Niat ikut bayi tabung setelah menjalani laparoscopy – Rini
Hallo semua….salam kenal nama saya Rini, terima kasih sebelumnya saya bisa bergabung sekaligus berbagi pengalaman.
Saya berumur 28 thn dan suami 30 thn, kami menikah sudah memasuki thn kelima, dan sampai sekarang kami masih belum mempunyai keturunan. Kami mulai periksa setelah 1 thn pernikahan tapi selama periksa saya hanya dikasih obat penyubur hampir 1 thn lamanya, tanpa ada pemeriksaan lebih mendetail, jadi deh bukan hamil yang didapat tapi malah lemak yang berjubelan dimana-mana, heee…2x.
Akhirny saya berhenti periksa, setelah 1 thn kemudian baru saya periksa lagi di dokter yg berbeda, dan saya dianjurkan untuk langsung laparoscopy di dr soetomo graha amerta. Oh ya waktu itu kami sama sekali tidak tau apa itu laproscopy dan dijelaskan oleh perawat graha amerta bahwa itu adalah operasi kecil dan harus bius total dengan biaya 5 jt-10 jt jika ada endometriosis.
Setelah dipertimbangkan kami akhirnya memutuskan untuk operasi saja walaupun berat karena alasan uang jg tp jg saya ketakutan jika di diagnosis dokter saya tidak bisa pnya anak scr normal. Tapi lebih baik daripada saya meraba2x penyebab lamanya kami blm punya keturunan.
Singkat cerita jam 7 pagi saya sudah sampai di rumkit dengan perasaan yg campur aduk karena jujur saya paling takut jarum suntik, jam 9 saya masuk ruang operasi, jam 12 siang saya sudah siuman. Yang saya rasakan sehabis siuman pengen kencing dan saat kencing sakit bgt dan tentu saja bagian bawah pusar sakitnya minta ampun.
1 jam kemudian saya sudah ganti pakaian, sampai2x suster heran kok cpt bgt sadarnya padahal waktu itu masih ngarasa pusing bgt. Saat itu jg saya sudah diperbolehkan pulang tanpa ada acara rawat inap segala lho. Oh ya yang menangani laparoscopy saya waktu itu Prof. Dr Syamsul.
1 minggu kmdn saya cek bekas jahitan dan diagnosis dokter tuba fallopi tersumbat pada bagian pangkal sehingga tidak ada tindakan medis untuk membuka sumbatan tp Alhamdulillah tidak ada endometriosis sehingga biaya operasi saya hanya 5jt. Jalan satu2xnya untuk mendapatkan keturunan hanya dengan bayi tabung dengan biaya30 jt-40jt tergantung umur jg. Tapi karena faktor biaya yang lumayan mahal dan jg takut gagal kami menunda sampai kami sudah siap dari segi finansial maupun mental.
Sejak saya membaca situs ini saya blm pernah baca ada yg progam bayi tabung di dr soetomo graha amerta, jadi tolong dong bagi infonya kalau ada yang pernah menjalani progam bayi tabung di graha amerta. Please….! thank’s sebelumnya.


(8 votes, average: 3.88 out of 5)
posted on April 16th, 2009 at 1:32 pm
posted on April 22nd, 2009 at 1:01 pm
posted on April 29th, 2009 at 4:34 pm
posted on May 10th, 2009 at 11:39 am
posted on May 18th, 2009 at 6:54 pm
posted on June 4th, 2009 at 10:07 am
posted on June 5th, 2009 at 12:34 pm
posted on June 5th, 2009 at 9:17 pm
posted on June 6th, 2009 at 10:01 am
posted on June 6th, 2009 at 9:31 pm
posted on June 7th, 2009 at 9:02 pm
posted on June 8th, 2009 at 8:04 pm
posted on June 8th, 2009 at 8:19 pm
posted on January 14th, 2010 at 8:58 am
posted on January 23rd, 2010 at 2:12 pm
posted on September 23rd, 2010 at 12:21 pm