Pengalaman keberhasilan bayi tabung – keluarga Tika
Berikut ini adalah pengalaman Tika dalam menjalani program bayi tabung. Terima kasih Tika atas sharingnya…
Setelah 5 tahun menikah akhirnya aku hamil. Rasanya bahagia sekali setelah tes darahku di nyatakan positif meskipun perjalanan masih panjang.
Usaha kita untuk mendapatkan anak kita mulai 4 tahun yang lalu di sini di German, setelah setahun menikah belum ada tanda tanda kehamilan. Karena dari hasil pemeriksaan kita dinyatakan tidak ada masalah yang mendasar, santai aja aku menghadapi itu. Cuma dari sel telurku kanan-kiri perkembangannya agak lambat dan kecil ukurannya.
Dokter kandunganku di sini ngasih aku obat hormon untuk membesarkan ukuran telurku dari clomifen sampai Menegon Hp. Setelah besar aku disuntik subur ovitrell dalam waktu paling lambat 36 jam kita harus berhubungan, bayangin berhubungan dgn suami harus di jam… hmmmmmm paling parahnya kalau kita lagi sewotan. Itulah demi usaha untuk mendapatkan anak. Semua itu berlangsung selama dua tahun dan selama itu aku juga harus ngukur suhu badanku setiap pagi hari.
2 tahun nggak ada hasil dengan hormon terapi aku mulai bertanya-tanya dan sedih, kalau memang tidak ada masalah yang mendasar kenapa aku belum bisa hamil, pertanyaan itu selalu menghantui aku.
Aku dikirim sama dokterku ke klinik infertilitas. Di sana aku disaranin menjalankan insem dulu, kujalanin insem ini selama 3X… hasilnya nihil. Obatnya juga hampir sama waktu aku sama dokter kandungan, cuma dosisnya agak di tambah. Sejak itu aku sedih sekali, kadang aku bertanya apa aku nggak bisa punya anak pada akhirnya karena dari alasan kedokteran meskipun sudah terapi hormon nggak ada jawaban logikanya mengapa aku nggak bisa punya anak. Tapi di hati kecilku mengatakan jangan menyerah karena Allah itu ada di samping kita.
Juni 2007 kita mulai bayi tabung yang pertama. Sebelumnya aku dikasih kertas planning namanya stimulation plan short protokol. Di situ dicatat kapan dan obat apa yang dikasih ke aku. Hari ketiga mens Puregon 150 setiap hari selama 11 hari, besoknya disuntik ovitrell, 2 hari setelah itu OPU. Dari OPU itu didapatkan 15 telur, pertama-tama seneng karena pikiranku nanti bisa di bekukan dan tidak harus dikasih hormon dosis tinggi lagi. Besoknya kita harus telpon ke labornya, dari 15 telur cuma 2 yang bisa dibuai dengan cara IVF… hmmmm sedih rasanya. Tapi ku hibur diriku sendiri dengan berpikiran mending dari pada nggak ada sama sekali.
Setelah ET (embrio transfer) kedua embrio tadi aku dikasih hormon Progesteron yang berupa pil dimasukkan di vagina 3×2 sehari. Dan estradiol yang berupa gel ditaruh di lengan seperti hand body 1x sehari. 12 hari setelah ET aku mens, sedih dan hancur rasanya… pada waktu itu kita di Australia.
Kembali dari Australia aku nggak langsung melakukan bayi tabung yang ke dua. Aku ke dokter kandunganku minta dilaporoskopi karena aku pingin cari penyebab kenapa nggak ada hasil selama ini. Dokterku nggak terlalu setuju sebenarnya dengan semua itu, karena menurut dia bayi tabung itu memotong jalan dan dari hasil pemeriksaanku dari dia nggak ada masalah yang mendasar. Dasar keras kepala dan untuk kepuasanku ngotot sekali aku, akhirnya aku dikirim untuk Laporoskopi, hasilnya pun nggak ada masalah serius yang menghalangiku untuk hamil. Aku tambah sedih karena mencari alasan lewat ilmu kedokteran tidak menemukan, selain ukuran telurku yang kecil.
Tapi aku yakin dan optimis waktu itu dan aku kembalikan kepada Allah… bahwa dia bisa mengubah dan menjadikan yang tidak mungkin menjadi mungkin. Selama kita masih mau berusaha. Berdoa dan usaha kulakukan terus. Untungnya suamiku sangat sabar dan selalu di sisiku apapun yang terjadi… terima kasihku pada Allah.
Januari 2008 kita mulai bayi tabung kita yang ke dua kali di klinik yang sama, aku memilih klinik yang sama karena dia tahu track dan recordku. Kali ini aku dikasih stimulation plan long protokol namanya. Hari ke 21 mens dikasih synarel disemprotkan ke hidung pagi dan malam. Hari ke 5 mens berikutnya aku dikasih menegon Hp suntikan tiap hari, synarel juga berjalan terus.
Seminggu setelah itu dilihat perkembangan telurku masih lambat, dosisnya ditambahin. Seminggu setelah itu di USG lagi hasilnya agak bagus namun belum cukup besar untuk di OPU. Akhirnya OPUnya dilakukan 22 hari setelah mens, dan didapatkan 14 telur. Dari 14 telur itu 7 yang bagus, dan dari 7 itu 5 yang bisa dibuahi kali ini melalui ICSI. Dari lima itu yang di ET 2 dan dibekukan 3.
