Mengadopsi anak – Retna

Salam kenal, siapapun anda semoga perkenalan ini bisa sedikit membesarkan hati anda. Saya adalah seorang wanita usia 44 th, suami 48 th. Kami menikah th 1996. Memang sangat sulit menerima sebuah kenyataan yang sebenarnya tidak kita harapkan. Berbagai upaya untuk mendapatkan anak sudah kami lakukan sejak tahun-tahun pertama menikah baik secara medis maupun secara alternatif mengingat usia kami menikah sudah cukup tua, namun tak ada yang berhasil juga, Inseminasi sudah kami lakukan sebanyak 4 kali dan tak berhasil. Bayi tabung memang tak kami lakukan karena kondisi keuangan yang tak memungkinkan bagi keluarga dengan penghasilan pas seperti kami.

Sudah capek secara psikis untuk memikirkan keinginan punya anak dari melahirkan sendiri karena harapan tak kunjung muncul. Duka yang amat dalam sebagai seorang wanita yang tak dapat melahirkan anak, itu yang kupikirkan dahulu, dan itu berlangsung sangat lama, namun kemudian aku bangkit, aku bicara pada diriku sendiri aku yang harus menolong diriku sendiri. Aku kemudian pasrah dan berniat mengadopsi anak.

Upaya ini memang sempat gagal 2 kali karena kedahuluan orang lain. Tapi akhirnya aku dapat juga. Memang banyak keraguan ketika akan mengadopsi baik mengenai biayanya, apa yang akan terjadi di kelak kemudian hari dan lain sebagainya, namun semua aku pasrahkan kepada yang membuat hidupku yaitu Alloh SWT. Kepasrahan hati kita kepada Alloh SWT memang sangat mendukung hidup kita.

Akhirnya di tahun ke-12 pernikahan kami mendapatkan sebuah keluarga yang sangat kelebihan anak. Anak ke 7 yang akan dilahirkan namun mereka tak mampu membiayai. Aku ditawari dan akhirnya aku ambil keputusan walau saat itu bayi belum lahir. Segala persiapan kami lakukan sampai kami akhirnya dapat menggendongnya. Kontak batin dengan bayi yang akan dilahirkan terutama dengan doa sangat membantu kedekatan bayi dengan kita saat kita pertama kali menggendongnya setelah bayi itu dilahirkan.

Sekarang bayi itu sudah berumur 2 tahun lebih 7 bulan. Usia yang sangat sibuk bagi orang tua dalam merawat bayi seusia itu, namun kami sangat bahagia. Betapa tidak, di depan tetangga dan teman-temannya dia selalu pamerkan dengan kata-kata yang belum bisa terucap sempurna bahwa aku adalah ibunya dan suamiku adalah bapaknya: “nih…ibukku, nih…bapakku”. Sungguh luar biasa kehidupan setelah punya buah hati, tak ada bedanya sepertinya dengan melahirkan anak kecuali hanya tidak menjalani proses persalinan saja.

Sungguh di luar dugaan, banyak kemiripan fisik anak itu denganku baik alis, rambut, kulit, mata bentuk tubuh dan semuanya, mirip aku, ibunya… (Kata ibuku, anak itu mirip denganku saat aku masih kecil dan aku juga masih punya foto ketika kelas 1 SD, kucocokkan dan ternyata memang mirip semuanya). Dan yang sangat menakjubkan juga, golongan darahnya sama persis dengan suamiku yang dia banggakan sebagai bapaknya.

Alloh memang sangat sempurna dalam menciptakan setiap makhluk-Nya. Hanya kita yang punya kekurangan sebagai wanita yang tak bisa melahirkan sebaiknya selalu berprasangka yang baik kepada Pencipta kita bahwa Alloh akan selalu memberikan yang terbaik bagi makhluknya. Harapan kita dahulu yang tidak tercapai mungkin belum dikabulkannya karena belum saatnya atau memang di balik semuanya itu ada sesuatu yang kita tak mengetahui dan Alloh saja yang mengetahui bahwa itu ada hikmahnya bagi kita.

Sekarang, setiap malam aku bisa memeluk anak itu, tidur di pelukanku, indah sekali …dan kulihat dia selalu damai ketika kupeluk, kadang-kadang tiba-tiba dia menciumku saat aku sudah tertidur…Aku lihat ketika dia tidur dan kubandingkan ketika pertama kali aku menggendongnya…anakku sudah bertambah besar… Kalau memang anda sudah siap mengadopsi anak, sebaiknya memang sejak bayi sehingga anak tersebut langsung dekat dengan kita. Semoga sharing ini bisa bermanfaat.

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (5 votes, average: 4.60 out of 5)
Loading...

