Bayi tabung pertama yang (sepertinya) gagal – Dillah

Hi. Perkenalkan saya dillah umur 28 tahun, saya ingin sedikit bercerita disini, mengenai bayi tabung pertama saya.
Saya melakukan bayi tabung pertama saya di salah satu klinik infertilitas di jawa tengah. Kasus saya, saya penderita pco, dimana haid tidak teratur datang setiap bulan nya. Untuk suami tidak ada masalah. Pernikahan kami sudah 2 tahun 4 bulan, dan kami sudah pernah inseminasi 1x dan itupun gagal.
Hingga akhirnya kami mengambil keputusan besar utk mencoba bayi tabung.

Haid pertama – 10 april 2017
Hari ke 3 haid saya mulai suntik menopur hingga tanggal 20 ( hari ke 10 haid)
Tanggal 21 april saya OPU
Dari opu didapat 6 sel telur
Tgal 24 april saya Embrio transfer. Dari opu 6 sel telur hanya bisa dapat dibuah 3 embrio. Itu pun 1 embrio nya kualitas kurang bagus, sehingga hanya bisa transfer 2 embrio dengan kualis baik, dan tidak ada embrio freezing (disini saya sedikit sedih, karena tidak ada cadangan)
Akhirnya 2ww di mulai.

Seminggu setelah ET mulai terasa payudara nyeri, perut kram, dan sering kembung
Lalu h-1 test Bhcg, saya iseng untuk test pack dan hasilnya negative, saat itu pula saya nangis sejadi2nya. Dan malam hari nya saya keluar flek coklat. Disitu saya sudah mulai pasrah sepasrah2nya.
Dan tadi pagi saya baru saja tes darah bhcg, karena ini weekend , baru keluar hasil nya besok. Tapi saya sudah hopeless duluan, karena sudah kram dan flek nya berubah menjadi warna merah seperti haid.
Jujur, rasa nya kacau sekali, menangis pun ga bisa mengubah keadaan, hanya bisa pasrah.
Oke saya rasa segitu dulu cerita dari saya. Saya berharap dengan sedikit bercerita, saya bisa sedikit lega dan mencoba ikhlaskan segala nya, mempersiapkan hal terburuk sekali. Kalau ada rezeki lagi, saya ingin mencoba ikhtiar ivf lagi. Terimakasih ya sudah membaca cerita saya.

Share
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (5 votes, average: 3.80 out of 5)
Loading...

Akhirnya berhasil hamil dengan program bayi tabung – Ani

Hai perkenalkan saya Ani 25 tahun. Saya ingin berbagi cerita mengenai program kehamilan yang saya jalani selama ini. Sebelumnya saya bersyukur menemukan website ini membuat saya tidak merasa sendiri, sangat banyak pasangan yg tidak dengan mudah di berikan momongan olehNya.

Saya didiagnosis PCO dan disarankan untuk inseminasi oleh dokter kandungan di kota saya, akan tetapi sayangnya hasilnya ternyata belum seperti yang diharapkan. Atas rekomndasi teman yang sudah berhasil pada akhirnya saya memutuskan untuk program bayi tabung di Surabaya. 6 bulan sebelum memulai program saya mengurangi minum kopi, 1 bulan sebelum memulai program saya berusaha rutin meminum asam folat terkdang suami saya minta minum asam folat juga apabila ingat, saya pernah membaca asam folat bagus dlm proses pembentukan sel telur dan sel sperma. Jadi saya berpikir tidak ada salahnya sebelum memulai program mengusahakan yang terbaik yang saya bisa lakukan. Selain itu sebelum memulai program saya berusaha menaikan berat badan saya, Karena saya sebelumnya memiliki BMI (body mask indeks) yang berada di bawah nomal alias terlalu kurus, hehe..

Saya berangkat ke Surabaya saat hari kedua menstruasi, sampai bandara siang hari dan langsung ke klinik farina untuk registrasi dan ketemu dokter di mintakan untuk langsung USG serta cek darah lengkap keesokan harinya karena saya dari daerah saya tidak ada membawa hasil lab apapun. Saat saya konsul pertama seharusnya diminta suami ikut karna kami seharusnya periksa darah d awal itu berserta suami+istri yang periksa, akan tetapi berhubung suami masih ada kerjaan baru bisa menyusul keesokan harinya saat menstruasi H4. Dokterpun setuju saya diperiksa terlebih dahulu, apabila ternyata hasil lab suami bermasalah saya siap di cancel di tengah2 program. Sore hari sepulang dari klinik saya menelfon cathering bu diny untuk ikut cathering bayi tabung. Sebenarnya cathering ini cuman opsional aja, tidak wajib, cathering yang berasal dari luar klinik bayi tabung. Kebetulan 2 orang teman saya yang berhasil program memakai cathering ini saya akhirnya juga ikutan latah untuk cathering juga, hehe..

