Bayi Tabung di Tropicana Medical Center – Michelle

Halo teman-teman, bulan Februari kemarin saya mencoba lagi bayi tabung di Klinik Morula, akan tetapi gagal. Respons telur saya tidak baik (hanya dapat 5 buah dan 3 yang terbuahi dengan serpihan yang banyak) dan persiapan saya juga kurang matang seperti dulu.

Akhirnya saya dan suami memutuskan untuk mencoba di Tropicana Medical Center di Kota Damansara, Kuala Lumpur, dengan dr. Surinder Singh. Konon kabarnya tingkat keberhasilan di klinik ini mencapai rata-rata 60% (ada perincian per kelompok umur, tetapi seingat saya bahkan untuk kelompok umur diatas 35 thn juga masih diatas 40%). Saya baru mulai hari ini dengan pemeriksaan awal. Sebetulnya kalau dari Jakarta sudah dipersiapkan lebih baik tapi biaya periksa disini juga tidak mahal, hanya sekitar RM 200 – 500 per test (hampir sama dengan Jakarta).

Biaya IVFnya sendiri sekitar RM 15.000 (RM 10.300 utk proses IVF, RM 1.600 untuk Embryo Transfer dan RM 3.000-an untuk obat-obatanya, yakni Gonal F dan Buslerin/Suprefact). Ini diluar biaya konsultasi dan lab test, tapi sudah termasuk kamar perawatan untuk OPU dan ET. Kelebihan klinik ini adalah kita bisa meminta test kromosom, sehingga bisa memilih jenis kelamin embryonya. Biaya untuk test kromosom ini adalah antara RM 7.000 – RM 15.000. Selain itu, biaya untuk membekukan embryo sangat murah. Satu tahun pertama gratis, setelah itu hanya RM. 1.000. Untuk menginap mereka ada guest room seharga RM 150/malam untuk dua orang (ada dua ranjang ukuran queen size).

Kalau memang ada yang berminat mencoba di Tropicana Medical Center, harap sabar dan mau meluangkan waktu seharian untuk test awalnya ya, karena lama sekali. Kami datang jam 9 pagi. Lalu suami di test sperma. Menunggu 2 jam untuk hasil test lalu bertemu dengan dokternya. Oleh dokternya diperiksa tiga kali, USD luar, USD dalam, periksa dalam dengan jari. Lalu setelah itu test darah (HIV, Hepatitis, Diabetes, TORCH dan IMS) baik untuk laki-laki dan perempuannya. Setelah itu baru dijelaskan tentang masalah programnya, obat-obatan dan jadwalnya. Pada awal kunjungan ini kita harus membayar sebesar RM 3.800 yang terdiri dari biaya konsultasi, biaya test lab dan biaya obat yang dibawa pulang (Gonal-F dan Suprefact). Setelah itu terserah kita untuk melakukan pemeriksaan monitoring di Jakarta atau kembali ke klinik untuk pemantauan reaksi telur. Saya dijadwalkan untuk periksa Estradiol pada hari ke 16 sebelum menurunkan dosis Suprefact dan hasil dikirim ke mereka lewat email, lalu monitor besaran telur pada hari ke 27, dan direncanakan akan OPU pada tanggal 7 May besok.

Sementara baru ini saja yang bisa saya bagikan kepada teman-teman. Saya akan update lagi setelah saya mulai menjalankan program ini.

BTW, Garuda sedang ada tiket murah ke Kuala Lumpur. Hanya USD 110/orang, berlaku 5 hari, berangkat dengan pesawat pk. 14.35 dari Jakarta. Lumayan kan?

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (2 votes, average: 1.00 out of 5)
Loading...

Pengalaman keberhasilan bayi tabung – keluarga Dewi

Hei.. semuanya salam kenal ya… saya usia 25 tahun, suami 27 tahun.. kita sudah menikah 1,5 tahun ternyata saya mengalami masalah dan akhirnya memutuskan niat untuk bayi tabung. Sebelumnya saya udh berniat jika saya ikut proses bayi tabung berhasil saya ingin skali berbagi pengalaman slama proses.

Saya mulai ikut program bayi tabung bulan februari lalu di saat mens Hri ke 2 tepatnya tgl 8 februari lalu dengan suntikan gonal yg pertama sampai di hari ke 12. saat itu hasil E2 saya juga sangat tinggi skali…saya disarani banyak makan putih telor yg banyak dan mengurangi kadar garam.
hari ke 13 saya menjalani OPU dengan hasil telor yg di dapet sebanyak 26 telor.shari setelah OPU saya mengalami Nyeri perut yang sangat hebat sekali rasa kembung yg berlebihan sehingga saya memutuskan ke rumahskit di sore hari dan akhirnya d opname selama 4 hari..hari ke 5 saya menjalani ET dengan hasil embrio yg bagus ada 5.. dan kami memutuskan untuk d transfer 2 embrio saja.

