini & semua!!!! (termasuk saya yg pernah ngalami BT & masi belum berhasil)

    cuma mau nanya gimana cara ngilangin H2C / deg2an saat nunggu rapot?? kalo baca tips2 menenangkan hati sih keknya mudah, tp melakukannya itu syusyah….

    moga ramadhan ini membawa berkah buat kita semua amiiiin

  29. 29 On August 30th, 2010, widya said:

    Halo salam kenal semua..

    @Alice, aku juga endo stadium 1 sudah pernah LO akhir Maret kemarin. ASA ku tinggi banget sampai 65000-an dan harus PLI. Sampai Awal Agustus kemarin sudah PLI ke 6 tapi ASA masih belum mencapai normal, masih di angka 1000-an, padahal untuk normal harus 128. Kalau baca di situs ini ada yang berhasil hamil sebelum terapi PLI selesai tapi ada juga yang sudah mencapai normal belum juga hamil. Sekedar informasi tambahan buat Alice, hanya beberapa spog saja yang setuju terapi PLI. Aku sekarang sudah drop PLI, udah capek, pas kemarin cari second opini ke Yasmin di suruh coba inseminasi mengingat umur gak muda lagi..jadi insyaallah aku akan coba habis lebaran ini.

    Untuk Alice, Marini dan semuanya aku doakan semoga usaha kalian berhasil dan mendapat yang terbaik seperti yang diidamkan selama ini, amin… doakan aku juga ya..

    salam, widya

  30. 30 On August 31st, 2010, Nisa said:

    Halo dan salam kenal semuanya….

    setelah ngebaca postingan mbak marini dan temen2 disini, saya ikut jadi nangis, semoga temen2 yang belum berhasil bayi tabung, dan sedang mencoba program ini diberi ketabahan dan hasil terbaik ya dari yang Maha Pencipta…

    saya sendiri lagi BT2 di ivf, setelah BT1 pada agustus 2009 tidak berhasil, BHCG saat itu sangat tipis (kurang lebih 30 an) dan 10 hari setelah tes BHCG… saya mens…. sekarang sedang mencoba lagi dan lagi nunggu rapor tanggal 2 September nanti…. minta doanya ya teman-teman…

    semoga Allah meridhoi progam BT2 ini, semoga diberi kemudahan, sebenarnya program ini bisa saya bilang tidak kami rencanakan…saya bila ttidak direncakan karena hormaon FSH saya yang sangat tinggi setelah saya menjalani LO bulan Juni 2010 yang lalu, pada saat haid di bulan juli, saya langsung balik ke siloam, tetapi krn FSH yang sangat tinggi saya tidak bisa menjalankan BT, saya disuruh pulang danminum cycloporginova selama 1 bulan, setelah itu saya disuruh cek darah lagi pada saat haid bulan depannya, kalo sudah turun, mungkin bisa lanjut BT

    Pada bulan agustus, saya cek darah lagi pada saat haid hari ke3, dan FSH masih lebih tinggi dari batas atas nilai normal, dan pada saat itu dr hamdani memberikan obat minum selama 5 hari dilanjutkan dengan sunik menopur 2 ampul selama 3 hari, dokter berkata, semoga ini bisa membesarkan sel telur saya yang terlihat pada saat usg ada 3 buah…. tapi kemungkinan dari keberhasilan tahap ini sangat kecil (kalo dilihat dari perhitungan manusia)…. setelah menjalani pengobatan yang diberi dr hamdani selama 8 hari, saya kembali lagi untuk cek hormon estradiol dan usg, ternyata dari usg terlihat ada 1 telur dgn diameter 2 cm di ovarium kiri, dan e2 mencapai 1200, dimana ini merupakan satu keajaiban buat saya, mengingat pada BT pertama, jumlah e2 tertinggi yang saya dapat adalah 700 padahal sayamelalui tahap-thap normal seperti penyuntikan gonalf dan menopur selama 11 hari…. dan pada saat konsultasi, dr aucki langsung menyuruh saya untuk suntik pecah telur dan opu 2 hari berikutnya…. hal ini tidak saya sangka, karena pada dasarnya pada saat saya konsul ke dr aucki, saya berpikir bahwa saya akan pulang lagi ke bdg dan datang lagi pada haid bulan berikutnya….

    tgl 23/8 saya opu… pada saat itu saya sangat sedih karena ternyata terlur yang dihasilkan hanya ada 1 saja….. sedih karena saya berharap semoga dengan hormon e2 yang cukup tinggi saya bisa mendapat lebih dari 1 telur…. namun demikian setelah saya pikir2 lagi, ternyata Allah telah memberikan keajaiban juga pada tahap ini, karena telur yang didapat pada proses opu diambil dari ovarium kanan, padahal pada saat usg ovarium kanan tidak ada telurnya, yang ada telur di ovarium kiri saja…..

    tgl 25/8 saya ET, dan keesokan harinya saya pulang ke rumah di surabaya… saaat ini saya sudah suntik penguat 2 kali, dan menunggu dan berdoa, semoga Allah memberikan keajaiban lagi kepada saya, dan juga untuk temen-teman yang sedang berjuang untuk mendapatkan momongan…

Leave a Reply

*
  • Recent Comments

  • Linda: Dear Ika, sory telat bales.baru buka...
  • Choco: Congrats ya sis.. Very happy and proud...
  • Choco: Dear Evelyn… *copy dari lestari...
  • tabitha: dr. siddi aritjahya praktik di...
  • Sandra: thanks pak Degara. Klo bole tau, dl bpk...
  • Sandra: Selamat siang dr.Dicky, Dok, hampir...
  • linda: Di Indonesia udah ada PGD ya? Di RS...
  • Monica: Dear dr Dicky, Terima kasih untuk...
  • Search

  • Polls

    Menurut Anda, keberhasilan bayi tabung terutama disebabkan oleh: (pilih max dua)

    View Results

    Loading ... Loading ...