Hari kedua saya di Surabaya (menstruasi H3) saya paginya sebelum sarapan langsung jam 7 pagi datang ke klinik untuk periksa darah lengkap, menunggu hasilnya saya sarapan dulu hingga siang dan setelah ada hasilny saya konsul kembali ke dokternya. Disana jelaskan mengenaik prosedur bayi tabung, dan mulai dari sore saya sudah bisa di suntik gonal F sebanyak 1,5 ampul (115,5mg) setiap hari selama 8 hari berturut2. Apabila hasilnya sesuai prediksi dokter maka hari ke 9 akan di suntik percah telur (injeksi ovidrel). Selain itu saya juga di berikan resep oleh dokternya asam folat yang diminum sekali sehari.

Hari ketiga kempat kelima merupakan jadwal saya suntik yang ke2,3,4. Tidak ada perubahan saat ini, mungkin saya sedikit enek aja sama cathering Karena saya bosan porsi makannya besar, setiap hari di kasih 6 butir telur, serta minum susu anmum maternal di campur peptisol (atas saran bu diny). Sebenernya tidak ada yang khas dari cathering, intinya makanan yang mengandung tinggi protein. Setiap hari di kasih ikan salmon, sayur yang mengandung kacang2n, danging, ikan, kacang ijo tanpa santan, jus alpukat, jus tiga diva (wortel tomat apel). Apabila saya lagi bosan terkadang terlurnya saya makan bagian putihnya saja memakai kecap atau saos.

Hari keenam saya di surabaya saya dilakukan USG dan cek hormon dan dikatakan untuk suntikan di tambah 1 macam suntikan lagi yang fungsinya agar sel telur yang ada tidak pecah duluan sebelum waktunya. Jadi mulai hari ini untuk suntikan ke5,6,7,8 ini saya di suntik cetrotide dan gonal F 115,5. Saya memilih menyuntik sendiri di rumah saudara dari pada setiap hari bolak balik ke farina.

Hari ketujuh dan kedelapan saya habiskan dengan shoping, jalan2, nyalon (refreshing) agar bs lbh rileks. 2 hari yang bener2 enjoy karna saya tidak perlu ke klinik.

Hari ke Sembilan di Surabaya, pagi saya kembali ke farina untuk jadwal cek hormone dan USG. Dari hasil USG dikatakan sel telur saya lumayan banyak. Dan di sarankan dokter kandungannya (waktu itu kena jadwal dr.Ashon) untuk meminum sari kutuk untuk membantu mengurangi resiko OHSS. Dari hasil homon di daparkan estradiol 3000 lebih. Dokter andrology (dr.hamdani) mengatakan saya bisa di ambil sel telurnya / OPU (ovum pick up). Akan tetapi untuk proses tanam embrio (ET/ embrio transfer) tunggu liat keadaan saya dulu. Dan untuk suntikan ke8 kali ini dosis gonal F diturunkan menjadi 1 ampul (75 mg).

Hari ke sepuluh saya mendapat suntikan terakhir yakni suntik pecah telur. Dan di rencanakan untuk OPU (di sambal sel telur) hari ke duabelas saya di Surabaya.

Hari kesebelas saya di Surabaya diisi dengan bersantai agar lebih rilek menghadapi hari esok (maaf rada lebay) hahaha..

Hari kedua belas saya di surabya di mana saya di lakukan OPU, malamnya saya diminta puasa terlebih dahulu. Untuk proses OPU sndiri di ferina tidak memakai bius seperti di Jakarta Malaysia maupun kota2 besar lainnya. Untuk skala sakitnya beda2 setiap orang, akan tetapi menurut saya sakitnya msih bisa di tahan ko. Dari OPU di dapatkan sel telur 17. Sama dokter di berikan pilihan untuk sel telur di simpan dan di tanam nanti atau mau di tanam sekarang tetapi dengan resiko OHSS. Saya memilih di tanam sekarang walau dengan resiko OHSS. Dokterpun akhirnya bilang “liat nanti yaa bu lusa kita USG dulu, apabila hasilnya bagus hari kelima dari hari ini kita tanam”. Setelah proses OPU saya pulang dan istrirahat di rumah saudara.

