bayi tabung

Pengalaman bayi tabung dalam mengatasi masalah kesuburan untuk mendapatkan si buah hati

14th October 2010

Proses ET bisa hampir sejam – Evi

Haiiii galls… i’m so happy to find thiz site…. nama ku Evi Tobing salam kenal ya.. usia 37 thn.. (tapi saya tetap merasa semangat seperti usia 25 tahun.. :-) biar ga stress) sudah hampir 10 thn menikah.. total udah menjalani 2x inseminasi dan 2x IVF tahun 2005 di sgp dan gagal trus tahun lalu bulan Juni sama dr Ivan BIC sempat positif tapi 3 hari kemudian keluar lagi.. lalu frozen embryo yg tersisa dimasukan kembali dan gagal.
Tanggal 7 kemarin baru saja laparascopy lagi (yg ke dua) dan dikatakan semua baik.. dan dr Ivan minta mulai lewat inseminasi dulu period selanjutnya.
Waktu di spore saya juga dikatakan PCOS dan diberi obat metformin dan hampir setahun saya minum…thn lalu dr Ivan saya tdk PCOS..

Tapi memang sejak tahun 2005 saya aga mendingan juga olahraganya…cukup teratur kecuali setahun belakangan ini…
Saat ini kesulitan dokter adalah pada saat ET .. krn bentuk saluran rahim saya yg berkelok-kelok.. sehingga proses ET yang seharusnya hanya 15 menit bisa hampir sejam.. dan itu pun dalam kondisi di bius.. biasanya tdk perlu bius.

Pantauan trakhir…indung telur mengecil, faktor usia dan jumlah telur pun menurun…tapi keep positive thought always in mind… :-)

Membaca semua post.. ternyata sepasrah apapun kita menjalani program ini tetep sama raanya pada saat trima raport… deg2an nya luar biasa… dan sebentar2 harus liat celana dalam kita.. :-)

Semoga doa dan impian keluarga2 yang mendambakan keturunan diijinkan Tuhan untuk menjadi kenyataan…karana buat saya..being pregnant is GOD will…
Saya pun berharap program saya selanjutnya berhasil sd melahirkan dengan kondisi sehat Ibu dan Anak…dan bapaknya juga.. :-)

sukses buat kita semuaa…. :-)

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (1 votes, average: 3.00 out of 5)
Loading ... Loading ...

posted in Jakarta, PCO, Penyebab, Singapore, Tempat program bayi tabung | 11 Comments


12th October 2010

Program bayi tabung di Yogyakarta – Felly

Hallo teman2 seperjuangan :-)

Senang rasanya akhirnya aku gabung disini, ternyata banyak banget info dan cerita pengalaman ttg program BT.

Bulan Mei-Juni kemarin aku ikut program BT untuk pertama kalinya di RS Siloam Surabaya dg Dr. Aucky, tapi gagal. Setelah beberapa waktu menyiapkan mental sendiri, aku iseng2 browsing dan ketemu info ttg Klinik Program Permata Hati di RS Dr. Sardjito Yogyakarta. Entah nantinya pendapat suami apa, nanti aja :-) aku mau cari2 info dulu.
Kebetulan mertua disini dan aku beberapa waktu ini banyak di Jogja.

Barangkali ada teman2 yang punya pengalaman di Klinik ini, aku boleh direferensikan ga ke dokter mana yg kira2 enak diajak konsultasi, tingkat keberhasilan dan kira2 total biayanya berapa ya?

Terima kasih sebelumnya :-)

*lg mencoba bangkit lagi niiy*

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (2 votes, average: 3.00 out of 5)
Loading ... Loading ...

posted in Tempat program bayi tabung, Yogyakarta | 32 Comments


2nd October 2010

Apakah dengan ASA tinggi bisa bayi tabung – Asti

Hai Moms,

Aku Asti, tinggal di sebuah kota di Riau. Sudah lama sekali menjadi pembaca setia bayi-tabung.com namun baru kali ini berniat untuk sharing ke teman-teman semua.

