Detik-detik terahir menjelang program bayi tabungku – Rina

Salam sejahtera semuanya.

Perkenalkan nama saya Rina berdomisili di indramayu, saya mau sedikit sharing nih dengan masalah saya. Juli 2008 saya menikah, dan tepat 1 tahun setelahnya saya positif hamil tetapi 3 hari setelahnya saya mengalami KET, dan pada hari itu juga saya dioperasi pengangakatan Tuba fallopi, menurut dokter saya masih mempunyai 1 saluran tuba lagi, dan 3 bulan kedepannya saya bisa hamil kembali.

Rekan-rekan semua dikarenakan saya hanya seorang ibu rumah tangga setelah resign dari pekerjaan, saya berharap diberikan kturunan secepatnya.

Pada bulan Oktober 09 saya konsul ke SPOG di RS kota tempat saya tinggal. dokterpun menyarankan agar saya menjalanka tes HSG, dikarenakan seluruh biaya pengobatan saya ditanggung perusahaan tempat suami saya bekerja saya langsung saja menyetujui ikut tes tersebut. dan Subhanallah tanpa tau apa tes itu saya menjalinya seorang diri tanpa ditemani oleh suami saya. sakitnya lumayan membuat saya sedikit menjerit. tetapi 15 menit setelah tes itu sakitnya hilang, dan hasilnya ke-2 tuba saya non paten.

Bulan Desember yang lalu saya mengikuti konseling bayi tabung di RS Gading Pluit dengan dr. Irsalyan. Insyaallah besok tanggal 25 Januari 2010 saya akan mengikuti program bayi tabung.

Hari I saya akan di USG transvagina setelah itu tes hormon. dengan seluruh pengharapan kepada ALLAH agar seluruh proses ini berjalan lancar dan sesuai dengan yang saya inginkan. Amin

Rekan-rekan saya akan memberikan informasi berkaitan dengan programΒ bayi tabungΒ yang akan saya lalui step by step, dan saya harap rekan2 yang pernah berhasil menjalinya dapat memberikan support dan saran untuk saya.

Terima Kasih.

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (5 votes, average: 3.40 out of 5)
Loading...

29 thoughts on “Detik-detik terahir menjelang program bayi tabungku – Rina

  1. Lianda

    hi rin..salam kenal ya..aku juga baru mengikuti program bayi tabung sama dr.karel di rs.abdiwaluyo..sebelumnya aku udah pernah inseminasi juga..tp gagal..makanya skrg aku dan suami memutuskan utk ikut program bayi tabung…dr semua yg aku baca di web ini rata2 semua pake hormon suntik..tp aku sama dr.karel hanya sekali penyuntikan dgn pregnyl yaitu malam sebelum OPU..sebelum2nya sih cuma di kasi obat progynova, antibiotik dan anti alergi aja..aku datang ke dokter kira2 mens hari ke dua atau tiga..setelah itu dokter memberikan progynova dan antibiotik dan anti alergi..hari ke 11 – 13 sel telur di periksa,,dr hasil pemeriksaan di dapatkan 6 sel telur yg sudah besar2..abis itu aku malamnya langsung di suntik pregnyl dan pagi jam 11 tanggal 16 januari 2010, langsung OPU..dr hasil OPU hanya ada 3 ovum yg bagus..selama opu aku di bius total dan suami di minta utk mengeluarkan sperma.. opu berlangsung sebentar kok lebih kurang 15-30menit..setelah itu kita di minta menunggu samapai besok dokternya ngabarin hasil apakah terjadi pembuahan atau tidak.. Puji Tuha, dari 3 ovum ku yg bagus ketiga2nya terjadi pembelahan..ditunggu sampai hari ke 3 utk di lakukan embrio transfer (ET).. Pada 19 januari kemarin aku udh melakukan ET dengan penanaman 3 embrio kwalitas 1 exellent dan 2 good.. ketiga2nya langsung di transfer ke dalam rahim..prosesnya ga lama hanya 5-7 menit kemarin..setelah berbaring 2 jam aku pulang deh.. dikasi obat minum progynova lagi,oradexon dan duphastone ma dokternya..dokternya sih ga terlalu membatasi aku dengan segala kegiatan..aku juga masih tetap praktek..asal jgn stress dan terlalu capek aja..itu aja sih saran dokternya..nah sekarang aku dan suami juga deg2an nunggu hasil minggu depan..mudah2an aja berhasil deh..sama2 doain ya.. πŸ™‚

  2. Novhee

    Hi Mba Rina,salam kenal,smg program BT-nya sukses ya…,awal Maret 2009 lalu, sy jg prog BT di RS Gading Pluit,tp blm berhsl (embrio ga mo nempel di rahim). Stimulasi ovum dgn Dr. Karel di RS Abdi Waluyo-Menteng,tp OPU & ET dgn Dr. Irsal di Gading Pluit, krn di Abdi Waluyo tdk bs ICSI makanya di rujuk ke Gading Pluit. Sejak BT ga berhasil smape sekarang blm program apa2 lg,selain itu suami jg sedang tugas di luar.Sy sdh menikah 10 thn blm & blm pernah hamil.

