Jangan menunda-nunda dan menghabiskan uang untuk memperbaiki kualitas sperma – Degara

5 tahun sudah saya menikah dengan istri saya dan sampai saat ini belum dikaruniai anak. Saya ingin berbagi dengan teman-teman seperjuangan yang sama-sama mendambakan seoarang anak.

1 tahun setelah menikah:
– Hasil cek Sperma saya jelek.
– Saya perokok aktif
– Pekerjaan saya menuntut stress yang tinggi
– Saya jarang olah raga
– Trigeselid dan kolestrol tinggi

2 tahun setelah menikah :
– kondisi sama dengan 1 thn setelah menikah
– saya mengkonsumsi obat-obatan penyubur sperma dari dokter

3 tahun setelah menikah
– kondisi sama
– saya dioperasi varikokel karena dicurigai kondisi sperma yang jelek karena adanya varikokel

4 tahun setelah menikah
– kondisi sama meskipun sudah di operasi varikokel

5 tahun setelah menikah
– saya sudah berhenti merokok sekitar 10 bulan yang lalu
– saya menjalani olahraga rutin yaitu fitness seminggu 2-3 kali
– trigeselid dan kolestrol sudah turun
– tingkat stress tidak menurun karena memang tuntutan pekerjaan
– sperma saya tetap jelek

Kemudian saya dan istri memutuskan untuk mengikuti program bayi tabung…
setelah berdiskusi dengan dokter Indra Anwar di RS Bunda saya diberitahukan hal yang membuat saya kaget : “Sebagian besar penyebab masalah sperma adalah tidak bisa diketahui, hanya sebagian kecil saja yang bisa diketahui”…

Artinya selama 5 tahun saya berjuang hasil nya adalah MEMBUANG-BUANG uang…

Pelajaran ini saya bagikan kepada teman-teman yang mempunyai masalah yang sama dengan saya agar jangan menunda-nunda dan menghabiskan uang untuk memperbaiki kualitas sperma karena memang sebagian besar tidak akan diketahui penyebabnya…

Saya sarankan untuk segera mencoba program bayi tabung karena umur kita tidak bisa dikembalikan lagi…

Selamat berjuang kawan !!!!

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (4 votes, average: 4.00 out of 5)
Loading...

16 thoughts on “Jangan menunda-nunda dan menghabiskan uang untuk memperbaiki kualitas sperma – Degara

  1. dr. Dicky Moch Rizal, MKes, Spesialis Andrologi

    Kepad pak degara..

    Mohon maaf, informasi anda perlu saya lengkapi. Begini…embrio yangbaik itu asalnya 50% dari sperma yang baik dan 50% dari telur yang baik. Kehamilan itu dari ikhtiar kita dan 90% kehendak Alloh swt. Artinya, sperma tetap memegang peranan penting. Coba baca jurnal2 internasional dan ribuan penelitian tentang pengaruh kualitas sperma dan pembentukan embrio. Anda akan memahami.
    Pada akhirnya saya memang sepakat, bahwa faktor pria tidak mudah utk diatasi, tetapi bayi tabung juga tdk ada artinya kalo sperma tidak diperbaiki juga. Karena forum ini utk edukasi juga, maka mhn informasi yang diberikan tidak malah membuat salahkaprah. Tk

  2. Michelle Anugrah

    Pak Degara,

    Sperma suami saya juga jelek (kepalanya peyang) dan jumlah yg mati tinggi sekali. Tapi memang waktu kita berobat Inseminasi (IUI), suami sy diberikan supplemen yg isinya Zinc, Vit. E dan beberapa supplemen lainnya spy lbh bagus. Hanya saja krn yg matinya banyak, tetap tidak berhasil. Akhirnya kami memutuskan untuk bayi tabung.

    Dokter saya juga memberikan info yg sama, bahwa perbaikan sperma itu jauh lebih susah dan buang waktu daripada ambil proses IVF. Karena harus merubah gaya hidup secara total. Selain itu, dlm proses IVF sperma dibantu utk ketemu telurnya lewat ICSI.

    Mungkin ada baiknya Pak Degara tanya second opinion, krn pengalaman pribadi saya dgn dokter yg Bapak pakai juga agak kurang oke, jadi saya pindah dokter (masih di klinik yg sama). Cara beliau menyampaikan kabar memang cenderung to-the-point dan tidak semua orang cocok dengan cara penyampaian informasi beliau. Bukan berarti beliau tidak oke, tapi kalau berobat kesuburan, kita memang harus sreg sama dokternya juga.