Hari ketiga belas di Surabaya saya berdoa semoga telur telur yang sudah d ambil pada sehat dan bisa membelah menjadi embrio, saya sadar karna kemampuan dokter cuman untuk mengambil sel telur dan sperma, untuk proses keberhasilan penyatuan antara sel telur dan sperma itu merupakan Kuasa-Nya.

Hari keempat belas di Surabaya saya ke farina untuk melakukan USG, melihat apakah saya mengalami OHSS atau tidak. Alhamdulillah ats KehendakNya saya tidak mengalami OHSS dan bisa melakukan ET (embrio transfer) pada hari ke lima nanti.

Hari kelima belas dan keenam belas di Surabaya saya bawa refreshing, berdoa, serta ziarah ke sunan ampel, berdoa dan lebih memasrahkan diri KepadaNya. Saya juga sudah pindah ke penginapan/hotel yang berada dekat klinik farina selama 2 minggu kedepan agar setelah proses penanaman embrio nanti saya tidak banyak gerak.

Hari ketujuh belas saya di Surabaya merupakan proses ET (embrio transfer) di lakukan, sebelum proses ET saya makan terlebih dahulu dengan porsi sedikit untuk mengganjal perut. Setelah saya selesai sarapan saya di minta untuk minum aqua satu botol tanggung (600ml) dan menahan untuk tidak pipis. Sambil menunggu rasa ingin pipis saya beserta suami di panggil ke ruangan dan di jelaskan suster dari 17 sel telur kemaren terdapat 8 sel telur yang membelah. 2 di tanam dan 6 bisa di simpan. Untuk ET sendiri sangat sebentar prosesnya paling hanya sekitar 5-10 menit dan tidak sakit. Setelah di lakukan penanaman kita dipakaikan pampers oleh suster dan posisi kaki di naikan. Setelah ET kita bisa istrahat di klinik ferina sampai malam, stelah malam kita bisa balik ke penginapan/hotel. Setelah proses ET ini saya bener2 berpasrah KepadaNya karna tugas dokter cukup sampai disini, penentu keberhasilan yg Maha Kuasa. Dokter sendiri tidak tau mengapa pada ibu A embrio bisa menempel dan pada ibu B tidak. Kita sebagai hamba cuman bisa melakukan sebaik dan semampu yang kita bisa.

Hari kedelapanbelas saya istrahat bedrest di hotel dan masih menggunakan pampers. Sebenarnya dokter bilang tidak masalah untuk jalan keWC atau aktivitas seperti biasa asal tidak kecapean, akan tetapi saya pribadi orangnya parnoan, dari pada saya parnoan dan saya stress sndiri makany saya memutuskan untuk bedrest total kecuali BAB ke WC.

Hari kesembilan belas di Surabaya saya jadwal suntik penguat. Pagi sebelum ke klinik ferina untuk pertama kali saya mandi setelah ET dan membersihkan badan, rasanya benar2 fresh. Di ferina saya menggunakan kursi roda mungkin rada lebay karna yang lainnya pada gak pakai kursi roda segala, akan tetapi tidak ada salahnya kita ingin berusaha semampu kita, untuk hasil kita serahkan kepada yang di Atas. Pulang dari ferina saya kembali pakai pakai pampers seperti hari sebelumnya.

Hari keduapuluh di Surabaya saya masih memakai pampers dan bedrest.

Hari keduapuluh satu di Surabaya saya memutuskan untuk berhenti memakai pampers Karena secara teori embrio sudah menempel di rahim pada hari ke 6-7 setelah proses penyatuan sel telur dan sperma. Hari ini saya ke WC seperti biasa, makan duduk seperti biasa, akan tetapi selebihnya saya lebih memilih berbaring di Kasur.

Hari keduapuluh dua saya juga masih seperti hari kemaren istrahat seharian di hotel.

Hari keduapuluh tiga di Surabaya jadwal suntik penguat ke ferina, saya kembali mandi dulu paginya sebelum ke ferina,, dan saya masih menggunakan kursi roda, akan tetapi sekarang saya sudah berani jalan2 di hotel menggunakan kursi roda dari pada saya bosan di kamar.