  3. christina

    Hai Rina, Novhee
    Lam kenal buat kalian berdua. Des’ 09 saya juga baru selesai ET di Gading Pluit dengan Dr. Irsal dan sama seperti Novhee, embrio tidak mau nempel di rahim. Sedih rasanya…apalagi kalo ingat semua aku jalani dengan semangat dan sampai detik terakhir ET semua berjalan lancar. Tapi semua tetap di tangan Tuhan, aku harus iklas menerimanya. Boleh BT lagi setelah 3 bula, jadi sampai hari ini aku masih istirahat.
    Buat Rina, santai dan tenang saja dalam menjalani setiap proses. Dan yang jelas iklas dengan hasil yang nanti akan kita hadapi. Semoga program lancar ya, dan berhasil, Amin…

    Novhee, sekalian tanya dong. Pada saat BTmu gagal (embrio tidak nempel) apakah kamu mengalami haid yang nyeri? Trus bulan berikutnya apakah mendapat haid seperti biasa (sesuai tanggal). Bulan lalu sehari sebelum tes urine, perutku mules hebat dan akhirnya haid. Sampai hari ini aku belum dapat haid lagi. Rencana aku tunggu sampai telah 2 minggu, baru coba konsul lagi ke Dr. Irsal.

  4. Novhee

    Hi Christina,15 hari stlh ET test urine negatif & hasil HCG jg rendah brarti aku ga hamil & hal ini ditegaskan oleh pihak RS, tp pd saat ini aku blm haid mungkin pengaruh obat2an yg aku minum (pragynova, dll). 1 hari setelah itu aku ke dr karel di usg blm keliatan apa2 di rahim, jd obat2an yg aku minum di suruh stop, kemudian 5 hari stlh stop obat aku haid, tp darah haid yg keluar ada yg berbntuk seperti tetelan, aku ga tau itu apa. Perut juga ga mules hebat, biasa aja spt sebelum BT. Selanjutnya bulan2 berikutnya aku haid dengan siklus teratur seperti biasa (siklus aku selalu maju 3-5 hari atau sekitar 24-28 hari). Sampai saat ini blm pernah telat haid. Waktu Christina BT apakah msh ada sisa embrio? wkt aku yg jadi cuma 1 embrio dgn kualitas excellent,aku pasrah & enjoy aja waktu BT ga berhasil,mungkin memang belum saatnya,aku percaya Tuhan punya rencana yg terbaik buat kita. Waktu kamu BT biayanya brp? kalo aku totalnya sekitar 32 jt

  5. yos

    Hallo mba rina…. semoga sukses ya..program BTnya. aku juga proram BT sama Dr Karel di RS Abdi Waluyo, alhamdulilah skr lg hamil 6 minggu. waktu ET tgl 3 Jan 2010 yang ditransfer 2 embrio, tapi minggu kemarin di USG cuma satu yg jadi, gapapa lah yg penting punya anak soalnnya udah 10 thn saya menikah. oh ya… kalau udah ET istirahat terus aj, jangan cape-cape.

    Buat mba novhee, sabar aj mba jangan patah semangat. coba lagi terus, temenku udah tiga kali baru jadi.
    semoga sukses smua……

  6. lianda

    hi mba yos..aku lianda..salam kenal ya..aduuhh senang banget ya berhasil hamil..aku program BT ma dr.karel di abdiwaluyo..sekarang lagi deg2an nunggu hasil tanggal 2 februari ini..mba yos kl boleh tau abis BT bed rest ga? di kasi obat apa aja? masalahnya aku ET ga ama dr.karel krn beliau lagi sakit..di gantiin ma dr.taufik dr bunda..tp obat2nya masih dr dr.karel.. aku di kasi progynova dan duphastone selama menunggu hasil..wkt ET juga dr.taufik cuma nyuruh baringan selama 1 jam tp aku mutusin utk baringan selama 2 jam..1 jam setelahnya aku buang air kecil..kl boleh tau dulu mba yos prosesnya gimana? obatnya apa aja? dan wkt abis ET bedrest ga? aku ga bisa bedrest..malah masih kerja dan nyetir sendiri..jadi takut juga nih…kl gagal…
    o ya wkt ET yg di transfer ada 3 embrio dengan kwalitas 1 excellent dan 2 good..dan wkt proses ET cuma 5-7 menit..mba yos wkt nunggu hasil kondisi badannya gimana? 14 hari setelah ET kan di periksa lagi, di apain aja mba? ada mules atau flek gitu ga? maap ya mba pertanyaan nya borongan..abisnya aku takut ga jadi..karena aku ga bisa istirahat banyak setelah ET..makasi banyak ya dan terimakasi sebelumnya ats jawabanya… πŸ™‚

