bayi tabung

Pengalaman bayi tabung dalam mengatasi masalah kesuburan untuk mendapatkan si buah hati

17th March 2014

Berhasil hamil alami setelah 2x gagal bayi tabung – Indira

Saya menikah akhir 2007, tahun 2008 saya mulai program baby karena belum hamil setelah menikah 1 tahun. Diagnosa dokter kandungan menyatakan bahwa telur saya kecil-kecil (PCO), dimana saya diresepkan metformin yang harus diminum setiap hari untuk membesarkan telur. Kemudian saya program dengan obat-obatan untuk inseminasi natural. Setelah mencoba dan tidak berhasil hamil, maka saya mencoba inseminasi buatan 2x yang semuanya gagal. Hasil tes sperma suami saya adalah asthenoteratozoopermia, dan ada varikokel. Sementara dari HSG test, diketahui tuba kanan saya tersumbat.

Karena ada problem di suami juga, maka saya memutuskan ke dr Aucky di Siloam Hospital karena beliau androlog. Dari hasil pemeriksaan saya disarankan untuk inseminasi yang ketiga, dimana saya diresepkan suntik gonal 3 hari sambil dicek perkembangan sel telur saya. Ternyata ada 5 sel telur yang besar, sehingga saya ditawari untuk bayi tabung karena jika dilakukan inseminasi ada resiko ke 5 telur tersebut terbuahi semua sehingga menjadi embryo dimana kehamilan kembar 5 sangat beresiko. Akhirnya saya menjalani program bayi tabung (short protocol) dimana dari 5 sel telur ada 3 embryo yang bagus dan ditanam.

Dua minggu kemudian, tepat hari pengumuman – saya menstruasi. bayi tabung pertama di tahun 2010 tersebut gagal. Dengan sedih saya asumsikan kegagalan tersebut karena saya tidak bedrest setelah embryo transfer, namun dari dr Aucky sendiri menyatakan bahwa semuanya baik tetapi untuk proses menempelnya embryo ke rahim adalah suatu hal yang masih diluar kuasa manusia.

Setelah kegagalan tersebut akhirnya saya rutin browsing di website ini, dan menemukan dr Ng Peng Wah di Lam Wah Ee Hospital Penang. Pebruari tahun 2011 saya konsultasi ke dr Ng di Penang, dan beliau menyarankan saya untuk melakukan laparoskopi. Di bulan Oktober akhirnya saya menjalankan laparoskopi dimana dinyatakan bahwa tuba kanan saya tersumbat, sementara tuba kiri saya separuh tersumbat. Dimana sudah dilakukan hidrotubasi, tetapi air tidak bisa tembus saluran tuba kiri tersebut. Dengan kata lain, harapan saya untuk memiliki anak adalah dengan bayi tabung dan kecil untuk normal. Sempat shock mendengar hasil laparoskopi tersebut, untunglah saya berkonsultasi dengan Ms. Low Bin Kee dimana beliau menjelaskan prosedur bayi tabung dengan jelas, telaten dan cukup membesarkan hati saya. Menurut saya ini keunggulan bayi tabung di Lam Wah Ee, jadi di awal lebih punya bayangan akan prosedur bayi tabung. Biaya bayi tabung di Penang dan Surabaya saya hitung-hitung hampir sama (saat itu ringgit masih 3ribu), tetapi saya perlu biaya ekstra untuk tiket pesawat dan kos di Penang.

Karena saya bekerja, maka saya ijin cuti sekalian 1 bulan pada Pebruari 2012 dan menjalani bayi tabung long protocol di Lam Wah Ee. Sebenarnya kunjungan ke dokter untuk suntik gonal dan USG untuk cek ukuran telur adalah 3-5 hari sekali, tetapi karena sulit dan akan lebih mahal jika saya PP Sby-Penang dimana tidak tiap hari juga ada flight maka saya stay di rumah petak dekat Lam Wah Ee. Saya kira dengan stay di Penang akan lebih focus menjalani program bayi tabung, saya ditemani kakak yang berobat juga di Penang. Dimana suasana kota Penang sangat tenang, transportasi kemana-mana dengan menggunakan bus mudah, dan dari kos ke pasar juga dekat.

Akhirnya dari OPU, bedanya OPU di Lam Wah Ee dilakukan dalam keadaan bius total jadi tidak terasa sakit sama sekali didapatkan 15 telur. Dari 15 telur diseleksi, tinggal 6 yang bagus dan jadi 4 embryo yang semuanya moderate tidak ada yang good. Malam hari setelah OPU saya sempat mengalami sesak napas dimana dada saya sakit sekali, sehingga jam 11 malam saya harus ke UGD. Kemungkinan sakit dada saya ini akibat PCO, dimana rongga tempat sel telur saya yang diambil saat OPU terisi cairan. Hal ini membuat saya tidak mantap sebenarnya meneruskan program bayi tabung, tetapi dr Ng tidak bilang apa-apa.

Akhirnya hari ke 4 setelah OPU dilakukan ET, dan dimasukkan 4 embryo. Saat itu ekspresi dr Ng agak suram, sehingga saya tanya kenapa – beliau bilang kalau telur saya kurang bagus. Perasaan saya campur aduk, namun saya mencoba menenangkan diri. Saya bedrest selama seminggu, dimana banyak menghabiskan waktu diatas ranjang dan hanya turun untuk ke kamar mandi. Setelah seminggu saya pulang ke Indonesia, dan seminggu kemudian saat pengumuman ternyata saya menstruasi lagi.