Setelah ET saya di rawat selama 1 hari d rumah sakit dan saya tidak turun dr tempat tidur bahkan tidak buang air kecil ampe besok pagi. sampai di rumah…..saya harus banyak istirahat bak ratu dalam rumah..hehe….suami dan orangtua saya berperan d rumah…sampai makan minum saya di kasur.xixixix….hanyak ke kamar mandi saya untuk BAB..BAK.
gak sampai disini berperjuangan saya,,.,,saya terus berdoa beroda berdoa ke allah semoga diberikan yg terbaik sampai hasil terima rapot di hari ke 14 setelah ET.

Tibalaaaaaaaah……..eng ing eng…..jantung berdetak dag dig dug jadwal saya harus ke rumah sakit.
jreeeengg….sesampai d klinik perasaann saya gak karuan..takut cemas dan urring2an pokoknya…
saat suster panggil nama saya…huh.(tarik nafas panjang) duduk dan suster pun Menanyakan “SUDAH TESTPACK BU DI RUMAH ?” eng ing eng,,, saya kaget dan saya bilang BU SUSTER. mau di testpack disini gak? saya bilang takut bu..hehe…
akhirnya suster ambil darah saya untuk melihat hasil BCG_y Dan memastiikan Positif ATAU nEGATIF.

SETELAH itu saya d suruh menunggu panggilan untuk d periksa dokter..sambil menunggu saya dan suami memikirkan Testpack gak iya gak iya gak…akhirnya qt pasrah dan saya siap untuk di testpack.
ah…….jantung rasanya berkencang serasa mo copot.
tibalah saatnya di panggil untuk bertemu dokter…jreng..d ruangan serasa rame seperti pasar karena saya seperti orang yang ketakutan krena candaan dokter. ketika dokter menyuruh saya melihat hasil testpack saya mengelak biarkan suami saja…

ah………….saya tak tau perasaan dan hasilnya apa…tiba2 dokter bilang “SELAMAT YA POSITIF” tapi kita tunggu hasil darahnya (ah,,,saya terasa down tp ttp optimis). sore dari pegawai d klinik sms dan bilang selamat bu hasil BCG-y bagus sekali 40,3.
Huaaaaaaaaahhh……..saya tak tau harus menangis teriak ketawa atau ngapain…perasaan gak karuan..
alhamdulillah ya allah..allah menjawab semua jerih tangisan dalam doa saya slama ini..
seminggu kemudian saya kembali d USG alhamdillah terlihat 1 kantong..seminggu kemudian saya usg lagi..alhamdulillah sudah ada detaknya,,,usia kehamilan 5w dan yg jadi hanya satu.sungguh bersyukur sekalii…walopun yang jadi hanyalah satu…alhamdulillah allah memberika kepercayaan ini kami kami.

sekarang saya udah memasuki usia kehamilan 7 minggu..insyalh 2 minggu lg liht hasil usg_y.semoga kehamilan saya sehat lancar…amin..

buat teman2 semua jangan putus asa jangan menyerah,,, tetap semangat ya….
semoga pengalaman saya jadi penyemangat tman semua….. ^_^

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (4 votes, average: 3.00 out of 5)
Loading...

Bayi tabung batal karena E2 tinggi – Tanti

Aku tinggal di NL menikah sudah 10 tahun n umurku sekarang 36 and suami 41 ,dan selama 7.5 tahun aku menggunakan kontasepsi (pil) ku kira setelah ku lepas pil itu bisa langsung hamil or atleast dalam jangka 6-12 bulan aku bisa mengandung ternyata eh ternyata diluar rencana sekali no hamidun qiqiqiqi , Go to Obygn check darah (hasil darah OK) ini itu sampe peugeeell anf ngilu ampuun deeh and akhirnya check pasca senggama ternyata di pasca senggama all sperma suamiku sudah KO dan tidak tembus sampai ke uterus lalu lanjut ke laparascopy found litlle endometriosis ( Dr said is ok hehe), Dr menyarankan u Inseminasi uokeeeh hajar deeh IUI ,aku ikut IUI 7X (tidak membuahkan hasil) pas IUI ke 6 sempat senang karena test menunjukan + tapi hanya beberapa hari setelah itu si M datang , Dr bilang ini namanya Chemical pregnancy nuassseebbbbb ;-( aku tanya apakah antibody … no is ot antibody hanya kromosom nya ga berkembang semestinya … hmmm ( garuk2 kepala alias binun teuteeep hahaah ) t5api sptnya aku mau tanya lagi ke Obyn ku apakah aku ada antibody … ga papa cerewet dikit masa udah bayar ga boleh cerewet huahahahah ;-P

