bayi tabung

Pengalaman bayi tabung dalam mengatasi masalah kesuburan untuk mendapatkan si buah hati

23rd October 2008

Kesulitan ET bayi tabung – Veronica

Berikut ini adalah pengalaman bayi tabung Veronica. Terima kasih Veronica atas sharingnya…

Kami mengikuti program di BIC dengan dr. Ivan. Prosedur yang dilakukan semua sama, diawali dengan tes hormon lengkap, TORCH, dll baik suami maupun istri.

Setelah semua oke… lanjut ke pemeriksaan apakah tersedia sperma utk program ato tidak karena dari hasil analisa sperma ternyata tidak ditemukan sperma alias nol. Bsyukur kepada Tuhan saat PESA sperma bisa diambil cukup banyak dan disimpan sehingga program bisa berlanjut terus.

Dimulai dengan minum microgynon selama 21 hari…lanjut ke semprot synarel tiap jam 8 pagi dan 8 malam kemudian gonal f 150 selama 8 hari…

Puji Tuhan sekali semua obat berfungsi dengan baik sehingga sejauh ini program kami berjalan dengan lancar…USG terakhir setelah suntikan hari ke-8 gonal f ada 17 telur yang ukurannya cukup sehingga diputuskan oleh dokter utk OPU lusa.

Sebelum OPU terlebih dahulu suntik ovidrel utk memecahkan telur…suntikan ini yang terasa pedih dan bikin agak pegel… OPU berjalan dengan lancar… bhasil diambil 16 telur… dari 16 telur tsb hanya 13 yang baik kualitasnya tetapi hanya 8 yang jadi embrio….3 embrio kualitas baik yang akan ditransferkan dan hanya 2 embrio yang bisa dibekukan.

3 hari setelah OPU ET (embrio transfer) dilaksanakan… pagi jam 8 kami sudah stanby dengan diharuskan minum utk mengisi kandung kemih…. sukacita rasanya hati karena program yang melelahkan sudah hampir selesai dan sejauh ini lancar sekali… tapi saat transfer berlangsung… setelah hampir 1/2 jam berlalu dokter belum bisa juga memasukan embrioku ke dalam rahim… berbagai macam cara dicoba… sampai ganti beberapa kateter… melihat hal tsb kita merasa was2 dan ga yakin akan keberhasilannya… apalagi suamiku melihat ada darah di kateternya…. sampai embrioku dikembalikan lagi ke lab…

Akhirnya dengan susah payah dokter mengatakan bhasil juga embrioku dimasukan.. entah benar atau tidak… yang jelas kami sendiri sudah merasa sangsi dengan keberhasilannya… tapi pasrah aja…

14 hari setelah ET… tes kehamilan… ternyata benar apa yang kami takutkan terjadi… hasil tes negatif… kami tidak berhasil dalam program fresh cycle kami… akhirnya dokter menuruhku tes kekentalan darah… hasil normal smua… dokter memberikan penjelasan dan analisa atas kegagalan kami… mreka mengatakan karena kesulitan proses transfer kemarin itulah penyebabnya… menurut penjelasan mereka.. proses transfer embrio adalah proses yang paling penting dan tidak boleh terlalu lama… mendengar hal itu.. tentu saja kami kesal… tapi kami tidak bisa berbuat banyak selain pasrah.

Karena kami memiliki sisa embrio… diaturlah utk thaw cycle…. lumayan juga biayanya 7-8 juta… tapi kami tetap mencobanya… sebelum thaw dokter melakukan trial ET utk mengatasi masalah kami terdahulu… setelah yakin… melalui natural cycle ditentukan kapan harus ET sisa embrioku.

Dari 2 embrio sisa hanya 1 yang survive… dengan yakin kami jam 8 pagi sudah stanby utk ET… trial ET sebelumnya sudah dilakukan pikirku… jadi ga akan terjadi lagi kesulitan transfer karena rahim retro dan jauh.