53 thoughts on “Mengadopsi anak – Retna

  1. widya

    Aduh Mba Retha aku terharu sekali membaca tulisan Mba.. Allah memang baik kepada orang yang berprasangka baik. Slamat ya Mba semoga anak itu bisa menjadi jalan buat Mba dan suami mendapat kehidupan lebih baik dunia dan akhirat. amin.. Aku juga menunggu anak selama 10 tahun lebih Mba, aku juga sudah angkat anak sekarang berusia 3bln 3minggu, kami menunggu dia sejak dikandungan 7 bulan. Memang indah sekali punya anak itu ya Mba..urusan mirip juga kata semua orang yang lihat dia mirip suamiku..:) dan Allah juga sangat baik pada kami, bertepatan dengan anak angkat kami lahir itu saya telat haid dan sekarang sedang hamil 19 minggu. Subhanallah menunggu 10 tahun dan allah memberi kami 2 anak sekaligus..
    Selamat sekali lagi ya Mba, semoga kita dikasih kesabaran dan kemudahan untuk menjaga anak2 kita.. amin..

    Salam
    Widya

  2. Dewi

    Mba Retna….
    Salam kenal, jujur aku nangis loh baca cerita mu, aku sendiri sedang menunggu keajaiban Tuhan mba, walaupun usia pernikahan ku masih tergolong baru (2thn 6bln) tapi dorongan untuk menjadi seorang ibu sangat2 aku dambakan…, aku pernah hamil tapi usia kehamilanku hanya smp 7bln dan bayiku meninggal didalan kandungan, smp saat ini masih berdoa dan usaha, memang benar mba Tuhan tidak pernah terlambat untuk memberikan apa yg D?? sudah janjikan bagi umatNya yg percaya, semangat ya mba, semoga Tuhan selalu memberkati keluarga mba…

    Salam
    Dewi

  3. wati

    Mbak Retna…
    Salam kenal, sungguh seneng baca cerita mbak… selamat ya mbak semoga anaknya menjadi anak yang berguna bagi orang tua, agama dan bangsa Amin…amin..amin

  4. erni rizal

    subhanallah …
    keajaiban itu akhirnya jadi milik mbak dan keluarga. Tuhan memang selalu memberikan yang terbaik untuk umat Nya yang sabar dan ikhlas. Terharu aku membacanya ..

    Semoga keajaiban itu bisa dirasakan oleh ibu ibu yang lain, yang tengah berjuang meraih harapannya. Amien ..

  5. Any

    Hi mbak Retna …. salam kenal ya…jujur mbak, aku nangis baca tulisan mbak, terharu banget, aku salut sama mbak karena aku belum bisa bersikap sperti yang telah mbak Retna lakukan.6 tahun pernikahan kami belum dikaruniai anak oleh Allah SWT. Kami sudah berusaha. Sebenarnya orang tua kami sudah menyarankan kami untuk adopsi anak, suami juga sudah setuju, tapi aku yang belum siap. Suami juga pernah bilang ke aku, berasal dari manapun, dari rahimku sendiri ataupun adopsi, anak merupakan amanah dari Allah SWT. Tulisan mbak Retna membuat aku tersentuh.

  6. Desandra

    Mbak Retha, alhamdulillah, Allah memberikan pengganti kebahagiaan yg tidak terkira. Saya juga sempat menunggu kehadiran seorang anak sampai usia pernikahan 10 tahun, dan alhamdulillah Allah menghadirkan seorang putri melalui proses bayi tabung tahun lalu.
    Adopsi anak bukan hal yg aneh di keluarga besar saya mbak, 10 dari total 21 orang sepupu saya adalah anak adopsi, beberapa diambil sejak baru lahir dan ada juga yg sudah besar(usia sekolah). Sampai sekarang tidak ada perbedaan perlakuan diantara kita. Bahkan beberapa diantaranya sudah menikah dn memiliki anak.

    Entah bagaimana caranya seorang anak hadir di antara kita, wajib kita syukuri. Selamat ya Mbak, semoga Mbak Retha, suami dan si kecil selalu dalam lindungan Allah SWT. Aamiin.

  7. Retna

    Untuk mbak Widya, mbak Dewi,mbak Wati,mbak Erni Rizal dan mbak Desandra : Amin Amin Amin dan thanks untuk semuanya.

  8. Farida

    Dear mbak Retna,
    salam kenal sebelumnya. Saya terharu sekali membaca cerita mbak. Saya sempat terpikir tentang opsi tersebut. Oleh karena itu, pertanyaan saya berikut mungkin agak terlalu teknis. Saya paham kalo mbak keberatan menjawabnya. Tapi setidaknya, saya tanyakan dulu saja ya :
    1. bagaimana dengan akta lahir anak tersebut? apakah atas nama mbak atau ortu aslinya?
    2. apakah mbak bermaksud memberitahukan asal-usulnya suatu saat sang anak beranjak dewasa nanti, misalnya saat hendak menikah? atau bagaimana, mbak?

    Terima kasih untuk waktu mbak Retna, saya mohon maaf atas ketidaknyamanannya.