Kegagalan kedua ini sangat membuat saya stress, karena saya merasa telah berusaha lebih baik dari program pertama. Saya cukup terpukul, dan banyak menangis bahkan suami saya pun tak bisa berkata-kata dan ikut menangis. Apalagi mengingat di rumah petak yang saya tinggali selama di Penang, ada 4 kamar yang semuanya ikut program. Ketiga housemate saya itu berhasil hamil dengan kembar 3, kembar 2 dan satu kehamilan tunggal. Saya sendiri adalah yang gagal. Cukup sedih karena saya tidak bisa ikut bergembira bersama mereka. Salah satu penguat saya adalah saat browsing dan membaca ternyata banyak juga yang berhasil setelah 1-2 kali gagal bayi tabung, bahkan ada juga yang baru berhasil setelah 6 kali. Saya sempat korespondensi dengan yang berhasil hamil setelah 6x bayi tabung, dan disarankan untuk ke konsultasi dengan dokter di Singapore.

Kegagalan kedua ini terasa lebih berat dari bayi tabung pertama, dan saya butuh waktu lebih lama untuk recovery termasuk saya sempat konsultasi dengan psikater dimana beliau memberikan masukan yang cukup berharga. Dimana menurut beliau kondisi kejiwaan (tidak boleh stress saat program bayi tabung) itu sangat penting, karena saat kita khawatir dan cemas berlebihan maka tubuh kita akan memproduksi hormone pertahanan diri yang memiliki efek samping antara lain “melawan” semua benda asing dimana embryo juga dianggap benda asing sehingga tidak bisa menempel di rahim. Penjelasan ilmiah mengenai stress ini sangat membuka pikiran saya, walaupun memang tidak mudah untuk mengatur agar tidak merasa stess, merasa takut, cemas maupun kecewa. Saya sempat down dan hampir menyerah untuk program baby, ketika saya email dokter di Singapore menceritakan masalah saya dan diberi informasi bahwa saya kemungkinan kena hydrosalphinx yang meracuni sehingga embryo tidak bisa menempel. Solusinya adalah dipotong saluran tubanya, tetapi dengan dipotong saluran tubanya berarti tidak ada kemungkinan sama sekali saya hamil normal.

Januari 2013, akhirnya saya mengikuti saran teman saya yang berobat ke NUH Singapore. Disana saya bertemu dengan dr Ng Ying Woo yang ahli robotic surgery, dimana saya menanyakan apa benar ada hydrosalphinx dan apakah tuba saya perlu dipotong. Selain itu saya juga konsultasi dengan dr PC Wong yang merupakan kepala departemen fertility center. Beda lagi dengan di Penang, di Singapore pemeriksaan lebih detil dan untuk program bayi tabung disediakan pendampingan psikolog. Bahkan saat saya kesana, ada seminar gratis untuk program bayi tabung yang menjelaskan secara lebih detil lagi dan peserta dipersilakan bertanya apapun. Dari hasil tes masih sama, saya ada PCO dan sperma suami saya asthenoteratoozoopermia untuk tuba falopii tidak diketahui adanya infeksi/hydrosalphinx sehingga dr Ng tidak menyarankan untuk pemotongan tuba. Menurut beliau lebih baik saya langsung program bayi tabung saja. Selain itu dr Ng menyarankan saya untuk : BE HAPPY! Istirahat dari berbagai upaya saya untuk mendapatkan bayi (sejak 2008). Mengingat biaya program bayi tabung di Singapore 12ribu dollar. Saya benar-benar tidak mau memikirkan program bayi tabung, saya putuskan untuk istirahat dulu. Sambil menimbang kemungkinan saya mencoba bayi tabung di Singapore atau kembali lagi mencoba dengan dr Aucky.

Selain ke dokter upaya saya adalah minum obat tradisional, pijat, hypnotherapy, dan saya rutin akupuntur selama kurang lebih 2 tahun termasuk saat saya menjalani program bayi tabung di Penang. Tahun 2013 itu saya putuskan untuk berhentikan semuanya, dan kebetulan tahun itu saya punya banyak agenda bepergian karena dapat tiket pesawat murah. Bulan Pebruari saya dengar teman saya yang sudah 2 tahun menikah dan belum punya anak, berhasil hamil karena minum obat sinshe. Sebenarnya saya sudah pernah ke sinshe tersebut dan minum obatnya di tahun 2008, tapi tidak ada hasilnya. Iseng saya kembali ke sana dan dikasi pil minum yang sekali minum 16 biji, dulunya ternyata saya salah dosis saya minum hanya 4 biji. Setelah resep habis saya tidak kembali kesana lagi. Bulan Mei saat rekreasi ke Macau saya sempat flek kecoklatan yang saya kira mens selama 3 hari, karena dalam kondisi liburan saya tidak terlalu memikirkan hal tersebut. Sebelumnya saya juga pernah minum obat herbal/tradisional tersebut dan tidak mens selama 2 bulan. Sepulang berlibur dari Macau, saya sempat bulutangkis 2x. Pada minggu ketiga karena harus keluar kota, saya iseng aja beli test pack dan hampir tak percaya ketika hasilnya positif. Saya beli test pack lagi merek lain, hasilnya tetap sama. Akhirnya saya ke dokter dan dinyatakan hamil 7 minggu, bahkan detak jantungnya sudah terdengar. Saya dan suami sampai tidak percaya, dan besoknya saya periksa lagi ke dokter kandungan lain. Benar! Saya dinyatakan hamil 7 minggu. Benar-benar mujizat Tuhan saya rasa, karena disaat saya menyerah dan berserah (setelah mencoba semua cara) ternyata saya dinyatakan hamil. Saat tahu hamil saya sempat khawatir takut terjadi apa-apa, tapi saya pegang saran dr Ng Ying Woo – be happy (don’t worry). Jadinya saya upayakan hati selalu senang, dan tidak mengkhawatirkan segala sesuatu.