  7. intan

    dear all…
    Aku intan (37) dengan problem infertilitas sekunder, jadi aku sudah punya 1 anak usia 10 tahun lahir thn 99. Sejak 2003 sampai skrg masih mencoba untuk anak kedua karena ada penyumbatan tuba falopi yang menyebabkan aku harus KET dan tuba kiri diangkat. Tuba kanan tersumbat dan tidak bisa diperbaiki walau sudah operasi. Akhirnya kami menyerah dan tahun 2007 memutuskan untuk bayi tabung (ivf) di salah satu rs di jkt. Sayangnya, ivf yang aku ikuti gagal, baik fresh cycle maupun frizen embryo transfer (FET). embrio tidak mau menempel walaupun kualitasnya excellent dan good. Sedih banget, dan juga tidak mengerti kenapa embrio tidak menempel, krn semuanya seems fine sampai saat ET.
    Tahun 2009 kami mencoba lagi ivf di rs yang sama, dan gagal lagi (hiks..) dengan permasalahan sama, embrio tidak menempel padahal kualitas excellent.
    Tetapi karena mempertimbangkan usia, rencananya kami tetap akan berusaha lagi tahun ini, cuma karena financially dan emotionally drained, rencana ingin mencoba di rs abdi waluyo saja dengan dr karel. Kalau boleh saya diberi tahu dong Lianda dan Yos, biayanya habisnya berapa ya? saya kemungkinannya akan ICSI karena 2 program lalu ICSI. Kalau ICSI harus ke gading pluit ya? berapa ya perkiraan biayanya? lalu jadwal praktek dr karel hari apa saja dan berapa saja?
    Novhee, jangan patah semangat ya, memang program ivf tidak memberikan angka keberhasilan yang tinggi, tetapi lebih baik kita punya harapan untuk memperoleh anak daripada tidak sama sekali..untuk next ivf saya rencana untuk histeroskopi (teropong rahim), untuk melihat apakah ada polip, miom atau hal-hal lain yang mengganggu menempelnya embrio di rahim, karena walaupun embrio bagus kalau tempat bertumbuhnya tidak bagus dia tidak akan menempel. walaupun semua itu tentu kembali lagi pada yang di atas ya, karena dia yang memberi kehidupan.
    Rina, yang penting relaz dan berserah saja kalau memang sudah waktunya pasti dikasih..sukses ya dan jangan lupa update kita dengan berita selanjutnya..GBU..
    Lianda, waktu ivf dulu aku selalu bedrest 2 minggu tetapi gagal, temanku ada yang tetap kerja dan berhasil, aku rasa tidak menjamin juga ya kita bedrest atau tidak, yang penting jangan terlalu capai. Percayalah when its there, its there..
    Good luck ya.. please update ya..

  8. christina

    Pa kabar Novheee…
    Lam kenal buat yang lain ya. Wkt OPU aku dpt 9, dibuahi hanya dapat 5, 3 embrio (1 excellent, 2 Good) ditransfer, rencana 2 lagi mau di frezon tetapi ditunggu sampai beberapa jam mentok hanya 6 sel alias tdk berkembang lagi. Harus iklas deh, kalo mau BT berarti aku harus proses dari awal lagi dan tentunya biayanya spt BT yg lalu.
    Total biaya hampir 70jt, itu dari tes darah pertama kali sampai tes kadar progesteron seminggu stlh ET.
    Kalo aku nggak sempat tes urine, sehari sebelum jadwl tes urine perutku mules-2, tdk selang lama keluar gumpalan hitam (warnanya agak beda dgn darah haid), setelah itu baru darah haid.
    Rencana maret ini mau coba lagi, tapi masih ragu mengingat biaya yang besar dan kegagalan kemarin. Siapa tahu kita nanti ketemu di RS ya… Sukses buat semua ya…