  9. tina

    Hi Retna, salam kenal yaaa
    Disini Sy tidak sendiri. sy sdh 9 thn merit tp blm jg dikarunia anak, sudah ikut insem 2 kali dan sekali BT semuanya gagal. sedih bgt ….sampe dah putus asa. Skrg mau coba adopsi anak, lagi cari2.
    Dari baca pengalaman kamu, terharu sy. apa lg pas kamu bilang mukanya bisa mirip, jd ingin cepat2 adopsi.
    Thank yaaa atas sharing pengalaman kamu.
    Semoga dengan sharing ini kita bisa saling menguatkan 🙂

  10. titis

    Ass, mbak Retna
    Subhanallah….Allah telah menunjukkan ku ke sini, aku membaca cerita mba seperti tulisan dan kata hati ku sendiri apalagi umur kita sama tp aku beda 1 thn dgn suami. Sampai saat ini aku jg gak pernah berenti berobat dan terus berobat untuk py keturunan. Selama ini aku bekerja di perusahaan dan blm ada keinginan untuk mengadobsi anak dgb alasan sibuk dan ada keyakinan aku pasti py anak sendiri. Tapi seiring waktu berjalan perusahaan tmpku kerja take over dan aku hrs berenti kerja. Saat2 itu lah terasa hdp ku sepi dan ada iri liat anak temen2 udah pada gede. Barulah ada perasaan ingin mengadopsi anak, rasanya habis hidupku hanya untuk bekerja selama ini tapi hidupku sepi. Kadang ada perasaan Allah gak adil untukku….knp apa yg ku rencanakan dan kuinginkan tak pernah jd nyata. Sekarang keinginan untuk mengadopsi anak makin kuat palagi suami mendukung bahkan suami dr dl mendukung tapi keinginanku baru skr muncul.Tapi keinginanku mulai goyah stlah 3 hari lalu aku baca suplemen dari Amerika untuk kesuburan kandungan, ada niat untuk membeli nya tapi harganya buat aku mahal apalagi harus 3 bln dicoba.
    Aduh bingun banget….mana yg harus aku pilih beli suplemen tsb atau adopsi anak ya? Tapi setelah baca cerita mbak Retna keinginan itu makin kuat…..Ya Allah berilah hamba petunjukMu mana yg harus hamba lakukan. Jika memang adobsi anak mohon untuk pembaca memberikan informasi ke ti_tis@yahoo.com jika ada anak ceweq yg baru lahir untuk diadobsi terutama anak yatim
    Semoga Allah memudahkan rencana hamba….Amin ya Robbal Alamin……

  11. rini

    bayi tabung ke 2,
    hi salam kenal semua teman seperjuangan salam semangat smua yach, nama saya rini usia mau 42 tahun,saya mau bagi pengalaman nih,saya menikah sudah hampir 6,5 saya tahun 2008 ikut program bayi tabung I di BIC dengan dr. … continued in post Bayi tabung ke 2 di Beirut.

  12. ai

    hai all, saya adalah single parent umur 28thn bagi 2 anak balita. saya bersedia menjadi surrogate mother bagi pasangan suami istri yang mempunyai embrio sehat tp bermasalah dengan rahimnya. sedikit info klo saya dah 2 kali melahirkan dengan persalinan normal dengan berat masing2 3,5 kg dan 3,750 kg. kedua anak saya Alhamdulillah sehat dan montok. bagi yang berminat ( jika itu memungkinkan di Indonesia )bisa kirim email ke mychildren810@yahoo.com

  13. Becky

    Hallo Mbak Retna,

    Ikutan komen ya Mbak…saya juga mengalami hal yang sama Mbak..umur saya 36 thn dan sudah 11thn lebih menikah..kami juga belum memiliki keturunan Mba..tapi Tuhan sudah memberi kami jalan untuk adopsi seorang bayi laki-laki yang ganteng…sekarang sudah umur 7 thn Mbak…duhhh saya sayang sekali sama dia. Saya percaya semua anak yang di karuniakan untuk kita rawat adalah anugerah Tuhan buat kita..Kami sekarang sedang persiapan u. program IVF..semoga semua bisa berjalan dengan baik walaupun saya td mencoba ivf calculator…kemungkinan saya 10,3%..but Its worth trying..
    Salam semangat – GBU

  14. auriel

    assalamu alaikum mba retna, boleh share jg n, q jg menikah lama tapi lom dikaruniai anak, aku diserahi bayi laki2 oleh saudaraku (untuk aku adopsi), senengnya luar biasa, hingga anak itu berusia enam tahun, dan aku tak henti memohon pada ALLAH untuk memberiku anak dari rahimku sendiri, ternyata tuhan punya rencana lain, aku kembali mendapatkan anugrahNYA melalui rahim wanita lain, yang lebih menunjukkan kuasa tuhan, suamiku yang tadinya mau mengadopsi anak kedua demi membahagiakanku, mulai usia bayi itu 4bln, aku ingat persis, saat aku mandikan dia di kolam renangnya, saat itu pertama x suamiku memperhatikan dia dan memuji kecantikannya (subhanallah, aku sampai menangis), dan sejak saat itu suami malah lebih sayang anak2 daripada aku (hehe), sekarang anakq berusia 8th 8bln dan 2th 5bln, kehidupanku lengkap sudah, sekarang aku tidak pernah bertanya mengapa tuhan tidak memberiku anak kandung? Bukan karena aku putus asa, tapi lebih karena aku merasa tuhan telah memberikan kebahagiaan yang teramat sangat lengkap dalam kehidupanku, aku rasa keinginanku hanya tinggal mendidik dan melihat anak2ku bisa menjadi dokter,.. Setelah itu tercapai, aku pasrah jika tuhan harus memanggilku…

