Keguguran setelah berhasil hamil bayi tabung – Lia

Salam kenal untuk teman2 semua,
Saya ingin berbagi pengalaman mengenai program bayi tabung kami.
Nama saya lia (37) dan andri (39). Kami sudah menikah 7tahun. Sebetulnya dari usia pernihakan kami 6 bulan, kami sudah ke dokter. Namun dokter bilang terlalu dini untuk program, beliau menyarankan untuk alami dulu minimal 1 tahun baru bs kembali lagi untuk program. Setelah setahun kemudian, kami kembali lagi ke dokter namun belum ada hasil.

Tidak terasa usia pernikahan kami memasuki tahun ke 6 tetapi belum nampak tanda2 hamil. Kami memutuskan ke bic atas rekomendasi dari sepupu kami dengan dokter Ivan. Pada bulan desember 2013 kami ke dokter Ivan, Dr. Ivan menyarankan kami untuk inseminasi karena pernikahan yang sudah terlalu lama. Kami setuju. Singkat cerita, proses inseminasi kami gagal. Saya mencoba untuk berlapang dada. Memang tuhan belum memberikan jalannya untuk kami.
Di bulan juni 2015 akhirnya kami memutuskan untuk ikut program IVF di bic lagi, disamping record kami sudah ada disana, kami merasa sudah cocok. Tapi kali ini kami ganti dokter dengan dr. Arie polim. Selanjutnya kami membuat appoitment konsul dengan dr. Arie, Dr arie info untuk memulai program agar saya datang pada menstruasi hari ke 2 dimana harus usg untuk ukuran sel telurnya. Sementara itu, kami dibekali vitamin selama 1bulan.

Tanggal 9 juli saya menstruasi, tanggal 10 juli langsung kami bertemu dengan dr. Arie. Beliau usg sel telur saya, untuk tuba kanan ada 5 telur, untuk tuba kiri ada 3 telur. Lalu mulai malam itu saya suntik hormon sampai 4 hari kedepan.
Tanggal 14 juli saya kembali lagi ke dokter ari untuk usg telur. Ternyata hasilnya di kanan ada 7 telur yang berkembang. Di tuba kiri hanya 4 telur. Itupun mentah tidak mau membesar. Lalu saya diberikan lagi resep suntik smp 4 hari lagi. Oh ya selama suntik saya diminta untuk memperbanyak makan protein. Jadi saya makan putih telur 4-6 butir, susu peptisol, ikan salmon/gindara/ tuna, untuk buah saya mengkomsumsi alpukat, kiwi, pepaya dan madu setiap pagi.
Tiba tanggal 18 juli, balik lagi ke dr. Arie untuk cek ukuran telur. Beliau bilang yg kanan ada 5 yang matang. Yang kiri hanya 4 tp tidak mau matang. Setelah cek darah lagi akhirnya saya bisa lanjut proses opu. Malamnya saya suntik pregnyl untuk suntik pemecah telur.
Tanggal 20 juli. Tibalah Waktunya opu. Hasilnya Alhamdulillah ada 11 telur yg bisa diambil.
Tanggal 25 juli, proses ET. Setelah proses seleksi ada 4 embrio dengan kualitas good. Jadi 2 ditransfer. 2 lagi disimpan. Alhamdulillah.
Tgl 5 agustus, pembagian raport. Hasil tes darah menunjukan saya positif hamil dengan hcg 175. Hari itu jg kami k dokter arie utk suntik penguat. Dan diminta kembali 2 minggu lagi. Alhamdulillah tak henti2nya kami mengucapkan syukur.
Tgl 20 agustus, saya usg utk pertama kali sudah nampak kantung janin dan isinya.
Tgl 3 sept, kami kembali lagi utk usg. Alhamdullah janin sudah membesar uk. 1,5 cm. Dokter menyarankan kami mulai cek kehamilan per bulan, di awal okt.
Tgl 21 sept, ketika bangun tidur dan ke kamar mandi utk pipis, saya kaget ternyata saya flek coklat2 lumayan agak banyak. Saya langsung bedrest dan paginya langsung k dokter arie di rsia pluit. (waktu itu beliau sedang praktek disana). Alhamdulah di usg baby kami baik2 saja dan bergerak gerak. Malah sudah terlihat tangannya melambai2. Saya disuntik penguat kembali. Oh ya dokter menyarankan kami untuk cek kromosom jika setelah 3 bulan. Katanya kehamilan di atas usia 35th suka ada kelainan pd bayinya. Sementara itu saya bedrest seminggu tdk ke kantor.

