PCO dan OAT (oligoasthenospermia), tolong referensi dokter dong – Ne’i

Dear all, saya, Ne’i, pengen ikutan nimbrung nih..

Saya sudah menikah selama 5 th dan didiagnosis 2 th lalu : PCO dan OAT (oligoasthenospermia). Saya sudah mencoba konsul ke dokter di RS. Carolus, RS Sby Int’l dan mencoba berbagai terapi alternatif. Semuanya gagal, artinya yaa, saya masih telat mens sekitar 1-2 minggu, siklus mens 35-40 hari.

Dan di usia 33 th ini, saya jadi rada khawatir, jangan2 kalo ngga buru2 nyoba inseminasi atau BT, saya akan terlambat. Tolong referensi dokter dong..dan contact no.-nya. Btw, kalo liat perkiraan biayanya, mahal banget yaa.. berarti mesti ngumpulin duit sekitar 30-45 juta dulu yaa….

Mudah2an saya bisa mengikuti keberhasilan rekan2 yang akhirnya berhasil mendapat gelar mom. God bless us. Thanks.

FacebookTwitterGoogle+Share
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (4 votes, average: 2.25 out of 5)
Loading...

Pembakaran mulut rahim melalui kotter/cryo – Lily

Hi semuanya, mo sharing aja, saya pernah mengalami radang mulut rahim dan kelihatannya cukup membandel. Suggest dokter terakhir di Surabaya, sebaiknya dilakukan pembakaran pada radang tsb supaya bisa tumbuh sel baru, setelah itu bisa langsung bayi tabung karena memang saya sedang mempersiapkan diri untuk bayi tabung dgn dr. Aucky.

Ada yang punya pengalaman yang sama ga? Boleh tolong sharing? Tks ya semuanya.

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Akhirnya sekarang saya pasrah dan rencana mengadopsi anak – Lukisa

Dear All, Salam kenal untuk mba Jernih dan semua. Sungguh ada keharuan setelah menemukan dan membaca website ini. Saya ingin berbagi pengalaman pribadi.

Kebetulan sekali saya adalah salah satu dari anda yg bernasib sama ”Ingin memiliki momongan”. Umur 37 tahun, sudah menikah selama 13 tahun… belum juga di karunia anak. 2x Program BT, yang 1 di Bunda-Jkt dan BT 2 di South Africa-Agustus 2009 (kebetulan jg kami tinggal/tugas disini saat ini), 2x insiminasi (di Bangkok, kebetulan suami tugas disana).

BT 2 kami ternyata gagal lg….. 2 minggu setelah embrio di tanam kembali ternyata saya datang bulan… Ya Allah….sedih sekali rasanya. Kami menangis/marah… sejenak…astagfirulloh, Syukur alhamdulliah …. sedihnya tidak berkepanjangan (masih berkaca2 nih bu waktu tulis ini).

Problem ada di sperma suami yg nol, maka sperm donor jalan satu2nya. Jadi untuk semua ibu2… salut dan marilah kita berpasrah diri dan jangan berhenti berdoa memohon yang terbaik untuk kita, semoga doa2 kita tersampaikan. amieen.

Sekedar informasi BT, barangkali berguna untk semua, Saya tidak tahu berapa biaya BT di Indo skrng ini, karena 7-8 tahun yg lalu saja sudah 35-50 jt kl ga salah. Tapi biaya BT di South Africa ternyata tidak semahal di Indonesia lho…..sekitar US$ 3000-3500 Agust 2009, mana tahu anda punya family disini…. sambil liburan sambil BT. Donor sperma juga bisa tersedia.

Akhirnya sekarang saya pasrah dan rencana mengadopsi anak… setelah kami pulang nanti… December ini.. mudah2 an diberikan rejeki dan kemudahan dalam prosesnya. baik melalui yayasan ataupun kontak langsung dengan ibu bayi.

Sekali lagi ibu2…mari kita semangat dan terus berdoa..semoga apa yg kita rencanakan adalah yang terbaik…. dan tidak lupa bersyukur dengan nikmat yg ada skrng..suami yg penyayang dan penuh kasih, ibu mertua yg baik, orang tua dan handai tolan yg tidak hentinya memberi dorongan semangat…. dan segala nikmat yg telah diberikan..amieeeeeeen.

PS : Ibu2..yg pernah bayi tabung…. mengalami proses perut kembung ga ya? karena aku sempat sakit banget waktu telur udah di ambil… aduh ampun… perut kembung/keras… kenceng bener… terus waktu embrio ditransfer (karena memang masih kembung)… rasanya perut tambah sakit bukan kepalang… (aku ga bisa tidur malamnya… nangis gitu). Barangkali pengalaman anda berbeda.. sharing boleh ya bu…

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (17 votes, average: 3.53 out of 5)
Loading...

Telur nggak berkembang, dunia serasa kiamat – Itong

Halo semua… Saya Itong dari Magelang, umur37 thn. Sudah 1 minggu ini saya di Surabaya untuk ikut BT di Siloam, dan sudah 6 kali saya suntik gonal untuk menstimulasi terciptanya telur.