Hari keduapuluh empat sampai duapuluh enam saya masih berada di hotel, setiap pagi suami mengajak saya menggunakan kursi roda kelantai 2 balkon hotel untuk sarapan sembari menikmati udara luar, sangat beruntung saya memiliki suami yang sangat baik dan perhatian. Saya sempat pesimis gagal Karena saya tidak ada mual, dan tidak ada tanda2 seperti orang hamil, yang muncul malah gejala seperti mau menstruasi (payudara terasa lebih kencang). Akan tetapi suami saya menyuport saya agar berpikir optimis. Disini menurut saya dukungan suami sangat membantu menguatkan saya.

Hari keduapuluh tujuh di Surabaya merupakan hari yang menegangkan dimana saya paginya di periksa darah kemudian pulang, sore harinya kembali ke klinik untuk membacakan hasilnya. Menunggu sore hari merupakan hari yang sangat panjang bagi saya, menunggu antren dokter terasa begitu lama. Alhamdulillah setelah masuk ruang dokter di jelaskan dari hasil darah di dapatkan kadar HCG 222 yang artinya saya positif hamil. Saya langsung minta surat pengantar untuk pulang ke Kalimantan tapi dokter menyarankan menunggu 3 minggu untuk USG pertama. Dokter menyarankan saya pulang dulu untuk hari ini berdiskusi dengan keluarga, apabila memang ingin pulang ke Kalimantan boleh datang lagi besok untuk meminta surat pengantar.

Sekian cerita mengenai IVF saya selama di ferina Surabaya (klinik dr.aucky sp.And). Jangan pernah menyerah, semoga teman2 yang belum memiliki momongan segera dikasih momongan. Mohon doanya sekarang sedang hamil 17 minggu semoga dede yang dikandung selalu di beri kesehatan, sehat jasmani rohani dan lengkap sempurna sampai dede dewasa kelak. Amiin..

Share
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (8 votes, average: 4.50 out of 5)
Loading...

Pengalaman Bayi Tabung pertama dengan embrio blastocyst – Charlize

Dear all…
Ini pengalaman pertama bayi tabung saya dan mudah mudahan bisa langsung memberikan kepercayaan buat hamil amien… Berhubung bagi rapor masih lama jadi nulis disini untuk sharing dengan teman teman sekalian sebelum lupa step step yang dijalani selama bayi tabung.

Problem kami ada di suami yaitu jumlah yg sedikit oligozoospermia. Untuk saya tidak ada masalah karena saya sudah pernah melahirkan satu anak dari suami pertama. Dan umur saya 34 tahun dan suami 36 tahun.

Tepatnya oktober 2016 yang lalu kami mencoba untuk program alami tapi tetep tak berhasil dengan dr arie polim rs family pluit dan terakhir di ketahui kalau ternyata yang bermasalah di suami. Dan pada bulan maret 2017 kami memutuskan untuk bayi tabung dengan dr ivan BIC Bunda.

So ini step by step proses bayi tabung kami:

29/03 Menstruasi hari pertama

30/03 Day 2 menstruation
Sms suster diana untuk mulai program bayi tabung

USG dengan dr irham (dr ivan sedang cuti)

Test lab hari ini hanya LH dan FSH karena pd bulan oktober saya dan suami sudah melakukan test seperti torch, hiv, amh, dll

Hasil test lab:
LH 5.69
FSH 8.16
Progesteron 0.28, Estradiol <20
Sorenya di kabarin suster yani untuk Start Suntik Gonal F 225 untuk 4 hari

Biaya lab 1.800.000
Usg Dr. Irham 620.000
Start suntik Gonal F 225 4 hari 7.777.400

03/04 Day 6 menstruation
Usg dengan dr irham (dr ivan masih cuti)
Lanjut suntik Gonal F 225 dan cetrotide 4 hari
Test lab Estradiol 463
Biaya 439.200
Usg dr irham 620.000
Biaya obat 10.498.000

07/04 Day 10 menstruation 
Usg dengan dr ivan (kali ini dr ivan sudah kembali)
Dr ivan menginstruksikan untuk suntik pemecah telur namanya ovidrel jam 20.45
Dan jadwal opu 08.45 tgl 09/04

Hasil Test lab:
1. Estradiol 2254
2. Progesteron 0.81
3. Glukosa puasa 91
4. Waktu pendarahan 2 menit
5. Waktu pembekuan
Total biaya 1.141.200