Dan akhirnya aku lanjut ke tahap Bayi tabung or IVF senangnya hati ku bisa langsung ke bayi tabung , aku benar2 mempersiapkan u bayi tabung ini dengan menkonsumsi vitamin prenatal , Q10 , royal jelly, akupuntur, sayur mayur herbs buah2han pokoknya healty pealty buanget deeh saking semangatnya ( saran dari google sie qiqiqiqiq)
Saat nya tiba aku mulai suntik decapeptyl 11 january teruuuss sampai si M muncul akhirnya tgl 17 Jan 2012 munculah si M tambah semangat karena aku harus start Gonal F u membangunkan dan mengembangkan telur2 ku ( aku dapat dosis 150) terus aku lakukan sampai hari 8 TERNYATA pas echo huhuhu aku hyperstimulate E2 ku tuinggi sekali and Dr bilang is too danger tunggu sampai besok liat bagaimana perkembangan E2…ku tunggu sampai besok but my feeling said it would be not a good result pffffff benar ternyata E2 ku double amount than yesterday haiyaaaaa GUBRAK! Sel telurku lebih dari 20 itu yg terlihat di luaran ajah Dr belum bener2 itung yg didalam yg nyempil2 so indeed Hyperstimulate, Dr memutuskan untuk MENGCANCEL bayi tabung ku huwwwaahuuuuu nuaangis bombay… aku memaksa Obgyn ku untuk meneruskan punctie … but Dr bilang tidak bisa semua hormon harus disetop hari ini juga sediiihhh kecewa padahal telurku ada 12 yg bagus 17-22 mm .

Theres nothing I can do terpaksa ikut apa kata Dr .. padahal kalo aku baca di forum ini walupun hyperstimulate terkadang Dr meneruskan bayi tabung sampai pembuahan… tapi karena aku di NL mereka tidak mau meneruskan sama sekali dikarenakan takut membahayakan si pasien itu sendiri..HUH. sekarang aku lagi menanti kedatangan si M biar bisa mulai lagi bayi tabung ( pfffff karena hormon jumping arround sptnya bakalan telat niie si M arrrggg) ) semoga bayi tabung yg ke dua ini berjalan dengan mulus ( dengan pengurangan dosis Gonal F) yang penting teutaaap semangaaatt …amiieeeennn u temasn yg mengikuti program bayi tabung teutap semnagat yach and thanks for bayi tabung blog sangat membantu sekali because I’m not alone ;=)))) X Tanti

Oh Ya lupa E2 : estrodiol.. 😉

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (7 votes, average: 3.43 out of 5)
Loading...

3 kali bayi tabung gagal dan hamil normal tp ektopik – Ayu

Hallo semua…salam hangat utk semua pembaca website ini.. senang sekali ada website yg mengulas tentang bayi tabung ini.. dulu pertama sy melakukan program bayi tabung di bic oleh dr indra saat itu sy sudah mulai mmbaca2 website ini,tp blm berani tulis.hehe

Oya usia sy 28th sy sudah menikah 5th tp blm dikaruniai momongan, saat progran bayi tabung pertama sekitar 2thn lalu sy gagal pdhal sangat berharap sekali tp anehnya dr indra yg menangani sy tdk mmberikan support apapun.. program kedua sy mau pindah ke dr ivan msh di bic juga ktnya beliau ramah ternyata benar pertama consult ramah sekali, tp kt suamiku krn dr awal sudah dr indra maka tanggung kalau pindah dokter lg, maka sy putuskan program bayi tabung kedua dgn dokter indra lg kira2 sekitar 6 bulan setelah kegagalan pertama sy lngsng mlakukan program ke2 dan setelah et nunggu msh degdegan walau kedua saat test hancur lg hati sy krn negative lg. setelah et sy sempat demam, mungkin itu sebabnya kegagalan bayi tabung nya…