Selama hamil 9 bulan, saya hanya 2 kali muntah itupun karena maag. Kehamilan saya jalani dengan senang, saya bahkan sempat beberapa kali jalan-jalan keluar negeri. Untuk makan saya juga makan biasa, tidak menjaga secara khusus atau bagaimana – hanya menghindari yang sewajarnya saja. Akhirnya bulan Pebruari lalu saya melahirkan bayi laki-laki yang sehat, dengan berat 3,8kg dan panjang 50cm. Sharing saya ini untuk semua pasangan yang sedang berupaya memperoleh momongan, tetap semangat ya – terkadang hal yang paling mustahil pun mungkin terjadi. Saran saya sebaiknya jika sudah berusaha beberapa waktu secara normal, dengan obat-obatan, belum berhasil sebaiknya lakukan pemeriksaan menyeluruh. Kemudian bisa mencoba inseminasi, dan jika belum berhasil – Anda memiliki tabungan bisa mencoba bayi tabung. Jangan menunda, karena semakin tua usia maka obat-obatan yang dibutuhkan semakin banyak (makin mahal). Jika Anda mencoba semua dan belum berhasil, Anda juga harus belajar pasrah dan ikhlas. Terkadang disaat kita pasrah dan berserah, Tuhan turun tangan.

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (1 votes, average: 5.00 out of 5)
Loading...Loading...

posted in Berhasil hamil, Malaysia, PCO, Pengobatan alternatif, Singapore, Sperma bermasalah, Surabaya, Tuba fallopi bermasalah | 34 Comments


11th March 2014

BO di usia 10 minggu – Uray

Aslmkm n met mlm moms…
Nm sy Uray, sy mulai ikut prog BT bln okt ’13, stlh 3th lbh mnikah blom dianugerahi ktrunan. Pilihan jtuh ke BIC. Prtma kli dtg lgs utrkn mksd n lgs mulsi prog dgn hsl px USG ovum 3ka n 3ki, px lab hsl bgus n dimulai lah th/ hormon hingga hr ke 7.

Pd tgl 16 dilkukn ijn pmcah telur tgl 18 okt OPU dgn jlh 6 ovum dgn ukuran yg besar2. Krn ktrlmbtn info trnyata di rhim sy tumbuh polip lg (2011 prnh kuret coz polip endometrium) ET pun di tunda kmi mmlih utk tindkn pmbuangn polip trlbh dhulu… Dr 6 embrio trnyata 2good n 2moderat serta 2poor… dgn sgt trpksa hny 4 embrio yg di frozen, 2 direlakn… stlh tndkn HO n vakum 1bln akhrnya tgl 7 jan ’14 dilkukn FET, dr 4 FE,hny 2 yg kualitas pmblhn nya bgus, sdg kn 1 hny 50% n 1 lg gagal mmblah… diputuskn utk mmsukn 3 embrio. 12hr kmdian tgl 20 jan px bhcg, btpa gmbira nya hsl nya bgus 343… posif hmil.

2mg kmdian usg ditmukn 1kntong dgn ukurn 1, 49cm . 2mg kmdian usg ulg ukrn kntg brtmbh mnjdi 2, 59.. tp blom ditemukn bntuk n jntg by pdhl usia khmilan mnginjak 7mg6hr. Pd hr ini tpt usia khmilan 10mg6hr trnyata hsl usg msh mnunjukn tdk ada tnda adanya janin apalgi detak jntung nya:-[, dktr mngtkn BO… shock rasanya… tp ini diluar kemampuan kita sbg manusia, smua kehendak Allah SWT, mgkin sy mmg blum siap mnrima amanah mnrt Nya. Bgmn dgn moms yg lain….bgmn pngalman nya dlm mnjlni BT? Sharing ya….trims

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (1 votes, average: 5.00 out of 5)
Loading...Loading...

posted in Berhasil hamil, Jakarta, Kista, Masalah kehamilan | 30 Comments


19th February 2014

Bisakah kadar bHCG meningkat drastis dalam beberapa hari? – Gita

Haii..salam kenal

langsung saja ya..saat ini saya sedang menjalani program bayi tabung di salah satu klinik bayi tabung di sby. Saya ikut program bayi tabung karena ada masalah dengan saluran tuba, yang satu sudah dipotong(dulu saya pernah hamil tapi kehamilannya ektopik/KET) dan yang satu lagi mengalami perlekatan.

dari awal proses bayi tabung yang saya jalani semuanya lancar. saya dapat 8x suntik gonal (4x225iu dan 4x150iu). Pada saat OPU berhasil diambil 22 telur. Lalu yang berhasil dibuahi melalui ICSI ada 9 dengan kualitas 4 excellent, 4 good dan 1 moderate.

