bayi tabung

Pengalaman bayi tabung dalam mengatasi masalah kesuburan untuk mendapatkan si buah hati

14th September 2009

Endometriosis berat, belum juga haid setelah minum obat haid – Cici Wahyuni

Salam kenal sebelumnya buat semua karena ini kali pertama saya gabung di blog ini.

Saya baru 4 bulan yang lalu (13 Mei 2009) menjalani laparoskopi untuk masalah endometriosis saya (sudah tingkat berat dengan diameter +/- 6 cm dikiri dan +/-8cm dikanan). Pasca laparoskopi, saya disuntik tapros 2x dan disuruh menunggu 6 minggu sampai saya haid. Namun setelah lewat 6 minggu, saya juga belum haid. Kemudian saya diberi obat untuk seminggu agar haid, namun sudah hampir 2,5 minggu saya belum juga haid.

Saya sudah menikah 1,5 tahun dan ingin bisa segera hamil, mengingat penghalang saya untuk hamil yaitu endometriosis sudah dilakukan operasi. Mungkin ada sharing dari teman2 yang memiliki permasalahan yang sama dengan saya. Terima kasih sebelumnya.

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (11 votes, average: 2.82 out of 5)
Loading...Loading...

posted in Endometriosis | 25 Comments


14th September 2009

Azoospermia BT berhasil, OPU 64 telur OHSS – Vivi dan Teguh

Saya ingin berbagi pengalaman kami selama menjalani bayi tabung. Saat ini istri saya (vivi) tengah hamil hampir satu bulan dan diperkirakan akan kembar tapi kepastianya baru akan diketahu hari senin (14/09/09). Kami sudah menikah selama 8 tahun sebelum akhirnya memutuskan untuk memilih bayi tabung. Masalah terutama kesulitan kami untuk memiliki bayi adalah putusnya saluran sperma saya hingga saya menderita azzospermia sekitar 2 tahun yang lalu tanpa sebab yang jelas. Kami mencoba memperbaiki kondisi tersebut dengan operasi penyambungan kembali di RSCM tahun 2008 yang lalu tapi gagal.

Setelah bulat hati, dan mempersiapkan mental dan tentu saja keuangan. Kami mencari RS yang kami anggap terbaik untuk proses bayi tabung kami dan tentu saja di Indonesia, bukan saja karena alasan nasionalisme :) tapi kami banyak bertanya pada dokter sebelumnya, angka keberhasilan bayi tabung banyak di tentukan oleh faktor kenyamanan bagi calon pasangan, keterampilan dan pengalaman dokter saat embryo transfer, baru teknologi. Disisi lain, saya tidak tega meninggalkan istri sendiri di LN untuk mengikuti keseluruhan bayi tabung ada perasaan agak kurang bertanggung jawab :).

Pilihan kami awalnya adalah Harapan Kita, Yasmin RSCM, Morulla Bunda, dan Gading Pluit Kelapa Gading. Harapan kita kemudian kami coret karna jaraknya cukup jauh, kami di kawasn perbatasan jaktim dan pusat (pramuka), Yasmin kemudian kami coret juga karena pelayanan administrasinya sangat berbelit dan tidak ramah. Pilihan kami akhirnya jatuh ke gading pluit setelah kami menerima perlakuan yang sangat buruk di RS bunda. Walaupun awalnya istri saya sangat enjoy konsultasi dengan dokter Taufik Jamaan disana. Saat kami berkunjung ke Bunda untk menanyakan prosedur bay tabung, kebetulan kami memakai sepeda motor karena hari sangat macet, dan bercelana pendek saja.Kami disuruh menunggu selama 1 jam tanpa informasi apapun sampai akhirnya saya “meledak” baru administrasinya datang, dan melayani kami. Setelah mendapat perhitungan biaya secara lisan, kami minta agar keseluruhan biaya dan proses yang harus dilalaui di emal atau di fax ke alamat kantor saya. Selama 1 bulan kami menunggu tidak ada lagi informasi apapun yang kami terima. Satu faktor penting sudah hilang , kenyamanan.

Akhirnya kami ke gading pluit setalah kami mengirim email, dan mereka merspon dengan cepat, kami di undang mengikuti seminar bayi tabung di RS itu , gratis dan dapat makan siang, dan boleh bertanya apapun sampai semua pertanyaan kita tuntas. Akhirnya kami memutuskan disana, melihat teknologi mereka merupakan teknologi terbaru dengan dokter berpengalaman dari Harapan kita. Dokter yang menangani kami adalah dokter Irsyal.