  9. Lianda

    Hi..salam kenal juga buat semua dan mba intan
    Mba intan aku ke dokter karel setelah bosen gonta ganti dokter, akhirnya aku di rekomendasikan oleh tetanggaku utk ke dr.karel..tetanggaku udh 8 tahun menikah belum punya anak, umurnya 35 tahun, dia udah menjalani semua yg namanya therapi dari altenatif sampai BT ke prof.moegni, dr.jakoeb, dan bunda morulla tp blm berhasil juga. Malah dia disuruh laparoskopi utk menghangatkan rahimnya krn udh semua pengobtan dan tes dia jalani dgn patuh, tp untung saja dia belum laparoskopi hingga dia dapet rekomen dr teman kantornya utk mencoba ke dr.karel juga..Puji Tuhan 3 bulan terapi ma dr.karel dia hamil dan sekarang anaknya udh berumur hampir 2 tahun..dan dia sekarang lagi hamil anak kedua dengan cara alami..berbekal dr pengalaman dia makanya aku semangat utk mengikuti jejaknya.. ?
    Aku mulai terapi utk BT tanggal 7 januari kemarin, di kasi obat progynova, actos, oradexon, profertil,lynorell dan tanggal 14 januari di suruh datang lagi utk melihat perkembangan ovumku.. biaya konsul + obat sekitar 500rb.
    Pada tanggal 14 ternyata sel telur ku udh besar2 dan di dapatkan 6 sel telur..hari itu juga aku di suntik pregnyl jam 12 mlm utk persiapan OPU pada tanggal 16, pada wkt OPU hanya 3 sel telur yang bagus..tanggal 19 dilakukan ET..dengan kondisi 1 sel telur exellent (8pembelahan) dan 2 good ( 6 pembelahan), wkt ET 5-7 menit..biaya utk OPU Rp. 6.975.000 di tambah beli pregnyl 2 ampul Rp.934000, utk biaya ET sekitar Rp 5.775.000 dan skrg aku lagi deg2an juga menunggu pengumuman.. minta doa nya.. ya ?
    Kalau masalah biaya memang yg paling murah ku liat di abdiwaluyo..tp peralatannya terbatas mba..mrk blm bisa utk icsi, harus ke rs.gading pluit..aku kemarin sempat tanya brp biaya kalau di tambah icsi, kasirnya wkt bilang totalnya sekitar 29-30 juta..sebenarnya prinsip terapi nya sama aja mba di tempat lain..yg bikin mahal kan obat2 suntiknya, sedangkan di dokter karel ga pake obat suntik..semuanya di minum..dan fokus pada pengobatan bakteri dan pencegahan alergi..mungkin di sana aja bedanya..di tambah kita ga di kasi foto hasil usg..krn 1 foto usg kan pasien harus bayar lagi 30rb, kayaknya mrk menghilangkan apa yg di rasa ga penting dan ga perlu di lakukan utk menekan biaya..
    Utk pendaftaran juga agak ribet, kita tidak bisa daftar via telp tp harus datang sendiri ke sana, pendaftarannya di buka jam 6 pagi..dan langsung bayar adm dan biaya dokter sebesar Rp.115000, utk dapet nomer…
    O ya, dokter karel praktek di abdi waluyo hari selasa, kamis, sabtu jam 5 sore, sedangkan hari senin, rabu dan jumaat di rs.bunda..
    Itu aja ya mba, semoga membantu ya info dr aku..kalau boleh tau wkt BT tau embrionya ga nempel di rahim ada tanda2nya ga mba selama menunggu setelah ET? Dapat mensnya kapan setelah ET?
    Makasi ya asebelumnya..semoga kita sama2 berhasil ya mba..dan juga buat teman2 semua..intinya jgn putus asa deh..yakin ajalah,,dan selalu berpikiran positif…TY.. ?

