bayi tabung

Pengalaman bayi tabung dalam mengatasi masalah kesuburan untuk mendapatkan si buah hati

27th March 2013

Berhasil hamil normal – Grace

Hai semua,

Perkenalkan nama saya Grace. Saya ingin membagi sedikit pengalaman dan kebahagiaan saya :) Saat ini saya telah dinyatakan hamil 7 minggu. Yang sangat menyenangkan adalah kehamilan ini ibarat keajaiban untuk saya sekeluarga dikarenakan sebelumnya saya pernah didakwa oleh tim dokter hanya punya kemungkinan 5% untuk bisa hamil normal. That’s why anak pertama saya merupakan hasil program bayi tabung. Ngak percaya tp ternyata memang terjadi.

Semuanya ini tidak datang dengan sendirinya. 4 tahun pertama perkawinan saya diisi oleh kunjungan demi kunjungan, pemeriksaan dan tindakan di berbagai dokter kandungan dan rumah sakit, di Jakarta dan Penang.

Saya didiagnosis memiliki kista endometriosis 9 cm dan harus dioperasi. Setelah ops ternyata tidak kunjung hamil, meski telah mengikuti proses enseminasi 4 x. Ternyata setelah di laparascopy, sudah ada perlengketan parah antara usus dan saluran indung telur. Malahan indung telur kiri saya sampai tidak terlihat lagi.
Di sinilah saya didakwa hanya memiliki chance 5% untuk bisa hamil normal dan untuk memiliki anak lebih baik mengikuti Program Bayi Tabung karena sulitnya sperma menembus saluran indung telur untuk bertemu dengan sel telurku. Ibaratnya mungkin seperti selang air yang ada banyak lumutnya ya, jadi airnya tidak mengalir lagi.

Hopeless banget saat itu. Ngak berani langsung ikut Program bayi tabung karena menurutku itu cara terakhir… kalo gagal terus aku coba apalagi dong…

Makanya sempat juga ikut terapi di since dengan makan ramuan herbal 12 rupa, trus kalo lagi dinas ke luar kota sampai bawa perlengkapan lenong (panci khusus, gelas jamu, dll). Baru akhirnya mencoba bayi tabung di RS Bunda Menteng dengan dr. Ivan Sini. Puji Tuhan, berhasil dan lahirlah anak pertama saya yang sekarang sudah berusia 2 tahun 4 bulan.

Rencananya kami akan program anak kedua di akhir tahun ini (menunggu jadwal diskon hehehe) eh tapi Tuhan sedang berbaik hati.. tanpa diduga saya dinyatakan hamil tanpa ada terapi / proses yang berarti.

So buat temen-temen.. tetap semangat yaa !
Tiada yang mustahil buatNya. RencanaNya selalu lebih indah dibandingkan dengan rencana kita manusia.
Selalu berusaha dan optimis, Tuhan juga lihat kok usaha kita.

Dan buat temen-temen yang sedang membutuhkan, krmm pas cek up di bunda ada pengumuman program diskon Program Bayi Tabung buat yang daftar di bulan April 2013. Untuk paket di bunda Menteng jadi 45 juta dan Bunda Depok 40 juta. Lebih lengkapnya tanya aja sendiri ya ke BIC 021 392 6393 dengan dr. Ivan Sini.

Goodluck yawl.

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (5 votes, average: 3.80 out of 5)
Loading ... Loading ...

posted in Berhasil hamil, Biaya, Kista, Pengobatan alternatif, Tuba fallopi bermasalah | 20 Comments


26th March 2013

Berhasil hamil bayi tabung namun keguguran – Evi

Senang sekali bisa berjumpa di sini. Perkenalkan, saya Evi.

