Endometriosis menjalar ke indung telur – Wikan

Dear all friends, salam kenal..

Sy wikan usia 28th dan suami sy 35th, kami telah 4th menikah namun blm memiliki keturunan. keluhan sy selama ini nyeri haid yg berlebihan shingga tdk bisa beraktifitas disaat haid sy banyak. sudah 3 dokter spesialis yg memiliki diagnosa sama atas keluhan sy itu, yakni sy divonis mengidap endometriosis yg selain di rahim jg telah menjalar ke indung telur, yg menyebabkan rahim sy membesar dari ukuran normal serta ada penebalan pd dinding rahim, selain itu juga ada kista coklat. untuk itu sy dianggap infertil (tdk subur) dan disarankan utk segera berobat ke klinik infertil/fertilitas atau ke bagian endokrin di RS Cipto – Jakarta / RS Sutomo – Surabaya.

Pertanyaan sy, bagaimana proses pengobatan utk infertilitas ini ? mohon sharing infonya, jika ada salah seorang teman yg telah menjalaninya. serta berapa biaya pengobatannya?? karna kami sangat awam untuk masalah infertilitas ini…
thanks 4 reading..n please share ur info, ill wait 4 n need it much!

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

18 thoughts on “Endometriosis menjalar ke indung telur – Wikan

  1. Asih

    mb wikan, keluhan nyeri haid yg hebat jg selalu saya rasakan selama 2 hr, saya jg penderita endometriosis, udah pernah di laparaskopi (LO) 2x, grade 4, ada adenomiosis juga (endometriosis yg menempel di dinding uterus/rahim), LO ke 1 th 2005, kista endo 3cm di kiri diangkat,adeno nya dibakar/dimiolisis, tp tidak menyembuhkan nyeri haid saya, setahun kemudian LO ke 2 th 2006 dg keluhan yg sama adeno nya direseksi/dibuang sebagian, still tdk menyembuhkan nyeri haid saya, lalu mulai program hamil, insem 2x, hidro 2x, tp tidak hamil jg,stl insem ke2 gagal dokter menyarankan agar rahim saya diangkat, th 2009 saya pindah dr, dan mulai program lg, insem 1x, program bt bbrp kali, ttp tidak pernah sempat sampai OPU karena telur hanya 1, feb 2010 saya usg kembali krn nyeri haid semakin hebat, ternyata kista endo muncul lg di kanan 3cm n ada hidrosalping di kiri 4cm, mungkin terjadi krn perangsangan telur terus menerus selama hampir 1 th, selain menyuburkan telurnya jg menyuburkan kistanya. dokter menyarankan saya untuk diatermi 10x untuk menyembuhkan hidrosalpingnya n kistanya akan di punksi/disedot baru dilanjutkan dengan program bayi tabung, jalan panjang n berliku yg harus saya lalui, skrg saya masih mengumpulkan dana untuk program tersebut, tetap semangat berusaha sampai berhasil, walaupun saya tahu tingkat keberhasilan dg kasus spt saya sangat kecil

  2. vivi

    hai,salam kenal mbak asih
    mbak saya jg ada adenomiosis, mbak asih kalau setelah mens perut bgn bawah sakit gak? aku binggung kalau pas mens perut gak sakit,tapi kalau udah bersih malah sakit hehe…

  3. iin

    Salam kenal Wikan :

    Saya pernah LO dan BT d graha amerta rs. sutomo. Saya kasih info kl LO kira2 10 jtan dan kl BT pendek kira2 35 jtan tp kl yg panjang 40 jtan.
    Dan kl km mau LO d surabaya kl ty dokter yg bagus menangani LO semua dokter ada semua kecuali dr. Auky dia enga praktek d sn.
    Tp kl km mau BT biasa d Siloam sm dr. Auky atau BT d grha amerta rs. sutomo.
    Mudahan2 info ini berguna buat km…. smoga km sukses dan berhasil yah.

