bayi tabung

Pengalaman bayi tabung dalam mengatasi masalah kesuburan untuk mendapatkan si buah hati

23rd September 2009

Antibody tinggi bisa ikut program inseminasi atau tidak – Emmylia

Dear allz,

Please bantuannya dong ….

Antibody saya tinggi (di posisi tabel ke-3) & untuk pemeriksaan lab yang lain dari hari ke 7 sampai hari ke 22 semua bagus termasuk sperma suami. Pernah saya & suami minta insem tapi menurut dokter tidak perlu karena apabila antibodynya turun maka saya akan hamil dengan sendirinya.

Sudah setengah tahun ini saya tidak ke dokter untuk periksa lagi setelah PLI yang pertama (dengan 3x suntikan)sehingga tidak tahu lagi diposisi tabel manakah antibody saya.

Apakah teman-teman ada yang punya pengalaman atau pernah tahu atau mendengar dengan posisi antibody yang tinggi bisa ikut program inseminasi atau tidak?

Thanks untuk bantuannya ya … semoga kita bisa saling menguatkan satu sama lain … GBU.

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (5 votes, average: 3.80 out of 5)
Loading ... Loading ...

posted in Antibody, Inseminasi | 31 Comments


20th September 2009

Selamat Idul Fitri

bayi-tabung.com mengucapkan

Selamat Idul Fitri 1430H

Mohon Maaf Lahir dan Batin

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (2 votes, average: 4.00 out of 5)
Loading ... Loading ...

posted in Pengumuman | 2 Comments


15th September 2009

2 kali mencoba belum berhasil, berniat ingin mengadopsi anak – Dianee

Salam kenal untuk semua! Ingin bergabung untuk berbagi pengalaman… Saya menikah th.2000. Karena kasus azoosperma, kami memutuskan BT th.2005 di Surabaya (dr. Aucky Hinting). Akhir cerita, kami belum ditakdirkan Tuhan untuk hamil! kenapa saya bilang gini, krn scr medis kualitas sperma setelah mll OPU banyak & bagus, gt jg telurku bagus, embrio jg grade I semua (4 embrio yang ditanam).

Selanjutnya kami pantang menyerah mencoba lg, BT di Yogya (Klinik Permata Hati) awal 2009. dari 4embrio yang terjadi. Pada penanaman pertama belum berhasil hasil. Pada penanaman kedua, Alhamdulillah Berhasil hamil! Pada minggu ke6 dinyatakan kantung kehamilan sdh terbentuk. Namun pada minggu ke 9 embrio tdk berkembang dgn baik. Pada saat ini kami masih mencoba untuk berfikir positif dan terus berdoa mendpt keajaiban smg janin bs berkembang. namun ternyata minggu ke 10 saya keguguran! Sedih…kecewa…Nyesek bgt deh! Persis H-1 sebelum puasa Ramadan.

Tapi Alhamdulillah, insya Allah bulan Ramadhan ini menjadi bulan ‘obat’ bagi kami berdua…semoga luka ini terobati seiring Ramadan ini… Saat ini kami sedang membuat rencana baru. Karena sudah 2kali mencoba dan belum berhasil, kami berniat ingin mengadopsi anak. Kami sedang ‘hunting’, syukur kalo ada bayi yatim yang bisa diasuh… Toh semua yang ada di dunia ini hanya titipan Tuhan…yang sewaktu-waktu harus siap untuk kembali kepada Yang Maha Memiliki.

Dalam hidup ini yang terpenting adalah ‘ikhtiar’, meski rupiah yang sdh dikeluarkan ckp besar, insya Allah bernilai pahala di mata Allah SWT. Untuk teman-teman yang akan memulai program BT! meski klise, tapi yang benar2 dibutuhkan adalah ketenangan hati dan kepasrahan diri kpd Tuhan yang luar biasa. Jangan sekalipun kita protes dengan apa yang telah ditentukan Tuhan. Dan ikhtiar tidak akan sia-sia di mata Tuhan. Tuhan yang lebih tahu apa yang terbaik untuk kita, meski terkadang itu menyakitkan menurut mata awam kita.