Akhirnya sy stop bbrp bulan sy hanya berolahraga rutin drmh dan betapa kagetnya ternyata 2 bulan sirklus means setelah kegagalan ke2 sy bisa hamil normal.. betapa bahagianya sy saat itu dan bangga krn sy merasa bs hamil normal so sy pergi ke dr indra lg dan anehnya saat usia kandungan sy 6 minggu saat di usg tidak nampak apapun didalam rahim sy, pdalah saat test darah bthcg sy tinggi sekali,dan dr indra meminta sy melakukan usg di dokter rujukannya utk ush yg lebih mendetail, setelah usg betapa kagetnya sy ternyata sy mengalami hamil ektopik atau diluar rahim, dan 2 hari kemudia sy datang buan dgn darah yg begitu banyak…

Ya tuhan begitu berat cobaan ini,tp sy yakin sy dan suami bs menjalani ini semua. 6 bulan pasca keguguran hamil ektopik sy, maka sy melakukan program bayi tabung yg ke 3 msh dengan dr.indra spog seperti yg sudah2 perut sy kembung krn disuntik gonal dan setelah et sy hanya bedrest krn kali ini sy tdk mau gagal lg, krn ini sudah yg ketiga kalinya, saat pada waktunya sy test dan ternyata kembali negative… masa allah sy begitu kecewa krn waktu dan biaya yg sudah sy keluarkn sudah lumayan bnyak..tp sy masih semangat.hehhe hanya sj yg mmbuat sy kecewa saat kegagalan bayi tabung sy pertama, kedua dan ketiga gagal tdk ada suport yg diberikan oleh dr indra. mungkin jika suatu hari nanti sy mencoba program bayi tabung kembali akan mencoba dokter lain… apa diantara anda semua ada yg mengalami kegagalan bayi tabung yg berturut2 atau pegalaman ditangani oleh dr indra spog.. terima kasih semua..

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (1 votes, average: 2.00 out of 5)
Loading...

2 kali hamil dari program bayi tabung – Nana

Hai salam kenal,
Saya mo sharing ke temen-temen semua, karena web ini sangat membantu saya mencari informasi mengenai program bayi tabung.

Alhamdulillah dari program thaw cycle saya bisa hamil, sekarang usia kehamilan 18 minggu. Sebelumnya pada bulan Januari program pertama dari fresh cycle saya sempat hamil jg tapi hanya bertahan 6 minggu setelah itu abortus spontan. Kata dokter, keguguran pada usia kehamilan segitu karena perkembangan kromosom yang gak sempurna jadi tubuh akan mengeluarkan secara otomatis.

Saya mo cerita dari awal y.. saya n suami udah 6 thn menikah. Alasan kami melakukan program bayi tabung karena suami azoospermia sedangkan saya gak ada masalah apa-apa. Saya ikut program di RS.Family Pluit. Bulan Januari kami mulai program yang pertama pada H-2 haid, prosesnya kurang lebih sama dengan teman-teman yang lain. Suntikan yang diberikan ke saya Gonal F, centrotide, dan suntik Pregnyl sebelum OPU/Ovum Pick Up. Selama diberi stimulus..saya rajin makan makanan yang mengandung protein seperti ikan laut, telur rebus dimakan putihnya.

Pada saat saya OPU, suami dilakukan operasi pengambilan sperma. Alhamdulillah sperma dapat di ambil dari lapisan atas dan jumlahnya bagus menurut dokter. Kami tidur semalam di rumah sakit. Dari hasil OPU di ambil 21 sel telur, karena sel telur yang saya hasilkan banyak maka ngalamin over stimulus..perut terasa kembung dan nafas agak sesak. Dari 21 sel telur hanya 18 yang dapat dilakukan pembuahan, dari jumlah itu 12 yang dapat membelah sampai hari ke-3, pada hari ke-4 hanya 6 embrio yang dapat membelah sempurna.

Pada hari-4 saya ET/Embrio Transfer, 3 di transfer ke rahim saya dan 3 embrio lagi dibekukan di freezer. 2 minggu kemudian saya dateng ke rumah sakit untuk tes pack dan hasilnya +, waktu itu seneng banget. Dan 2 minggu setelah itu saya datang lagi untuk usg, tp dari hasil usg ternyata gak terbentuk kantong kehamilan sebagai tanda kalo embrio berkembang. Dokter menyuruh saya untuk tunggu 1 minggu lagi, saat itu rasanya hopeless. Sore hari setelah sampai rumah, timbul flek coklat dan saya tanyakan ke susternya sbg contact person program  bayi tabung. Ktnya gak apa-apa ibu bedrest aja. Flek itu sampai hari ke-3 dan akhirnya perut saya kontraksi dan pendarahan, rasanya sakit sekali. Saya langsung ke ugd, setelah di usg kt dokter..gak terlihat tanda-tanda kehamilan dan saya mengalami abortus spontan. Rasanya sedih sekali, dunia bagaikan runtuh.

