Rp 100 juta harga 17 embrio
Awal proses bayi tabung dimulai dengan pemberian obat hormon untuk merangsang perkembangan telur. Tetapi ternyata perkembangan sel telur saya agak lambat sehingga dibutuhkan lebih banyak suntikan hormon yang tentunya semakin menguras kocek.
Tak disangka dokter berhasil mengambil 30 telur! Akibatnya saya menderita efek stimulasi hormon yang berlebihan. Setelah dibuahi, of course dengan sperma suami, ada 19 embrio yang jadi. Kata dokter 19 itu banyak… di atas rata-rata.
Dari 19 embrio 2 dimasukkan kedalam kandungan, sisanya 17 dibekukan di bank embrio. Sayang sekali 2 embrio tersebut akhirnya tidak berkembang alias proses bayi tabung gagal, sedih sekali saya…
Setelah dihitung-hitung kami menghabiskan biaya sekitar Rp. 100 juta, ini termasuk biaya nginap di rumah sakit sewaktu saya mengalami efek stimulasi hormon yang berlebihan. Tabungan saya di bank sebanyak 17 embrio seharga Rp 100 juta!



posted on July 24th, 2007 at 4:03 pm
posted on July 24th, 2007 at 8:00 pm
posted on October 12th, 2008 at 4:27 pm
posted on January 14th, 2010 at 8:21 am