pada saat ET diputuskan ditransfer 3 embryo (2 excellent dan 1 good). dan pada hari ke 12 setelah ET disuruh cek kadar beta-HCG ke lab. tapi hasilnya cuma 0,6. yang artinya tidak ada kehamilan :-(

ada yang punya pengalaman gak, apa mungkin kadarnya akan berubah dengan drastis dalam beberapa hari ke depan sehingga menunjukkan adanya kehamilan? atau memang dari situ sudah bisa dipastikan ET saya gagal ?mohon share yaa….makasihh

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (7 votes, average: 3.86 out of 5)
Loading...Loading...

posted in Proses, Surabaya, Tuba fallopi bermasalah | 17 Comments


14th February 2014

Pengalaman bayi tabung pertama di MMC Melaka – Mona

Haiii. Salam kenal semua. Aku ingin berbagi pengalaman. Karena forum bayi tabung ini sangat2 membantu aku dr 1 thn sebelum aku memulai program.
Namaku mona umur 30th dan suami 34th. Feb 2012 pernah cek HSG di salah satu RS di johor dg hasil tuba non patent dan dokter lgsg beri opsi buat bayi tabung. Tgl 24 Okt 2013 aku ke RS MMC melaka atas saran dari teman untuk program bayi tabung dg dr.Selva. waktu aku kesana pas mens hari kedua utk cek darah dan suami cek sperma. Tadinya aku mau mulai program bulan januari tp dokter nyaranin di majukan ke desember.

  • Tgl 29 nov pas mens pertama aku telp ke RS. Hari ke 21 setelah mens aku di suruh dtg buat ambil suntikan superfact.
  • Tgl 19 des aku mulai suntik superfact 10unit tiap 12 jam sekali sampai aku mens (mensnya suka mundur brp hr) tgl 2 aku mens tgl 7 aku di suruh ke RS. Jdinya aku suntik superfact selama 20hr.
  • Tgl 7 jan 2014 aku dtg k RS cek darah trus di kasi suntikan puregon untuk besarkan telur 150iu slma 7 hr di lanjut dg superfact 5unit 1 kali sehari. Setelah 7 hr kembali ke RS untuk cek telur. Telurnya ada 12 tp masih kecil2. Di tambahin lg menopur selama 2 hr dg dosis di naikkan menjadi 225iu. Setelah itu cek lg ternyata masih blm mencapai target besar telurnya.menopur di ganti dg suntikan puregon 300iu selama 2 hr.
  • Tgl 20 jan kembali ke RS utk cek telur dan estradiol. Oh ya estradiol aku rendah kemungkinan telurnya byk kosong kata nurse nya.tp telurnya udah cukup besar jd bs di ambil. Mlmnya jam 8.30 aku suntik pecah telur..
  • Tgl 22 jan jam 6 aku OPU. Ga sakit krna di bius total. Jumlah telur 12 tp yg di ambil cm 6. Mgkn cm 6 itu yg ukurannya besar. Besoknya aku ke RS utk nanya hasil telur. Nurse nya blg dr 6 telur yg jd cm 2. Sediihh sempet nangis karna aku ga punya cadangan. Kl gagal mesti ulang dr awal lg. Tp suami trus ks support smga yg 2 ini jadi.
  • Tgl 25 jan aku ET. sblmnya di USG ngeliat ketebalan dinding rahim. Dokter blg ketebalannya bagus. Sedikit membuatku lbh semangat. Sebelum ET aku dan suami di panggil ke bag konselling. Disitu diterangkan kualitas telurku. Alhamdulillah dua2 nya excellent. ET ga begitu sakit cm nahan pipisnya yang aduhaaaiiii heheee.. proses ET berlangsung slama 15 menit setelah itu istirahat d ruang pemulihan 1 jam kemudian kembali ke ruang ruang dokter buat ambil suntikan dan obat2an.

Setelah ET, disaranin utk istirahat 2 hari. Setelahnya kt boleh melakukan aktivitas seperti biasa. Setelah plg ke apartemen aku istirahat sebentar tp byk bolak balik WC jg karna pipis trus. Aku gerak seperti biasa ga merasa kl udah ada embrio d dalam rahim.

Hari ke 4 pasca ET aku jalan2 ke mall, makan, belanja ya seperti biasa yg penting rileks. Cm aku merasa mudah cape nafasnya ngos ngosan kl byk jalan. Dr hbs ET pinggang sakit payudara sakit persis kayak mau mens.

Hr ke 9 tgl 3 feb tararaaa aku kluar flek sore harinya. Lumayan byk sih aku sempet pake pembalut (padahal sebelumnya mmg berharap ada flek. Menurut yg ku baca pengalaman teman2 disini flek itu tandanya embrio menempel). Fleknya tdk seperti yg d garapkan. Aku pikir hanya sebatas garis coklat di celana dalam ternyata byk tp byk jg. Aku pikir yaah berarti aku mens soalnya mmg tanggal2 nya.lgsg coba testpack negatif hasilnya. Malam dan keesokan paginya ga ada kluar lg. Besoknya tgl 5 hr ke 11 pagi2 aku coba testpack hasilnya 2 garis tp garis 1 nya samaaaaaaaarrrr. Besoknya aku coba lg dg tespack yg berbeda tetep samar jg.