  4. vivi

    mbak asih,
    memang bener mbak, aku merasa tersiksa kalau pas masa subur,perut rasanya kayak dipelintir…aduh sakit bgt..oh iya mbak asih waktu dimiolisis dan direksesi ama dr siapa? aku pernah laparaskopi ama dr wahyu,tapi kayaknya dia cuma bersihkan perlengketan aja gak utak atik rahim…aku juga pernah di saranin ama seorang dr, katanya di reksesi aja,cuma aku blom tau dr mana yang bagus…

  5. Asih

    @vivi,aku di LO di ama dr wahyu, di reseksi tdk menyembuhkan jg loh, yg bener2 menyembuhkan itu rahimnya diangkat semuanya, tp gmn mo pny baby kl diangkat, namanya jg ikhtiar, just waiting 4 miracle

  6. Gina

    Dear all
    Saya tidak pernah nyeri tuh waktu menstruaation tapi kemarin nyeri, kembung kayaknya makan taoge kebanyakan deh. Sehabis BT terakhir selama 6 bulan mens. encer saya jadi heran kenapa darahnya warna terang. Tapi mens terakhir warna merah tua, ya itu makan taoge. Mensnya lebih cepat sehari juga, jadi 24 …Saya jadi heran mens saya kok lebih cepat, dulu sih 27 hari. Selidik selidik ternyata taoge, milk, kedelai mengandung estrogen yang menyebabkan penebalan dinding rahim, mempercepat menopause juga. Mungkin kasus2 endo di western mereka kebanyakan minum susu….kalo masih muda sih kagak apa2 ikut BT dan bersusu ria. Tapi yang mau 40 hati2 dengan kandungan estrogen. Tingginya estrogen juga menyebabkan kanker payudara.

  7. Irin Agustin

    Salam kenal. Sdri Wikan, saya tinggal di Dammam, Saudi Arabia, dan saya pernah mengalami kenyerian haid, setelah dicek ternyata ada kista. Saya sudah takut mendengarnya, tapi pengobatan disini ternyata lebih maju dari Jakarta, Dokter hanya memberi saya pil yang bernama “Jasmin” utk dimimum selama 3 minggu, kalau tidak salah terhitung mulai hari ke 2 menstruasi, dan akhirnya kista pun lenyap. Dulu juga sebelumnya saya pernah mengalami kenyerian yag sangat pada waktu haid, setelah diperiksa di sebuah RS besar di Jakarta, dokter bilang di saluran indung telur saya ada penyumbatan cairan (seperti lendir) yang menyebabkan sakit perut jika datang bulan dan mereka menyarankan saya menjalani operasi kecil untuk membuang lendir tersebut atau dengan cara kedua, tidak dioperasi, dengean menyuntikan sejumlah cairan obatan2 ke saluran yang tersumbat tadi. Saya memilih cara kedua, sakitnya luar biasa, mulas seperti orang yg mau melahirkan, tapi hanya pada saat dokter menyuntikan cairan tersebut (sekitar 45 menit). Lalu ketika saya tanyakan pada dokter di Saudi sini, mereka bilang itu cara kuno. Tidak butuh operasi ataupun menyuntikan sejumlah cairan. Hanya dengan minum pil saja, cairan penyumbat tersumbat itu akan hilang, sama sepeti ketika saya mengudap kista. Saya tidak tahu apakah di Jakarta menjual pil “Jasmin”itu atau tidak. Juga dokter menyarankan agar tidak mengkonsumsi madu atau jelly yang membuat kista bertambah besar. Alhamdulillah setelah saya minum pil tersebut kista tidak pernah muncul lagi. Salam.

  8. Nadia

    Hallo mbak,saya mau sharing pengalaman pribadi aja….saya juga mengidap Endometriosis grade 4 dan ada kista endometriosis (kista coklat) di indung sebelah kanan sebasar 4 cm,sudah di Laparaskopi sama dr.wahyu hadi saputro di klinik raden saleh,alhamdulillah di nyatakan bersih.

    Agustus 2010 ini saya ikut program bayi tabung di Klnik Yasmin-RSCM.Kencana dengan dr.Muharam Spog dan alhamdulillah berhasil…sekaang saya lagi hamil 4 bulan…..

    saran saya,jangan patah semangat ya mbak…..selalu berusaha dan serahkan hasilnya kepada Tuhan YME….saya malah pernah melakukan BT di Afrika selatan,tp gagal….justru di Jakarta yg berhasil,jadi setiap usaha pasti membuah kan hasil……Good luck!!