Ternyata….. ET thaw cycleku lebih parah lagi dari ET freesh cycle terdahulu… sudah hampir 1 jam masih juga embrio belum bisa dimasukan… sampai akhirnya dokter putus asa dan meminta bantuan rekan sejawatnya yang lain…. rasanya kekesalan sudah memuncak di dadaku… tapi kami tidak bisa berbuat apa2 selain merelakan biaya yang sudah sedemikian besar kami keluarkan harus menemui kegagalan karena hal tsb….
smoga hal ini bisa menjadi info buat teman2 smua utk lebih banyak lagi mencari informasi sebelum mengikuti program BT dimanapun.

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (4 votes, average: 3.25 out of 5)
Loading ... Loading ...

posted in Proses | 37 Comments


21st October 2008

Pengalaman lengkap bayi tabung keluarga Zahra

Berikut ini adalah pengalaman Zahra dalam mengikuti proses bayi tabung. Terima kasih Zahra atas sharingnya…

Sebelumnya saya mau ngucapin makasih buat mbak Yenni yang sudah membuat situs ini…saya jadi punya banyak pengetahuan tentang bayi tabung. Oiya, kami menikah sudah 3 tahun. bulan juli kemaren kami ikut program bayi tabung. tapi sayang belum berhasil… belum saatnya mungkin ya ?

Saya belum pernah hamil dari awal menikah. memang saya punya riwayat menstruasi yang tidak teratur. Sejak 6 bulan pernikahan, kami sudah konsul ke dokter, saking pingin cepetnya punya anak. Alternatif lainnya juga sudah kami jalanin. Mulai dari urut perut, refleksi, minum pucuk kurma dan lainnya.

Di dokter, kami diberi obat-obatan penyubur. Setelah terapi obat penyubur gak berhasil, dokter melakukan tindakan tiup/hidrotubasi, dan tidak ditemukan masalah. Setelah itu melalui serangkaian tes darah, dokter menyatakan saya menderita Polikistik Sindrom Ovarium (PCO). Kata dokter, PCO membuat sel telur saya sulit berkembang. Banyak telur tetapi kecil-kecil. Makanya menstruasi jadi tidak teratur.

Saya diberi terapi pil metformin. Mulai bulan pertama 1 pil perhari, dilanjutkan bulan berikutnya 2 pil dan setelah 6 bulan saya harus makan 3 pil dalam sehari. Tapi sayang setiap makan, saya selalu merasa mual sehingga kadang-kadang minum pilnya ketinggalan. Nakalnya saya, saya pindah dokter karena bosen minum pil tanpa tindakan apa-apa. Tapi akhirnya setelah setahun saya kembali ke dokter saya. Sebab saya merasa dokter pengganti itu tidak punya visi yang jelas tentang infertil.

Kembali ke dokter lama, saya harus kembali menjalani serangkaian tes darah. Hasilnya menurut dokter, PCO saya mulai berkurang. Tapi tetap harus minum metformin. Tapi sekarang cukup 2 kali sehari. 

Saat kembali kedokter pertama, sebenarnya kami sudah mau memutuskan ikut bayi tabung. Dan saat konsultasi dengan dokter, dokter langsung menyetujui.Awalnya dokter mau merujuk ke dokter di san marine atau ke gading fluit, tapi kami memutuskan ke dokter ivan di morula rs bunda. Sebab ada temen yang merekomendasikan. Selain itu saya tertarik pada cerita mbak felice dan mbak dian.

Setelah berkonsultasi pada bulan april, akhirnya kami mulai proses bayi tabung pada bulan juli 2008. Saya minum mikroginon selama 21 hari mulai hari ke-5 menstruasi yaitu pada tanggal 4 juli. Pada hari ke 19 setelah minum mikroginon, mulai semprot synarel tanggal 22 juli. Setelah semprot pada hari ke-12, mulai suntik gonal f225 yaitu pada tangal 2 agustus. Pada suntik hari ke 5, saya di usg, ada 13 telur tapi semua ukurannya kecil. Baru 1 yang berukuran 10, kata dokter karena saya mengidap PCO. Makanya telurnya banyak dan kecil-kecil. Pada hari ke 8 baru ada 3 yang besar.