Tgl 8 feb saatnya bagi raport.. pagi jam 7.30 aku udah tiba di RS untuk cek bhcg d lab saking semangatnya lab aja blm buka. Hasil lab baru keluar 2 jam. Jam 9.30 aku di panggil ke ruangan dokter. Dengan dag dig derr tangan dan kaki yg dingin ga sabar nunggu dokter ngomong. Akhirnya dokter mengatakan. Selamat ibu positif hamil.. ga terasa air mata netes. Alhamdulillah ya allah. Oh ya BHCG ku 968. Tgl 22 aku di minta dtg ke RS lg buat cek kantung janin. Semoga semuanya lancar..

Pada masa 2ww aku di kasi suntikan untuk 14 hr, obat progynova, duphaston, aspirin, prednisolone sama obat utrogestan yg buat di masukin ke vagina.
Setelah positif masih di kasi obat yg sama cm di tambah folic acid dan surbex. Utk 14 hr ke depan. Total biaya yg sy keluarin sekitar 18.000 rm.

Terima kasih buat forum ini karna byk membantu program yg aku jalani..

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (3 votes, average: 3.67 out of 5)
Loading...Loading...

posted in Berhasil hamil, Biaya, Malaysia, Obat, Proses, Tuba fallopi bermasalah | 19 Comments


12th February 2014

Pengalaman bayi tabung di RS Siloam Surabaya Jan 2014 – Aida

Dear All,
Nama saya Aida, saya ingin bagi2 pengalaman setelah menjalani program bayi tabung di RS Siloam Surabaya bulan Jan 2014.

Awal ikut program ini saya tidak tahu sama sekali apa yg dimaksud dengan long protocol atau short protocol. Pertama ketemu dgn androlog dr. Aucky Hinting saya hanya dijelaskan biaya dan jadwal suntik sampai pengumuman yg beliau tuliskan di secarik kertas.
Hari ke 3 mens bulan des 2013 pertama kali saya dan suami ktmu dgn dr.Aucky, dihari yang sama kita langsung cek lab darah untuk hormon dan screening virus utk suami. Sore hasil labnya kami terima dan dokter menyatakan baik2 saja dan kami bisa memulai program dgn diawali suntik gonal f . Saya dan suami saat itu meminta untuk undur sebulan hingga Jan 2014 krn masih belum siap dan juga minggu terakhir bulan des suami sudah terikat janji kerja .
Dokter menyarankan kami datang di hari ke 2 atau ke 3 mens bulan Jan 2014 dan tanpa harus mengikuti test darah ulang lagi.
Info tambahan, selama sebulan suami saya dikSi obat minum Q-teen dan saya dikasi Glukopage 500mg yg saya sendiri tidK tzhu kedua obat itu untuk apa. Konsultasi dgn dr. Aucky kesannya terburu2, dan tidak banyak informasi yang bisa kami kumpulkan, saya dn suami hanya mengikuti apa kata dokter aja dan menuruti semua aturan.

Mens ke 2 bln Jan saya di USG dan sorenya sudah langsung suntik gonal f hari pertama, hasil USG pun saya tidak diinformasikan seperti apa, apakah rahim saya sehat atau bagaimana saya tidak tahu, dktr hanya bilang nanti sore suntik pertama. Terakhir saya tahu bahwa ginekolog yg me USG saya namanya dr. Hendro Pramono.

7x suntik gonal f dokter usg saya kembali dan hasilnya saya hanya punya 6 telur saja, dan dktr memutuskan untuk besoknya langsung suntik pecah telur krn ukuran sel telur saya sudah maksimal, 22,20 itu saja yg saya ketahui.
Besoknya saya dijadwalkan opu jam 6 pagi dan suami harus bawa sperma ke RS didalam wadah sterill yg disiapkan pihak RS, sperma tersebut harus sudah di serahkan sebelum 1 jam . Jam 5.40 pagi suami mengeluarkan sperma dan tepat jam 6 kita sudah di RS. Sampai di RS semua ruangan masih gelap dan tidak ada satupun petugas yang ada di klinik fertilitas. Saya mulai bingung dan stres krn kawatir sperma suami akan spoil. Jam 6.30 seorang suster datang dan saya langsung masuk menyerahkan sperma suami, susternya bilang silahkan di tunggu diluar ya bu kami masih siap2. Wow…..tambah bingung, saya bilang sperma suami sudah dikeluarkan dari tadi saya takut spoil, ya gak apa2 bu tunggu aja. Dengan langkah gontai saya keluar dan hanya terduduk menunggu saja.
Jam 7.30 saya dipanggil masuk ruangan utk proses opu, sayz yang pertama. Bertanya2 dalam hati kenapa disuruh datang ke klinik jam 6 kalau prosesnya jam 7.30 ya, tapi gak apa2, their rule anyway?
Telur saya hanya 5 yang diambil krn yang 1 nya ukuran kecil diputuskan utk tidak diambil. Setelah opu saya tidak dikasi obat apa2 hanya disuruh pulang saja, penasaran saya tanya lagi ke suster, sus apa saya ada obat minum dibawa pulang, simply answer tidak ada bu. Saya lihat teman2 yang opu barengan dgn saya di kasi crinon.
Ok, saya langsung pulang dan istirahat, 3 hati kemudian saya dijadwalkan et, hanya 2 telur yang ditanam krn yang 3 dinyatakan perkembangan lambat dan rusak.