USG dr ivan 1.010.000
Ovidrel 765.600

09/04 Day 12 menstruation
Stand by di bunda 1 jam sebelum opu untuk persiapan jam 07.45 am
Jam 08.00 ganti baju dan masuk ruang operasi
Di pasang infus
08.30 mulai berbaring dan bersiap2 untuk anastesi
Opu di lakukan oleh dr reino
Sadar sadar sudah jam 10.30 di ruang pemulihan. Di kasih sarapan dan cabut infus deh sesudah makan.
Dan ada obat obatan yg di berikan untuk bawa pulang:
Utrogestan 200mg (penguat kandungan)
Crinone 8% vaginal gel (penguat kandungan)
Cefila 100 (antibiotik)
Analtram (penghilang nyeri)

Biaya:
IMSI 7.500.000 (kami memutuskan untuk metode imsi karena permasalahan ada di sperma suami)
IVF joining fee 1.750.000
IVF treatment fee 36.500.000

Utrogestan 200mg 10pcs 246.500
Crinone 8% vaginal gel 450.000
Cefila 100 10pcs. 280.000
Analtram 10 doos 112000

Dari hasil opu berhasil di ambil 11 folicle
R 8 L 3
Ocyte R 8 L 3

10/04
Dapet sms dr suster yani
Hasil dari opu di tgl 09/04/17 punya :
11 oocyte (sel telur)
1 imature (sel telur yg masih muda)shnga tdk di proses
10 imsi (sel telur yg di inject dengan sperma)
7 Fertilisasi (sel telur yg berkembang jadi embryo)

12/04
Di jadwalkan untuk embrio transfer jam 10 pagi
Dateng 1 jam sebelumnya untuk bertemu dengan embriologist
Dari hasil 7 fertilisasi: 4 good, 1 moderate n 2 poor
Kami di sarankan untuk ET di hari ke 5 sampai di tahapan blastocyst. Adapun syarat untuk blastocyst adalah minimal ada 3 embrio good

Kondisi embrio Day 3
1. Good
2. Good
3. Good
4. Poor
5. Good
6. Moderate
7. Poor

14/04
Berhubung hari ini tanggal merah di jadwalkan ET jam 8.30 untuk standby
Jam 9 ketemu embriologist dan ini lah kondisi embrio kami di hari ke 5 blastocyst 

Kondisi embrio day 5
1. Good
2. Poor
3. Moderate
4. Poor
5. Good
6. Poor
7. Excellent

Lalu kami memutuskan untuk mentransfer 2 embrio yg excellent dan good tapi dengan syarat kami harus mentandatangani surat pernyataan resiko2 yg akan terjadi seperti kehamilan kembar, premature dan tingkat keguguran lbh tinggi. Saran dr ivan lebih baik kita hanya mentransfer 1 embrio karena procedure mereka apabila usia <38 dan sudah tahap blastocyst hanya di perbolehkan transfer 1 embrio.

Jam 11.30 dr ivan setelah minum dan kencing berkali kali. Suami boleh ikut masuk untuk menemani proses ET dan tidak bius. Proses sangat cepat kurang lebih 10 menit.

Tibalah sekarang di masa penantian untuk menerima raport

Tgl 25 april jadwal untuk test bhcg

Share
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (7 votes, average: 4.57 out of 5)
Loading...

Pengalaman keberhasilan bayi tabung gender selection – keluarga Andreuw

Pengalaman keberhasilan bayi tabung – keluarga Andreuw


Tidak menyangkah artikel diatas yang saya posting pertama kali di web ini sudah 6.5 tahun yang lalu?, kembar laki laki saya yang dari hasi bayi tabung yang pertama sudah mau genap berumur 6 tahun di tanggal 15 februari 2017 ini 😀
Di keberhasilan program bayi tabung pertama, saya dan istri melakukannya di mahkota hospital Malacca dengan dokter selva. Pada waktu proses bayi tabung pertama ini di masukan 2 embrio kwalitas terbaik dari 9 embrio yang berkembang. Dan masih ada sisa 7 embrio yang di bekukan, yang mana kami memperpanjang 7 embrio tersebut selama 5 tahun. Di karenakan maksimal penyimpanan embrio di mahkota hospital ini yang hanya bisa di simpan selama 5 tahun aja dan setelah 5 tahun harus di musnahkan.

Di waktu 5 tahun ini antara mau tambah lagi momongan atau tidak masih di rundingkan saya dan istri ?
Di waktu ini kami juga berharap bisa mempunyai momongan dengan hasil normal tanpa bayi tabung…berharap bisa mempunya anak dari hasil normal atau bersyukur bisa dapat anak wanita…saya dan istri sepakat mempunyai anak perempuan.
Di program bayi tabung di dr selva tidak bisa melakukan gender selection…makanya untuk memasukan 7 embrio yg tersisa masih di runding kan antara saya dan istri…kami pikir kalu dapat momongan anak laki laki lagi terasa terlalu banyak 😀
Setelah 5 tahun berlalu dan 7 embrio kami di musnahkan ?

