Program lagi tuk anak ke 3 – Imelda Akbar

Ass.Wr.Wb.
Hai, aku jg pny pengalaman dgn proses BT, alhamdullilah dapat kembar sepasang (Perempuan & laki2, sekarang sdh 2,5 tahun).

Aku mo sharing pengalaman dengan teman2, sebelumnya maaf bukannya sok luar negeri, aku menjalankan proses tersebut di RS GLEANGLES SINGAPORE dengan Prof. Christofer Chen , di Anexe Building lantai 4. Dokternya ramah banget dan suster2nya jg ada yg bs bahasa indonesia.

Doain yach, insya ALLAH mulai Tgl. 4 Agustus’09 ini aku mulai program lg untuk anak ke 3 dengan menggunakan frozen embrio dr proses sebelumnya. Jgn menyerah ya teman2, terus berjuang, ALLAH SWT selalu mendampingi teman2 yg tdk pernah berhenti berjuang, amien…….

FacebookTwitterGoogle+Share

Pengalaman thaw cycle ke dua – Yenni

Tidak seperti thaw cycle sebelumnya, kali ini stres agak berkurang krn sudah tau seluruh prosesnya. Tapi tetap aja dag dig dug, terutama saat ET apalagi waktu menunggu giliran sambil menahan kencing dan lapar krn harus puasa dari semalam.

Dari proses bayi tabung terakhir saya masih memiliki sisa embrio 14 setelah 2 dipakai tuk bayi tabung fresh cycle dan 3 di thaw cycle sebelumnya. Buat yg belum pernah mengalami thaw cycle… thaw cycle adalah proses bayi tabung dengan embrio yg dibekukan.

Proses thaw cycle dimulai pada saat saya mulai minum provera pertengahan bulan April. Maklum jadi penderita PCO untuk mens harus dibantu dgn obat ini. Tanggal 30 Mei datanglah mens ini pas 2 hari setelah obatnya habis diminum… hebat ya obat2an bisa ngatur jadwal mens.

Waktu mens saya langsung telepon ke IVF centre di KK Hospital Singapore laporan, dan disuruh mulai minum Microgynon pada hari ke dua selama 21 hr, obat memang sudah di resepkan and dibeli sebelumnya. Dan dua minggu kemudian disuruh datang ke RS tuk tes darah HIV, hepatitis dkk (suami juga) dan ambil obat Lucrin.

Pada hari ke 16 mulai deh yg suntik2 lucrin lagi yg saya paling takuti, setiap hari harus menahan sakitnya jarum suntik sampai perut penuh dengan bekas suntikan. Karena sampai sekarang saya masih anti sama yg namanya jarum suntik jadi suami yg kebagian tugas nyuntik, untung jarumnya kecil seperti itu jarum suntik diabets. Karena sudah dikontrol pakai obat hormon, haid saya lancar malah kecepatan tgl 24 Juni saya mens lagi.

Akhir Juni saya ke RS tuk test darah dan USG tuk melihat keadaan hormon dan kondisi rahim apakah ok untuk menjalani proses selanjutnya… dan tenyata hasilnya ok. Besoknya saya mulai minum progynova.

Tanggal 16 Juli USG lagi tuk melihat ketebalan rahim dan ternyata sudah memenuhi syarat, lalu hari ini akhirnya hari yg ditunggu2 datang… embrio transfer alias ET. Dua hari lalu saya diberi obat pendukung progesterone cyclogest jenis suppositories yg dimasukan lewat anus dua kali sehari… terus sampai tes kehamilan nanti.

Embrio tabunganku ada 14, setelah di thaw yg berkembang 3 dan yg tdk berkembang 3 jadi balance frozen embrio di RS masih ada 8. 3 embrio yg berkembang dimasukkan tadi pagi… proses memasukkannya paling semenit trus disuruh berbaring sekitar 15 menit lalu sudah boleh bangun, tapi saya memilih tetap berbaring setengah jam lagi dan kebetulan saya pasien ET terakhir jd tdk ada masalah. Mulai deh proses penantian yg mendebarkan… doain yg teman2 supaya berhasil.

Oh ya buat yg ingin tahu biaya thaw cycle di KKH ini perinciannya: obat2an (provera, folic acid, lucrin, progynova, microgynon, cyclogest) = SG$ 483, lab = SG$ 106, ET = SG$ 1090.

2 minggu setelah hamil keguguran – Yun

Temen2 senasib dan seperjuangan… mo nanya dong bagi yang sudah berhasil hamil dan selamat.

Apa yang dilakuin setelah transfer embryo? bedrest bener2 kah?
Bulan juni lalu saya ikut icsi,dan alhamdulillah positip hamil. Tapi 2 minggu sesudah dibilang hamil,ternyata gugur. Emang sih,sebelum hasil positip,saya ga banyak gerak. Tapi setelah dibilang positip,saya jadi ga begitu hati2.