  9. shinta

    Dear All.
    Salam kenal,saya mau ikut sharing dong,saya(38)da kista endo 5cm di sbelah kiri,klw mens sakit nya mnta ampun slama 2hr.Saya sm Suami(50)mau ikut program Bt,stelah kita periksa ke dokter,Kistaku hrs di bersihin dl
    (operasi Laparatomy)tp saya masih takut sm operasi.
    For All,saya mau tanya:Klw Operasi Laparatomy itu di bius Total or Stengah sadar?????
    Lebih enak bius Totao or stengah ya??
    ada yg udah Pengalaman Operasi Laparatomy??? Ksh sharing dong ke saya.
    Asih@hi asih salam kenal,saya baca –
    di sharing kamu,saya mau tanya:Kista
    kamu di punksi/sedot itu,kamunya di
    bius or bagaimana???
    Please,bagi bagi sharingnya ya ke saya.
    Salam Hangat n Good Luck

  10. Asih

    @shinta, kalo laparaskopy dibius total, kalo di punksi/sedot sih katanya cuma bius lokal/lumbal krn sampai sekarang saya blm dipunksi

  11. shinta

    Halo…..Pa kabar semuanya.
    @asih,oh bgitu ya.insya Allah bulan
    Januari aqu mau di Operasi Laparatomi
    tp msh takut nih,ktnya di bius total
    Salam,Good Luck for All.

  12. nita

    @Mbak Nadia, bisa minta alamat emailnya agar kita bisa sharing, kebetulan saya juga didiagnosa ada endometriorsis dan kista coklat di indung telur sebelah kanan, terima kasih banyak sebelumnya

  13. pratami dewi

    hi shinta, aq pernah di punksi dan laparaskopy, semuanya dibius total, krn aq ndak sadar waktu prosesnya tiba2 sudah selesai aja. Tapi kalau di punksi setelah itu masih harus di tapros lagi biar kering jadi tidak haid hampir 2 bulan

  14. Ayu

    Asw, hallo semua. salam kenal. wahh ternyata banyak perempuan yg terkena kista endometriosis ya.
    Kebetulan saya baru umur 23 dan saya sudah terkena endometrium sebesar hampir 7cm di ovarium kanan dan endometirum kecil skali d ovarium kiri. bahkan endometirum sudah smpai keluar ke rongga perut. bulanannya tak tergangu, cma sjak 2thn skit. tapi dokter di indonesia krng tanggap (saya menemui 4 doc, dari tahun 2008-2010). kemudian ketahuan oleh doktoer trakhr, itupun ‘ah, ntr kalo nikah, pny anak, hilang jg’. pdhl hal esensial nya adalah, kesusahan utnuk hamil bila memilikki endometrium. logika yg aneh, cuma karena saya masih gadis&muda (utk penyakit ini). Saya kebetulan mendapatkan beasiswa kuliah di Perancis dan menjalani operasi pembersihan kista disana setelah saya waktu ujian lemas/kskitan luar biasa lagi dan diantar teman2 k rumah sakit. Dokter sngt profesional. Mereka bertanya kepada saya: Kenapa bisa sampai separah ini kistanya (grad IV) dan tidak ditangani?! (Pertanyaan yg tepat doc). Doc bilang: Ada 2 solusi, yakni u hamil n punya anak atau kami ambil smeua organ reproduksimu. Itu shock bagi saya. Kemudian setelah diOP, saya menjalani terapi. Saya disuntik hormon agar spt dlm menopause, krn saya masih harus menyelesaikan studi saya. Jadi ovarium dinonaktifkan sementara untuk 6bln. Tujuannya adalah untuk mencegah, penyakit itu aktif. Setelah itu, saya diminta cepat menikah dan berusaha memilikki anak. karena dg memilikki anak, dosis hormon estrogen yg banyak akan balik ke normalnya perempuan. dan seperti kita ketahui, estrogen memicu terbentuknya endometrium. bila selama 1 tahun saya tidak berhaisl, saya harus menjalani program bayi tabung secepatnya, takutnya telur2 saya d ovarium kiri akan terkena endometrium juga.
    Kata doc saya di perancis, endometrium faktor genetik (sbgian besar) dan pola makan. saya sejak umur 9sudah baligh, jadi terlalu subur. Di negara tropis trnyata perempuan lbh subur.erhindar dari

    cukup menyedihkan karena di usia saya yg masih ckup muda utk terkena penyakit ini, saya takut untuk tidak bisa memilikki anak. namun harapan masih ada dan sekarang saya sedang berjuang melawan waktu. Dan saya berbagi kepada teman2 (biasanya sebaya) agar mereka terhindar dari cobaan yg saya sedang alami.
    terimakaish semangat selalu.