Memasuki tahun ke 6…saya coba cari2 masukan dan juga menanyakan ked r selva…apakah di Malaysia sudah bisa ada program bayi tabung gender section…di sarankan dari dr selva bahwa di kuala lumpur di alpha fertility centre bisa melakukan gender selection ?
Secerca harapan baru bagi saya dan istri pengen memiliki momongan anak perempuan bertambah lagi…setelah coba contact pihak alpha fertility centre melalui massanger facebook…di ketahui gender selection buat pemilihan perempuan bisa mencapai akurasi 99% 😀
Setelah diskusi dengan operator alpha fertility centre sampai menanyakan biaya proses bayi tabung tersembut, saya dan istri setuju untuk melakukannya

Singkat cerita, kami malakukan kunjungan ke sana dan melakukan konsultasi sama dr tan, proses bayi tabung gender selection sama persis dengan bayi tabung biasa yang pernah kami lakukan…yang membedakan hanya ada proses pemilihan sperma dengan kromosom X untuk perempuan dan Y untuk laki laki, dan untuk telur kromosom pasti X, jadi XX perempuan dan XY laki laki
Dan setelah pengabungan antara telur dan sperma akan menjadi embrio…waktu jadi embrio, akan di pilih lagi yg mana embrio perempuan dan laki ?
Dari 25 telur yg di ambil dari istri…di lakukan pengabungan dan di hasilkan 6 embrio yang berkembang dengan kondisi baik semua. Dan di 6 embrio ini, terdapat 1 laki laki dan 5 laki laki
Kami bersedia memasukan 2 embrio perempuan :
Ada perbedaan proses memasukan embrio/ET yang di lakukan di alpha fertility centre dengan yang di mahkota hospital…sewaktu di mahkota, ET di lakukan kalau tidak salah di hari ke 4 setelah pengambilan telur. Kalau di alpha fertility centre mesti tunggu sampai 2 kali haid baru bisa di lakukan pemasukan embrio/ET
Alasan yang kami Tanya ke dr tan adalah…dalam waktu 2 kali haid ini…dr tan ingin kondisi istri pulih kembali ?

Memasuki haid ke 3 kisaran tanggal 3 februari, istri melakukan ET 😀 dan kami tinggal di hotel selama 3 hari trus pulang ke daerah
Kata dokter 10 hari lagi di lakukan di lakukan pengecekan darah…di hari ke 10 ini di check darah dengan hasil bhcg 216, yang mana dr tan pastikan istri berhasil hamil 😀 😀 😀
14 hari lagi di suruh melakukan usg lagi untuk memastikan yang berhasil kembar atau tidak…semoga dapat kembar perempuan lagi 😀 😀 😀
Ini artikel singkat saya mengenai proses bayi tabung ke dua kami 😀
Semoga bapak dan ibu yang lain juga berhasil :D:D:D

Share
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (1 votes, average: 5.00 out of 5)
Loading...

Sharing pengalaman IVF di LWEH Penang (Dr. Ng Peng Wah) – Lyn

Hallo smua calon mommy.. Kenalkan nama saya Lyn. Umur 29thn, suami 31thn. Saya disini mau sharing pengalaman ivf saya. Semoga berguna buat para ivf fighter atau calon ivf fighter yg lagi mencari info sebanyak2 nya seputar ivf (bayi tabung).

Here we go…
Trip 1: january 2016
13january: mens hari ke 2 cek darah lengkap (suami+istri) rm469 dan AS rm80
Konsultasi 70, new reg 10, usg 60
14january: start suntik gonal F utk 5hari @112,5iu Rm706,2
19january: dosis gonal F naik jd 150iu/hari + konsul dan usg RM 612,6
22january: usg dan ternyata sel telur yg besar hanya ada 2 dan menurut dr Ng tidak max hanya dgn 2 telur jadi program BT nya di cancel untuk diulang pada next cycle.
Total cost trip 1: RM2015,4