  3. ayu

    @michelle waah setuju bgt dgn pendapat michelle… pak degara walau ivp tetap sperma harus dibuat bagus dgn vit dan zinc itu..sy gagal ivp 3x lho didokter temapa bpk skr..coba baca cerita sy deh dgn judul 3x gagal program bayi tabung,semoga menginspirasi.. oya pak degra bgm program ivp nya apa sukses

  4. Dian

    Pak Degara dan teman2 sekalian,

    Mungkin sy bisa bantu memberikan penjelasan. Sy juga pasiennya dr Indra, tetapi sy ikut ivf nya di klinik teratai rs gading pluit dan alhamdulillah hamil. Sebetulnya kasus sy mirip bapak.Kami sudah 6 thn menikah. Setelah 2 thn menikah kami blm punya anak juga. mulailah kami melakukan pemeriksaan. ternyata suami saya dari hasil analisa sperma dinyatakan cryptosperma. setelah di cek dan melakukan pengobatan di suatu klinik di singapore, akhirnya suami melakukan operasi varicocele disana. dalam kurun 1-2 thn setelah itu ternyata saya belum hamil juga dan sperma suami juga tidak menunjukan perubahan yg berarti. segala macam antioxidant dan vit spt zinc dan buah kiwi juga sdh dikonsumsi suami, tetapi tetap sy tidak bisa hamil, bahkan dengan inseminasi sekalipun, krn setelah sperma di siapkan ternyata jumlahnya juga tidak layak insem.
    Tahun lalu kami mengikuti seminar yang diadakan di klinik teratai dan mendengarkan tim dokter presentasi tentang masalah sperma dan juga bayi tabung. akhirnya kami berobat ke dr indra anwar. jd yang dimaksudkan dr indra, bahwa masalah sperma akan sangat susah diperbaiki, jd kalau dengan insem saja tidak layak, maka dapat di “short cut” ke ivf. krn untuk tindakan icsi hanya dibutuhkan beberapa ekor sperma yang bagus saja dari berjuta-juta atau beratus-ratus ribu ekor sperma yang ada. akhirnya kami menyadari untuk apa kami selama ini berobat dan operasi untuk memperbaiki sperma, kalau itu semua bisa di short cut dengan bayi tabung. pada saat kami menjalani treatment ivf di klinik teratai, kami bahkan berkenalan dengan pasien ivf yang berhasil hamil dengan kondisi suami dimana sperma harus diambil dari operasi tese. Alangkah besarnya karunia Tuhan, dengan kemajuan teknologi kita semua dapat terbantu untuk menuju kehamilan.

  5. dr. Dicky Moch Rizal, MKes, Spesialis Andrologi

    Selamat buat pak Ari, anda terpilih oleh Tuhan YME utk diberi amanah punya baby. Saya sangat setuju dengan anda utk kasus sperma yang berat seperti Azoospermia memang tdk usah menunggu lagi, tetapi tergantung azoospermianya karena saluran sperma yang tersumbat atau testisnya yang rusak. Utk saluran sperma yang tersumbat, bayi tabung hendaknya dijadikan pilihan utama. Tetapi utk kerusakan testis/pabrik sperma yah…inilah yang dikatakan mandul, bayi tabungpun tak akan menyelesaikan masalah.
    Saya perkirakan problem pak ari adalah azoospermia karena sumbatan, kemungkinan keberhasilan utk kasus spt ini dgn bayi tabung cukup baik. Sekali lagi selamat punya momongan buat pak Ari.

