bayi tabung

Pengalaman bayi tabung dalam mengatasi masalah kesuburan untuk mendapatkan si buah hati

11th March 2009

Niat ikut bayi tabung setelah menjalani laparoscopy – Rini

Hallo semua….salam kenal nama saya Rini, terima kasih sebelumnya saya bisa bergabung sekaligus berbagi pengalaman.

Saya berumur 28 thn dan suami 30 thn, kami menikah sudah memasuki thn kelima, dan sampai sekarang kami masih belum mempunyai keturunan. Kami mulai periksa setelah 1 thn pernikahan tapi selama periksa saya hanya dikasih obat penyubur hampir 1 thn lamanya, tanpa ada pemeriksaan lebih mendetail, jadi deh bukan hamil yang didapat tapi malah lemak yang berjubelan dimana-mana, heee…2x.

Akhirny saya berhenti periksa, setelah 1 thn kemudian baru saya periksa lagi di dokter yg berbeda, dan saya dianjurkan untuk langsung laparoscopy di dr soetomo graha amerta. Oh ya waktu itu kami sama sekali tidak tau apa itu laproscopy dan dijelaskan oleh perawat graha amerta bahwa itu adalah operasi kecil dan harus bius total dengan biaya 5 jt-10 jt jika ada endometriosis.

Setelah dipertimbangkan kami akhirnya memutuskan untuk operasi saja walaupun berat karena alasan uang jg tp jg saya ketakutan jika di diagnosis dokter saya tidak bisa pnya anak scr normal. Tapi lebih baik daripada saya meraba2x penyebab lamanya kami blm punya keturunan.

Singkat cerita jam 7 pagi saya sudah sampai di rumkit dengan perasaan yg campur aduk karena jujur saya paling takut jarum suntik, jam 9 saya masuk ruang operasi, jam 12 siang saya sudah siuman. Yang saya rasakan sehabis siuman pengen kencing dan saat kencing sakit bgt dan tentu saja bagian bawah pusar sakitnya minta ampun.

1 jam kemudian saya sudah ganti pakaian, sampai2x suster heran kok cpt bgt sadarnya padahal waktu itu masih ngarasa pusing bgt. Saat itu jg saya sudah diperbolehkan pulang tanpa ada acara rawat inap segala lho. Oh ya yang menangani laparoscopy saya waktu itu Prof. Dr Syamsul.

1 minggu kmdn saya cek bekas jahitan dan diagnosis dokter tuba fallopi tersumbat pada bagian pangkal sehingga tidak ada tindakan medis untuk membuka sumbatan tp Alhamdulillah tidak ada endometriosis sehingga biaya operasi saya hanya 5jt. Jalan satu2xnya untuk mendapatkan keturunan hanya dengan bayi tabung dengan biaya30 jt-40jt tergantung umur jg. Tapi karena faktor biaya yang lumayan mahal dan jg takut gagal kami menunda sampai kami sudah siap dari segi finansial maupun mental.

Sejak saya membaca situs ini saya blm pernah baca ada yg progam bayi tabung di dr soetomo graha amerta, jadi tolong dong bagi infonya kalau ada yang pernah menjalani progam bayi tabung di graha amerta. Please….! thank’s sebelumnya.

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (8 votes, average: 3.88 out of 5)
Loading...Loading...

posted in Biaya, Persiapan, Tuba fallopi bermasalah | 18 Comments


4th March 2009

Pengalaman keberhasilan bayi tabung – keluarga Ira

Hallo temen temen semua, mau berbagi pengalaman keberhasilan mengikuti program Bayi Tabung di BIC Jakarta. Sebenar nya hasil test kehamilan sudah di ketahui positif sejak tgl 22 January 2009, cuma aja perasaan bahagia sekaligus dag dig dug menanti saat nya USG pertama dan kedua yang bikin saya menunda berbagi kabar bahagia ini melalui Web:).

Bulan November 2008 kami memulai program BT di BIC dengan Dr. Ivan Sini, sebelum memutuskan mengikuti BT kami terlebih dahulu konsultasi ke 3 RS berbeda, pertama di BIC, Harkit dan RS Family. Setelah melakukan konsultasi dgn semua dokter di 3 tempat, akhirnya saya dan suami memutuskan untuk memilih Dr. Ivan di BIC di karenakan merasa lebih nyaman dgn pelayanan, tempat dan cara dokter memberikan penjelasan kpd kami.