  10. intan

    Dear all, hari ini jumat, hureee…:)means besok wiken…semangatt… πŸ™‚
    Lianda, thanks so much untuk informasinya yang sangat lengkap-kap.. aku jadi semangat untuk mencoba di abdi waluyo, selain biayanya murah, aku juga agak concern dengan hasil lalu, apakah memang aku yang tidak cocok dengan suntikan2, terus terang aku dosisnya memang cukup tinggi karena usia, 2 kali ivf habisnya sekitar 60 – 70 juta untuk masing-masing treatment, cuma sel telur dan embrio yang dihasilkan juga ga banyak, pertama coba embrio aku ada 7 dan yang kedua hanya 3, so kayaknya ga ngaruh juga aku ikut yang injectable atau yang low dose (oral) seperti di Abdi Waluyo ya..
    Lianda, kamu kok gagah berani banget pengen denger kisah nempel ga nempelnya embrio, hehe.. aku sih mau-mau aja nyeritain, tapi jangan bikin kamu jadi kecil hati atau discouraged ya, karena setau aku setiap orang itu beda, apalagi efek obat juga bisa bikin kita mengalami symptomps yang berbeda2..
    Cuma yang aku rasa dari 2 kali ivf, waktu yang pertama adalah ketiadaan symptomps..artinya aku ga ngerasa mules, ga ada rasa ‘narik-narik’ di rahim, mual, pusing, dan sebangsanya.. payudara (maaf) juga biasa-biasa saja, dan menjelang periksa darah pinggang juga udah berasa pegel2 kaya mau haid.. udah gitu suhu badan juga normal, so waktu itu aku udah feeling aja ngga jadi.. sempat mimpi juga, anehnya aku mimpi ada seorang artis yang meninggal dan beritanya ada di tabloid..aneh tapi aku langsung feeling wah ga nempel nih embrio gue, gitu..
    Lalu yang kedua agak beda, aku ngerasa kembung,terus perut panas pada hari ke 5 after ET, wah udah seneng terus aku telepon drku katanya itu embrio lagi berjuang untuk nempel jadi ada komunikasi dengan rahim. badan juga agak anget gitu.Eh dua hari kemudian semuanya back to normal.. dan 3 hari sebelum periksa darah, aku flek2, pinggang agak pegel, payudara juga biasa2 aja, lemes deh.. jadi buat aku feeling bahwa kayaknya belum berhasil adalah ga ada perubahan berarti di tubuh aku, ga ada rasa narik2 di rahim, ga ada perubahan di payudara, plus flek2 menjelang periksa darah (early menses).
    Tapi untuk kasus temanku, dia juga dapat flek di hari 3/4 setelah ET, dan berhasil hamil, so mungkin itu adalah implantation bleeding ya, embrio nempel ke rahim dan ada flek yang dilepaskan dari dinding rahim tempat menempelnya embrio.
    Temanku yang lain lagi, dia sama sekali nggak ngerasa apa2, bahkan dia sudah hopeless banget, eh berhasil hamil juga.. so setiap orang beda i guess..
    Sekarang yang bisa Lianda lakukan hanya berserah saja ya, pada stage ini tidak ada yang bisa kita lakukan selain pasrah atas kehendakNya. Stress juga berpengaruh ke embrio jadi usahakan rileks ya (easier said than done i know).
    Doaku untuk Lianda dan teman-teman lain yang juga sedang berjuang.. semangat yaaa..
    Christina, rencana mau coba lagi ya, di gading juga? Gading bagus juga kok dr Irsal, temanku barusan melahirkan anak kembar, katanya dr Irsal sabar dan sangat teliti ya.. ya memang balik2 sudah rejekinya dia juga ya, dia juga sudah menikah 11 tahun dan langsung dikasih kembar.
    Semoga berikutnya giliran kita ya..
    All, semoga harapan dan doa kita dikabulkanNya..
    have a good weekend and keep me posted yaaa..

  11. christina

    Hello Mom-Mom yang cantik…. jumpa lagi nih.
    Besok libur ya, seneng deh bisa istirahat.
    @Intan : rencana aku ke dr. Irsal lagi saja. Aku rasa pindah dokter juga treatment sama. Sebelumnya aku pasies dr.Taufik di BIC. Karena temenku berhasil BT di Gading Pluit maka aku putuskan pindah ke sana. Tetapi kembali memang belum rejekinya kali ya, belum berhasil hamil deh. Mengingat umur terus berjalan makanya aku mau coba lagi nanti Maret, dan setealh ET mau istirahat di rumah. BT yang lalu aku tetep aktifitas kerja kantor spt biasa. Siapa tahu dgn istirahat bisa membantu keberhasilan BTku nanti.
    Semoga saja dapat seperti mami-mami yang sudah sukses dengan BT-nya..Amin.. Good luck buat semuanya… Selamat berlibur besok

