Pengalaman pertama bayi tabung – Wu

Sejak pertama hendak ikut program bayi tabung saya sudah mulai membaca banyak sekali pengalaman di website ini, saya sangat tertolong dengan adanya web ini dimana menjadi tempat teman2 seperjuangan saling berbagi cerita dan pengalaman.

Pertama saya ikut program bayi tabung pada bulan November 2016, start suntik gonal dan tiba pd saat OPU dokter berhasil mengambil 20 sel telur tapi pada akhirnya yang berhasil hanya 1 dgn kualitas good dan 2 moderate. mendekati tanggal ET, kondisi saya tidak memenuhi syarat, karena kata dokter saya over stimulasi. ET saya ditunda pada siklus haid bulan Desember 2016. 3 embrio saya di frozen.

Tepat hari pertama haid saya kembali konsultasi ke dokter dan besokannya langsung mulai diberikan obat-obatan untuk persiapan ET (obat yg di beri progynova diminum 3x sehari pada jam yang sama) setiap 4 hari USG transvaginal dan 8 hari setelah minum obat ukuran rahim saya 7.3mm, dokter meminta saya melanjutkan obat hingga 4 hari kedepan, namun hingga 4 hari berikutnya ukuran rahim saya belum juga mencapai batas minimum syarat utk ET (minim 8mm) saat itu tgl 30 Des 2016 ukuran rahim saya hanya 7.4mm (bertambah sangat sedikit dari 4 hari sebelumnya) dokter akhirnya menyarankan menambah 4 hari lagi untuk minum obat bila hingga batas waktu yg diharapkan (tgl 2 Jan 2017) ukuran rahim belum mencapai target maka proses ET ditunda pada siklus haid berikutnya. Dokter meresepkan tambahan obat (oestrogel) untuk dioles ke tangan untuk merangsang pembesaran rahim yg dipakai setiap jam 9 mlm tapi krn ngotot mau cepat ET, sy oleskan juga pd jam 9 pagi (jadi 2x sehari).
saya sudah sempat down krn sangat berharap bulan ini proses ET bisa berjalan sesuai harapan karena bulan lalu sudah tertunda. Jadwal kontrol saya yang seharusnya jatuh pada tanggal 2 Januari 2017 saya tunda dengan meminta ijin pada dokter untuk mengundur hingga pd tanggal 4 Januari 2017 karena saya masih di Singapore untuk merayakan Tahun baru. Syukurnya dokter menginjinkan karena melihat history ukuran rahim saya terakhir yg msh 7.8mm dan msh aman untuk minum obat hingga tanggal 4.

Tanggal 4 pagi saya ke dokter dan setelah USG syukurlah ukuran rahim saya naik pesat hingga 8.8mm dengan kata lain ET saya bisa dilaksanakan pada tanggal 8 Januari 2017. Sejak hari itu dokter meresepkan tambahan obat Cygest yang harus di masukan melalui vagina setiap jam 9 pagi dan 9 malam.
Tepat tanggal 8 pagi saya sudah ke dokter dan melakukan persiapan-persiapan FET (frozen embyo transfer), FET dilaksanakan sekitar jam 9.50. Pada proses thaw ketiga embrio saya berhasil survive. Deangan begitu semua embrio saya ditransfer kedalam rahim, setelah FET saya diminta bedrest diruang pemulihan selama 3 jam, saat itu saya hanya boleh kencing setelah 30 menit setelah FET, namun karena saya tidak mau pipis di pispot dan pampers, saya meminta suster utk memasang kateter. setelah 3 jam, suami membawa saya keluar menggunakan kursi roda hingga ke mobil, karena totalitas, saya memutuskan menginap di hotel selama 2ww.
singkat cerita 2ww saya, selama 2 hari setelah FET saya tidur terlentang, dan mengganjal bantal dipantat selama tidur, hanya turun dr tempat tidur utk pipis dan mandi, mandi pun saya sambil duduk. makan ditempat tidur sambil duduk dengan menggunakan meja khusus untuk di kasur. hari-hari pertama setelah FET jadi sering kentut. kata dokter itu normal. hingga seminggu saya benar-benar bedrest, tidak stress, enjoy main game, mandi sambil duduk, makan dibawa ketempat tidur, kecuali tidur saya mulai miring kanan kiri. setelah melewati minggu pertama saya mulai agak sering jalan ke mall untuk makan dan nonton bioskop. 9 Hari setelah FET saya mulai penasaran pengen test pack, hasilnya negatif :’) pastilah batinku, terlalu dini untuk di test skrg. hari ke 11 saya test lagi msh negatif, saya agak worry, tapi sesaat aja karena mmg saya tekat harus kuat-kuatin batin apapun hasilnya saya doa ke Tuhan “not my will, but Yours be done.”LUKE 22:42.

Hari ke 12 pagi (19 Jan 2017) sehari sebelum jadwal tes darah untuk mengetahui hasil, saya iseng lagi test pack pakai sensitif, muncul 1 garis merah dan 1 garis pink yg sangat-sangat samar (perlu mata batin dan mata iman utk melihat dgn jelas), saya langsung foto dan kirim WA dokter dan bertanya apa boleh tes darahnya dimajuin aja jadi hari ini juga, jawaban dokter BISA! YESSSS! dokterpun mengirim org lab utk datang ke hotel mengambil sampel darah. setelah menunggu sampai sore, dokter menelpon saya dan mengabari hasil tes bhcg saya 148.2 yang artinya saya positif HAMILLL:D
Praise the Lord!!!
mungkin saran yang bisa saya bagikan, untuk proses bayi tabung yg pertama teman-teman perlukan adalah berserah dan bersandar penuh hanya kepada kehendak Tuhan saja, kedua kuat2in mental, jangan sampai terlalu larut dlm kegalauan, kuatir, pesimis selama masa 2ww ini. ketiga jangan sampai stress, kalau bedrest membuat teman-teman stress coba cari kegiatan yg bs buat happy lg hingga ga kepikiran atau berasa 2ww ini lamaaa banget.
Semoga apa yg teman-teman impikan bisa menjadi kenyataan di tahun ini. God bless You.

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (1 votes, average: 1.00 out of 5)
Loading...

2 thoughts on “Pengalaman pertama bayi tabung – Wu

  1. Ichaaa

    Selamat mba WU atas kehamilannya. Semoga lancar dan sehat ibu dan bayi sampai lahiran. Aamiin
    Oh iya kalau boleh tau dirs mana dan total biaya yg mba WU keluarkan sekitar berapa ya? Makasih

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*