Umurku sekarang 31 tahun dan suamiku 32 tahun. Kami sudah menikah 3 tahun dan aku belum pernah merasakan yang namanya Hamil, meskipun aku dan suami selalu tinggal di kota yang sama dan tidak pernah pisah.

Selama 2 tahun terakhir, aku telah konsultasi dengan obgyn RS di kota tempat tinggal kami dan juga dengan dr. Oetamar Sjamsuddin di Kinik Sam Marie Jakarta (terpaksa bolak balik Jakarta – Riau hampir tiap bulan). Aku sudah melakukan tes darah untuk uji FSH / LH / Prolactin / Progesterone/ ACA/ TORCH, dan semuanya bagus menurut Dokter. Pertumbuhan telurku katanya bagus. Siklus menstruasi ku juga normal, memang agak panjang sih sekitar 32-33 hari, tapi konsisten tiap bulannya. Kadang sering ngerasa sakit kalau hari pertama (hanya 4 jam pertama), tapi menurutku itu masih wajar. Aku juga sudah pernah HSG test tahun 2008, dan hasilnya bagus kedua tuba faloppi ku tidak tertutup. Tapi kata dokter rahim ku retroflection, yang menurut dr. Oetamar itu tidak masalah.

Ketika pertama kali periksa di Sam Marie, Dr. Oetamar menyarankan untuk melakukan tes Kibbrick, untuk mengetahui apakah aku punya masalah dengan Antisperm Antibody (ASA). Dan pada saat itu, kami tahu kalau ASA ku sangat tinggi 1:32788. Kemudian kami dirujuk untuk menemui dr. Indra G. Mansur untuk menyembuhkan masalahku. Aku sudah suntik 6x PLI dan pada masa treatment PLI itu, kami diminta untuk berhubungan menggunakan Kondom, karena dikhawatirkan akan memperlambat turunnya Antibodi ku. Dan aku juga menjauhi makanan yang menjadi pantanganku seperti seafood, ayam, tahu, tempe, teh, kopi, tomat, dll. Semua itu dengan alasan untuk mempercepat penurunan ASA. Alhamdulillah ASA-nya turun menjadi 1:256, dan menurut dokter aku sudah siap Hamil.

Pada saat yang bersamaan, suamiku juga diperiksa sperma-nya, hasilnya cukup baik, namun perlu ditingkatkan jumlah serta kualitasnya supaya semakin banyak jumlah sperma yang bisa bergerak cepat dan lurus. Suamiku juga didiagnosa ada vericocle stadium I, tapi tidak perlu operasi. Dr. Indra hanya memberikan banyak obat (dan mahal-mahal), hehehe. Alhamdulillah setelah minum obat, banyak sekali peningkatannya. Kualitasnya BAIK dan siap membuahi telurku.

Setelah ASA-ku turun, aku mulai program hamil. Yaitu memantau pertumbuhan folikelku untuk mengetahui masa suburku. Aku dikasih obat seperti profertil, ovestin dsb untuk menstimulasi pertumbuhan telurku, dan di hari ke-12 sd 18 mens, aku cek USG dan transvagina untuk memonitor pertumbuhan telurku. Folikelku kadang hanya 1 buah yang tumbuh sangat besar sekitar 20 – 25 mm, menurut dokter ini sih cukup baik. Bahkan pernah juga ada yang besar sekali sampai 30 mm dan belum pecah-pecah, akhirnya sama dokter dikasih suntikan Ovidrel, besokannya periksa eh belum pecah lagi, terus mau dijadwalkan suntik ovidrel lagi, tapi pas dicek akhirnya dia pecah juga. Kenapa ya bisa begitu? Apakah telur terlalu besar itu juga gak bagus? Dan kenapa pecahnya lama ya?

Sampai sekitar beberapa bulan aku terus ikut program hamil dengan memonitor perkembangan telurku dan masa ovulasi, namun belum hamil juga. Akhirnya kami memutuskan untuk INSEMINASI di Sam Marie dengan dr. Oetamar, dan inseminasi pertama ku gagal, aku mens seperti biasa, tepat 14 hari setelah aku insem.