  12. yos

    Hallo mba lianda…Hallo semua….
    Waktu abis ET tgl 3 jan, sama Dr Karel disuruh istirahat 1 jam tidak bergerak, trus dipindahin ke ruangan lain (didorong/sedikit gerak) berhubung ruangan mo dipake ET lagi trus tetep berbarik selama 3 jam jadi sekitar 4 jam baru ada suster kasih tau ktnya dah selesai ibu boleh pulang atau mo nginep sekalian sewa kamar, akhirnya suamiku putusin pulang aj, di mobil tetep berbaring, mobilnya jalannya pelan2 bgt saking takutnya he…he…
    sampe dirumah gak berani pipis (ketakutan) tapi udah gak nahan akhirnya pipis juga dan tetep bedrest, turun dari tempat tidur kalau mo ke kamar mandi atau sholat aj.
    Saya dikasih obat ama Dr Karel Progynova, Oradexson,Falid acid sama Provera. seharusnya waktu tgl 14 kontrol ke Dr, berhubung Drnya sakit jadi pulang lagi….obat masih diminum setelah telp Dr katanya diterusin.
    deg-degan terus sih gmn nih kok drnya sakit, dirumah aku tetep banyakin istirahat, gak cape-cape (aku udah gak kerja lagi sejak ikut program) suhu badan suka agak2 anget dan payudara rasanya bengkak dan sakit. Takut juga sih ada flek, vagina rasanya giman gitu… tp alhamdulilah gak ada flek sampe skr. eh iya lucunya tiap 2 hr saya test pake sensitive dirmh takut tiba2 ilang suami saya beli testpack sampe 15 biji he..he….
    seminggu kemudian harusnya kontrol juga tapi dr karel masih sakit, akhirnya aku ama suami cari Dr SPOG lain aj takutnya terlambat soalnya hamil yang udah2 aku ada ACAnya. trus akhirnya ketemu deh sama Dr Taufik Jamaan di Rs Hermina Jatinegara kebetulan sabtu sore beliau disana. setelah di USG embrio yang berkembang cuma 1 (padahal waktu ET 2 embrio dengan pembelahan 8 dan 6 sel) tapi gak papa mudah2an yang satu ini emang rezeki buat kami.
    itu aj mba lianda pengalaman saya….moga bermanfaat ya…aku cukup hati2 bgt hamil yg sekarang soalnya ini udah kehamilan yg ke 4 tapi selalu gagal (keguguran) padahal umurku udah 35…
    Semoga mba lianda juga hasilnya positif dan temen temen yang lain juga segera menyusul. amiinnn

  13. intan

    Dear all..
    Pagi yang mendung, semoga ga ujan deras jadi pulangnya ga macet ^_^
    Rina, gimana kabarnya djeng..? semoga baik-baik saja, sudah sampai mana tahapan IVF-nya? kabar2i ya..dan semoga sukses deh sampai hari “penentuan” πŸ™‚
    Lianda, sudah periksa darah dan urin kah? Semoga kabar baik ya, aku ikut h2c nih, pengen denger kabar baik dari semua.. supaya lebih semangat untuk mencoba lagi..
    Yos, berarti positif ya? waaahh selamat ya Yos, in the end it only takes one to make a baby, satu aja asal sehat sudah seneng banget ya Yos.. congrats, semoga yang lain bisa menyusul kamu ya..
    O ya boleh tanya dong buat Lianda dan Yos, waktu periksa ke Dr. karel apakah harus hari 2/3 mens? dan perlu ga sih bawa hasil tes kita yang sudah2, atau beliau akan nyuruh test lagi? lalu suami disuruh test sperm lagi nggak, untuk menentukan apakah harus ICSI/gak? kalau misalnya sperm kurang bagus, disuruh treatment dulu atau langsung diputuskan ICSI? Sori ya nanyanya banyak, maklum belum pernah ke dr. ini jadinya nanya2, hehehe..
    Btw aku sebenernya 2 kali program di Morulla (ngaku nih..) dengan dr. Taufik.. tadinya aku ga pengen nyebut nama doi, takutnya ada yang lagi treatment di Morulla ama dr ini jadi discouraged πŸ™‚ tapi yang berhasil sama dr T banyak juga kok, jadi mungkin belum rejekiku kali yaaa.. dr-nya baik banget dan sabar, cuma setelah 2 kali belum berhasil (pake kata positif “belum berhasil” hehe..) aku pikir ada baiknya juga nyoba ke tempat lain, apalagi kata Liand treatmentnya toh sebetulnya sama. Pertimbangan lain adalah biaya juga, duh…ga kuku mahalnyaaa…:( mau coba dulu deh di Abdi Waluyo, kalaupun harus ICSI sekitar 30 jt masih lebih “mending” daripada di klinik lain yang habisnya bisa 60-70 juta..
    Yah memang IVF itu treatment yang sangat mahal ya.. tapi kalau berhasil worth it ya, segala perjuangan baik waktu, biaya, dan emosi yang kita keluarkan dan rasakan selama program..
    Ok all d best for all, sharing2nya ditunggu…