  15. mia

    Salam kenal semuanya, Awalnya saya masuk ke we site ini mau mencari anak untuk di adopsi. Saya sdh 9 th menikah dikarenakan suami saya azoospermia. saya sdh sempat ke beberapa panti asuhan untuk mencari anak adopsi tp belum dapat terus sedih banget rasanya, saya hampir putus asa sampai saya berpikir untuk selingkuh saja biar punya anak. Tp Allah msh sayang pada saya, saya mulai browsing di internet dg maksud untuk cari anak adopsi eh ternyata nyasar kesini. pas saya baca banyak sekali posting dg kasus yg sama dg saya, sungguh luar biasa sepertinya saya telah di tunjukan jalan oleh Allah untuk ikutan rogram bayi tabung. Mudah – mudahan niat kami untuk ikutan program bayi tabung bisa berhasil..Amiin

  16. Susi

    Hi mbak mia, salam kenal aku susi.

    Aku jg sama kayak mba, udah putus asa, kenapa Tuhan belom mau titipkan anak kepada aku dan suamiku. Sampai gk sengaja juga kesasar ke website ini. Dan karna baca pengalaman dari temen2 disini jg lah yang bikin aku jd semangat lagi, dan akhirnya okt kemarin aku beranikan diri untuk program bayi tabung, dan sekarang aku sudah positif hamil 5 minggu.

    Ayo semangat yah mba mia, aku doain semoga berhasil..

  17. mia

    @mbak susi, selamat ya mbak atas kehamilannya, kmrn masalahnya apa mbak, program BT di mana ama dokter siapa? Terus terang wkt kmrn ke BIC untuk cek ulang sperma dan USG saya sedih mbak, saya sebetulnya masih blm sanggup kl nanti suami saya di biopsi dan ternyata tdk di temukan sperma…saya gak tau hrs gmn lagi, tp mudah – mudahan hasilnya spt yg di harapkan. makasih doanya mbak…

  18. Susi

    Thx mba mia..

    Aku ada tulis pengalaman ku di website ini mba..
    Pengalaman keberhasilan bayi tabung keluarga susi.

    Iya mba yang semangat dan banyak doa yah.. kemarin suami ku hanya bermasalah di sperma yg kurang baik kualitasnya. Aku dengar katanya makan pisang setiap hari 2 buah baik untuk kualitas sperma. Waktu itu sempat 3 bulan terapi setiap hari makan pisang, pas kemarin mau program di cek lagi, hasilnya membaik..

    Tapi aku kurang tau kalo sperm nya gak ada sama sekali bagaimana penanggulangan nya. Sorry ya mba mia,aku gk bisa bantu apa2..

  19. adelia

    salam kenal all….
    sebelumnya saya ingin sedikit bercerita, saya sudah menikah selama 5 tahun dan ternyata suami mengalami ganguan kesuburan sperma…aku sekarang tinggal di manado.. dan kami sepakat akan mengadopsi anak, namun kami mengalami kesulitan untuk menemukan ortu yang mau mengadopsikan anak mereka… melalui sharing ini kami berharap sekali jika ada informasi tentang bayi yang bisa kami adopsi mohon di share ke adelia.sastrawijaya@yahoo.com
    semoga forum ini memberikan manfaat untuk kita semua

  20. nina

    hai…mbak Retha,terharu bgt aku baca tulisannya. kenalin mbak aku nina.Udh 9thn nikah tp blm diksh keturunan. 7thn lalu aku hamil,tp sayang usia 6bln bayi dlm kandungan aku keguguran krn pendarahan. Bayiku meninggal. 4 bln kmrn aku kembali hamil tp cuma bertahan 5minggu krn pendarahan akhirnya hrs dikuret….

    Tahun ini aku dan suami sepakat untuk adopsi….tp msh bingung proses nya spt apa.Mbak Retha kmrn adopsi dr mana??blh dishare ga Mbak keaku biaya nya brp+proses nya spt apa.
    thx bgt ya…..

  21. eris

    Sama seperti pengalaman ibu-ibu disini, saya juga sudah lama menikah juga belum diberi momongan (usia pernikahan saya 11 th), usaha secara medis sudah saya lakukan (inseminasi 11 kali dan BT belum saya coba). Rencana mengasuh anak dari orang lain sudah ada, namun sampai sekarang belum kesampaian (rahasia Allah s.w.t untuk mendapatkan yang terbaik). Kalau ibu-ibu punya info dimana, cara adopsi anak boleh share ke saya di email : eris6811@yahoo.co.id. Matur nuwun.