Program BT yang saya jalan kan adalah long protokol di karenakan usia saya yg baru akan memasuki usia 31 thn. Diadakan pemeriksaan lengkap terlebih dahulu (darah, hormon, torch, hepatitis, sperma, pap semar dll) setelah semua hasil test ok pada tgl 20 Nov. langsung mulai treatmen. Mulai dari minum pil KB mycrogynon 21 hari, di lanjutkan dgn semprot synarel, suntik Gonal F 9 hari dengan dosis rendah 150IU saja di karenakan jumlah sperma suami sedikit jadi dokter tdk perlu memberikan dosis tinggi, 36 jam sebelum OPU di suntikan Ovidrell (pemecah telur) dan synarel juga di stop.

Pada tanggal 6 January dilakukan OPU, pada saat di lakukan opu kita di bius jadi tdk merasakan apa apa dan proses nya pun sangat cepat kurang dari 1 jam. Sebelum masuk ruang operasi dokter nya bilang dia akan menulis kan di telapak tangan saya berapa jumlah telur yg berhasil diambil menurut saya hal tsb sangat unik. Lucu nya1 jam kemudian saya sdh tersadar dan pertama kali yg saya lakukan adalah mengecek telapak tangan untuk tahu jumlah telur ternyata ada 12 yg sdh matang:). Suami sempat mengabadikan pemandangan lucu tsb dgn kamera. Sampai sekarang klu melihat photo saya sendiri dlm keadaan 1/2 sadar mengecek telapak tgn bikin senyum2 sendiri.

Tanggal 9 January proses ET dilakukan, di karenakan jumlah sperma yang sedikit dan pergerakan nya kurang cepat dari proses penyatuan sperma dan telur yg berhasil diambil hanya 7 yg berhasil membelah pd hari ke 2. Dan pada hari ke 3 (yaitu tgl 9 jan) embrio dgn pembelahan baik hanya tersisa 3 saja yang 4 stop membelah. Sehingga dokter memutuskan untuk mentrasfer ke 3 embrio tsb (1 kwalitas excellent, dan yang 2 kwalitas sedang).

Oh iya mungkin kami agak sedikit berbeda dgn yang lain sbm memulai program kami ada permintaan khusus ke Dr. Ivan bahwa harapan kami tdk mendapatkan bayi kembar, klu bisa kami ingin berhasil dgn 1 bayi yang sehat:). Karena kalau bisa kami ingin merencana kan anak ke dua dgn program yang sama lain waktu.

Proses ET dilakukan hanya dalam waktu 15 menit saja, tanpa di bius. Sebelum ET kita di haruskan banyak minum air putih min 600ml dgn tujuan agar proses pemasangan kateter lebih mudah. Pada saat proses ET dilakukan tdk terasa sakit asal kan kita relaks dan kita bisa melihat ke layar monitor nya langsung. Saat itu suami menemani dan kami sangat terharu melihat proses tsb. Dr. Ivan sangat hati2 dan sabar dlm melakukan nya dan sangat akurat yaitu 1.1mm dari dinding rahim. Setelah ET kita di biarkan berbaring. Saat itu saya hanya berbaring selama 1 jam saja dan di perboleh kan pulang. Setelah ET saya di kasih obat penunjang spt, Crinone 8% yang di oleskan ke dalam mrs. V setiap malam, duphaston diminum 2x sehari serta folic acid yang tetap di minum 1x sehari. (ET+2Hari)saya harus melakukan test darah untuk mengecek (E2) berdasarkan hsl test estradiol ternyata hasil nya stabil. Esok hari nya (ET+3H)dokter memutuskan hanya memberikan dosis rendah untuk pregnil (penguat kandungan) 750 iu saja.