Awalnya kami harus mengikuti test kesehatan, secara keseluruhan termasuk HIV. Karena sperma saya dengan jalur normal susah di ambl maka dilakukan prosedur operasi Tessa, dimana sperma di ambil langsung di buah zakar saya , Thanks God kami dapat 17 Straw. Sperma selanjutnya dibekukan.

Kemudian Istri saya mulai memakai obat yang disuntikan setiap hari, selama 2 minggu, sayangnya pas sel telurnya sudah bagus, herpes kulit istri saya kambuh dan terpaksa proses dihentikan sementara sampai dokter menganggap tidak kambuh lagi.
Setelah berobat, selama hampir 1,5 bulan akhirnya kami mulai lagi dan istri saya menjalani rutinitas menyuntikan kembali obat penyubur (saya lupa) selama 2 mingguan lebih sampai akhirnya sel telurnya dinyatakan laik panen.Vivi mungkin memecahkan rekord nasional untuk telur yang dihasilkan (64 telur) dengan kualitas telur terbaik 12, dan menjadi 6 embrio. Sayangnya istri saya mengalami kasus OHSS (over stimulasi), kasus yang sebetulnya sangat langka tapi dia mengalaminya dan harus di rawat selama seminggu di RS, itu pun harus dengan penyedotan karna OHSS menyebakan berat Vivi naik 6 kg dalam waktu 2 hari akibat cairan sel telurnya berkembang terus. Untuk yang akan bayi tabung meski harus siap-siap tapi tidak usah terlalu khawatir kasus ini peluangnya sangat kecil, walaupun kalau terjadi biaya menginap, dan penyedotan cairan sel telur hampir sama besarnya dengan biaya OPU dan tranfer embrio.

Karena OHSS tersebut embrio kami terpaksa dibekukan dan baru 2 bulan berikutnya (14 Agustus 2009), embrio tersebut di cairkan sebanyak 4, satu meninggal dan 3 terhitung sangat baik. Sedih juga rasanya mengetahui satu embrio meninggal, walaupun belum bernyawa tapi rasanya salah satu anak kami sudah meninggal. 3 embrio kemudian di masukan ke rahim istri saya, oleh Dokter Irsyal. dan kami harus menunggu dua minggu untuk mengetahu hasilnya.

Masa dua minggu merupakan masa yang paling sulit bagi kami, bahkan keteganganya jauh lebih besar dari proses-proses sebelumnya termasuk OHSS sekalipun. ingin rasanya melakukan test kehamilan setiap hari tapi menurut dokter kemungkinannya sangat besar menghasilkan kehamilan palsu (false pregnancy) karena sebelum ET, Vivi di suntik Pregnyl dan minum progynova, yang kemungkinan akan mempengaruhi hasil test sendiri sebelum 2 minggu.
Tapi nyatanya kami tidak tahan juga, hari ke 1 saya membeli sebox direct test (alat test yang lebih sensistif dari sensitive) dan melakukan test hampir setangah hari sekali :), hasilnya 2 garis!!! alias haamil. Senang sekaligus agak kurang percaya, kami konsisten mengecek kehamilan setiap hari hingga hari ke 14, dan hasilnya juga konsisten 2 garis!!! tiba di hari ke 14 kami periksa beta HCG di gading pluit, hasilnya adalah 1900/HCG, pasti hamil dan kemungkinan besar kemar karena sebulan sebelumnya ada pasien yang berhasil bayi tabung di Gading Pluit dan oleh dokter Irsyal , kembar 3 dan kadar HCG nya hanya 1300.