Masalahnya, kalo teman2 se-angkatan saya ketika di USG sudah pada mendapatkan telur minimal 4 (dan bahkan ada yang dapat 18 telur.!) saya hanya mendapatkan 1 (Satu) telur.! Itupun dengan ukuran yang sangat minimalis, yaitu 5 ml, padahal untuk siap di panen telur harus berukuran paling tidak 18 ml..! dan harus tersedia paling tidak ada 2 telur.

Sekarang harapan saya (kata dr. Aucky) tinggal 4 hari ke depan, dimana selama 4 hari tersebut dosis suntikan gonal-nya ditambahi lebih banyak. Kalo nanti setelah 4 hari tersebut ternyata tidak ada perkembangan berarti dan saya tidak mendapatkan telur yang layak untuk di panen, maka…. ihik.!..ihik.! (mode 🙁 menangis.!) saya tidak tahu lagi apa yang harus kulakukan..!? Padahal saya jauh2 datang ke Surabaya untuk mendatangi dokter fertilitas terbaik. Kemana lagi tempat yang harus kukunjungi?

Tahun 2007 saya sudah BT di Permata Hati Yogya, dan belum berhasil juga. Untunglah saya dikaruniai suami yang amat sangat sabar dan penyayang, bahkan dengan guyon dia berkata : “Nggak apa2 Ma.., kalo memang mama ngebet banget pengin segera punya baby, nanti Papa mintakan telurnya kepada Angelina Jolie atau Julia Robert, kan malah keren Ma? anak kita bule?”

Kepada para Mbak2 dan Ibu2 di forum bayi tabung.com ini saya mohon share-nya atas pengalaman ber-BT selama ini, terutama hal2 yang berkaitan dengan permasalahan seperti yang saya alami diatas. Atas segala sharing pengetahuan dan informasinya, hanya Tuhan YME yang bisa membalasnya.

Salam hormat & sayang,
Itong – Magelang

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Dilema neh, normal dulu, insem atau bayi tabung – Lauren

Saya sudah hampir 3 thn menikah (umur skrg 27thn), tapi blm punya momongan. Suami Istri diperiksa, menurut dokter tidak ada keluhan apa2. Saya jg udah periksa hormon, jg tidak ada masalah. HSG tuba paten tapi ada tulisan hypoplasia salphinx, spill (+). ga tau apa tuh.

Dokter di bali dan surabaya semua bilang HSG OK, dilihat hasil rongsen-nya. Konsul ke dokter di bali sampe 5 dokter ganti2, jg blm membuahkan hasil. didiagnosa oleh salah satu dokter bali ada antibody sperma. Ternyata wkt PCT di sby, dgn Dr. Prajitno, sperma bagus en bergerak lincah, jadi tidak mungkin ada antibody terhadap sperma. berobat dengan beliau sudah hampir 1 thn jg belum membuahkan hasil.

Ke spore saya sendirian, suami tidak ikut wkt itu. saya di USG lengkap, jg tidak diketemukan apapun, menurut analisa dokter di TMC en Gleaneagles, semua OK. Akhirnya balik lagi ke bali. Suami di test lagi spermanya di klinik khusus infertilitas (biasanya sih di prodia hasil Normozoospermia), ternyata hasil bln Sept 2009, Asthenoteratozoospermia. Apa mungkin hasil test prodia tidak akurat? Soalnya thn 2006 test di klinik infertilitas hasilnya Teratozoospermia. setelah itu semua test sperma di prodia. skrg saya bingung.

Hasil terakhir konsul dengan dokter kandungan dan infertil di bali sperma suami bagus tidak ada masalah, cuma dikasih antioksidan dan vitamin sperma Lycoten (kalo ga salah) dan saya dianjurkan untuk laparaskopi. Dokter andrologi menyarankan bayi tabung aja langsung. Gimana ya baiknya? Mohon sharingnya. Thx.

Oh ya, saya jg sudah pernah insem, sekali, tapi gagal. saya HSG bln nov 2007, apa perlu ulang HSG? Menurut dokter yang terakhir, kalau sudah melewati 6 bln, keakuratannya sudah berkurang. dilema neh…sudah pernah konsul dengan dr. Aucky, beliau menyarankan 3 hal, normal dulu, krn umur masih muda (kurang dari 30thn), or insem or bayi tabung. Menurut suami langsung aja bayi tabung bln Januari 2010. tapi saya masih mo sharing2 dulu gimana baiknya. Biaya utk Laparaskopi=8jt. Thx

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (3 votes, average: 3.67 out of 5)
Loading...

Suami msh berharap sy bs hamil secara alami – Lenny

Hallo semua.., jujur sy jd merinding baca cerita teman2 semua. Ternyata diluar sana msh bnyk kasus yg lbh berat dr yg sy alami.

Sy menikah feb th 2005 tp blm di karuniai momongan. di th ke 2 sy & suami periksa ke dktr kandungan, & ternyata sperma suami sy hnya 2% dr bts normal. jujur saat dktr blng bgt dunia terasa gelap, sedih, campur aduk deh perasaan saat itu.

Sbnrnya sy ingin mencoba insemia buatan, tp suami msh blm mau. dia msh berharap sy bs hamil secara alami. pdhl obat yg dr dktr sprtinya tdk memberi perubahan apa2. mohon saran nya dong dr teman2 sy hrs bgmn? skrng usia sy 26th & suami 33th.

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (3 votes, average: 3.33 out of 5)
Loading...