Setelah ET saya hanya bed rest selama 2 hari saja hari ke 3 sdh jalan jalan di sekitar rumah melakukan aktivitas yang menghibur seperti baca buku, nonton DVD, browsing computer. Hari hari selanjut nya sdh bisa makan siang di Mall or makan malam. Tdk banyak jalan atau naik turun tangga. pokok nya masa penantian saya bawa happy and relaks. Sesekali perut merasakan reaksi dan sedikit mules spt mau mens tapi syukur nya tdk mens:). waktu check ke dokter dokter nya blang embrio sdg berjuang untuk menempel di rahim pd h ke 5/ke 7 setelah ET. Oh iya dgn team BIC (Dr. Ivan, Dr. Agustine dan embriologist) mereka bisa di hubungi melalui SMS atau tlp loh, mrk akan menjawab semua pertanyaan2 walau pun pd saat2 penantian kita di rumah. 5 hari setelah ET ada perubahan pada payudara dan perut, agak membesar, kembung dan begah. hari ke 10 stlh ET sdh mulai sering buang air kecil.

Pada tanggal 22 jan tibalah saat sat yang mendebarkan itu, Test urine dan BHCG pagi pagi di RS Bunda. Sambil nunggu hsl test urine saya makan di cafe tiba tiba tlp ku berdering ternyata dari Dr. Agustine yg mengucapkan selamat “HASIL NYA POSITIF” dengan bhcg 302, menurut dokter dgn hasil tsb cukup kuat dan kemungkinan hamil tunggal. Wah rasa syukur tdk henti henti di panjatkan, atas terkabul nya doa doa kami, agar berhasil langsung dalam program pertama BT kami. Saat itu juga saya langsung ngacir kerumah mama untuk ksh tahu berita bahagia.

Perjalanan masih panjang. Saat ini kehamilan ku sdh memasuki usia 9.5 minggu sdh 2 kali USG terharu melihat pertumbuhan nya dan mendengarkan detak jantung janin yg sangat kuat.

Dokter juga mengingatkan bahwa dia telah berusaha sebaik mungkin sesuai prosedur dan prmintaan kami tetapi hasil akhir tetap ada campur tangan sang pencipta, jadi dia menganjurkan kami untuk banyak berdoa.

Terima kasih Dr. Ivan and team nya yang sangat professional serta memberikan pelayanan yg baik selama proses BT. Doa kan ya teman teman semoga kehamilan nya berjalan lancar sampai dengan lahiran.

Buat temen temen yang sedang mencoba atau yang akan mencoba semoga menyusul keberhasilan kami amin.

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (6 votes, average: 1.50 out of 5)
Loading...Loading...

posted in Berhasil hamil, Jakarta, Obat, Proses, Tempat program bayi tabung | 81 Comments


21st February 2009

Akhirnya saya hamil – Therez

HAI SEMUANYA!!!!! GW HAMIIIIIIIIIIIIIIIIIIILLLLLLLLLLLLLL!!!!!
Makasih Tuhan.. Makasih dokter Taufik n BIC team.. Makasih teman2 atas doa2nya..

Lama banget sejak gw terakhir nulis disini. Pas itu baru suntik gonal H1. Setelah gonal H5, tnyata telor gw baru dikit n posisinya susah. Gonal diterusin+tambah cetrotide 3hr. Hari ke9 telur gw jd 14. OPU 3 hari kemudian. Pas OPU sempet sport jantung gara2 awalnya dibilang dari 10 telur yg diambil cm 1 yg bagus.

Ternyata berkat usaha dr Taufik n team BIC telur2 tadi berhasil diproses lagi jd 6 yg bagus. Besoknya dapet kabar kencan si eggy n si spermy, tnyata ke 6 eggy berhasil dibuahi jadi 6 embrio..What a miracle..

Pas hari ET ditanem 3 emby yg excellent+good. Mulailah 2 minggu yg panjang. Secara gw biasa sibuk n baru kali ini hibernasi di rmh. Gw cm tahan bedrest 3 hari, abis itu gw jalan seputar rumah n sempet ke mall. Gak ada tanda2 apapun, cm kadang perut rada begah (gw sangka begahnya gara2 kebanyakan makan..)

Hari ‘terima rapor’-pun tiba. pagi2 gw cek urin+darah. Nunggu hasilnya 2 jam. Rasanya jantung gw ada diluar badan..perut gw mules2, n tangan gemeteran. Gw trus minta tlg susternya ngintip hasilnya.
Datanglah si suster sambil senyum2..”belum diprint sih bu, tapi selamat dulu ah” katanya.. “beneran nih sus, saya hamil?” tampang gw pasti bego banget.
“beneeeer bu.. selamat ya..”