Setelah kami mencoba 6 bulan dari ASA-ku turun untuk program kehamilan normal dan sekali inseminasi, aku belum hamil juga. Memang sih sempat aku terlambat 2 minggu (dan ini jarang sekali), dan ketika mens yang keluar banyak sekali, dan darah berwarna coklat gelap. Dr. Indra biilang mungkin sudah terjadi pembuahan, namun embrio-nya tidak nempel di rahim. Dan dia menyarankan aku untuk Kibbrick test lagi karena sudah 6 bulan takutnya ASA-nya naik lagi. Dan benar ternyata ASA-ku jadi 1:2048, akhirnya aku suntik PLI 3x lagi dan infus Gammaras (sumpah nih infus mahal banget). Setelah treatment kedua ini ternyata ASA-ku masih cukup tinggi 1:1024, dr. Indra sampai bingung, jarang2 yang kayak gini, udah PLI 3x dan infus Gammaras ternyata gak ada peningkatan yg berarti. Akhirnya karena kami sudah pasrah, kita tetap nekat INSEMINASI yang kedua sama dr. Oetamar juga. Dan lagi-lagi, insemnya GAGAL.

Sekarang aku berhenti treatment ASA, karena sudah hopeless. Kadang-kadang ke obgyn ku di kota kami untuk cek perkembangan telur untuk tau masa ovulasi, kami masih ingin aku hamil normal.

Aku lagi berpikir apakah aku perlu Laparoscopy untuk mengetahui apakah aku ada masalah kista, or miom, dsb. Karena kakak ku sebelumnya pernah punya kista besar, dan harus dioperasi, dan Alhamdulillah dia sudah punya anak sekarang setelah dioperasi dan kosong 3 thn. Tapi menurut obgyn-ku hasil dari USG normal-normal saja, tidak ada indikasi kista or myom, dan akupun tidak pernah mengeluh sakit kalau lagi mens, jadi kemungkinan endometriosis kecil. Tapi apakah memang dari USG bisa ketauan ada kista apa ngga? Terus kalau nggak salah banyak perempuan yang tidak pernah sakit mens-nya ternyata ada kista?

Sekarang kami lagi bingung harus apa lagi. Kemarin kami coba ke RS Bunda (klinik Morulla) untuk konsul dengan Dr. Taufik Jamaan, kami berencana mau ganti dokter. Dan menurut dr. Taufik ternyata dia tidak menganut tentang ASA. Memang teori Antisperma Antibody ini gak semua dokter percaya, ada yang percaya ada yang tidak. Nah dr taufik ini salah satu yang tidak percaya. Kami menceritakan kondisi kami, dan dia menyarankan jika mau langsung bayi tabung juga boleh. Tapi kalau masih mau nyoba Inseminasi dengan dia, juga disarankan. Nah aku bingung nih, apakah aku normal dulu, insem dulu, atau langsung bayi tabung ya sama dr taufik? Kalaupun mau bayi tabung kayaknya tahun depan, karena cutiku udah habis tahun ini, hehehe. Ada yang punya pengalaman bayi tabung dengan dr taufik? Kalau dr ivan gimana ya?

Apakah dengan ASA yang tinggi aku masih bisa bayi tabung ya?

Ohya, kemarin aku sempat telat 2 minggu, makanya aku periksa sama dr. taufik, katanya hormonku terganggu, dan aku diminta minum Cyclo Proginova. Aku cek diinternet itu sih untuk mengatur hormon ya, ada yang pernah punya pengalaman minum obat ini? Kalau sudah minum ini kita tidak akan hamil di siklus bulan itu ya? Aku malah disuruh datang konsul di hari ke-3 mens siklus bulan berikutnya.

Oke deh moms and moms wanna be, makasih ya sudah membaca curhatan dan masalahku, semoga bisa memberikan input, masukan dan semangat buatku. Yang pastinya aku senang karena ternyata banyak perempuan-perempuan yang berjuang dan punya semangat untuk punya anak yang bisa menjadi inspirasi buat aku.