Bulan Februari-Maret 2013 ini saya baru saja ikut bayi tabung di PH-Sarjito. Dokter saya sama dengan dokternya mbak Hanum. Tgl 4 Maret saya ET 2 embrio fresh cycle, dijadwalkan tes Hcg tgl 15 Maret. Sekitar tgl 7-8-9 (maaf, persisnya lupa) ada rasa ngilu-ngilu seperti mau mens di perut bawah sebelah kiri kemudian diikuti flek coklat yang keluar menempel di cd bersama sisa-sisa Crinone. Tapi, entah mengapa, perasaan saya tetap happy, malah optimis kalau ke-2 embrio itu menempel. Rasa optimis itu diperoleh karena tanda-tanda yang saya rasakan sudah seperti orang hamil, misalnya gak tahan bau masakan, bau kapur barus kamar mandi dan sering enek kalau makan bahkan enek saat minum air putih.

Tetapi kemudian, tgl 11 Maret kira2 jam 12 siang, saya merasakan sakit di perut bawah sebelah kanan. Rasa sakitnya seperti rasa sakit saat menstruasi hari pertama yang sering saya alami semasa gadis dulu (setelah menikah, kalo mens tidak terasa sakit lagi). Rasa sakit ini berlangsung lama, sampai kira2 jam 5 sore. Besok harinya, tgl 12 Maret, begitu bangun, badan saya demam panas, sakit kepala hebat dan seluruh otot punggung rasanya seperti habis dipukuli. Ini berlangsung seharian. Karena takut pengaruh ke embrio, saya tidak berani minum obat apa pun.

Tgl 13 Maret, demam panas reda dengan sendirinya, begitu pula sakit otot punggung, tinggal kepalanya yang masih nyut-nyut. Rencana mau konsul ke PH akhirnya nggak jadi karena merasa sudah baikan. Keputusan ini di kemudian hari, sangat saya sesali.

Kamis tgl 14 Maret, sore hari, keluar darah agak lumayan, menurut saya tidak bisa disebut flek lagi. Saya lalu berbaring saja di tempat tidur, sampai pagi tidak keluar lagi. Tgl 15, hari tes Hcg, kami datang ke PH pagi2 untuk ambil darah dan tes urin. Tetapi di kamar mandi, alangkah terkejut saya karena melihat banyak darah. Saya sudah sangat sedih, mengira ke-2 embrio kami tidak menempel. Tetapi, kesedihan lebih besar harus saya terima di ruang konsultasi. Dokter bilang, hasil tes Hcg saya positif. Wajah dokter berseri-seri hendak mengucapkan selamat sebelum saya potong dengan info, “tapi dokter, sejak kemarin sore saya berdarah. Hari ini malah sudah banyak”. Saya bisa melihat, dokter terkejut.

Singkat cerita, ternyata, sebetulnya embrio kami sudah sempat menempel, diperkirakan proses penempelan terjadi pada tgl 7-8-9 saat saya merasakan ngilu dan ada sedikit flek. Namun, entah karena apa, lepas lagi. Karena saat tes tgl 15, angka Hcg masih tinggi, dokter memberi dupaston dengan harapan dapat menghentikan proses lepasnya embrio. Kami disuruh datang untuk tes Hcg lagi 3 hari kemudian. Tetapi, masya Allah, sepulang dari PH, saat buang air kecil di kamar mandi rumah kami, saya bahkan tidak bisa membedakan warna air seni saya. Seluruhnya berwarna merah segar, darah mengalir keluar dengan deras seperti berasal dari pembuluh yang terpotong. Semalaman saya menangis sedih, rasanya sudah tidak ada harapan bahwa embrio kami masih bisa bertahan.

Benar saja, saat tes Hcg kedua kalinya (tgl 18 Maret), angka Hcg di darah saya sudah drop, dan dokter berkata embrio kami sudah tdk memproduksi Hcg lagi, kehamilan saya sudah lepas. Oh ya, selama 12 jam mulai 17 malam sampai 18 maret pagi, pendarahan sebenarnya sudah berhenti, membuat suami saya kembali optimis. Tapi apa mau dikata, hasil tes lab membuktikan lain. Hari berikutnya, setelah saya berhenti minum dupaston, darah kembali keluar sampai 3 hari kemudian.