Setidaknya cinta kami berdua semakin kuat, kami menjadi pribadi yang saling menyemangati, penuh kasih dan saling menyejukkan hati. Say ‘I love U’ every morning, and keep ’smile’ everytime… Mencoba melihat permasalahan hidup tidak hanya dari 1 sisi. Cobalah kita melihat setiap hal dari berbagai sudut. Sehingga pada saat keinginan kita belum terwujud, kita tetap kuat, tidak berputus asa!

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (10 votes, average: 3.20 out of 5)
Loading ... Loading ...

posted in Adopsi anak, Sperma bermasalah, Yogyakarta | 75 Comments


14th September 2009

Endometriosis berat, belum juga haid setelah minum obat haid – Cici Wahyuni

Salam kenal sebelumnya buat semua karena ini kali pertama saya gabung di blog ini.

Saya baru 4 bulan yang lalu (13 Mei 2009) menjalani laparoskopi untuk masalah endometriosis saya (sudah tingkat berat dengan diameter +/- 6 cm dikiri dan +/-8cm dikanan). Pasca laparoskopi, saya disuntik tapros 2x dan disuruh menunggu 6 minggu sampai saya haid. Namun setelah lewat 6 minggu, saya juga belum haid. Kemudian saya diberi obat untuk seminggu agar haid, namun sudah hampir 2,5 minggu saya belum juga haid.

Saya sudah menikah 1,5 tahun dan ingin bisa segera hamil, mengingat penghalang saya untuk hamil yaitu endometriosis sudah dilakukan operasi. Mungkin ada sharing dari teman2 yang memiliki permasalahan yang sama dengan saya. Terima kasih sebelumnya.

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (11 votes, average: 2.82 out of 5)
Loading ... Loading ...

posted in Endometriosis | 25 Comments


14th September 2009

Azoospermia BT berhasil, OPU 64 telur OHSS – Vivi dan Teguh

Saya ingin berbagi pengalaman kami selama menjalani bayi tabung. Saat ini istri saya (vivi) tengah hamil hampir satu bulan dan diperkirakan akan kembar tapi kepastianya baru akan diketahu hari senin (14/09/09). Kami sudah menikah selama 8 tahun sebelum akhirnya memutuskan untuk memilih bayi tabung. Masalah terutama kesulitan kami untuk memiliki bayi adalah putusnya saluran sperma saya hingga saya menderita azzospermia sekitar 2 tahun yang lalu tanpa sebab yang jelas. Kami mencoba memperbaiki kondisi tersebut dengan operasi penyambungan kembali di RSCM tahun 2008 yang lalu tapi gagal.

Setelah bulat hati, dan mempersiapkan mental dan tentu saja keuangan. Kami mencari RS yang kami anggap terbaik untuk proses bayi tabung kami dan tentu saja di Indonesia, bukan saja karena alasan nasionalisme :) tapi kami banyak bertanya pada dokter sebelumnya, angka keberhasilan bayi tabung banyak di tentukan oleh faktor kenyamanan bagi calon pasangan, keterampilan dan pengalaman dokter saat embryo transfer, baru teknologi. Disisi lain, saya tidak tega meninggalkan istri sendiri di LN untuk mengikuti keseluruhan bayi tabung ada perasaan agak kurang bertanggung jawab :).

Pilihan kami awalnya adalah Harapan Kita, Yasmin RSCM, Morulla Bunda, dan Gading Pluit Kelapa Gading. Harapan kita kemudian kami coret karna jaraknya cukup jauh, kami di kawasn perbatasan jaktim dan pusat (pramuka), Yasmin kemudian kami coret juga karena pelayanan administrasinya sangat berbelit dan tidak ramah. Pilihan kami akhirnya jatuh ke gading pluit setelah kami menerima perlakuan yang sangat buruk di RS bunda. Walaupun awalnya istri saya sangat enjoy konsultasi dengan dokter Taufik Jamaan disana. Saat kami berkunjung ke Bunda untk menanyakan prosedur bay tabung, kebetulan kami memakai sepeda motor karena hari sangat macet, dan bercelana pendek saja.Kami disuruh menunggu selama 1 jam tanpa informasi apapun sampai akhirnya saya “meledak” baru administrasinya datang, dan melayani kami. Setelah mendapat perhitungan biaya secara lisan, kami minta agar keseluruhan biaya dan proses yang harus dilalaui di emal atau di fax ke alamat kantor saya. Selama 1 bulan kami menunggu tidak ada lagi informasi apapun yang kami terima. Satu faktor penting sudah hilang , kenyamanan.