Suntik penguat 3x selang waktu 3 hari, lalu 12 hari setelah et pengumuman. Hatimpengumuman paginya saya diambil darah, saya disuruh menelepon ke klinik jam 12 siang utk hasil nya. Pas jam 12 siang saya telpon hcg saya 65,34. Malamnya disuruh ketemu dr. Aucky. Malamnya sys bertemu dokter dan dokter anyatakan saya positif hamil. Thanks God for never ending blessing, terima kasih tuhan….bahagia luar biasa, syukur yang tak berkesudahan saya panjatkan kepada Tuhan.
Besoknya saya flek coklat, saya agak panik tpi berusaha tenang, saya telpon ke klinik diangkat dgn nada sekena nya saja, ya suda ibu istirahat besok ke dokter. Saya kenapa sus? Gak apa2 bu santai aja.
Sakit hati…..jangankan nunggu besok, dalam hitungan jam aja saya agak kawatir. Info tambahan saya sendiri di kos lho para bunda…….suami msh di kota asal kami di Bali yang akan segera datang 2 hari ke depan. Flek gak berhenti lalu saya telpon lagi ke klinik besok paginya, saya disuruh ke klinik utk cek hcg lagi, itu aja saya gak dikasi obat apa2, jam 12 siang saya telpon hasilmhcg saya naik ke 287, lagi2 terima kasih tuhan sambil bercucuran airmata, bukan airmata sedih lho bunda….tapi airmata haru bahagia

Flek bukannya berhenti tapi malah tambah banyak, padahal saya sama sekali tidak jalan2 dan saya bed rest total, makanan juga saya jaga sebaik mungkin yang bergizi kebetulan saya ikut catering ibu program bayintabung. Saya telpon ke klinik lagi dan disuruh ke klinik laginutkncek hcg lagi. Siangnya hasil hcg saya 687 dan dokter perintahkan saya untuk opname.

Kebetulan suami udah datanga lalu kami pergi ke RS untuk opname, saya di infus dgn duvadillan dan di suntik penguat prolutan dan selama 3 hari opname saya di cek hcg lagi, hcg saya turun ke 450, doker katakan saya gagal dan belum berhasil saat ini

Tangis saya langsung pecah, suasana sedih meliputi kamar 101 tempat saya opname, yang paling buat dada saya teriris melihat airmata suami menetes dan membasahi paha saya saat itu krn dia menangis dipangkuan saya. Kami gagal, kami pasrah ya tuhan….ampuni kesalahan kami bimbing kami selalu ya tuhan.
Yang paling menyakitkan di siang itu jug suami harus pulang ke bali krn ada urusan top urgent di kantornya. Sementara dr. Hendro mengztakan saya harus istirahat selama seminggu dan akan di usg ulang jika ada bekas ketinggalan di rahim.

Setelah selesai bayar biaya opname suami mengantar saya ke kos dgn penuh airmatz dan tubuh yg kaku spt mayat, jalan tak merasa menginjak bumi, di jam yg sama suami meninggalkan saya terpaku duduk ditempat tidur dgn simbahan airmata dan dia berangkat pulang. Seucap kalimat yang saya katakan, lindungimsuaminhamba dlm perjalan pulang tuhan,,,,hamba tahu ini bukan kehendaknya tapi situasi yang menempatkan dia di posisi ini.

Sehari semalam saya tidak lapar, tidak haus dan tidak ngantuk. Ibu kos yang kawatir akan kondisi saya membawakan saya makanan dan minuman, tapi perut tidak mau menetimanya.

Bunda……coba bunda bayangkan perasaan saya yang harus tinggal di kos selama seminggu menunggu hal yang saya sudahbtau bahwa tidaknada lagi yang perlu saya tunggu….sungguh berat cobaanmu ya tuhan,a muliakanlah hamba, kautkanlah hamba.

Bunda…..walau demikiN saya tidak mau menyerah, saya sudah berdiskusi dengan suami utk mengulang kembali program ini, bunda juga demikian ya……mari kita berjuang tanpa menyerah, bukankah hamba tuhan tak kenal lelah untuk berusaha……
Semangat ya bunda….god bless us, god bless universe.

Jika bunda2 yang lain ingin memberikan komentar kenapa ya kira2 saya bisa keguguran setelah hcg naik berlipat2 sepertinitu padahal saya sudah dalam penanganan medis krn saya sudah opname? Mohon sarannya ya bunda…..saya tunggu

Salam hangat
Aida,,,yang terus berusaha dan berjuang
A

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (4 votes, average: 4.75 out of 5)
Loading...Loading...

posted in Pengalaman di klinik/rumah sakit, Proses, Surabaya | 59 Comments


11th February 2014

Bayi tabung 1 berhasil, Azoospemia berat (very severe OATS) dan PCO – Wenny

Hai para moms and mom to be semua, senang sekali saya bisa berbagi dengan teman teman semua mengenai pengalaman bayi tabung saya. Perkenalkan saya Wenny yg sebelumnya posting mengenai suami azoospermia bisakah hamil? sebelumnya saya pasif reader namun saya sudah berjanji dalam hati saya bila saya nanti positif maka saya akan posting pada teman teman kana saya merasa sangat terbantu dengan adanya forum ini. oiya posting ini saya ketik dmulai hari ke 10 pasca ET hehehehhehehe supaya nanti kl positif hamil ga males2 nulisnya.