Pada konsultasi tgl 18, dokter berkata untuk off dulu selama 1-2 siklus, setelah itu baru mulai program lagi. Alhamdulillah, kami masih punya 2 embrio beku berumur 5 hari.
Jika mengingat lagi hari-hari itu, terselip rasa sesal mendalam, mengapa saya tidak datang untuk konsul dan periksa begitu merasa sakit perut bawah sampai berjam-jam (tgl 11 Maret). Belakangan saya mendapat info di salahsatu web, bahwa ternyata Hcg diproduksi embrio segera setelah menempel. Jadi, saya pikir, barangkali, jika saya ambil inisiatif tes sendiri tgl 11 itu, dengan hasil Hcg sudah positif, maka barangkali saya akan lebih peka menanggapi rasa sakit itu sebagai gejala keguguran.

Demikian sharing saya, teman-teman, mudah2an ada manfaatnya.
Kita sama-sama saling mendo’akan ya, mudah2an Allah segera paring rizki berupa keturunan, anak-anak kandung yang sholeh/sholehah untuk kita. Aamiinn …

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (1 votes, average: 3.00 out of 5)
Loading ... Loading ...

posted in Berhasil hamil, Masalah kehamilan, Sakit saat BT, Yogyakarta | 55 Comments


22nd March 2013

Pengalaman bayi tabung pertama, transfer 2 embrio grade blastocyst – Aurora

Dear all…
Ini pengalaman pertama bayi tabung dan mudah2an Allah bisa langsung memberikan kepercayaan buat hamil amien… Berhubung bagi rapor masih lama jadi nulis disini untuk sharing dengan teman teman sekalian sebelum lupa step step yang dijalani selama bayi tabung.

Setiap problem yang dihadapi setiap pasangan beda kalo untuk ak sendiri penyebab utama nya ada tuba yang mampet. Umur ak 28 dan suami 31. Selama hampir 3 tahun menikah belum pernah hamil sama sekali. Road to be mom nya puanjang dan sudah pernah test hormon bermacem macam, HSG, LO untuk ambil miom bahkan sampe PLI. Tapi semua buntu dan kepentok dengan tuba yang block kanan kiri, so the answer cuma bayi tabung ajah.

Akhirnya awal tahun ini meniatkan diri untuk bayi tabung, hunting dokter dilakukan dan akhirnya berjodoh dengan dr Indra di BIC. Kenapa bilang berjodoh karena sebelum nya udah usaha ke dr ivan tapi kok gagal2 terus buat konsul karena banjir lah ato keluar kota lah… Eh saat ke dr Indra langsung bisa cocok jadwal nya.

Proses persiapan ngga ada sama sekali, pertama dateng saya tunjukan semua hasil test hormon saya sebelumnya dan dr indra langsung setuju untuk program tanpa harus test apapun, bahkan dari awal dia sudah menyarankan dengan umur saya yang masih muda dan jumlah telur yang banyak untyk transfet hari kelima setelah opu alias menunggu telur sampai dengan proses blastocyst. Saya diminta dateng saat masa subur 1 minggu kemudian dan hasil nya telur buanyak namun kecil kecil.

So next haid sudah bisa mulai program. Dan entah kenapa yang tadinya haid ngaco 14 hari setelah konsul haid dateng tepat waktu. Haid hari kedua saya langsung datang dan hanya diminta test estradiol dan progresteron. Hasil detail test menyusul yah karena ada di mobil tapi kunci mobil di bawa suami karena takut istrinya ini ngelayap saat harus bedrest habis et.

So rekap untuk kejadian selama bayi tabung kurleb seperti dibawah ini:

  • Haid pertama 28 feb 2013
  • Konsul dengan dr indra 1 maret 2013 hasil folikel di kanan 10 di kiri 8 test darah estradiol dan progresteron. Suntikan dimulai dengan perugon 200 iu starting tanggal 2 selama 4 hari.
  • 6 maret 2013 konsul dengan dr ari (karena dr indra cuti ke makasar) endo 10.5 mm, folikel di kanan 10 dengan range mulai dari 9-15 mm dan kiri 8 dengan range 8-16 mm. dr ari ngga detail ngitung folikel nya ngga panjang dan lebar tapi hanya terpanjang ajah dan disuruh cek darah estradiol dan progresteron yang menyebabkan pas konsul ngga bisa nentuin dosis dan harus balik sore nya karena nunggu hasil lab. Konsul hari ke empat suntik sempat bikin panik karena pake dokter pengganti dan dia minta dosis diturunin tapi konselor bic dr agustine suggest tetap untuk didosis yang sama hihihihi…. Dan yang parah dr indra mgga bisa dihubungi whuahahaha karena lowbat. Untungnya akhirnya dipakai dosis yang sama plus sudah ditambah orgalutran supaya telur ngga pecah Untuk 3 hari. Yah wajar sie ada perbedaan pendapat secara pasien dr lain so dr ari pasti akan hati2 dia pun ada ketakutan ohss ow iyah hasil estradiol sekitar 865.
  • 9 maret 2013 konsul kembali dengan dr indra, sempat down karena dibilang telur ngga bagus padahal ma dr ari sebelum nya dipuji puji telur nya buanyak hiks sempat down juga, hasil usg endo 14 mm dan folikel dihitung detail panjang kali lebar dengan jumlah yang terlihat kurang lebih sama kayak yang kemarin disampaikan dr ari. Dr indra konsen kualitas sie sebenernya takutnya buanyak tapi kualitas ngga sama. beliau tetap melanjutkan suntik buat 2 hari dengan perugon 150iu dan olgalutran.
  • 11 maret konsul terakhir sebelum opu hasil usg endo 11.9 mm (ini kayaknya si suster salah tulis degh hihihi seinget ak 18 mm) dan hasil folikel tetap beragam ada yang matang dan ngga, so tetap harus panen 2 hari lagi. Hasil dosis superfact yang harus di inject untuk membantu melembutkan telur supaya mudah di pick up harus 48 jam sebelum opu, dosisnya 0,3 ml dan ovidrel disuntikan 1 jam sebelum opu. Hasil test estradiol 3941 dan progresteron 0,56. 6 jam sebelum opu harus puasa makan dan minum.
  • tanggal 13 maret opu jam 10 pagi dan berhasil pick up 41 folikel namun status folikel yang terisi hanya 30. Sehabis opu sempat infus albumin 1 botol. Sebelum opu perut begah abies bahkan agak nyeri seperti nya efek telur yang buanyak… Stelah opu di resepkan crinone (progresteron 90 mg) progynova 2 mg 2 butir per hari dan caberlin yang diminum hari rabu sabtu
  • tanggal 14 perut kembali begah seperti sebelum opu bahkan malah lebih parah nyeri nya bikin sesak. Panik akhirnya sms dr agustine beliau bilang masih boleh kompres air hanget tapi ngga membantu. Hasil lab juga belum jelas. Siang jam 2 baru di kabarin sama suster kalo dari 30 telur 8 belum matang dan 2 abnormal. Dan dari 20 yang dibuahi satu ngga meresponse dan sisanya alhamdulillah bisa membelah. Akhirnya hari itu sempat minum obat maag plantacid force syrup untuk menghilangkan nyeri perut.
  • tanggal 15 akhirnya bedrest takut perut crampy lagi tapi ternyata ngga hihihihi
  • tanggal 16 ke bunda lagi disuruh dateng opu ato tidak opu. Dianter ma orang tua akhirnya ketemu embriologists. Dari awal dr indra suggest ak opu hari ke 5. Bener ajah pas haru ketiga dateng sang embrioligist pun tertap suggest demikian karena response folikel ak masih bagus dan buanyak cadangan nya. Status hari itu yang excelent sudah di level morula sudah 1, 9 semucimpacted. 6 moderate dan 3 poor. Akhirnya orang tua, ak dan suami deal untuk postponed transfer sampai dengan status blastocyst. Dengan pertimbangan embrio akan lebih terseleksi dan rate keberhasilan bisa lebih tinggi
  • tanggal 18 dijadwalkan et jam 12 siang, tapi jam 12 baru dipanggil embriologists. Udah feeling hasil pasti akan drop. Si embriologist cerita ngalor ngidul terutama menekankan bahwa folikel yang banyak saat opu biasanya kualitas nya akan kurang baik, itu sudah banyak dijurnalkan hihihi… Tapi hati sudah ikhlas kok :) dan dari awal kita memang menanamkan di otak untuk berhasil bagaimanapun kondisi nya. Akhirnya si embriologist open kalo yang sampe level blastocysts hanya ada 4 embrio hiks… Dan 1 lagi kandidat yang mendekati blastocysts. So kita hanya punya 2 cadangan embrio plus satu tambahan yang ngga dilaporkan secara resmi. Cuma ada sedikit perasaan lega juga ternyata yang 2 hari sebelum nya excelent drop loh status nya jadi poor. Allah masih sayang ngasih kesabaran ekstra buat kita mudah2an ini yang terbaik.