Senin tgl 28 sept, hari pertama saya masuk kantor kembali. Agak berat rasanya mau ke kantor,tp tetap saya berangkat. Jam 9 dan jam 11 saya merasa mulas. Tetapi hanya sebentar. Saya kira sakit perut biasa. Jam 12 saya makan siang diruangan. Ketika selesai makan, tiba2 ada sesuatu yg keluar dr rahim saya. Langsung saya ke kamar mandi dan ternyata darah mengucur dengan derasnya. Saya panik, langsung saya ke rsia bunda dan hubungi dr. Arie. Tak henti2nya saya istigfar, rasanya saya lemas sekali. Ketika dr arie datang dan di usg. Ternyata darah sudah memenuhi rahim saya. Bayi kami tidak tertolong, sudah tidak ada detak jantungnya.saya menangis terus, dokter memutuskan utk langsung dikuret. Sore itu juga saya langsung kuret. Sedih rasanya kehilangan bayi kami. Sampai saat ini tak terasa airmata ini terus menetes mengingat perjuangan yang kami lalui. Tapi kami sadar semua ini terjadi atas kehendak Allah SWT. Mungkin ini adalah yang terbaik bagi kami. Semoga Allah memberikan kekuatan bagi kami lahir dan batin. Amiin..

FacebookTwitterGoogle+Share

Pepaya oh pepaya – Yenny

Hari ini aku hari ke 2 setelah ET natural thawing cycle, dan aku ingin membagikan pengalaman bayi tabung di siloam hospital, surabaya.

Aku berusia 33 th dan sumiku 39 tahun. Kami sudah 6 tahun menikah. Pada awal pernikahan kami memang menunda dulu u/ memiliki momongan krn kami mrs belum siap dalam segi waktu, ekonomi, dan batin. 6 bulan kemudian kami mrs siap dan kami berhenti menggunakan KB alami. Kami tdk pernah menggunakan KB kimiawi. Dan 6 bulan kemudian aku berhasil hamil alami, tetapi sayang disayang, aku abortus spontan pada saat janinku berusia 7 minggu. Hal ini disebabkan terlalu banyak pemeriksaan intravaginal yg kulakukan dan aku melakukan hub suami istri. Mengingat ini pengalaman pertamaku hamil, jadi aku tidak mengerti..

Setelah itu beberapa tahun kemudian aku tetap tidak ada tanda” kehamilan. Sperma suamiku memang agak lemah dan posisi mulut rahimku retro banget, krn aku menderita skoloiosis. 2 tahun kemudian aku mencoba 2x insem, tp gagal jg. Dan tahun ini 5 bulan lalu kami mencoba bayi tabung di siloam,surabaya, dengan ET 2 embryo krn waktu itu aku merasa takut klo 3 embryo dan jadi semua. Aku takut klo jadi kembar 3 dan lahir dgn sangat prematur. Dan untungnya krn itu aku masih punya 2 simpanan embryo.

Bayi tabung ku yg pertama gagal..dan hari ini ET ku dengan natural thawing cycle hari ke 2. Aku cemas hari ini krn aku abis makan pepaya 6 potong dan ternyata setelah itu aku baru tahu klo pepaya menghalagi perlekatan embryo ke dinding rahim..dan aku baru ingat klo pada bayi tabung ku yg pertama, aku minum jus pepaya tiap hari.. Sepertinya inilah penyebab kegagalanku..oya untuk teman” yg sdh ET yg bingung masalah bab n bak, setelah aku cari informasi, tidak masalah, tetap aja bab n bak seperti biasa tidak perlu cemas..aku harap” cemas untuk menantikan 8 hari lagi pembagian raportnya. Aku pasrahkan semua pada Tuhan, krn aku benar” tidak tahu tentang info buah pepaya yg mesti dihindari..semoga positif. Amin