  22. nisa

    Mbak Retna, saya jadi terharu baca cerita ini. Dari manapun anak kita (melahirkan sendiri atau adopsi), seorang anak tetaplah titipan Allah. Bukan karena dia bukan darah daging kita lantas kita tidak menganggapnya anak ya. Dan saya semakin kagum dengan kebesaran Allah ternyata anak yang diadopsi Mbak Retna memiliki kemiripan dengan Mbak Retna dan suami, itu menandakan cinta kasih yang tulus dari mbak Retna dan suami.

    Kadang-kadang saya malu hati, masih nikah 3 tahun blm dikaruniai anak saja sudah mengeluh kesana kemari. Padahal kalau baca-baca forum seperti ini jadi seperti dibukakan mata saya, banyak yang menjalani pernikahan lebih lama dari saya yang juga belum dikaruniai momongan.

    Saya dan suami ada rencana adopsi anak juga, tp sampai sekarang belum ketemu dengan orang tua yang akan mengadopsikan anaknya. Benar kata Mbak Retna, kalau bisa adopsinya dari anak baru lahir, sehingga bondingnya kuat seperti anak yang kita lahirkan sendiri. Karena itu, jika ada orang tua yang akan mengadopsikan anaknya bisa menghubungi saya di anissa.dianti@gmail.com. Saya domisili di Surabaya. Saya tunggu kabar baiknya. Terima kasih banyak.

  23. siLvy

    dear ALL : kami udah menikah selama 6 th, tapi belum juga di karuniani anak, di karenakan suami azoosperma. segala mcam cara udah kami tempuh tapi masih belum berhasil juga. sa’at ini kami berencana mau adopsi anak seperti halnya mbak retna. tolong jika ada informasi harap menghubungi saya. di 03131253830.

    terimakasih ALL,

  24. shisa

    salam kenal semuanya, mohon bantuannya
    saya sedang hamil dan di prediksi lahir desember tahun ini, dokter bilang keadaan baby saya sehat dan kalau prediksi benar jenis kelaminnya perempuan. karna masalah ekonomi dan saat ini dan saya tidak mempunyai biaya persalinan unuk itu saya mencari orang yang serius dan benar2 ingin punya anak, serta bisa membesarkan layaknya anak kandung
    saya tidak mempermaslahkan agama calon orang tua kandung yang hendak mengadopsi anak ini, karna prinsip saya setiap anak yg lahir ke dunia putih dan suci tinggal bagaimana orang tuanya mau menjadikan dia apa untuk itu saya mengharapkan calon orang tua yg open-minded
    saya bersedia melahirkan dimana saja sesuai domisili calon orang tua yg mengadopsi baby saya
    mohon bantuan ibu/bapak semuanya hubungi saya di human.errors@yahoo.com
    untuk pembicaraan atau pertanyaan selanjutnya bisa ditanyakan melalui email, tapi hanya untuk yg serius ingin punya anak dan hendak merawatnya sebagai-mana anak kandung
    terima kasih

  25. Rachma

    Hai temans…
    Boleh minta info dari saudara atau keluarga lain yang punyak anak adopsi? Bagaimana kita menjelaskan status anak tersebut, apabila dia mendapatkan info dari orang lain? Bagaimana kita memberitahukan status sebenarnya anak tersebut, pada saat mau menikah nanti? Bagaimana sikap anak tersebut apabila sudah mengetahui bahwa dia bukan anak kandung kita?

    Ini hanya rasa khawatir seorang ibu yang punya anak adopsi perempuan, setelah inseminasi 4x, bayi tabung 3x dengan hasil BELUM HAMIL. Pada usia pernikahan ke-10,akhirnya kami bertemu seorang ibu yang sedang hamil 5 bulan, dengan alasan keterbatasan ekonomi dan ingin memberikan kehidupan yang lebih baik untuk anaknya, ibu tersebut memberikan bayinya pada kami. Dari usia 5 bulan di kandungan, bayi itu telah menjadi anak kami. Maka setiap bulan kami mengirim susu untuk menunjang kesehatan ibunya dan biaya periksa kehamilan kepada dokter. Pada saat melahirkan juga kami yang mendampingi dan mendanai untuk biaya persalinan di klinik dan biaya pemulihan kesehatan ibu.

    Sekarang anak kami sudah berusia 19 bulan, sehat-pintar-lucu-cantik, harapan kami semoga menjadi anak yang sholihah. Aamiin…

  26. rava

    saya sekarang lagi cari adopter buat anak sya kalo ntar udah lahir,,usia kandungan sya skrg 7blan,,d prediksikan akhr blan desember ini akan lahir,,karena masalah ekonomi sya dan suami,sya tidak bisa merawat nya..sya tidak tahu jnis kelamin anak sya ini cwe/cwo karena ketidak mampuan sya untk periksakan usg..bila ada yg berminat untuk mengadopsi anak sya dengan serius dan bsa mmbantu sya jg bsa hub sya 085795063195..terima kasih atas perhatian nya .

  27. ayu

    sya ayu tinggal di palembang,,,
    law ada org tua yd ingin mengadopsikan anak ny tlong hubungi sya,,,
    sya sudah lma nikah…no hp 085270681525
    smga berjodoh……..