  14. Lianda

    hi mba intan dan semua nya.. pa kabar?!
    @intan :aku blm tes darah atau urin mba..ntar ajalah kalau ke dokternya langsung…tp aku udah ga berani πŸ™ berharap secara aku ga sepenuhnya di tangani ma dokter karel krn beliau sakit, jadi aku ma dokter Taufik yang di morulla wkt ET nya, dan aku juga merasakan hal yg sama dgn yg mba intan rasakan kemarin2 alias ga ada symtomps apa2..dan sekarang perutku malah sakit2 seperti mau mens πŸ™
    kalau ke dokter karel sebenarnya ga perlu bawa hasil pemeriksaan kita mba, ceritain aja riwayat medis kita wkt berobat ke dokter lain dan yg penting hasil pengecekan sperma suami yg terbaru..
    ga masalah sih datangnya ga di saat mens, tp pasti nanti mba intan di suruh balik lagi di hari ke 2-3 mens jadi kan lebih praktisnya kl datang di saat hari ke 2-3 mens dan sekalian bawa cek hasil sperma suami yg terbaru..
    aku juga punya pengalaman mba, wkt sebelum ke dokter karel aku di suruh ke androlog ma salah satu spog, padahal wkt itu sperma suami masih dalam batas normal..tp ma androlognya di kasi macam2 obat yg harga nya amppuunn mahal bener..wkt di cek emang sih jumlah sperma jd banyak, setelah itu dosis obat di turunin dan cek sperma lagi..ternyata hasilnya malah sperma nya jadi oligospermia alias jadi kurang banget..jadi ketergantungan obat gitu jadinya..ya udah akhirnya kami mutusin utk berhenti dr androlog..dan wkt ke dokter karel kami ceritakan semua riwayat medis aku dan suami..menurut beliau krn dosis obat yg tinggi dan macam2 obat yg masuk sampai sperma suami bermasalah akhirnya..di terapi ma beliau dan puji tuhan akhirnya sperma suami dah normal lagi ga tergantung obat..sampai akhirnya mutusin ikut program bayi tabung..
    awalnya emang sih mba intan..awalnya aku kurang yakin juga..sebab dr biaya dokter yg murah dan obat2 yg juga bisa di bilang lebih murah dr yg lain aku mikir “yg mahal aja ga berhasil, pa lagi yg murah?!” manusiawi kan kl aku mikir begitu.. tp setelah aku liat2 ternyata emg dokternya memangkas biaya dr hal2 yg tidak perlu..dan dr terapi nya emg menghasilkan telur yg tidak sebanyak yg biayanya lebih mahal..jadi tidak ada biaya utk penyimpanan ovum..pokoknya ma beliau ga ribet mba..
    semoga penjelasannya bermamfaat ya mba..:) selamat mencoba dan semoga berhasil ya..
    @ buat mba yos : selamat ya mba..aku ikut senang denger keberhasilan mba yos..tp dr awal sampai akhir ma dokter karel ya mba?! aku cuma samapai OPU aja ma beliau.. ET nya ma dokter lain..semoga aku termasuk orang yang beruntung πŸ™‚
    kita semua saling mendoakan ya..ty πŸ™‚

  15. intan

    Lianda,
    sebelum si mensy datang, tetap berpikir positif ya say, dalam kaususku sih aku baru mulai agak hopeless setelah liat flek2, sebelum itu walau ga ada symptoms masih tetap berharap.. mudah2an Tuhan kasih jawaban terbaik buat Lianda, its not over till the mean ms. mensy comes *sending positive thoughts to Lianda*

    Thanks banget atas informasi mengenai apa yang kudu dibawa pertama kali, kalo gitu aku bawa resume aku aja ya (soalnya udah panjanggg…hehehe..) sama hasil test sperm suami ya.. ok ok.. terus kalo udah daftar pagi emangnya sorenya sesuai nomor? Atau menurut kedatangan? kalau menurut kedatangan wah bisa-bisa sampe malem dong ya.. banyak ga pasiennya dr Karel? aku denger2 drnya pendiam, betul ga sih? takutnya nanti ga mau jawab lagi kalo kita nanya2, hehee.. drnya udah senior atau masih muda..?
    Lianda, kalau masalah ET sih dr Taufik jagi kok, kan dia spesialis IVF-nya morulla, jadi sudah pengalaman.. aku sih nothing against him, kalo disuruh ngulang sama dia lagi pun gpp tapi mahalnya itu boo.. dan agak ngeri juga ya kebanyakan suntik2 πŸ™
    Dr Karel ini banyak juga ga sih pasien IVFnya? banyak yang berhasil jugakah? soalnya kalau browsing ga terlalu banyak info mengenai Abdi Waluyo & Dr Karel.
    Anyway, aku nunggu hari 2-3 mens dulu berarti ya.. baru nanti periksa2 lagi deh..
    Lianda emang kapan mo ke dr karel lagi?

  16. ayoe

    Hi all, salam kenal
    Buat Lianda Bgmn hasilnya?Mudah2an positif ya
    Buat mbak Yos selamat ya.
    Aku jg berencana BT di dr Karel, dengan program ICSI yang nantinya dirujuk ke Gading pluit. Sebelumnya aku sempet insem 1x tp belum berhasil.
    Boleh dishare ga kiat2nya apa ya spy telurnya banyak?
    Terima kasih sebelumnya.