  6. Ny. Ari

    Assalamu’alaikum dokter Dicky
    Mohon bantuan solusi utk hasil sperma analisis suami saya yg usianya genap 38th agustus nanti.
    MAKROSKOPIS:
    Warna: putih/abu2
    Likuifaksi,Konsistensi,Bau: Normal
    Volume: 2,0
    PH:7,7
    MIKROSKOPIS:
    Konsentrasi:44,25X10pangkat6
    Motilitas:
    Linear cepat: 2%
    Linear lambat: 23%
    Tdk progresif: 30%
    Tdk motil:45%
    Viabilitas(%hidup):56%
    Morfologi(%normal):4%
    Morfologi abnormal(K,L,E,Cyt):20, 14, 61, 1
    Sel bulat: 0,9 X 10pangkat6/ML
    Sel lekosit: 0,5 X 10pangkat6/ML
    Aglutinasi: tidak
    Fruktosa: Normal
    Kesempulan: Asthenozoospermia & Teratozoospermia.
    Demikian hasil sperma analisis suami saya 10 Mei 2012 lalu. Utk kondisi rahim saya dinyatakan oke,dr hasil USG TV dihari ke 12haid jg ada telur yg besar dan bagus.
    Merunut dr hasil sperma analisis tersebut, apa yg hrs dilakukan suami saya dok? Saya ingin sgera hamil mengingat usia suami yg tak lg muda,meskipun usia saya bau akan 27.
    Apakah msh ada kemungkinan utk hamil alami tanpa insem maupun BT? Pengobatan brp lama ya Dok?
    Oiya, dokter praktek di yogya dmna,kpn saja? Bisa minta CP utk appointment? Kebetulan saya dijogja. Mohon jawaban posting ini ya dok,saya tunggu. Terima kasih banyak.
    Wassalamu’alaikum….

  7. degara

    Ny Ari,
    Menurut saya kondisi sperma suami memang tidak bagus tetapi juga tidak jelek sekali. Kondisi sperma saya jauh lebih jelek dimana linear cepat 0% dan linear lambat 4%. Untuk itu saya langsung ambil tindakan Bayi Tabung karena semakin dibiarkan semakin tua kondisi sperma akan semakin jelek.

    Saat ini istri sudah hamil atas bantuan dr Indra Anwar di BIC Morula Menteng Jakarta dan proses bayi tabung memakan waktu 1 bulan, jika Ny Ari ingin BT di Jkt sebaiknya cari kost2an disana karena bisa jadi setiap 2-3 hari sekali harus cek telur. Saya juga pernah baca2 BT di Jogja, coba Ny Ari browsing di internet. Menurut dokter BT mempunyai persentase keberhasilan 35-40% sedangkan insem hanya 10-20%.

    Terus berjuang Ny Ari dan suami…

  8. Briana

    Yth Dr. Dicky,

    Mohon penjelasan atas tanggapan dokter sebelumnya, jadi menurut dokter, jika kasusnya NOA (Non-obstructive Azoospermia), tidak perlu BT karena tidak akan berhasil?

    Terima kasih

  9. rosalia

    selamat malam Dr.Dicky
    suami saya berusia 28 th, kami sudah konsultasi sm dokter, setelah analisis sperma yg menyatakan suami saya OLIGOASTHENOZOOSPERMIA, 3 MINGGU kemudian analisis sperma kembali dengan kesimpulan : NORMOZOOSPERMIA

    1.WARNA : PUTIH
    2.BAU : KHAS
    3.pH : 7.5
    4.volume : 2.5
    5.likuefaksi : 20
    6.viskositas : 1.8
    PEMERIKSAAN MIKROSKOPIS
    1.kecepatan rata2 sperma : 1.0
    2.a.progresif lurus cepat : 18%
    b.progresif lurus lambat: 38%
    c.gerak ditempat : 12%
    d.tidak bergerak : 32%
    3.konsentrasi sperma : 27
    4.viabilitas sperma : 78%
    5.morfologi sperma normal : 70%
    6.morfologi sperma abnormal : 30%
    7.aglutinasi : tidak
    8.sel bulat : 0.2
    9.lekosit : 0.1
    10.uji HOS : 67

    dmikian hasil AS dokter? hasil USG saya juga bagus, apa suami saya harus FSH,LH, TESTOSTERON + USG VARIKOKEL ya dokter, terima kasih dokter

  10. Grace

    Saya juga pasien dr. Indra di BIC. Sekarang hamil melalui IVF. Suami pernah sperm test dengan dokter lain sebelumnya. Jumlah dan morfologi sperma yang normal kurang. Waktu itu memang suami overweight. Disuruh diet dan dikasih multivitamin. Setelah itu, kami program ke dr. Indra. Waktu akan insem, suami sudah turun 30kg (program dietnya dengan dokter gizi juga, turun 30kg kurang lebih 8 bulan). Sperma nya langsung naik drastis dan hasil tes nya bagus sekali. Ya ini pas kebetulan cocok diagnosa penyebab dan treatment nya