Akhirnya pada hari ke-12 suntikan, dokter memutuskan untuk dilakukan OPU pada hari jumat tanggal 15 Agustus. Semprot synarel dihentikan pada saat suntikan gonal F dihentikan dan malam tanggal 14, suntik ovidrell, besoknya disuruh istirahat saja di rumah.

6 jam sebelum OPU harus dilakukan puasa. Tanggal 15 agustus jam 9 pagi, dilakukan OPU. Saya gak ngerasa apa-apa waktu diambil telurnya, soalnya dibius sih.. :-). Setelah siuman, baru sadar ternyata saya di oksigen tapi beberapa saat kemudian oksigennya dilepas. Saya juga diberi infus albumin, infus obat dan infus cairan. Jam 3 sore baru pulang. Karena bius sudah mulai hilang, perut mulai terasa keras, kembung dan mual. Bergerak rasanya sakit sekali. Jalan sedikit sakit, lambat –lambat kayak siput aja..hehehe.

Hari Senin jadwal ET. Dari embriologist nya, diketahui bahwa telur yang diambil 13, yang matang ada 11 dan yang terbuahi hanya ada 9. semua telur di ICSI. Dari 9 telur, kualitas yang excelent cuma 2. yang good 3, sisanya well. yang akan ditransfer ada 2 yang kualitasnya excelent, dibekukan 3, sisanya tidak dibekukan.

Transfer embrionya tidak terlalu lama, lebih kurang 15 menit. Yang lama itu nunggu kandung kemih saya penuh. Jadi disuruh minum terus-terusan. Setelah ET selesai saya langsung pipis, karena kandung kemih penuh dan perut diteken-teken sama dokter. Setelah itu saya istirahat selama lebih kurang 10 menit, terus dipindahkan karena akan ada pasien lain. Diluar, saya tiduran selama lebih kurang 1 jam, setelah itu langsung pulang. Obat-obatannya sama aja. Duphaston, asam folat dan Crinone.

Oiya pada saat akan transfer embrio, diketahui ada polip kecil di luar saluran rahim. Kata dokter sebenarnya tidak mengganggu. Tapi nantinya tetap harus diambil.

Mulai dari setelah ET, saya terus-terusan merasa mual dan muntah. Akhirnya besok siangnya saya ke UGD rs bunda. Karena takut saya kekurangan cairan, dr. ivan mutusin saya dirawat. Tapi setelah cek lab, besoknya saya diperbolehkan pulang. 

Hari ke -5 setelah ET saya suntik HCG 500 karena hasil tes darah estradiol saya turun ke 1930. 2 hari sebelum cek urin, keluar flek tapi kata dokter agustin, obat tetap dipakai. Tanggal 31 agustus saya cek darah dan urin. Hasil urin menyatakan negarif. walaupun sedih, tapi saya sudah nyiapin mental untuk itu. Jadi nangisnya gak sampe bombay..:-)

Besoknya saya konsul lagi ke dokter ivan. Saya disuruh tes darah untuk melihat apakah ada kemungkinan adanya antibodi dari diri untuk menolak benda asing yang masuk ke rahim dan juga untuk menguji kekentalan darah. Semua hasil tes darah negatif. Jadi kesimpulan dokter, memang belum diizinkan dari Yang DiAtas.