Nah, ada nggak yang bisa sharing? Harus berapa lama kiranya istirahat/ga banyak gerak?
Makasih sharingnya ya…

Setahun tidak mens – Yenni

Ada enaknya juga sih… tidak mens, ga usah repotin ganti pembalut atau rasain pegel2 segala. Jalan2 juga ga usah kuatir tembus jadi palang merah…. kebayangkan malunya? tidurpun ga ada yg mengganjal. Dan yg ga kalah penting…. suami senang…. ???? …. krn ga jadi sasaran PMS :-).

Tunggu dulu !!! itu kalau hanya sekali dua kali aja, tapi kalau keterusan sampai setahun sih jadi kuatir juga. Apa yg salah lagi nih?

Tadinya sih setelah ikut program bayi tabung dan berhasil hamil hinggal melahirkan Cheryl dgn selamat, pengen juga coba2 secara alami mumpung pabriknya masih “hangat” kata org,

6 bulan pertama memang ga mungkin krn sy masih ngasih ASI eksklusif. Tapi ternyata 6 bln berikutnya pun juga ga ada hasil. Padahal banyak yg bilang setelah melahirkan pertama kali bisa gampang hamil lagi…. saya jadi semangat lagi mencoba…. ciayu!!!

Tapi boro2 mau hamil, sejak lepas ASI ga pernah dpt mens… ya nasib… penyakit lama kambuh lagi (penderita PCO). Sekarang umur Cheryl udah setahun lebih… akhirnya kami memutuskan ikut program bayi tabung lagi….

Rahim menukik ke belakang – Susi

Salam kenal semua.. saya sedang bingung dan pusing, saya sudah menikah +/- 1thn. Sebelum menikah mens saya tdk lancar, sempet didiagnosa dokter pco, tapi oleh dr. Tengku Jacoeb dan dr. Enud tdk ada pco krn tdk ada “rangkaian rantai” sel telur yg tdk matang. Tapi memang testosteron saya tinggi skali.

Sudah sempat di HSG—suakiiittt bgt— dan katanya rahimku agak ke belakang…oh nooo..apa lagi yg trjadi sama aku.

Skrg lg istirahat krn cpk konsultasi dan uang jg sudah terbuang banyakk. Apakah ada yg pernah konsultasikan ke dokter mengenai rahim yg menukik ke belakang? langkah apa yg mesti ditempuh untuk membuat posisi rahim ku normal lagi?? memang dokter bisa “mbenerin” bentuk rahim gitu? thanks.

PCO n endometriosis n mutu sperma jelek – Cahci

Dear all… salam kenal buat semua yang udah duluan gabung di blog ini. Terus terang aku ngga sengaja menemukan blog ini, tadinya aku lagi cari info masalah PCO n endometriosis. Setelah aku baca-baca kisah temen2 semua, aku jadi tertarik mengikuti BT.

Aku sampai nangis lho baca kisah temen2 yang sangat mengharukan, bagaimana perjuangannya untuk mendapatkan gelar mom. Aku pengin tanya ke temen2 mungkin ada yang mempunyai pengalaman sama denganku, semoga bisa memberikan pencerahan untukku yang sedang galau.

Aku sudah 5th menikah n belum dikasih kepercayaan anak. Sejak 3bln setelah menikah aku ga haid selama 3 bln, aku pikir aku hamil. tapi setelah ke dokter ternyata aku didiagnosa ada kista indung telur. aku melakukan terapi hormon dengan obat-obatan untuk melancarkan haidku. 2 th berlalu tanpa ada kabar baik. sampai akhirnya suamiku pindah ke jakarta, n aku pindah dokter di harkit (abdul latif).

Setelah melakukan USG vagina ternyata diketahui di indung telur sebelah kanan suspect endometriosis dan sebelah kiri PCO. lemes rasanya denger diagnosa itu. aku terapi obat azol, tapi tetep ga ada hasil. dokter juga tidak menyarankan untuk operasi krn katanya bisa tumbuh lagi.

Suamiku pun ternyata mutu spermanya jelek, jumlahnya pun kurang (6jt) pdhl kata dokter seharusnya 20jt. suamiku ternyata ada varikokel di testisnya, itu yang membuat mutu dan jumlahnya jelek.

Karena kesulitan biaya aku berhenti berobat selama 2,5th. terakhir aku berobat 5bln yang lalu di RS Islam pndk kopi, dokter menyarankan aku untuk segera operasi. tapi karena aku belum siap, sampai saat ini aku belum melakukan operasi yang disarankan. suamikupun disarankan operasi varikokel, tapi juga belum dilakukan.

Tolong sharing dong… apa bisa aku melakukan BT kalau aku masih ada PCO n endometriosis dan suamiku mutu dan jumlah spermanya kurang?? mungkin ada dari temen2 yang mangalami hal yang sama..
thx…