Ilmu yakin dalam diri tetap ditanamkan hihihihi… Mudah2 double blastocysts yang dimasukkan ke rahim ku bisa menempel dengan sempurna dan kelak menjadi anak sholeh/sholeha, sehat dan pintar amien…. Jadi lah hari itu jam 2 siang proses et yang rasanya luar biasa karena kita bisa lihat di monitor saat embrio di masukkan. Subahannallah banget ngeliat titik putih kecil di dalam rahim yang merupakan calon anak kami…. Mudah2an semuanya terwujud amien… Kita cuma ditambahkan resep duphaston 2 kali sehari setelah et.

Pas et berhasil nahan pipis selama 1 jam dan akhirnya ngga kuat pipis di pispot abies pipis bisa tidur lelap selama sejam hihihihi….

Sekarang hari ketiga setelah et… Perjuangan masih puanjang…
Demikian kurang lebih yang terjadi selama proses bayi tabung saya… Mudah2an saat bagi rapor tanggal 29 maret nanti saya mendapatkan kado terindah yang sudah dinanti2kan…
Teman2 diluar sana mari kita terus berjuang…
Terima kasih
Salam AR & twin Blastocyst yang sedang survive

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading ... Loading ...

posted in Jakarta, Obat, Proses, Tuba fallopi bermasalah | 57 Comments


20th March 2013

Rencana bayi tabung di Surabaya, ada yang mau kesana? – Diana

Halo semua, kenalkan namaku Diana. usia saya 31 tahun dan saya telah menikah 6 tahun saya belum pernah hamil :( masalahku adalah PCO dan suami Azoospermia. Saya ingin bayi tabung di Dr Aucky Surabaya, domisili saya di Jakarta. Saya sudah membaca beberapa thread dari teman2 semua namun ada beberapa yg mau saya tanyakan:

  1. Harga bayi tabung di Surabaya kata mba Lisa yg sudah berhasil program 38 juta namun kemarin saya telp katanya 50 juta. kira2 ada yg sudah berobat kesana dan tau range harganya?
  2. Saya sama sekali ga bisa mens kalo ga pake obat, kalo nanti saya ketemu dr aucky pertama kali dengan membawa hasil hormon 2 tahun lalu apakah bole atau bakalan disuruh ulang? kalo disuruh ulang + konsultasi apakah lama waktunya? karena saya dan suami rencana pulang pergi aja ke surabaya jadi ga nginep
  3. Mohon info tempat tinggal/apartemen disekitar siloam yang bagus
  4. Mohon teman teman yg mau bayi tabung mei nanti saling mengabari ya..saya sangat bingung sendirian, kalo ada teman sharing mungkin lebih tenangan dikit :)

terimakasih untuk semuanya ya :)

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (2 votes, average: 2.50 out of 5)
Loading ... Loading ...

posted in Biaya, PCO, Sperma bermasalah, Surabaya | 67 Comments


27th February 2013

Mau bayi tabung tapi suami sudah 15 thn vasektomi – Ayu

Dear to all bunda yg berhasil dgn prgram bayi tabung,
Dear to doctor yg mungkin juga membaca postingan bayi tabung.

Saya Ayu, sdh menikah 7thn dan belum di karuniai seorang baby,. saya sangat ingin sekali mempunyai baby dari rahim saya sendiri,. kami tidak bisa mempunyai keturunan dikarenakan suami saya telah melakukan vasektomi (dgn cara dipotong saluran spermanya). Usia suami saya skrg 55 th, saya 35 thn,. suami saya sdh membaca ttg program bayi tabung, yg ditakutkan suami saya adalah dia akan impotant kalau melalukan penyambungan kembali vasektominya (saya ga ngerti) dan dia bilang juga kemungkinan calon baby akan cacat..
suami menyarankan utk adopsi anak, tp hati kecil saya tdk menyetujuinya, saya ingin hamil dari rahim saya sendiri,.