Dokter ivan merencanakan untuk thaw cycle pada bulan desember. Tapi bulan november ini saya harus SHG dulu. Sekalian mau ambil polipnya. Sekarang kami sedang berdoa, semoga proses thaw cycle nanti diridhoi oleh Allah SWT, sehingga saya bisa menyusul menjadi ibu seperti mbak yeni, mbak mulia dan yang lainnya… Amiin

Newer post: Pengalaman keberhasilan bayi tabung – keluarga Zahra

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (3 votes, average: 3.67 out of 5)
Loading ... Loading ...

posted in PCO, Proses | 36 Comments


18th October 2008

Foto bayi tabung – Wayne


Nama: Wayne, ibu: Mulia, tanggal lahir: 27 Sept 2008.
Bayi tabung di: Lam Wah Ee Hospital, Penang – Malaysia dgn Dr. Ng Peng Wah.
Lama menikah: 7 tahun

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (3 votes, average: 4.00 out of 5)
Loading ... Loading ...

posted in Foto bayi tabung | 5 Comments


17th October 2008

Kista dan masalah kualitas sperma, sedang bayi tabung – Lisa

Berikut ini adalah pengalaman Lisa yg sedang mengikuti program bayi tabung. Terima kasih Lisa atas sharingnya…

Aku dah nikah 5 thn lbh dan puji Tuhan aku waktu itu pernikahan 1 bln aku sudah hamil dan dikaruniai anak laki2, wkt itu kondisiku gak bagus ada kista 5cm di indung telurku.

Setelah anakku yg pertama umur 4 thn aku masih juga belum hamil padahal aku gak pernah jaga pakai kb ataupun yg lainnya cuma blm dikasih saja. Terus aku cek up dokter dibilang ada kista sebesar 2cm di indung telurku dan kualitas sperma suami juga gak bagus gerak lurus cepatnya nol, gerak lambat 30% sedangkan sisanya diam di tempat dan gerak di tempat.

Waktu itu aku ke dr Singapore disuruh laparoscopy tp bila setelah dilaparoscopy blm juga hamil maka harus dilakukan bayi tabung. Dr pengalamanku dulu waktu kistaku 5 cm itu menghilang dgn sendirinya waktu aku mengandung anak pertama. Jd aku lbh memilih bayi tabung aja toh masalah juga ada pd suami.

Oh ya jadwal mensku teratur dan bagus kok tidak pernah sakit perut makanya dokter heran biasanya kalo ada kista itu sakit wkt mens tp aku tidak. Jd akhirnya aku ke dr Aucky di Surabaya utk ikut program bayi tabung soalnya aku pikir drpd aku laparoscopy toh aku buang uang 15 jt blm tentu berhasil juga jd akhirnya aku lgs aja bayi tabung.

Saat ini aku lagi persiapan suntik 12 kali dengan superfact untuk kecilkan kistanya entar dilihat setelah mens lagi apakah kistanya mengecil atau bgm. Kata dr entar kalo setelah mens hr ketiga baru dimulai suntikan 5 kali dulu untuk perbesar sel telur. Kalo setelah 5 kali suntikan itu blm juga cukup sel telur yg mau diambil maka dilanjutkan lagi 3 kali suntikan dst sampe ada cukup sel telor. Aku baru memulai suntikan superfact yg pertama jd masih blm tahu apa2 masih awam tp dr bilang entar mau dilakukan icsi krn sperma suami kaga bagus.

Menurutku sih ikutan bayi tabung lbh enak soalnya kita byrnya dikit2 gt gak kayak operasi khan hrs lgs bayar lunas. Jd lumayanlah masih bisa bernapas dikit2. Jd ini dulu sharingku nanti kalo ada perkembangan lagi aku share disini lah.

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (17 votes, average: 2.94 out of 5)
Loading ... Loading ...

posted in Kista, Sperma bermasalah | 42 Comments


8th October 2008

Stress dan alergi sperma – Vitri

Berikut ini adalah pengalaman Vitri dalam berobat menangani ketidaksuburan. Terima kasih Vitri atas sharingnya.

Hi temen2 semuanya. salam kenal yah. Sebenarnya udah lama pengen nimbrung, baru sekarang deh keturutan.