  28. Vera

    saya ingin mengadopsi anak laki-laki berusia 1-3 tahun berkulit putih dan berbadan sehat.
    Hubungi saya di 0899 76 555 11
    Terima Kasih. Semoga jasa dan kebaikan Bapak/Ibu dibalas Tuhan.

  29. Naning

    Kami, keluarga muslim ingin adopsi bayi perempuan yang baru lahir, sehat, cantik dan normal. Kami tinggal di Jakarta, bila ada yang ingin mengadopsikan bisa hubungi kami nomor 0811539154,terimakasih wassalam.

  30. ningsih

    kami,keluarga muslim dan sdh menikah slama 8 thn dan sngat ingin mengadopsi anak perempuan berusia 0-1 thn, saya bekerja sbgai PNS di Kaltim insyallah kami akan memberikan yang terbaik dan akan menyayangi dan memberikan pendidikan yang layak…sya serius dan bila ada info bsa kirim ke emai. arnieramadhan@yahoo.com, telp. 085393564199…terimakasih

  31. anie

    assalamu’alaikum
    maaf bunda saya masuk ke forum ini, saya hendak mengadopsikan bayi laki” saya yg baru berumur 5bln, alhamdulillah bayinya sehat dan montok, karena sesuatu hal saya harus mengikhlaskannya kepada keluarga yg menghendaki momongan, di utamakan keluarga muslim ,saya berdomisili di jakarta, jika ada bunda yg serius ingin mengadopsi anak saya, bisa menghubungi saya ke no 088210217680.salam

    bismillah

  32. titis

    Ass….
    Maaf mau konfirmasi aja….saya pernah mau adobsi bayi pada room ini skr saya dah punya bayi ceweq dan maaf buat bunda2 yg nawarin sy calon bayi atau bayi nya saya nyatakan skr saya fokus ke bayi saya dulu.Mohon maaf bunda…..smoga bunda adabter yg lbh baik dari saya

  33. Aisya

    @bunda itis,,boleh tanya ya bund dulu bunda susah ya punya anak,,terus skrang dah berhasil yeeay selamat ya,,,memang bunda terapi apa ? Saya juga ingin bund,mohon sarannya bunda berapa lama usahanya sampai mendapatkan anak?

  34. Retna

    Selamat ya mbak Titis, semoga jadi anak yang berguna bagi nusa, bangsa dan agama. Amin.

  35. Angela

    Hi all, kami pasangan Kristiani yg sdh cukup lama menikah namun belum diberikan momongan jg..saya sudah pernah hamil namun keguguran, sudah pernah inseminasi namun msh gagal, sdh mencoba berbagai cara; medis maupun alternatif (herbal) tetapi belum berhasil jg..,

    Kami sudah sangat merindukan suara tangis & tawa bayi di rmh kami..mohon kiranya teman2 disini jika ada yg mempunyai info, bisa email ke saya: mybabyangel75@gmail.com

  36. Ummi

    Assalamu’alaikum…

    Kami sdh menikah hampir 8thn dan blm dikaruniai anak sampai saat ini. Kami sdh berobat ke dokter&alternatif tp blm jg berhasil dan akhir’a kami memutuskan utk mengangkat/adopsi anak,kami menginginkan anak PEREMPUAN usia 0-2thn kami sdh berusaha mencari ke panti2 asuhan anak tp syg anak yg utk diadopsi blm ada oleh karena’a bila ada bunda yg anak’a ingin diadopsi bs menghubungi kami di nomer 089655435380.
    Atas bantuan’a kami ucapkn terima kasih.

  37. Naning

    Ass. Berkat forum ini, alhamdulillah kami telah mendapatkan sesuatu yng sangat berharga. Kami telah berhasil mengadopsi anak sesuai yang kami harapkan. Kami telah berkomitmen untuk merawat, membesarkan dan menjadikan anak tersebut agar bermanfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara. Suatu keajaiban dan rahasia ALLoh swt.anak tersebut persis lahir pada jam dan hari yang sama dengan ibu adapter. Kepada pengelola forun ini kami menyampaikan banyak terimakasih. Bagi yang belum berhasil kami mohon bersabar dan selalu berdoa, insaalloh Alooh swt. akan menganugrahkan. Waspadai upaya penipuan, untuk itu perlu mensikapi secara serdas sebelum mengambil langkah. Berkaitan dengan itu posting nomor 30 kami nyatakan tidak berlaku lagi. Wass.

  38. cunni

    Assalamu alaikum,kami adalah keluarga muslim kami sudah menikah selama 10 tahun tapi dokter sudah menyatakan kalau kami memang sudah tidak bisa diberikan keturunan.Kami sangat mengharap bayi yg baru lahir atau masih ???ð??? dalam kandungan.Tolong hubungi kami.