ET dilakukan pada tgl 28 feb 2008. Setelah ET obat dan dosisnya sama seperti bayi tabung pertama kali, progesteron 3×2 sehari, estradiol berupa gel yang ditaruh di lengan seperti hand body 1x sehari. Setelah ET aku nggak ada istirahat di rumah sakit jadi setelah dokter memasukkan embrionya, aku langsung turun dari kursi itu dan ke toilet karena sebelum ET aku nggak boleh ke toilet. Bayangin Februari cuaca di sini di bawah 0 derajat celcius hmmmmmmm dingin sekali dan perjalanan ke klinik itu membutuhkan waktu satu jam dari rumah kita… meskipun sebenarnya aku sangat menyesalkan apa ynag kulakukan itu, tapi apa boleh buat dari pada kencing di celana.
14 hari setelah ET tgl 13 Februari aku harus ke sana tes darah, kali ini aku berangkat sendiri tanpa suami. Pertama aku nggak mau kalau hasilnya negatif dia mengalami langsung, meskipun dia pingin sekali ikut… karena waktu itu aku pesimis sekali, nggak ada tanda tanda yang menyolok di badanku malahan 3 hari setelah ET badanku kembali berangsur normal dan 2 hari sblm tes darah aku sempat ngerasain mau mens gitu.
Jam 9 pagi aku sudah di klinik itu dan diambil darahku… ternyata hasilnya nggak bisa langsung, dan nunggu sampai jam 5 sore nanti di telpon ke rumah… hmmmmm lama sekali nunggu yang satu ini, selama waktu nunggu itu deg deg an dan gemetar sekali. Harapan untuk hamil di hati kecilku masih ada meskipun sempat pesimis.
Akhirnya waktu datang juga jam 5 sore suamiku uda di rumah (yang tadinya pingin aku hindarkan) dan dapet telpon dari rumah sakit… hasilnya tanpa disangka POSITIF !!
Aku nggak bisa berkata apa apa, suamiku di depanku… mengetahui hasilnya positif dia berkaca-kaca dan memeluk aku… nangis terharu dan bahagia kita. Aku bersujud dan berterima kasih kepada Allah akhirnya usaha dan doa kita selama ini dikabulkan olehNya.
Itulah cerita ku teman teman semoga ini untuk nambah semangat dan pengalaman teman-teman yang mau dan masih program bayi tabung. Kalau ada pertanyaan mengenai bayi tabung dengan senang hati akan ku jawab.
So untuk teman-teman yang masih berusaha… jangan sampai putus asa, optimis dan selalu usaha selagi kita masih bisa… supaya nanti tidak menyesal, percaya selalu bahwa pada akhirnya hari yang ditunggu itu akan datang! Karena Allah itu maha pengasih dan penyayang!!
Tidak lupa ku ucapkan terima kasih banyak ke mbak Yenni dan teman-teman di sini yang telah mendoakan dan mendukung aku !!


(4.75 out of 5)
posted on March 22nd, 2008 at 11:32 am
posted on March 22nd, 2008 at 12:58 pm
posted on March 25th, 2008 at 11:02 pm
posted on March 27th, 2008 at 9:44 am
posted on March 27th, 2008 at 11:22 pm
posted on March 28th, 2008 at 12:33 am
posted on March 28th, 2008 at 1:26 am
posted on March 28th, 2008 at 6:06 am
posted on March 28th, 2008 at 1:19 pm
posted on March 28th, 2008 at 11:26 pm
posted on April 4th, 2008 at 10:18 am
posted on April 4th, 2008 at 10:38 am
posted on April 4th, 2008 at 12:02 pm
posted on April 4th, 2008 at 2:07 pm
posted on April 4th, 2008 at 4:15 pm
posted on April 14th, 2008 at 3:06 am
posted on April 14th, 2008 at 12:47 pm
posted on May 22nd, 2008 at 3:14 pm
posted on May 22nd, 2008 at 9:03 pm
posted on May 22nd, 2008 at 9:03 pm
posted on August 7th, 2008 at 5:30 pm
posted on August 8th, 2008 at 12:46 pm
posted on August 10th, 2008 at 1:54 am
posted on August 10th, 2008 at 11:37 am
posted on August 11th, 2008 at 10:52 pm
posted on August 12th, 2008 at 9:22 am
posted on August 13th, 2008 at 9:28 pm
posted on August 13th, 2008 at 9:31 pm
posted on August 14th, 2008 at 12:48 pm
posted on August 14th, 2008 at 1:36 pm
posted on August 14th, 2008 at 4:54 pm
posted on August 14th, 2008 at 5:10 pm
posted on August 14th, 2008 at 7:55 pm
posted on August 14th, 2008 at 11:12 pm
posted on August 14th, 2008 at 11:17 pm
posted on August 15th, 2008 at 9:02 am
posted on August 15th, 2008 at 9:54 am
posted on August 15th, 2008 at 12:14 pm
posted on August 15th, 2008 at 4:42 pm
posted on August 15th, 2008 at 7:27 pm
posted on August 15th, 2008 at 8:19 pm
posted on August 15th, 2008 at 11:03 pm
posted on August 17th, 2008 at 8:51 am
posted on April 23rd, 2009 at 3:13 am