Setelah bbrp hari menangis, saya mulai ikhlas dan optimis untuk program berikutnya karena saya masih punya 3 embrio beku. Saya berencana bulan September akan mulai lagi. H-2 bulan september datang untuk usg, ternyata ada kista yang ukurannya besar n saya belum bisa mulai pada saat itu. Kista harus dikecilkan dulu dengan meminum obat microgynon selama sebulan.

Pada bulan oktober saya baru bisa mulai, thaw cycle ini lebih ringan cuma dikasih obat minum femara selama 5 hari. Lalu H-12 periksa usg, 2 hari kemudian suntik ovidrel, dan 5 hari berikutnya ET. Sebelum ET, dr.Muchsin Jaffar sebagai ketua klinik menerangkan bahwa dari 3 embrio beku setelah proses pencairan hanya 1 yang survive kualitasnya masih bagus sedangkan 2 lagi bentuknya rusak. Saya pasrahkan saja semuanya pada Allah swt smg embrio yang 1 ini berkembang baik dan kami dipercaya menjadi orangtua. Proses ET pun berlangsung, setelah itu tiduran selama 2 jam gak boleh turun dari kasur, saya disuntik pregnyl lalu boleh pulang. Suntikan pregnyl sampai 3 kali selang 4 hari sekali. 2 minggu kemudian setelah ET, saya tes urine dan hasilnya + hamil. Rasanya seneng banget, tapi saya belum tenang karena pengalaman program pertama.

Pada minggu ke-6 saya usg untuk melihat perkembangannya, tenyata sudah terbentuk kantong kehamilan. Tapi selang 3 hari ketika buang air kecil keluar darah hitam tapi perut saya enggak kontraksi spt pada program pertama, gak ada rasa sakit sama sekali. Saya langsung ke rumahsakit, setelah di usg ternyata kantong kehamilan saya gak ada masalah masih dalam keadaan baik, pendarahan ini berasal dari dinding rahim yg belum menutup pada saat proses perkembangan. Saya minta rawat inap, karena khawatir terjadi sesuatu ketika perjalanan pulang. Rawat inap selama 3 hari, lalu di usg lagi dan hasilnya baik.

Seminggu kemudian pada minggu ke-7 saya diminta kontrol kembali untuk di usg, dan diperiksa janin dalam keadaan baik dan detak jantung sudah ada. Mendengar detak jantung itu rasanya plong sekali, tapi dokter memberitahu akan ada pendarahan lagi dan saya disuruh hati-hati. Sore hari setelah pulang dari rumahsakit, keluar flek sedikit tapi makin banyak sampai hari ketiga. Lalu saya ke rumahsakit kembali, ternyata sama seperti sebelumnya pendarahan dari dinding rahim dan saya disuruh bedrest hanya boleh ke kamar mandi. Karena suami akan dinas keluar kota dan dirumah gak ada siapa-siapa, maka saya minta rawat inap sampai bersih. Dari keluar rumahsakit itu minggu ke-7 sampai sekarang minggu ke-18 kehamilan alhamdulillah janin berkembang dengan baik. Sekarang saya lebih tenang karena udah melewati trisemester pertama.

Begitu cerita saya mengikuti program Bayi Tabung ini, semoga bermanfaat yaaa untuk temen-temen… Semangat ya dan kalo sedang menjalani program ini ikhlaskan semuanya agar kita rileks ngejalaninnya, percayalah akan indah pada waktunya…  Bagi yang belum berhasil jangan terlalu lama kecewa, masih banyak hal positif yang bisa dilakukan

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (4 votes, average: 3.00 out of 5)
Loading...

Dr. Akupuntur Medis – Ningrum

Dear all,

Saat ini saya sedang proses bayi tabung dengan dr. Ivan di Rs. Bunda-Morula. Pada saat yang sama juga sedang mengikuti akupuntur dengan dr. loona di cikarang. Hanya saja karena jarak rumah dan tempat praktek dr loona yang jauh, untuk akupunturnya saya ingin pindah ke dokter lainnya.

Adakah teman teman yang tahu akupuntu medis yang bagus, di Jakarta, selain beliau ?

Dari browsing dan cek sana sini, ada beberapa dokter akupuntur medis, tapi nggak tahu medisnya kaitannya dengan infertilitas atau tidak

1. Dr. Adiningsih
2. Dr. Cristina
3. Dr. Pramono
4. Dr. kemal
5. Dr. Hasan

Semua praktek di RSCM
Ada yang menyarankan ke dr. Melya, namun saya ingin opsi lainnya

Jika ada rekan yang tahu, minta bantu disharing ya

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...