Akhirnya kami ke gading pluit setalah kami mengirim email, dan mereka merspon dengan cepat, kami di undang mengikuti seminar bayi tabung di RS itu , gratis dan dapat makan siang, dan boleh bertanya apapun sampai semua pertanyaan kita tuntas. Akhirnya kami memutuskan disana, melihat teknologi mereka merupakan teknologi terbaru dengan dokter berpengalaman dari Harapan kita. Dokter yang menangani kami adalah dokter Irsyal.

Awalnya kami harus mengikuti test kesehatan, secara keseluruhan termasuk HIV. Karena sperma saya dengan jalur normal susah di ambl maka dilakukan prosedur operasi Tessa, dimana sperma di ambil langsung di buah zakar saya , Thanks God kami dapat 17 Straw. Sperma selanjutnya dibekukan.

Kemudian Istri saya mulai memakai obat yang disuntikan setiap hari, selama 2 minggu, sayangnya pas sel telurnya sudah bagus, herpes kulit istri saya kambuh dan terpaksa proses dihentikan sementara sampai dokter menganggap tidak kambuh lagi.
Setelah berobat, selama hampir 1,5 bulan akhirnya kami mulai lagi dan istri saya menjalani rutinitas menyuntikan kembali obat penyubur (saya lupa) selama 2 mingguan lebih sampai akhirnya sel telurnya dinyatakan laik panen.Vivi mungkin memecahkan rekord nasional untuk telur yang dihasilkan (64 telur) dengan kualitas telur terbaik 12, dan menjadi 6 embrio. Sayangnya istri saya mengalami kasus OHSS (over stimulasi), kasus yang sebetulnya sangat langka tapi dia mengalaminya dan harus di rawat selama seminggu di RS, itu pun harus dengan penyedotan karna OHSS menyebakan berat Vivi naik 6 kg dalam waktu 2 hari akibat cairan sel telurnya berkembang terus. Untuk yang akan bayi tabung meski harus siap-siap tapi tidak usah terlalu khawatir kasus ini peluangnya sangat kecil, walaupun kalau terjadi biaya menginap, dan penyedotan cairan sel telur hampir sama besarnya dengan biaya OPU dan tranfer embrio.

Karena OHSS tersebut embrio kami terpaksa dibekukan dan baru 2 bulan berikutnya (14 Agustus 2009), embrio tersebut di cairkan sebanyak 4, satu meninggal dan 3 terhitung sangat baik. Sedih juga rasanya mengetahui satu embrio meninggal, walaupun belum bernyawa tapi rasanya salah satu anak kami sudah meninggal. 3 embrio kemudian di masukan ke rahim istri saya, oleh Dokter Irsyal. dan kami harus menunggu dua minggu untuk mengetahu hasilnya.

Masa dua minggu merupakan masa yang paling sulit bagi kami, bahkan keteganganya jauh lebih besar dari proses-proses sebelumnya termasuk OHSS sekalipun. ingin rasanya melakukan test kehamilan setiap hari tapi menurut dokter kemungkinannya sangat besar menghasilkan kehamilan palsu (false pregnancy) karena sebelum ET, Vivi di suntik Pregnyl dan minum progynova, yang kemungkinan akan mempengaruhi hasil test sendiri sebelum 2 minggu.
Tapi nyatanya kami tidak tahan juga, hari ke 1 saya membeli sebox direct test (alat test yang lebih sensistif dari sensitive) dan melakukan test hampir setangah hari sekali :), hasilnya 2 garis!!! alias haamil. Senang sekaligus agak kurang percaya, kami konsisten mengecek kehamilan setiap hari hingga hari ke 14, dan hasilnya juga konsisten 2 garis!!! tiba di hari ke 14 kami periksa beta HCG di gading pluit, hasilnya adalah 1900/HCG, pasti hamil dan kemungkinan besar kemar karena sebulan sebelumnya ada pasien yang berhasil bayi tabung di Gading Pluit dan oleh dokter Irsyal , kembar 3 dan kadar HCG nya hanya 1300.