    Karena penasaran, saya coba tanya soal sperm ini ke dr. Indra. Dokter menjawab, biasanya sperm yang kurang jumlah maupun kualitasnya tidak ada ‘obat’nya. Paling yang bisa dilakukan ya diet kalau overweight, olahraga, minum vitamin, dan makan sehat. Atau paling jauh operasi varikokel. Kalau semua itu sudah dilakukan dan masih tidak ada perbaikan, ya berarti nggak diketahui penyebabnya. Dr. Indra ini memang kalo kasih jawaban pertamanya to the point sekali. Tapi kalau dipancing pertanyaan lebih jauh, penjelasannya bisa detail sekali. Mungkin ini yang bikin sebagian menilai ini dokter ‘jutek’ atau gimana. Hehe

    Maksud jangan buang waktu untuk perbaiki sperm, maksudnya jangan sampai bertahun-tahun larut dengan masalah sperm. Kalau usaha perbaikan boleh aja, cuma jangan kelamaan. Karena umur berjalan, kualitas telur istri juga menurun. Kalau IVF, jumlah sperm yang bagus gak terlalu masalah. Karena dengan metode ICSI, cuma butuh beberapa sperma bagus buat disuntikkan ke telur. Sebanyak-banyaknya panen telur, berapa sih jumlahnya? 30 juga udah banyak sekali. Itupun gak semua bisa dibuahi. Anggaplah semuanya bisa dibuahi, berarti dibutuhkan 30 sperma bagus. Kalau kasusnya jumlah dan kualitas saja yang kurang (bukan ekstrim seperti azoo dsb), masa nggak ada 30 biji aja yang bagus? Begitu logikanya 🙂

  11. Grace

    Oiya, walaupun dengan sperm yang bagus, 2x insem saya nggak berhasil. Mungkin memang belum rejeki. Akhirnya coba IVF dan berhasil 🙂

  12. inu

    ass..
    maaf dok saya mau tanya/konsultasi, minggu lalu saya sudah tes sperma dan hasilnya ada 70% sperma yang tidak bergerak. saya sudah konsumsi vitamin seperti oligo dan itu anjuran dari dokter.
    saya menikah sudah mau 3 tahun nnti bln oktober, tolong solusinya dok?

  13. Harianto Daniel

    Dear dr.Dicky
    Saya ada konsultasi dgn dokter Andrologi di pku krn keluhan Libido rendah, dan sempat ada cek hormon testosteron hasilnya 3,92 dari nilai normal 2-10,lalu dokter meresepkan obat Andriol dan injeksi Pregnyl 5000 IU tiap minggu, yg mau saya tanyakan apakah Pregnyl bisa memperbaiki sperma? trimakasih sebelumnya dok….
    Regards
    Harianto Daniel

  14. Damay

    Assalamualaikum/selamat mlm dr. dicky
    Dok sebelum sy bertanya sy ingin menjelaskan sedikit mengenai kehamilan sy selama 2th 6bln pernikahan kami. Sy pernh dinyatakn hamil 3x dan 3x keguguran, blm tau apa penyebabnya. Setelah beberapa x pengecekan pd rahim sy smua normal, kemudian dokter meminta suami utk analisis sperma dan ternyata hasil dari amperma suami sbb :
    Volume : 7. 5 ml
    Bau : Khas
    Warna : Putih keabu-abu
    pH; 7. 7
    Liquefaksi : 95/menit
    Viskositas : 4 cm
    Kosentrasi : 52. 4/ml
    Jumlah : 392. 77/ejakulat
    Progressive : 7%
    Non progressive : 55%
    Immotile : 38%
    Aglutinasi : Negatif
    Leukosit : 0/ml
    Immature germ cell : 0/ml
    Viabilitas : -%
    Morfologi : Normal 1%
    Morfologi : Abnormal : 99%

    Dari hasil analisis sperma suami sy apakah penyebab dr 3x keguguran kehamilan sy? Oh iya dok suami sy tdk merokok apalagi minum alkohol.
    Jika iya mohon solusinya agar sy dpt hamil normal dan tdk mengalami keguguran kembali.
    Demikian dok terimakasih.

  15. Yani

    Selamat pagi sahabat semua, saya mau bertanya untuk jumlah sperma yang hanya 5,14 jt/ml apakah bisa mengikuti program IUI (Inseminasi) tidak ya?untuk bisa mengikuti IUI itu sendiri minimal jumlah spermanya berapa? Thanks

    Regard
    Yani

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*