Bayi tabung fresh cycle di Daya Medika – Chacha

Halo.. perkenalkan namaku chacha, tanggal 2 Agustus 2015 kemarin saya baru memulai program bayi tabung saya. sebenernya permasalahan saya cukup bisa dibilang agak rumit sih.. permasalahan saya itu di
1. hidrosalping bilateral
2. AMH rendah (2,42)
3. suami astheno zoospermia
4. indung telur kiriku sudah tidak produksi telur
5. kista endometriosis bilateral

karna kondisi tersebut akhirnya saya dan suami memutuskan untuk bayi tabung.. oya saya berumur 27 th dan suami 28 th

hari 2 menstruasi saya ke dokter di daya medika dilihat indung telur kanan ada 3 folikel.. tapi anehnya dokter tidak melihat ada hidrosalping di kedua tubaku.. akhirnya dokter memutuskan untuk tidak melakukan operasi mengingat AMHku bisa dibilang rendah..dan apalagi indung telur kiri sudah tidak produksi telur lagi..dan di hari itu saya lgsg mendaftar paket gonal seharga 37 juta.. tetapi ga langsung bayar 37 juta.. melainkan DP dulu sebesar 22 juta.. dan langsung diresepkan Gonal dengan dosis 300.. dan aku memilih suntik jam 21.30 karna setau aku lebih baik sehabis suntik langsung istirahat.

suntik gonal sebanyak 4 hari, setelah 4 hari aku ke dokter ternyata telurku bertambah menjadi 2 telur.. jadi total ada 4 telur setelah suntik gonal.. teapi baru 2 yang ukurannya memenuhi syarat.. akhirnya dokter menurunkan dosis gonal menjadi 225 ditambah dengan injeksi pergoveris dan cetrotide.. efek suntik cetrotite memang agak gatal jadi jangan khawatir ya ibu-ibu..

hari ke 8 stimulasi aku ke dokter telur menjadi 5 tapi ukurannya masih kecil2.. jadi dokter menaikan dosis lagi menjadi gonal 300 + prgoveris + cetrotide.

day 9
telur masih kecil-kecil, akhirnya aku harus top up gonal, pergoveris dan cetrotide

day 11
alhamdulillah telur sudah bertambah menjadi 7 dan ukurannya besar

day 14
waktunya OPU.. aku dibius total.. dan 7 telurku dipetik.. oya ternyata disaat aku opu dokter sekalian sedot kistaku, alhasil setelah biusnya sudah hilang perutku sangat sakit.. disaat saya selesai opu suami mengeluarkan sperma. akhirnya istirahat 1 jam dan diperbolehkan pulang dan diresepak obat
1. duphaston
2. progynova
3. prednicort (radang)
4. ceradolan (antibiotik)
5. cygest

day 16 (18 agustus 2015)
saatnya ET.. tanpa bius.. dan tidak sakit.. sayangnya suami tidak diperbolehkan masuk.. ada 7 telur.. ternyata 4 poor.. 2 moderate (pembelahan 2 sel dan 7 sel) dan 1 good (pembelahan 8 sel) jadi yang ditransfer ke rahim ada 3 embrio.. soo aku ga punya cadangan untuk di frozen.. dan kembali diresepkan obat yang sama seperti setelah opu.. kecuali untuk antibiotiknya ya.. aku stay di klinik DM selama 4 jam untuk bedrest.

sekarang waktunya 2ww.. yang aku rasakan di

day 1 – 3
aku bedrest, perut agak keram..

day 4-6
perut keram bgt.. tapi anehnya pas masuk makanan rasa keram itu ilang.. walaupun timbul lagi sih beberama jam kemudian… pusing

day 7-8 ( 26 agustus 2015)
perut keram tapi sedikit.. badan cepat capai sekali

total yang sudah aku keluarkan dari stimulasi sampai perhari ini (26 agustus 2015) sebesar 60jt

oya selama stimulasi sampai sekarang PD ku nyeri seperti mens..

skrang lagi menunggu 1 minggu lagi untuk pembagian raport.. huhuhu.. hal yg aku pelajari selama 2ww.. jujur sih menyiapkan mental dan berusaha dibawa santai..
7 hari setelah et aku istirahat.. dan skrg kembali ke kantor,,, tapi agak membatasi gerak sih supaya ga cape..

ini ceritaku,, smoga bermanfaat..