Forum ini sangat berguna dan memudahkan saya menjalani proses bayi tabung bahkan seakan akan saya sudah mengalami semua prosesnya karna banyaknya postingan mengenai program bayi tabung. saya berusia 32 thn dan suami 40. saya sudah menikah 7 tahun dan tidak pernah hamil. Karena saya sekolah lagi yg memakan waktu 5 tahun otomatis saya dan suami kurang concern thd program hamil sampai saat 2 tahun lalu saya mulai memikirkan mengenai anak.

Singkat cerita saya mulai periksa diri dan suami periksa sperma. Analisis beberpa dokter bilang saya PCO ( dr Taufik J- Bunda, dr K- RSCM) namun beberapa dokter mengatakan saya tidak pco ataupun hanya pco ringan ( dr Ivan sini- Bunda, Dr Ng peng Wah-Penang). oiya memang mens saya tidak teratur bisa 4-5 x saja dlm setahun. analisa sperma menunjukkan very severe OATS ( azoospermia berat) karena bilateral varikokel grade 2 di testis.

Semua dokter memberikan opsi bayi tabung. sehingga saya dan suami lsg memutuskan akan bayi tabung tanpa perlu memikirkan prosedur operasi2, vitamin2 sperma karena takes time and wasting time. kami akhirmya memiih ke Penang karena saya males antri yg begitu banyak ke dr Ivan di Bunda padahal saya kl konsul ke beliau gratis lohhh hehehhehehe.

Sebelum bayi tabung, 1 bulan sebelumnya saya sudah jaga makan.
Saya blender 4 tomat+1 wortel dan 1 apel yg saya minum pagi dan sore.
Sarapan : 2 gelas blender+ kacang ijo seporsi ( tanpa santan) + putih telur rebus 4-6 butir sekaligus.
Makan siang salmon dipanggang/ goreng pake minyak jagung+ sayur+ nasi.
Sore makan alpukat 2 buah+ madu 1 gelas.
Malam: minum blenderan buah 2 gelas + Royal jelly yg liquid 5 sendok.
Vitamin yg aku minum asam folat ( merk folavit), minyak ikan hiu ( bukan salmon) yg kebetulan dibawa adikku dr Jepang, propolis tablet 2/ hari sebagai antioksidan.

Untuk suamiku aku kasi propolis tablet, surbex Z ( yg kandungan zinc tinggi), Q10 ( antioksidan) itu semua aku kasi bukan saran dr dokter tp hasil aku searching research di luar dan dalam negeri. kalo dr Taufik plg kasi surbex n antioksidan juga.
oya pada waktu kontrol dengan dr Ng dia mengatakan pd suami saya dia akan coba karena kondisi sperma suami yg very bad ( dr Ng kasih sign kl kasus kami bad bad bad). saya sudah pasrah sama semuanya yg penting jalanin saja dulu.

Singkat cerita program dimulai 13 januari dan saya menjalani short protocol. mendapat suntik gonal F 137.5 IU selama 9 hari. USG dari awal hanya dilakukan 4 x dan selama suntik suntik saya ga ada periksa estradiol.
Kemudian tgl 24 Januari OPU. Proses opu dibius jd ga berasa sakit, sperma suami diambil dengan cara alami tanpa operasi PESA/ TESA. kita juga kaget kok bisa alami ya secara sumbatannya uda grade 2 tapi itulah kuasa Tuhan dan kemampuan Dr Ng yang kerennnnn.
Dari OPU didapat 21 telur kemudian dilakukan proses ICSI. 2 hari kemudian dijelaskan terjadi pembuahan menjadi 8 embrio dan 1 kualitasnya poor maka sisa 7 dan Puji Tuhan semuanya kualitas excellent. Dokter memutuskan untuk mentransfer 2 embrio saja. ET dilakukan tgl 27 dengan proses yg singkat. pasca ET saya diberi obat cyclogest yg dimasukkan ke vagina 2 x/ hari. Ga disuntik penguat sm skali.

Pasca ET saya tetep stay di Penang sampai result. Pasca ET saya disuruh tiduran 20 ,menitan trus lsg jalan ke aptik beli obat tp sesampai di apartemen saya bedrest tapi masih turun ke kamar mandi yg berada di dalam kamar dan sesekali ke dapur utk ambil2 sesuatu. Pasca ET pola makan saya masih sama namun saya tambah susu kedelai dan susu L men To go 2 kotak / hari. konsumsi asam folat dan minyak ikan diteruskan hanya propolis saya stop.
Kegiatan saya hanya bedrest di tempat tidur, membaca, nonton, baca2 dan berdoa. hari ke 9 dan 10 pasca ET saya testpack dan hasilnya ada 2 garis, hanya satunya samaaaaaarrr bangettttt. hari ke 11 garis keduanya makin jelas tp tetap tidak seterang garis pertama. ga mau ke GR an akhirnya nunggu hari H nya saja tgl 8 Feb ( hari ke 12 pasca ET).