Kini Vivi tengah mual hebat-hebatnya, tapi berdasarkan pengalaman bibi dan kakaknya yang pernah hamil kembar, memang kehamilan kembar jauh lebih “menyiksa” dalam trimester pertama di bandingkan kehamilan tunggal. Antara khawatir dan bahagia kini bercampur aduk. Vivi kini harus meminum progynova setiap hary, progesterone vaginal setiap malam (cycrone) dan suntikan pregnyl setiap minggu.
Kini kami menunggu tanggal 14 September 2009 untuk memastikan kesehatan janin kami dan berapa kembar yang kami punya :)

Demikian pengalamn kami, dengan segala kerumitan yang kami alami, total biaya yang kami habiskan mencapai 108 juta rupiah termasuk operasi Tesaa, pembekuan dan penyimpanan dan pencairan kembali sperma dan Embrio, OPU dan ET, obat-obatan, biaya perawatan dan penyedotan OHSS.Sungguh rasanya tak sia-sia semua pengorbanan hampir setengah tahun penuh yang kami jalani. Semoga pengalaman ini bermanfaat bagi yang akan melakukan bayi tabung.

Salam
Vivi dan Teguh
Jakarta

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (22 votes, average: 2.73 out of 5)
Loading ... Loading ...

posted in Berhasil hamil, Biaya, Jakarta, OHSS, Sperma bermasalah, Tempat program bayi tabung | 30 Comments


4th September 2009

BT 2x keguguran, ACA Positif, B2 Positif and Hyperagregasi Trombosit – Chyntia

Minta sharing pengalaman donk, ada gak di antara teman-teman sekalian yang pengalaman dg ACA Positif, B2 Positif and Hyperagregasi Trombosit? Bisa hamil gak ya? Dg kondisi aku yg positif ke-3 nya, Dr mendiagnosa aku APS (Antiphospholipid Syndrome), darah di pembuluh darah vena/arteri mudah membeku.
Bagaimana sih proses menjalani kehamilan bila kita menderita ACA/APS?
Soalnya aku lagi di konsul ke Dr.Hematologi. Sementara ini terapi minum Ascardia dulu selama 1 bulan baru kemudian di cek darah lagi untuk mengetahui kondisi darah aku.

Coz…aku udah keguguran 2x (BT). Padahal sblm BT1 aku udah tes ACA dan hasilnya negative? Lalu 1 th kemudian tes lagi hasilnya Positive.
Pliss…teman2 ada gak yg punya pengalaman sama ama aku?

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (2 votes, average: 4.00 out of 5)
Loading ... Loading ...

posted in Penyebab | 12 Comments


  • Recent Comments

  • Kristina: Dear Mba Widia, Suami ku terato mba, sudah therapy hampir 2...
  • reni: Mba Ami BT di BIC Menteng ada 5 folikel tp hanya 3 yg isi dan 2 yg...
  • widia: buat mbak lina, mbak ami, mbak kristina… kasusnya masing2...
  • ami: mb reni, ,,:ooo gt, ,,yg BT di BIC menteng gmn? iy si, ,dgr2 ad...
  • Kristina: Mba Destiny.. Bismillah ya mba, mdh2an semua lancar dan dapat...
  • Yenni: Hi Mulia, anak2 baik. Bagaimana kabar Wayne and dedenya? pasti da...
  • ami: mb reni, ,,:ooo gt, ,,yg BT di BIC menteng gmn? iy si, ,dgr2 ad...
  • lina: Semoga semua lancar,, dan hasilnya sesuai dengan yang diharapkan....
  • Search

  • Polls

    • Menurut Anda, keberhasilan bayi tabung terutama disebabkan oleh: (pilih max dua)

      View Results

      Loading ... Loading ...