Aku dah merit 2 tahun, pertama2 berobat ke rs hermina, disuruh cek hormon prolaktin, lh, fsh, cek sperma suami. Hasilnya aku dibilang stress, kebanyakan mikir, krn hormon prolaktinku 25. kata dokter klo pengen hamil hormon prolaktin harus dibwh 20. trus aku dikasih obat parlodel 2,5mg 2×1/2 n glucophage 500mg 2×1/2. tapi aku cuman turun sedikit 25.

Oya sebelumnya aku fisioterapi dulu 10 hari, dgn sebelumnya disuntik gentamerk, krn katanya aku ada infeksi.

Kembali ke prolaktin tadi, terus terang aku orgnya gampang banget stress, smua aku pikirin. Nah dari situ aku dinasehati sama dokterku spy gak gampang stress. N akhirnya aku coba nurutin nasehat dokter, setelah 1 bln aku disuruh cek hormon prolaktin lg, ternyata hormonku dah turun d 11. Alhamdulillah, aku seneng bgt, ternyata stres itu gak baik buat calon ibu hamil.

Trus selama 6 bln aku terus berobat, dikasih penyubur, dll, tp blum berhasil hamil. Akhirnya aku pengen ganti dokter. Aku sekarang lg berobat di klinik yasmin, RSCM dg dokter Muharam, SPOG (K). Disana aku disuruh cek TORCH-ACA,HSG,N SATU LAGI cek ASA (KIBRIK 1 – 4) sdg suami cek analisa sperma
lengkap.

Setelah menunggu 1 minggu semua hasilnya bagus, hanya aku ada IgG Rubella, yah gpp lah asal bukan IgM ya. Dan satu lagi ternyata aku alergi sperma, aku dibilang punya Antibody antisperma yg cukup tinggi. Semua sperma suamiku yg masuk ketubuhku dibasmi sama antibodiku sendiri, hiks sedih bgt..tp ternyata aku gak sendiri. Banyak kasus kyak aku, meskipun ilmu ini baru thn 2001 ditemukan di indonesia, tp aku bersyukur ditemukan penyebab knapa aku blum hamil.

Oya aku sekarang lg terapi PLI (paternal leukocyte immunization). Aku disuntik sel darah putih suami. Aku baru suntk 1 kali. Krn ASA ku tinggi diperkirakan aku suntik 7 kali. Tergantung apa aku nurutin semua pantangan makananan apa gak? Aku sekarang berharap ASA ku normal sehingga bs hamil.

Kata dokter andrologiku, tiap org ASA nya beda makin tinggi makin lama terapinya. Tp ada yg udah berhasil hamil setlah 3 kali terapi PLI, mgkn dia ASAnya gak tinggi kali ya…Oya indikasi PLI itu untuk keguguran berulang, janin tdk berkembang, atau penolakan janin yg berada ditubuh isteri sendiri. Sedih yaa..

Buat teman2 smua tetap semangat n smoga usaha kalian cpt membuahkan hasil.
Smoga informasi ini berguna yaa.

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (22 votes, average: 3.41 out of 5)
Loading ... Loading ...

posted in Antibody, Pengetahuan, Persiapan | 189 Comments


4th October 2008

Punya satu tuba, insem atau IVF – Susi

Berikut ini adalah sharing pengalaman Susi, mohon saran dan dukungan pembaca… terima kasih Susi atas sharingnya.

Saya termasuk salah satu pembaca setia website bayi-tabung.com ini dan saya mengucapkan selamat kepada semua ibu-ibu yang telah berhasil termasuk yenni yang sudah membuat website ini yang sangat bermanfaat sekali terutama buat pasutri yang masih mendambakan keturunan termasuk saya ini.