Trip 2: April 2016
6april: H2 haid konsul 50, usg 60, puregon @175iu utk 4hari start tgl 7 april rm756
11april: konsul 50, usg 60, puregon @175iu utk 3hari + orgalutron 1ampul RM520,8
14april: konsul 50, usg 60, puregon 175iu & 150iu 1hari, orgalutron 2ampul Rm661,5
16april: konsul 50, usg 60, puregon @150iu utk 2 hari+ orgalutron 2ampul Rm380,8
Nah, dihari konsul trakhir ini dr Ng sdh memutuskan utk tidak melanjutkan ke tahap ET dikarenakan sel telur yg keliatan terlalu banyak dan sangat berpotensi utk OHSS, jadi embrio nantinya akan di freeze dan dilakukan FET
18april: suntik pecah telur 2ampul
20april: OPU telur yg diambil berjumlah 23 dan yg memenuhi syarat fertilized 12. RM5951.95
25april: embrio yg bertahan fase blastosis 5 dan dibagi 3. Utk bs digunakan 3kali FET. Biaya freezing embrio RM2500 (utk max 5tahun)
Total trip 2: 11.211,05

Trip 3: agustus 2016
3agst: balik ke dokter utk konsul karena siklus mens saya kacau dan langkah selanjutnya utk proses FET. Akhirnya dr Ng memutuskan utk tdk menggunakan siklus alami dan harus dibantu obat. Diresepkan pil Kb marvellon. Diminum mulai malam ini hingga tgl 14 agst. Rm 133,95
9agst: usg dan ambil obat zoladex 3,6mg inj(disuntikan oleh nurse tgl 10agst), progynova 3box(utk di bawa plg indo). Dan diberikan pengantar cek E2 tgl 25agst hasilnya di Wa ke nurse nya. Rm527,9
Total biaya trip 3: Rm661,85
Trip 4: september 2016
Setelah pemeriksaan E2 pada tgl 25/8 hasil nya <9pg/mol disuruh dtg kembali ke penang pada tanggal 8/9. Starting taking progynova 3×1 dimulai tgl 25agst malam.
8sept: konsul dan usg. Ketebalan dinding rahim diukur dan sdh mencapai 10, siap dilakukan FET pada tgl 14/9. Mulai tgl 9/9 diresepkan cyclogest 2×1 dengan jarak waktu 12jam per sekali pakai. Rm235,9
14/9: waktunya FET. Telpon 1 hari sebelumnya ke ivf centre utk janjian ET disuruh dtg jam 9 dengan minum air dan tahan kencing. Proses ET berlangsung skitar 15 menit dan sesudah itu bangun dan pindah ke ruangan sebelah berbaring 15 menit kemudian disuruh pulang dan dpt beraktifitas seperti biasa tidak perlu bedrest. Cost: Rm1389,6
24/9: tes bhcg 1.2 it means failed ?

So stlh menata hati dan pikiran di tahun 2017 ini mau nyoba FET lagi. Wish me luck!! (Pray pray pray)
Sekian sharing saya. Klo ada yg mau bertanya silahkan.

Share
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (5 votes, average: 3.20 out of 5)
Loading...

Pengalaman pertama bayi tabung – Wu

Sejak pertama hendak ikut program bayi tabung saya sudah mulai membaca banyak sekali pengalaman di website ini, saya sangat tertolong dengan adanya web ini dimana menjadi tempat teman2 seperjuangan saling berbagi cerita dan pengalaman.

Pertama saya ikut program bayi tabung pada bulan November 2016, start suntik gonal dan tiba pd saat OPU dokter berhasil mengambil 20 sel telur tapi pada akhirnya yang berhasil hanya 1 dgn kualitas good dan 2 moderate. mendekati tanggal ET, kondisi saya tidak memenuhi syarat, karena kata dokter saya over stimulasi. ET saya ditunda pada siklus haid bulan Desember 2016. 3 embrio saya di frozen.

Tepat hari pertama haid saya kembali konsultasi ke dokter dan besokannya langsung mulai diberikan obat-obatan untuk persiapan ET (obat yg di beri progynova diminum 3x sehari pada jam yang sama) setiap 4 hari USG transvaginal dan 8 hari setelah minum obat ukuran rahim saya 7.3mm, dokter meminta saya melanjutkan obat hingga 4 hari kedepan, namun hingga 4 hari berikutnya ukuran rahim saya belum juga mencapai batas minimum syarat utk ET (minim 8mm) saat itu tgl 30 Des 2016 ukuran rahim saya hanya 7.4mm (bertambah sangat sedikit dari 4 hari sebelumnya) dokter akhirnya menyarankan menambah 4 hari lagi untuk minum obat bila hingga batas waktu yg diharapkan (tgl 2 Jan 2017) ukuran rahim belum mencapai target maka proses ET ditunda pada siklus haid berikutnya. Dokter meresepkan tambahan obat (oestrogel) untuk dioles ke tangan untuk merangsang pembesaran rahim yg dipakai setiap jam 9 mlm tapi krn ngotot mau cepat ET, sy oleskan juga pd jam 9 pagi (jadi 2x sehari).
saya sudah sempat down krn sangat berharap bulan ini proses ET bisa berjalan sesuai harapan karena bulan lalu sudah tertunda. Jadwal kontrol saya yang seharusnya jatuh pada tanggal 2 Januari 2017 saya tunda dengan meminta ijin pada dokter untuk mengundur hingga pd tanggal 4 Januari 2017 karena saya masih di Singapore untuk merayakan Tahun baru. Syukurnya dokter menginjinkan karena melihat history ukuran rahim saya terakhir yg msh 7.8mm dan msh aman untuk minum obat hingga tanggal 4.