    By Cunni
    +6281244835643

  39. vivi

    Salam Sejahtera dan salam kenal buat teman-teman yang berkunjung di sini. Saya dan suami memang sudah terlambat menikah, tahun 2007. Kami sudah berusaha tapi faktor usia saya sekarang sudah 49 tahun tidak bisa diberikan keturunan lagi, dan apalagi menstruasi saya sudah tidak lancar, menjelang menopouse. Kami berdua sangat mengharapkan keturunan, dimohon kalau ada Ibu yang berkenan memberikan bayi untuk kami adopsi secara baik-baik, silahkan menghubungi kami bertempat tinggal di Manado (Sulawesi Utara).Terima kasih. Tuhan Memberkati. Amin.
    Vivi 0823 4381 7658

  40. eva

    Salam kenal teman teman.. saya eva, sudah menikah 10 tahun. Sewaktu usia pernikahan kami 5 th kami mengadopsi seorang bayi laki laki. Alhamdulilah sekarang bayi itu sudah menjelma menjadi anak pintar yang sedang bersekolah di TK. Hari hari bahagia sejak kehadirannya. Insya Allah kami akan selalu menyayanginya sampai nanti karna hari hari kami menjadi sangat bahagia. O ya.. bukan saya bermaksud untuk menyembunyikan.. kebanyakan dari teman teman sYa malah gak tau kalau anak itu bukanlan lahir dari rahim saya karna wajahnya sangat mirip dengan suami saya.
    Ditahun ke sepuluh pernikahan kami ini, saya kembali mengikuti program hamil. Mudah mudahan berhasil hamil supaya anak kami gak kesepian lagi.

  41. kia

    Ass .wr. wb
    Kami pasangan yg sangat menginginkan anak wanita 0 .sd 1th. Diutamakan sehat cantik dan yatim atau piatu . Akan kami manjakan dan kami sayangi .insyaallah di didik menjadi dokter kelak .amin .
    Hub email jackson.abdat@yahoo.com
    Bismilah

  42. Ita

    Selamat siang,

    Berbahagia ya teman-teman bisa mengadopsi anak. Sy punya kendala suami tidak mau adopsi anak . Inginnya berihtiar untuk anak sendiri. Padahal kemungkinannya sedikit. Karena sudah sekali bayi tabung gagal. Apakah ada yang punya resep agar suami bisa menyetujui untuk adopsi anak. Soalnya mertua perempuan sakit shg ini alasan suami tidak mau ambil anak , karena harus merawat orang tua sementara umur sudah bertambah,

  43. Tiara

    Selamat siang,
    sy sdh menikah hampir 8 tahun dan belum dikaruniai anak.
    segala usaha sudah km lakukan termasuk bayi tabung pada tahun 2012 namun masih belum berhasil
    apabila ada yang ingin menyerahkan bayinya kepada kami dengan senang hati akan saya terima dan saya urus sebaik-baiknya sbagaimana anak sendiri. untuk itu mohon menghubungi/sms saya di no ; 0852 9751 7809 . Kalau bisa saya mengharapkan anak perempuan, sbg tambahan saya dan suami perprofesi sebagai PNS dan beragama Kristiani . Terima kasih sebelumnya ,
    Kiranya Tuhan memberkati segala usaha kita semua dalam memiliki keturunan apapun bentuk usaha tsb. aamiin.

    salam

  44. Mia

    Selamat pagi,
    As. Wr. Wb.

    Ingin sharing juga mengenai adopsi anak. Alhamdulilah setelah menjalani berbagai ikhtiar untuk memiliki momongan selama 7 th, sama dengan Mba Retna akhirnya kami dikaruniai berkah untuk mengadopsi anak perempuan dari usia 7 hari dan saat ini sudah berusia 2th 5 bln. @ Mba Ita, jangan putus asa Mba, karena saya pun mengalami hal yang sama. Suami saat itu belum ingin adopsi anak karena ingin terus berikhtiar melalui program IVF, namun Allah akhirnya membuka mata hatinya, dia berkenan untuk mengadopsi anak tp dengan banyak persyaratan; harus anak laki-laki, anak yatim dan berasal dari pernikahan yang sah. Tapi apabila Allah sudah berkehendak maka apapun bisa terjadi, setelah saya hampir menyerah mencari anak adopsi yang sesuai dengan kriteria suami tiba-tiba salah satu keluarga kami memberi kabar bahwa terdapat bayi perempuan yang ingin diserahkan oleh ibunya untuk diadopsi karena keterbatasan ekonomi, dan alhamdulilah suami luluh hatinya ketika melihatnya dan kamipun berjodoh dengan bayi perempuan tersebut. Sama dengan Mba Retna, sekarang anak kami mirip sekali dengan papapnya bahkan sama-sama ada lesung pipitnya di kedua pipinya yang chubby dan golongan darahnya pun sama dengan saya. Meskipun saat kami adopsi belum memiliki akta lahir, namun kami putuskan untuk membuatkan akta lahir dengan mencantumkan nama ibu kandungnya dan kami tempuh jalur Pengadilan Negeri untuk penetapan anak adopsi. Hal tersebut dengan pertimbangan karena kami muslim maka at the end pada saat dia menikah dia akan mengetahui hal yang sebenarnya sebab papapnya tidak dapat menjadi walinya ketika akad nikah. Kami memutuskan daripada anak kami terkaget-kaget dengan identitas dirinya yang sesungguhnya pada saat dewasa maka kami mempersiapkannya untuk menerima kenyataan yang sebenarnya. Kami pun berkonsultasi dengan psikolog, dan untuk langkah awal yang disarankan adalah memberi kesan positif terhadap kata “adopsi” dan “anak angkat”. Kami lakukan dengan hypnotherapy, sejak dia bayi ketika dia akan tertidur kami bisikkan bahwa anak angkat atau anak adopsi adalah anak yang beruntung karena memiliki dua ayah dan dua bunda…hal itu terus kami lakukan hingga hari ini. Dan pada setiap kesempatan selalu kami coba perkuat kesan positif itu, seperti kalo ada sodara yang memelihara binatang peliharaan, kami selalu bilang karena Tante A sayang sama si Pus jadinya Tante A adopsi si Pusnya juga kami carikan buku cerita yang mengandung hal positif mengenai adopsi, saat ini kami pun sedang getol mengumpulkan artikel mengenai anak adopsi yang sukses, harapan kami semoga tugas berat memberitakan identitas yang sebenarnya ini dapat kami emban dengan lancar. Untuk menimba ilmu dari teman-teman yang memiliki hal yang sama, saya juga sering mengunjungi laman Komunitas Keluarga dan Anak Adopsi Indonesia (KOGADOPSI). Demikan sharing infonya, semoga bermanfaat….