Gw gak bisa ngapa2in selain nangis n meluk ntu suster.. suami gw gak tau mesti ngapain selain ikutan meluk gw dari belakang.. bayangin, pas itu lg di ruang tunggu.. malu jg sih, tp gmn lg, gak tahan.. abis ntu kita pulang nunggu hasil BHCG.

Di SMS dr Agustine tnyt hasilnya 265. Jd klihatannya tunggal dan cukup kuat.. gw msh hrs suntik proluton 1x/minggu n minum utrogeston 2x/hari. perjalanan masih panjang, tapi bersama Tuhan pasti mukjijat demi mukjijat akan terus terjadi…
Skali lg makasih temen2…

Taken from a comment in Salam dari Therez

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (8 votes, average: 2.50 out of 5)
Loading...Loading...

posted in Berhasil hamil, Jakarta, Proses, Tempat program bayi tabung | 149 Comments


13th February 2009

Foto bayi tabung – Tiara dan Berlian

no images were found

Si Kembar yang lahir beda tahun…
Nama: Tiara Novena (Aya) dan Berlian Novena (baby Chaty)
Keduanya dari Program Bayi Tabung di RS dr Sardjito Yogyakarta, Tiara Novena BT program IVF (Invitro Fertilization) dan Berlian Novena BT Program Simpan Beku Embrio
Nama Ayah/Ibu : Donny – Leony
Dokter : dr A.R. Amino Rahardjo, SpOG dan dr Ita Fauzia H, M.Si.

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (5 votes, average: 4.40 out of 5)
Loading...Loading...

posted in Foto bayi tabung | 0 Comments


26th January 2009

Keinginan kami untuk memiliki anak melebihi keinginan untuk hidup – sharing Jernih

Saya udah menikah 3.5 thn, belum pernah hamil. Suami saya anak tunggal demikian juga bapak mrtua saya sehingga anak benar2 langka dalam keluarga kami. Adat suku kami sangat menuntut harus memiliki anak terutama anak laki-laki, tapi bagi saya laki ato cewek no problem.

Untuk bayi tabung, sudah terpikirkan tapi nga kuat dengan biayanya. Saya hanya pns rendahan dan suami saya tidak bekerja, saya hanya minta doanya dari teman2 senasib. Keinginan kami untuk miliki anak melebihi keinginan kami untuk hidup…

Ada kebiasaan di kota kami yang seneng banget mengejek pasangan yang belum hamil, cth: `lebih baik piara ayam bisa dapat telur (artinya ayam aja bertelur napa kamu nga?)!`. Apa yang harus saya buat??? saya nga punya kuasa untuk ciptakan manusia.

Baca koment kalian saja saya sangat senang dan menemukan semangat saya kembali… ternyata kalian tidak kehilangan semangat, karena saya sudah hampir pasrah pada nasib. Belum lagi cemohan orang pada saya dan suami bahkan teman saya sendiri pernah memaanggil saya mandul.

Hanya Tuhan yg mampu hibur hatiku pada saat itu… semoga Tuhan berbelas kasih pada kita semua. AMIN

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (11 votes, average: 3.64 out of 5)
Loading...Loading...

posted in Kehidupan berkeluarga, Persiapan | 80 Comments


25th January 2009

Pengalaman bayi tabung keluarga Niken

Hai semuanya, salam kenal yach….. saya mau berbagi pengalaman dalam menjalani Proses Bayi Tabung (yang akhirnya GAGAL).

Saya Niken dan suami sudah berumah tangga 4 tahun, tapi sampai sekarang belum dikarunia anak. Saya sudah usaha mulai dari tahun ke-2 pernikahan…pertama saya berobat di Klinik SamMarie sama Dr. Jacoeb, secara keseluruhan kita ber-2 oke-oke aja, hanya saya antibodi saya ketinggian. Usaha yang dilakukan mulai dari suntik ILS dan lain2, trus coba INSEMINASI sampai 3 kali… masih GAGAL. Trus vacum deh setahun.