Menopur injection 75IU – Nievavha

Halo para Moms..
Saya ikut program bayi tabung dengan dr Ng Peh Wah di Penang. Awalnya saya sangat antusias karena dokternya cukup ramah dan komunikatif. Sampai akhirnya pada konsultasi ke 2 saya dan suami agak kecewa atas perubahan sikap dokter yang tidak lagi komunikatif. Kami menanyakan tentang program kami, dan dokter hanya menjawab sekenanya. Feeling kami sudah ga enak. Ketemu perawat nya juga bukan yang biasanya. Kami dikasi Gonal F injection, Suprefact dan Menopur 75 IU. Setelah dijelaskan oleh perawat mengenai cara pemakaiannya, kami pulang ke Jakarta. Sampai di rumah hari dimana saya harus melakukan injeksi Menopur. Ada 2 vial Menopur yang pecah dan tidak bisa dipakai lagi. Mungkin para moms ada yang tau dimana saya bisa mendapatkan Menopur injection 75 UI ya?

Saya sangat butuh obat itu. Ditunggu masukannya ya Moms.. Terimakasih sebelum nya..

Keputihan menahun – Tri

Dear teman-teman…
Usia sy skrg 37th, suami 41th. Belum dikaruniai keturunan. Spt teman2 semuanya, jln pnjg sdh kami tempuh. Dlm perjlnn itu, sy 2x laparotomi utk endometriosis, adenomiosis, perlengketan, dan kista. Pernah mengikuti bayi tabung di sam marrie sktr thn 2012, blm berhasil. Kami cb lg akhir 2014, namun pemeriksaan hormon dll menunjukkan hsl yg tdk bgs, dgn vonis pre menapouse dini.
Disetiap kunjungan dokter yg kami lakukan, keluhan keputihan yg disebut cervititis a specific ini selalu kami smpkn. Sejauh ini blm ada kesembuhan. Akhir2 ini kondisi ini terasa lbh mengkhawatirkan, krn mulai terasa nyeri. Di satu sisi kami ingin cb kembali utk bayi tabung, tp tdk pede dgn kpthn sy. Hsl cek terakhir, ruam/luka/radang msh sama spt thn2 sblmnya, hmpr diseluruh permukaan. Apakah teman2 memiliki informasi pengobatan, atau pengslaman lainnya? Sy sgt menantikannya. Terimakasih byk..

Berhasil hamil alami anak kedua setelah anak pertama hasil bayi tabung – Asti

Ini adalah postingan saya yang kesekian kalinya setelah saya berhasil hamil dan melahirkan anak hasil program bayi tabung di TMC Damansara Kualalumpur tahun 2013 lalu setelah menunggu 6th (saya pernah share disini juga).

Saya hendak berbagi kabar bahagia bahwa Alhamdulilah saya sekarang sedang hamil 4 bulan anak kedua. Dan kehamilan ini semua terjadi secara alami tanpa program medis apapun. Kami sangat surprise dan mengucapkan syukur yang tak terkira karena tidak kami sangka2 saya bisa hamil alami. Padahal anak pertama kami hasil bayi tabung baru berumur 22 bulan.
Sebenarnya rencana awalnya saya tahun ini akan mencoba program bayi tabung lg untuk anak ke-2, mengingat umur yg sudah lewat 35thn. Dan juga menunggu anak 2th, selepas ASI supaya bisa fokus dengan program bayi tabung ke2. Namun Alhamdulilah ternyata sudah dikasih lebih dulu secara alami. Sekedar informasi, saya menjalankan bayi tabung pertama dan langsung berhasil, waktu itu memutuskan bayi tabung karena saya ada endometrosis ringan dan sudah pernah di laparoskopi dengan dr Wahyu di rs. Bunda Jkt. Namun setelah laparoskopi ternyata tidak kunjung hamil juga. Sebelum laparoskopi saya pernah treatment PLI jg karena diduga alergi sperma sehingga nilai ASA saya tinggi.

Semoga sharing saya bisa menambah semangat para calon mommy lain untuk ttp berusaha mendapatkan buah hati. Terimakasih.