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (5 votes, average: 3.60 out of 5)
Loading ... Loading ...

posted in Antibody, Jakarta, Obat, Penyebab, Persiapan | 46 Comments


30th September 2010

7 kali bayi tabung – Wiyah

HI Salam kenal untuk semua. Sy wiyah tingal di Malang, umur 41 suami 48 menikah 10 tahun sy punya masalah dgn tuba fulopi.

Bayi tabung pertama tahun 2005 tidak berhasil dan tidak ada sisa telur rasanya sediiih sekali, Harus mulai dari nol lagi 3bln kemudian ikut bt yg kedua TUHAN mengabulkan doa ku . Aku berhasil hamil kembar laki perempuan.

Saking senangnya setiap hari keluar untuk beli peralatan bayi yg masih di dlm kandungan. dua bln kemudian aku pendarahan dan Dokter nyarankan betres total di rumah sakit. sangat 2 menyesal aku tidak mau betres di rumah sakit aku pilih di rumah. akhirnya lahir 7 bln blm cukup umur dan anak ku berumur hanya satu bln dan 4 hari. Aku sangat terpukul sekali aku menyesal tidak nurut nasehat dokter hi…hi.. hi.. kalau ingat anakku aku suka nangis sendiri.

Setahun kemudian aku coba sisa embrio frozen berhasil tapi keguguran, aku memutuskan ikut bayi tabung lagi bayi tabung lagi sampai ke 7 kali tapi belum berhasil hamil . teman2 doakan aku mau bayi tabung lagi yg ke 8 di Surabaya semoga yg ini berhasil Amiiin.

Tolong yg pernah bt di dokter Ekcy kasih infonya biaya bt keseluruhan. trim

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (1 votes, average: 1.00 out of 5)
Loading ... Loading ...

posted in Surabaya, Tuba fallopi bermasalah | 22 Comments


29th September 2010

Foto bayi tabung – Jocelyne

Jocelyne Alexandra Anugrah (Jack2),
bayi tabung di RSIA Bunda dgn dr. Taufik Jama’an, lahir tanggal 28 Agustus 2010 pk. 07.30 malam, berat 2.875 kg, panjang 47 cm, dilahirkan dengan operasi caesar pada minggu ke 38.
Ayah Peter Anugrah, Ibu Michelle Dian Lestari.  Lama menikah 8 tahun.
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (4 votes, average: 4.00 out of 5)
Loading ... Loading ...

posted in Foto bayi tabung | 5 Comments


27th September 2010

Operasi Laparatomy untuk Miom, Kista, Adenomyosis dan Endometriosis – Dee

Hi mums..
kenalkan namaku Dee, aku udah merit selama hampir 4 tahun. Sejak sma aku sudah memiliki riwayat endometriosis yang parah, operasi LO taun 1998 dan 2007, tapi malah tambah parah.
aku udah insem 4 kali (3x di rs bunda, 1x di brawijaya) dan sudah mencoba bayi tabung 1x dengan dr ivan di bunda, gagal juga. Hal ini aku rasa karena kurangnya informasi yang diberikan dr ivan soal kista/endo.

Sejak aku melakukan bayi tabung september tahun lalu, tiba2 yg tadinya aku hanya memiliki endometriosis dan kista, sekarang tumbuh adenomyosis dan miom. akhirnya saya ke dr wahyu dan memutuska untuk laparatomy karena 2 bulan lalu saya juga mengalami hidrosalping yang mengakibatkan pendarahan.

Apakah ada teman2 yang mengalami hal tersebut secara bersamaan seperti saya (kista, endo, adenomyosis, miom dan hidrosalping) dan bisa hamil setelah laparatomy?

Mohon sharingnya juga, apakah dr wahyu cukup bagus untuk laparatomy dan biasanya berapa lama waktu yg dibutuhkan untuk recover setelah operasi.

Thanks mums untuk sharingnya..

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (1 votes, average: 2.00 out of 5)
Loading ... Loading ...

posted in Endometriosis, Inseminasi, Jakarta, Kista | 74 Comments