Kemudian mulai Desember 2008 saya coba pindah ke Dr. Ivan Sini di BIC (Klinik IVF Morula RS Bunda), pertama datang saya langsung menyatakan mau coba ikut program bayi tabung. Pemeriksaan awal dinyatakan oke, ngga ada masalah (darah, hormon, torch, hepatitis, sperma, dll). Langsung mulai treatmen :

  1. Minum Pil KB full 1 strip itu.
  2. Pakai Synarel (nasal spray), 24 hari, setiap pagi dan malam (must be on time).
  3. Suntik Gonal 225 (di perut, bawah pusar), 9 hari setiap pagi (on time too). ……mulai dari sini (kira2 akhir Desember, saya harus USG Transvaginal setiap 2-3 hari sekali)…….
  4. Suntik Ovidrel 250 (malam hari), ini disuntikan 2 hari sebelum proses Petik Ovum (waktu itu saya suntik Minggu malam, Selasa pagi PO).
  5. Proses pengambilan Sel Telur (Petik Ovum), hari Selasa, dan berdasarkan pemeriksaan sebelum2nya, di rahim saya ada 6 sel telur. O iya pada proses ini kita di-BIUS TOTAL, saya datang jam 8 pagi, mulai di-bius jam 9 , pulang dr RS jam 2 siang (kalau proses PO-nya sendiri sih sebentar +/- 30 menit, selebihnya nunggu sadar aja).
  6. Proses Transfer Embrio (ET), hari Kamis (2 hari setelah PO).
    ……dari 6 sel telur yang diambil, ternyata punya saya hanya 1 sel telur yang sukses, dalam arti kata dari segi kualitas bagus, dan inilah yang menjadi 1 Embrio dengan kualitas Good, dan siap dimasukkan kembali ke dalam rahim saya……
    Proses ini pagi hari, saya waktu itu datang jam 8.30 pagi, pulang jam 10.30.
    Persis sebelum proses ET berlangsung, kita HARUS MINUM air putih banyak sekali (saya minum 3 botol aqua 600 ml)….trus selama proses ET harus tahan tidak boleh pipis (+/- 20 menit).
  7. Selesai deh tahapannya, mulai saat ini disarankan Istirahat, no stress, no mall, n banyak2 ber-DOA.

Tapi……….semua itu GAGAL (baru tadi siang hasil Lab-nya keluar), berdasarkan hasil cek darah B-HCG dan tes urine : hasilnya NEGATIF…….hiiiikkkkksssss SEDIH sekali mendengarnya.

Biaya yang keluar total2 +/- sudah 60 jutaan (biaya bayi tabung di RS Bunda plus bolak2 ke Dokter n Lab.).

Tapi ngga papa (hikkss…hikkss…hhikkss…), mungkin saya dan suami belum di kasih kepercayaan dan kesempatan sama Yang Di-Atas untuk memiliki seorang anak……. tetapi saya sudah niat untuk tetap USAHA, setelah ini (tunggu sekitar 3 bulan, untuk mulihin kondisi kita), saya dan suami sudah berencana untuk mulai program bayi tabung yang ke-2…..mudah2an yang berikutnya SUKSES. Amiieeeen.

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (24 votes, average: 3.50 out of 5)
Loading...Loading...

posted in Biaya, Obat, Proses | 24 Comments


  • Recent Comments

  • Radifa: Mba ika. Semoga kali ini berhasil mba… Aplg kalau sampai...
  • Eby: Mba nita, congratulations yaaaa.. Semoga hasilnya positif. BT di...
  • roro: Dear All, aku roro usia 34thn,pd thn 2009 aku pernah operasi...
  • nita: Makasih tnn2 doanya.. Nih h2c jg mb nunggu tgl 1 juni....
  • Intan: Hayaah ternyata mbak Dini usianya 32 ya suami yg 43 hihihi maaf...
  • Intan: Waah kalau baca pasien di atas 40th jadi ingat pengalamanku :)...
  • nita: Hallo saya newbie di sini baru sekitar 1 minggu saya bca2 web...
  • Rini: Mb nurma: sdh sy add ya pinx…. mb nita: g lama lagi ya mb...
  • Search

  • Polls

    • Menurut Anda, keberhasilan bayi tabung terutama disebabkan oleh: (pilih max dua)

      View Results

      Loading ... Loading ...