Tanggal 4 pagi saya ke dokter dan setelah USG syukurlah ukuran rahim saya naik pesat hingga 8.8mm dengan kata lain ET saya bisa dilaksanakan pada tanggal 8 Januari 2017. Sejak hari itu dokter meresepkan tambahan obat Cygest yang harus di masukan melalui vagina setiap jam 9 pagi dan 9 malam.
Tepat tanggal 8 pagi saya sudah ke dokter dan melakukan persiapan-persiapan FET (frozen embyo transfer), FET dilaksanakan sekitar jam 9.50. Pada proses thaw ketiga embrio saya berhasil survive. Deangan begitu semua embrio saya ditransfer kedalam rahim, setelah FET saya diminta bedrest diruang pemulihan selama 3 jam, saat itu saya hanya boleh kencing setelah 30 menit setelah FET, namun karena saya tidak mau pipis di pispot dan pampers, saya meminta suster utk memasang kateter. setelah 3 jam, suami membawa saya keluar menggunakan kursi roda hingga ke mobil, karena totalitas, saya memutuskan menginap di hotel selama 2ww.
singkat cerita 2ww saya, selama 2 hari setelah FET saya tidur terlentang, dan mengganjal bantal dipantat selama tidur, hanya turun dr tempat tidur utk pipis dan mandi, mandi pun saya sambil duduk. makan ditempat tidur sambil duduk dengan menggunakan meja khusus untuk di kasur. hari-hari pertama setelah FET jadi sering kentut. kata dokter itu normal. hingga seminggu saya benar-benar bedrest, tidak stress, enjoy main game, mandi sambil duduk, makan dibawa ketempat tidur, kecuali tidur saya mulai miring kanan kiri. setelah melewati minggu pertama saya mulai agak sering jalan ke mall untuk makan dan nonton bioskop. 9 Hari setelah FET saya mulai penasaran pengen test pack, hasilnya negatif :’) pastilah batinku, terlalu dini untuk di test skrg. hari ke 11 saya test lagi msh negatif, saya agak worry, tapi sesaat aja karena mmg saya tekat harus kuat-kuatin batin apapun hasilnya saya doa ke Tuhan “not my will, but Yours be done.”LUKE 22:42.

Hari ke 12 pagi (19 Jan 2017) sehari sebelum jadwal tes darah untuk mengetahui hasil, saya iseng lagi test pack pakai sensitif, muncul 1 garis merah dan 1 garis pink yg sangat-sangat samar (perlu mata batin dan mata iman utk melihat dgn jelas), saya langsung foto dan kirim WA dokter dan bertanya apa boleh tes darahnya dimajuin aja jadi hari ini juga, jawaban dokter BISA! YESSSS! dokterpun mengirim org lab utk datang ke hotel mengambil sampel darah. setelah menunggu sampai sore, dokter menelpon saya dan mengabari hasil tes bhcg saya 148.2 yang artinya saya positif HAMILLL:D
Praise the Lord!!!
mungkin saran yang bisa saya bagikan, untuk proses bayi tabung yg pertama teman-teman perlukan adalah berserah dan bersandar penuh hanya kepada kehendak Tuhan saja, kedua kuat2in mental, jangan sampai terlalu larut dlm kegalauan, kuatir, pesimis selama masa 2ww ini. ketiga jangan sampai stress, kalau bedrest membuat teman-teman stress coba cari kegiatan yg bs buat happy lg hingga ga kepikiran atau berasa 2ww ini lamaaa banget.
Semoga apa yg teman-teman impikan bisa menjadi kenyataan di tahun ini. God bless You.

Share
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (2 votes, average: 1.50 out of 5)
Loading...