Saya menikah sudah 4 tahun lebih dan sudah 2x laparoskopi, yang pertama di RS bunda dan yang kedua di salah satu RS disingapura. LO pertama karena adanya endometriosis dan adenomiosis, namun sayang, dokter yang melakukan LO pertama mengambil kista yang berada di ovarium kanan saya secara “lebih” sehingga ovarium kanan saya tidak sempurna. Ini terlihat ketika saya USG di sin dan makin jelas pas LO kedua lalu.

Setelah 1,5 thn lebih dari LO yang pertama saya blm hamil juga, saya penasaran, apalagi dokter saya sangat menyakinkan kalau saya bisa segera hamil, namun kemujuran blm memihak kepada saya, akhirnya saya memutuskan untuk periksa di RS di singapura. Sesungguhnya sejak perkawinan menginjak usia 2 thn saya blm hamil, saya ingin sekali memeriksakannya ke sin, tapi baru tahun ini terlaksana, itupun setelah saya konsultasi kebeberapa DSOG di jkt.

Saya melakukan serangkaian tes yang dilakukan dalam 1 hari dan hasilnya bisa keluar dihari yang sama, karna sblmnya saya e-mail ke nurse dan dokternya bahwa untuk konsultasi pertama ini saya hanya bisa stay 1 hari di sin. Begitu sampai di RS, saya langsung menjalani serangkaian tes termasuk suami, diantaranya HSG, dan blood test, sperma suami juga dicek. Alangkah kagetnya saya begitu dokter di sin bilang kalau hasil hsg saya menunjukan tuba kiri saya tersumbat dan hasil sperma suami asthenozoospermia.

Dokter memutuskan saya untuk laparoskopi (padahal dari awal saya sudah bilang kalao saya tidak ingin LO lagi, saya masih inget rasa sakitnya), dan dengan kondisi sperma suami dan telur saya yang sedikit (FSH saya sangat tinggi) maka saya harus IVF juga !! Bayangkan, dunia serasa runtuh, untungnya saya tidak pingsan mendengar apa yang dikatakan dokter di sin.

Akhirnya saya menjalani laparoskopi di sin dan hasilnya tuba kiri saya diangkat karena hydosalpinx dan ovarium kanan saya terlihat tidak sebesar yg sebelah kanan, endometriosis saya juga sudah dibersihkan. Namun dokter tetap menyarankan saya untuk segera IVF mengingat telur saya yang tinggal sedikit, lagi2 hormon fsh saya masih ketinggian.

Sepulang dari LO di sin, saya masih belum tahu mau IVF dimana, karna kalau di RS tempat saya LO di sin mahal sekali, saya masih kepikiran untuk insem dulu sblm IVF dan untuk IVF saya ingin dengan Dr Aucky.

Adakah teman teman yang punya pengalaman hydrosalpinx dan hanya punya satu tuba bisa hamil dengan insem, atau ivf satu2nya jalan, mohon sharingnya, terimakasih.

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (14 votes, average: 3.93 out of 5)
Loading ... Loading ...

posted in Endometriosis, Kista, Sperma bermasalah, Tuba fallopi bermasalah | 80 Comments


  • Recent Comments

  • silvie: @ cherry yg tanah ya… rencana manusia tidak sama dg...
  • Chrissy: @Rose: gmn hasilnya sdh keluar say? Moga2 positif ya,jgn...
  • lina: Buat para bunda semuanya Tuhan memberi bukan pada wktu yang cepat...
  • agustin: @anita mbk kl blh tahu kmrn kos/nginp di hotel kl kos dmna...
  • agustin: @anita..salam kenal mb…oh ya bleh tahu apa mslahnya...
  • anita semarang: Halo teman2 yang masih berjuang pengen hamil.aku juga...
  • agustin: @rose batab dimana???wah jdi ciut nih ada yg gagal diusia muda...
  • fitri: Halo smua..salam kenal..smg berhasil yg lg program..aq fitri 34...
  • Search

  • Polls

    • Menurut Anda, keberhasilan bayi tabung terutama disebabkan oleh: (pilih max dua)

      View Results

      Loading ... Loading ...