  15. efi

    @ Ayu,

    so sorry membaca ceritamu. kuatir boleh, apalagi denger diagnosa dokter seperti itu. tapi masalah momongan itu urusan Yang Di Atas. dulu ada temenku yg sebelum nikah sempet operasi kista 2x, ternyata pas nikah alhamdulillah bisa punya momongan tuh. malah sekarang lagi hamil anak kedua. dia nikah sama orang jerman dan mertuanya SpOG. sampe2 mertuanya aja takjub, ternyata mantunya bisa juga hamil normal. so… tetep percaya sama kuasa-Nya ya. dokter boleh men-diagnosa, tp kalo Yang Di Atas bilang kun fayakun, gak ada yang gak mungkin terjadi.

    oia.. mumpung ayu masih di luar, coba pesen buku lewat amazon. judulnya “the infertility cure” karangan randine lewis. disitu dijelaskan manfaat traditional chinese medicine, termasuk terapi akupunktur, herbal dan diet2nya. ada bab khusus yang membahas tentang endometriosis juga. insya Allah itu akan bermanfaat buat Ayu. oia, saya juga ada endom ringan. jadi saya menghindari daging dan telur yang tidak organik, susu serta roti2an dari wheat flour. saya juga mengkonsumsi minyak ikan agar peredaran darah lebih lancar (menurut bukunya randine lewis, endometriosis erat hubungannya dengan kekentalan darah/blood stasis).

    ok.. tetap semangat ya ayu. sukses juga untuk studinya.

  16. Ayu

    mba efi, makasih ya.. atas info2nya. saya jg skrng hny mkn ikan, sayur2, buah2, dan obatnya selain dr doktor (GnRH utk kurangi kadar estrogen) dan kunyit putih (obat dr indo).. saya ad artikel ilmiah ni:
    copyright belongs to the author of the article..

    Experimental study on rat model of endometriosis treated with tamoxifen and rhizoma curcumae oil.:Sichuan Da Xue Xue Bao Yi Xue Ban. 2006 Jul;37(4):596-8. Chinese.Kong Y, Zhang JW.Department of Gynecology and Obstetrics, West China Second Hospital, Sichuan University, Chengdu 610041, China.

    OBJECTIVE: To evaluate the therapeutic effect of Tamoxifen in conjunction with a cell apoptosis contributor–Rhizoma curcumae oil on the rat endometriosis models. METHODS: The rat endometriosis models were established and were randomly assigned into the control group, Tamoxifen group, Alarelin (GnRHa) group, and the group of Tamoxifen (by gastrogavage) plus Rhizoma curcumae oil (by intraperitoneal injection). After 4 weeks of treatment, the growth of ectopic endometrial implants was observed; then eutopic and ectopic endometria were excised in preparation for HE staining and streptavedin-peroxi-dase immunohisto chemical analysis. RESULTS: After treatment, the volume of the ectopic implants of each treatment group was markedly smaller than that of control and before treatment (P < 0.05); the score of VEGF showed significant difference when each treatment group was compared with control (P < 0.05). The score of VEGF exhibited marked difference between Tamoxifen group and Alarelin (GnRHa) group, between Tamoxifen group and Tamoxifen plus Rhizoma curcumae oil group (P < 0.05). CONCLUSION: Tamoxifen in conjunction with Rhizoma curcumae oil could decrease markedly the volume and VEGF expression of ectopic implants.

  17. Ayu

    mba efi, bisa share info ttg kekentalan darah itu mba? n solusi utk mengencerkannya gmn? tlong y mba.. share ilmunya 😉 mksh. slm syng

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*