  45. Titi

    Yth Ibu Mia, terimakasih atas sharingnya. Saya ingin bertanya lbh lanjut ttg proses adopsi yang ibu dan suami jalani.

    Kami pasutri yang telah menunggu 7 tahun untuk karunia seorang anak. Mungkin jalan kami dg mengadopsi. Kami ingin tahu, ketika ibu Mia dan suami telah mendapatkan calon bayi untuk diadopsi, apakah ibu harus menjalankan proses adopsi seperti pengumpulan berbagai dokumen, kunjungan rumah, dll, oleh Dinas Sosial? Atau ibu dan suami bisa langsung mendaftarkan akta & ke pengadilan secara langsung?

    Kami telah mengunjungi Yayasan Sayap Ibu untuk wawancara mengenai adopsi anak, prosesnya sangat panjang dan berbelit-belit. Hal lain yang kami kurang sreg, calon bayi berusia paling muda 5 bulan, karna bayi harus ditempatkan di Yayasan terlebih dahulu, untuk diperiksa latar belakang dan kesehatannya. Kami ingin sekali mendapatkan bayi yang baru lahir supaya kami dapat langsung merawatnya.

    Mohon bantuan keterangannya. Sebelumnya kami ucapkan terima kasih.

  46. bee

    Shalom. Selamat siang. Saya hendak memohon bantuan kepada saudara2 yang membaca post saya ini. Saya dan suami sudah menikah hampir 7 tahun, kami belum dikaruniai keturunan. Kami berdomisili di Jakarta. Sebagai informasi, saya berdarah keturunan Jawa-Thailand, dan suami saya Chinese. Kami mohon apabila ada yang memiliki informasi bagi kami untuk dapat mengadopsi seorang bayi, mohon dengan sangat untuk dapat menghubungi saya melalui email arimbi.huhnholz@yahoo.com atau bbm saya 748E00B5.
    Terima kasih sebesar-besarnya kami ucapkan. Tuhan memberkati.

  47. ira

    saya sudah menikah 5 tahun dan ingin sekali mengadopsi anak cewek,putih sekitar jawa tengah,klo ada yg berkenan bs hubungin no ini 085692059797

  48. widya putri

    Assalamu’alaikum.. Sy sdh menikah 8 tahun dan ingin memiliki momongan, bagi yg bersedia anaknya sy rawat seperti anak kandung sy, dpt menghubungi sy di 08965913622. Mohon utk yg serius ya, krn sy sdh lelah dpt PHP terus.. Terima kasih

  49. Rieneke

    Saya sudah menikah selama 8 tahun dan hingga kini belum dikaruniai anak. Sudah mencoba tindakan medis IVF ICSI 4 kali dan FET 1 kali baik di Indonesia dan Luar negeri, semuanya gagal. Saya dan suami akhirnya berpikir untuk mengadopsi anak. Kami akan sangat berterimakasih Jika ada rekan-rekan disini yang memiliki info cara adopsi anak danberkenan untuk share ke saya di email : rdjoanita@yahoo.com. Terima kasih sebelumnya.

  50. Rissa

    Saya sudah menikah 10thn lebih. Dan sampai saat ini saya belum dikarunia anak. Saya ingin mengadopsi anak keturunan chinese. Kalau bisa anak cewek. Lokasi saya di Jakarta. Kalau ada yg ingin mengadopsikan anaknya, boleh hubungi saya di 089646475991. Hanya yg serius saja ya. Saya cape di PHP in terus. Terima kasih.

  51. Melani

    Salam kenal mbk retna, saya mau tanya . Nama orang tua diakta atas nama siapa mbk? Nama orangtua kandung atau nama mbk dan suami?
    Proses buat akta caranya gimana mbk?
    Terimakasih

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*