Para pembaca yg budiman, saya mohon bantuan informasinya dimana RS yg bisa melakukan bayi tabung tapi suami sdh vasektomi hampir selama 15th lamanya,..
saya hampir putus asa karena hal ini, saya sangat rindu suara tangis baby di rumah, rindu ada yg memanggil saya mamah, saya sangat iri sekali jika melihat sahabat2 saya yg sdh punya anak dan anak mereka memanggilnya mamah, papah,.

Semoga para bunda bisa memberikan info,. terima kasih,.

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (2 votes, average: 2.50 out of 5)
Loading ... Loading ...

posted in Sperma bermasalah | 4 Comments


26th February 2013

Azzospermia, dinyatakan menderita varicocele setelah PESA/TESA – Risma

Hai semua,,, senang bergabung di blog bayi tabung. Selama ini saya hanya menjadi pembaca setia. Dan pada hari ini saya ingin berbagi cerita dengan teman-teman semua, dan apakah ada yang mengalami kasus serupa dengan saya..? mohon di share ya …

Saya Risma umur 28 tahun, dan suami umur 31 tahun. Kami menikah 4 tahun, dan pada tahun pertama perkawinan kami diketahui suami Azzospermia. dan segala upaya telah kami lakukan (medis, orang pinter, alternative, pijat, dan TCM). Dan secara medis kami tidak bisa memiliki keturunan secara alami, dan harus melalui proses Bayi Tabung.

Pada saat saya menulis blog ini, saya sudah melaksanakan program bayi tabung di salah satu Rumah Sakit di Denpasar-Bali, dan bisa dikatakan 1/2 dari proses tersebut sudah kami jalani..dari suntik suami, istri,cek darah lengkap, hingga pelaksanaan OPU (saya), PESA/TESA (suami) sudah dilakukan. Dan tahap freezing sel telur juga sudah dilakukan.
Singkat cerita, karena suami AZZOSPERMIA, maka menurut dokter harus dilakukan PESA/TESA. Karena dicurigai terjadi penyumbatan pada saluran spermanya (Hormon FSH dan Testosteron suami Normal).Namun setelah dilakukan PESA/TESA ternyata hasilnya nihil (tidak ditemukan sperma).

Dan kata dokter, setelah dilakukan PESA/TESA tersebut dinyatakan suami menderita varicocele, sehingga suami harus dioperasi varicocele terlebih dahulu dan recovery selama 6 bulan ditambah terapi suntikan FSH serta pregnatil (kalo gak salah), kemudian baru dilanjutkan dengan proses BT kembali (alias PESA/TESA jika sperma tidak keluar melalui masturbasi).
mohon di share, kira-kira ada gak yang mengalami kasus yang sama dengan saya?

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (2 votes, average: 4.00 out of 5)
Loading ... Loading ...

posted in Denpasar, Sperma bermasalah | 5 Comments


  • Recent Comments

  • widia: mb lina udh pernah konsul di web nya gladiool blm? sm dokter...
  • widia: sel telur ku kecil mb lina… yg kata doker dibilang pco..
  • widia: tinggal dimana mb lina.. kl aku tinggal ditangerang.bkerja jg....
  • mita: Salam kenal teman2,hari ini aku hari ke5 pasca ET, hari ke2-3 ET...
  • yuni: Salam kenal semuaa.. Minta info penginapan di penang donk.....
  • Yun: @Endang : Sorry baru online lagi nich.. Gimana Endang?? Udah ada...
  • Icut: Seneng banget dengar kisahnya mbak, penantian & perjuangan...
  • rose: Cherry, kisah kita sama, i can feel what you feel right now.. saya...
  • Search

  • Polls

    • Menurut Anda, keberhasilan bayi tabung terutama disebabkan oleh: (pilih max dua)

      View Results

      Loading ... Loading ...