Prinsip saya menjalani bayi tabung adalah: Do my best and lets God do the last. Jadi intinya saya benr2 menjaga pola makan saya, saya jarang makan vetsin, sesekali masi makan char kwetiao yg terkenal di Penang hehehehehhe, masih makan saos sedikit2 utk temennya roti + telur+ keju dipagi hari. selain itu saya ga makan apa2 kecuali menu tsb.

saya juga bener2 istirahat dan tidak mau memikirkan hal2 yg sulit, saya tetep ketawa2, nonton2 tv yg lucu, baca2 pokoknya diusahakan serileks dan seenjoy mungkin. saya ga mau manja manja, bosenan atau apapun deh..jalani saja semua dengan enjoy..karena bila saya gagal maka saya sudah merasa puas karna sudah do my best sebagai manusia. kalau masalah hasil itu sudah otoritas Tuhan, ga bisa diganggu gugat maka saya pasrahhh totall….oiya sy suka ajak embrio saya ngobrol hihihihihi jd supaya betah di perut mommnyaa…

Biaya yg dikeluarkan :
obat suntik2 : kira2 1600 RM
biaya opu + ET : 5100 RM
freezing embrio + cyclogest pasca ET: 1850 RM
periksa2 lab istri dan suami 500 RM
total kurang lebih 9000 RM ( 1 RM 3780-3800).

mengenai totalnya aq bener2 ga inget karna ga nulis sama sekali. biaya aku yg mahal transportasi Jakarta- Penang + stay 2 minggu dan menyewa 2 kamar sekaligus ( 1 kamar untukku dan 1 lg saudaraku yg datang utk bantu urusin).
stay di mewah court dengan ko Eric so far dia baik dan ngelayanin kita2 dengan baik. dia bahkan mau loh jemput suamiku ke airport jam 1 pagi…nice dehhh…kamar bersih, dapur lengkap dengan peralatan modern dan kondisi bagus semua, TV f.at 42 inch dan dengan astro jd nonton HBO + fox movie mulu aku ga bosenn dehhh….bener2 nyaman disana.

Kamarnya yg kamar mandi dalam 60RM/ hari ( harusnya 65RM) dan kamar mandi luar tp agak gede kamarnya yg utk sodaraku 45 RM( harusnya 50RM) q itu masing2 udah dikurangi 5 RM karna khusus utk yg bayi tabung dikurangi sama harga kamar.
totally utk 2 kamar selama 2 minggu 1600 RM dan tiket pesawat kurang lebih 10 juta ( untuk kami berdua) tp itu dikarenakan suamiku bolak balik JKT- Penang ( dlm 2 minggu uda 3 x bolak balik) dan wkt itu imlek jd harga pesawat mahal.

oiya..today udah bagi hasilll….horeeee Puji Tuhan akudinyatakan positif hari ini dengan nilai BCHG: 341. Puji Tuhan karna ini BT pertama dan penantian selama 7 tahun..kata dokter kondisi telurku bagus sehingga menolong sperma. Ga ada suntak suntik penguat sm skali padahal aku uda minta…hanya dikasi cyclogest vaginaln2 x/ hari dehhh….dokter nanya mau cek 2-3 minggu lg ke Penang ga? aku iyain ajaaa karna seneng aja sm timnya Dr Ng. oiya Dr Ng ini moody an, judess, cerewet kaya kakek2 tapi tangan dingin. Ga kaya dokter indo yg ramah2, dia pelit senyum, pelit omong…saya sih uda pasrah aja ama dia, ga banyak nanya karna uda nyari2 sendiri di internet dengan begitu dia merasa aku sbg pasien ga tll cerewet. Mungkin ini tips yaa yg mau ke sono..jangan memandang dokternya yg jutek tp pandang aja tangan dinginnya dia…tingkat keberhasilan di sini per Juni 2013 mencapai 45-50% ada statistiknya di tempel….tp bagi pasien yg cerewet2 dan terbiasa manja dengan pelayanan dokter di Indo saya sarankan ga usa program disini nanti sakit hati merasa dokternya galak walaupun itu memang hak kita heheehehehehehehe

selamat menjalankan program ya semua…saran saya disetiap suntikan berdoalah supaya semua obat yg masuk jd berkat bagi kita. Saya mengandalkan Tuhan 100% pada program ini dan ga pernah memandang prosesnya, saya bener2 totalpasrahh pada Tuhan Yesus dan ternyata Tuhan memberikan lebih…

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (4 votes, average: 4.00 out of 5)
Loading...Loading...

posted in Berhasil hamil, Biaya, Malaysia, PCO, Persiapan, Proses, Sperma bermasalah | 82 Comments


  • Recent Comments

  • nita: Makasih tnn2 doanya.. Nih h2c jg mb nunggu tgl 1 juni....
  • Intan: Hayaah ternyata mbak Dini usianya 32 ya suami yg 43 hihihi maaf...
  • Intan: Waah kalau baca pasien di atas 40th jadi ingat pengalamanku :)...
  • nita: Hallo saya newbie di sini baru sekitar 1 minggu saya bca2 web...
  • Rini: Mb nurma: sdh sy add ya pinx…. mb nita: g lama lagi ya mb...
  • Eby: Hai mb Dini.. Semoga hasilnya positif ya.. Update lagi klo sdh ada...
  • ika: mba Radifa Betul sekali mba..semua atas izinNya ..sy doakan semoga...
  • Laksmi: Hai Mbak Dini, Sepertinya kita OPU barengan deh. Aku juga tgl 20...
  • Search

  • Polls

    • Menurut Anda, keberhasilan bayi tabung terutama disebabkan oleh: (pilih max dua)

      View Results

      Loading ... Loading ...