Kini Vivi tengah mual hebat-hebatnya, tapi berdasarkan pengalaman bibi dan kakaknya yang pernah hamil kembar, memang kehamilan kembar jauh lebih “menyiksa” dalam trimester pertama di bandingkan kehamilan tunggal. Antara khawatir dan bahagia kini bercampur aduk. Vivi kini harus meminum progynova setiap hary, progesterone vaginal setiap malam (cycrone) dan suntikan pregnyl setiap minggu.
Kini kami menunggu tanggal 14 September 2009 untuk memastikan kesehatan janin kami dan berapa kembar yang kami punya :)

Demikian pengalamn kami, dengan segala kerumitan yang kami alami, total biaya yang kami habiskan mencapai 108 juta rupiah termasuk operasi Tesaa, pembekuan dan penyimpanan dan pencairan kembali sperma dan Embrio, OPU dan ET, obat-obatan, biaya perawatan dan penyedotan OHSS.Sungguh rasanya tak sia-sia semua pengorbanan hampir setengah tahun penuh yang kami jalani. Semoga pengalaman ini bermanfaat bagi yang akan melakukan bayi tabung.

Salam
Vivi dan Teguh
Jakarta

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (22 votes, average: 2.73 out of 5)
Loading...Loading...

posted in Berhasil hamil, Biaya, Jakarta, OHSS, Sperma bermasalah, Tempat program bayi tabung | 30 Comments


4th September 2009

BT 2x keguguran, ACA Positif, B2 Positif and Hyperagregasi Trombosit – Chyntia

Minta sharing pengalaman donk, ada gak di antara teman-teman sekalian yang pengalaman dg ACA Positif, B2 Positif and Hyperagregasi Trombosit? Bisa hamil gak ya? Dg kondisi aku yg positif ke-3 nya, Dr mendiagnosa aku APS (Antiphospholipid Syndrome), darah di pembuluh darah vena/arteri mudah membeku.
Bagaimana sih proses menjalani kehamilan bila kita menderita ACA/APS?
Soalnya aku lagi di konsul ke Dr.Hematologi. Sementara ini terapi minum Ascardia dulu selama 1 bulan baru kemudian di cek darah lagi untuk mengetahui kondisi darah aku.

Coz…aku udah keguguran 2x (BT). Padahal sblm BT1 aku udah tes ACA dan hasilnya negative? Lalu 1 th kemudian tes lagi hasilnya Positive.
Pliss…teman2 ada gak yg punya pengalaman sama ama aku?

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (2 votes, average: 4.00 out of 5)
Loading...Loading...

posted in Penyebab | 12 Comments


2nd September 2009

Berhasil hamil kembar, takut stress sampe ke baby – Seba

Dear all, aku mo sharing pengalamanku. aku dari Solo n udah 6 thn merit. Bayi tabung pertama di Lam Wah Eee hospital Penang dg dr Ng Peng Wa awal tahun ini. jadi 7 embryos, ga tau kualitasnya krn ga dikasi tau n aku jg ga nanya. 2 embryos dimasukin pas ET bulan Maret 2009. krn dokter meyakinkan kalo it’s okay to travel 1 or 2 days after ET, hari ke-3 aku balik ke Solo (via KL). stlh 2 mgg, hasil bhcg 0.

Aku trus istirahat 1 bln an, sambil cari info penyebab embryo kok gak mau nempel n nemu info ttg akupunktur yg bisa increase the success of IVF by 65%. cari2 info ttg akupunktur, akhirnya aku mulai akup dg dr Loona di Yasmin RSCM (n kadang ke tempat prakteknya di Cikarang) selama ampir 2 bln.

Akhir July 2009 aku ke Penang lagi, lalu frozen embryo transfer tgl 31 July 2009. dari 5 embryos sisa, 2 jelek, jd 3 dimasukkan. saat ini, walaupun dokter bilang boleh pulang, tp aku stay di Penang 2 mgg sampe test darah bhcg. sempet flek di hari ke 10, tp cuman 1-2 hari. tgl 12 Aug 2009 cek bhcg, puji Tuhan positif dg bhcg 820. ini bener2 miracle buat aku, apalagi saat masuk ruangan dokter dg perasaan deg2an bgt, trus dokternya bilang “Congratulations, you are pregnant”.

Trus tgl 13 Aug 2009 aku plg ke indo, dg udah beli tiket Penang – Jkt, trus lanjut Jkt-Solo di hari yg sama. ternyata saat di pesawat dari Penang – Jkt, keluar flek kayak fresh blood gitu. aku langsung gemeteran n terus doa selama sisa perjalanan. landing di Jkt, langsung cari hospital terdekat. dokternya ngecek n blg kalo blood nya bukan dari dalem, tp dari luar n aku gak gitu ngerti maksudnya. katanya buat make sure msh hamil ga, disuruh tes urin besok paginya.

Jadinya aku stay di Jkt, n tiket Jkt-Solo hangus. besok paginya cek urin pake test pack n positif. kmrn, 25 aug 2009, aku USG n keliatan hamil kembar 2, thanks God. cuman dokter blg kalo 1st trimester itu rawan bgt n disarankan jangan naek pesawat dulu.

Sekitar 5 hari sebelum USG, aku mulai ngrasain mual bgt, fatique, lemes terus n males mo ngapa2in gitu, jg mood swing..kadang aku bisa nangis2 gitu, mgkn krn homesick, biar gimanapun paling enak ada di rumah sendiri n krn jauh dari suami juga. Temen2 ada yg pernah ngrasain gitu gak ya selama kehamilan? kadang aku takut juga kalo terlalu stress takut kebawa sampe ke baby nya. aku sadar perjalanan ini baru mulai n msh panjangg bgt. mohon doanya ya teman2. aku juga doain semoga teman2 yg sedang usaha punya baby semoga berhasil n yg lagi hamil semoga lancar sampai melahirkan. Amin

Thanks semua yg udah baca sharingku. Thanks buat Yenni yg udah bikin this amazing site. Thanks buat semua yg udah ngasi input2 berguna, especially dr Therez yg ngasi info akup dr Loona n thanks to Mulia, yg udah ngejawab semua pertanyaan2ku via email. oya, in case ada yg mo kontak aku bisa email di: sgunawan10@gmail.com. GBU all

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (2 votes, average: 2.50 out of 5)
Loading...Loading...

posted in Berhasil hamil, Malaysia, Tempat program bayi tabung, Thaw cycle | 62 Comments


31st August 2009

Hasil dx HSG hidrosalping bilateral non patent – Ratna

Hai.. lam kenal smua
Sy udah menikah 2,5 th dan belum diberikan momongan.setelah periksa beberapa dokter diketahui Hasil dx HSG hidrosalping bilateral non patent. Dokter menyarankan tuk laparoskopi / BT. Ada ndak teman2 yg punya pengalaman sama spt sy. Tindakan apa yg harus aku ambil ? mohon masukan. trims.

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (2 votes, average: 2.50 out of 5)
Loading...Loading...

posted in Penyebab, Tuba fallopi bermasalah | 54 Comments


29th August 2009

Beda long protocol dan short protocol – Elka

Dear all…
Salam kenal..Aku udah 7 th rumah tangga & sampai skrg belum dikaruniai momongan. Pada th 2005 pernah hamil diluar kandungan dan menyebabkan saluran tuba falopi harus dipotong.

Pd th ini aku jg berencana ikut program BT di Siloam Hospital Sby. Tgl 1 Agustus konsultasi pertama, cek darah & USG. Dan hasilnya hormon prolaktinku tinggi (83) dan selama 25 hari aku dikasih obat parlodel utk diminum setiap malam utk menetralkan hormon prolaktinku.

Mgkn akhir bulan ini aku ke Siloam lagi utk konsultasi berikutnya… Aku pengen nanya temen2 apa sih beda long protocol dgn short protocol? Maklumlah aku masih awam ttg bayi tabung & baru pertama kali ikutan program.

Thanks utk infonya ya..

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (8 votes, average: 3.13 out of 5)
Loading...Loading...

posted in Pengetahuan, Tuba fallopi bermasalah | 48 Comments


  • Recent Comments

  • yanti: @ mba lulu, sy di kabupaten parigi moutong mba. Cuma sering...
  • mela: @jas: boleh tau biaya berobat di Tow Young Clinic?
  • Nia: Terimakasih ya piping dan tasha untuk dukungannya. Thanks juga udah...
  • vero: Hi, All…. Syukurlah, klo itu cuma Rumors….. Mba Ciecie...
  • neni: Assalamualaikum wr wb… Mba Mel, postingannya membuat saya...
  • Claria Natasha: @Nia Jangan sedih yaa tetaap positif thinking, lebih...
  • pienk: Hai nia… Salam kenal Ak tau bgt gmn kondisimu skrg, ttp...
  • ciecie: Hi, mbak Selvi dan mbak Vero salam kenal. Syukurlah kalo cuma...
  • Search

  • Polls

    • Menurut Anda, keberhasilan bayi tabung terutama disebabkan oleh: (pilih max dua)

      View Results

      Loading ... Loading ...