  17. intan

    Dear all,
    Apa kabar semuanya? semoga sehat2 semua ya..
    Lianda, apa kabar? semoga Lianda baik2 saja, good luck ya untuk testnya dan semoga Tuhan berikan yang terbaik untuk Lianda dan keluarga.
    Ayoe, salam kenal ya.. wah sudah mulai program dengan dr. Karel ya? Kemaren itu aku sempat mau ke dr. Karel eh ada informasi beliaunya sudah 2 minggu tidak masuk karena sakit.. kemungkinan baru minggu depan bisa praktek lagi. Kalau sdg sakit begitu tidak ada dokter penggantinya ya? repot juga ya kalau sedang di tengah2 program..
    Ayoe, boleh sharing nggak bagaimana prosesnya sampai akhirnya diputuskan untuk pakai ICSI? apakah dengan melihat hasil uji sperm suami terakhir? Soalnya kemungkinan aku pakai ICSI juga tapi masih berharap bisa non ICSI, hehe.. ga ada treatment/obatnya gitu ya Ayoe?
    Kiat2 telur supaya banyak/kualitasnya bagus katanya sih banyak minum vit E, putih telur, lalu makanan sehat tentunya. IVF lalu aku juga coba akupuntur, hasilnya memang kualitasnya bagus (tapi sayang ga nempel hiks..) kalau menurut aku pribadi sih kualitas lebih penting dari kuantitas, tapi memang kita selalu merasa lebih safe kalau punya cadangan banyak ya πŸ™‚
    Pengalaman adikku sih dia hanya punya 2 telur karena IVF-nya low dose (suntikan dosis rendah), yang satu ditanam dan yang 1 tidak ditanam karena tidak developed. Memang sudah rejekinya, jadi juga, dan skrg bayinya sudah 7 bulan. Cantik, sehat, dan lucuuuu buanget..
    Ok deh kabar2i ya kalau ada informasi baru..
    happy Friday all..

  18. vinie

    dear all,
    salam kenal ya…..duh senang ya kalo perjuangan berakhir dgn kebahagiaan keberhasilan hamil,
    aku bulan des sdh bolak balik ke Dr.Karel di Abdi waluyo..rencana mau insem,tapi ukuran telur blm memadai katanya..jadi ya mencoba healty life dulu sblm mulaiu lagi, jadi semangat lagi neh dgr cerita2 temen2,o y aku hanya bisa info kalo Dr.Karel itu emang diam n ga byk ngomong tapi sebnrnya dia itu baik lho n kalo hubby kita yg nanya dia lebih mau jawab deh kayaknya….good luck ya semua n bagi2 cerita n pengalaman biar tetap semangat…..

  19. intan

    Salam kenal Vinie,
    Kamu pasien dr. Karel juga ya..aku dengar dr itu emang baik tapi pendiem ya..wah kl gitu boleh dicoba tipsnya biar yg nanya2 suami ya.. tp ga lucu juga kl suami nanya2 ttg sel telur ya? hehehe… terus ngantrinya parah ga sih Vinie? kl udah ambil nomor di pagi hari apakah sudah pasti kita dapat sesuai nomor? atau nanti di sore hari akan diurut sesuai kedatangan?

  20. devi

    hi lianda, saya tertarik di dr karel krn nggak pake suntikan hormon, kira2 brapa lama yah prosesnya? bisa nggak yah prosesnya satu bulan? krn saya tdk berada di indonesia. dan cuti saya terbatas. bagaimana caranya konsultasi jarak jauh sama dr karel. thanks all information.

  21. devi

    oh iya di dr karel ada assisted hatching pas program bayi tabungnya? kl ada berapa harga tambahannya dengan assited hatching?.

  22. ayoe

    Hi Intan..
    Kalau saya disarankan ICSI karena sperma suami jumlahnya di bawah 3 juta. Suamiku sudah berobat di androlog,tp blm byk perkembangan. Shg utk memperbesar kmungkinan pake ICSI. Nantinya akan dirujuk ke RS GAding Pluit. Selama aku berobat di dr Karel sih, masih dengan beliau. Hanya untuk insem biasanya dibantu dr titi. Kalau akan kesana, lebih baik ambil no pagi supaya dpt no kecil. Tapi klo saya sendiri, karena rumah saya jauh, jadi saya lebih praktis klo dtg malam sekalian. Biasa saya datang jam 11 masuk sekitar jam 12 malem or stgh 1.
    Ok, selamat mncoba ..smoga kita smua biasa diamanatkan keturunan yaa

  23. intan

    Dear all, semoga pagi ini semuanya berada dalam keadaan sehat dan semangat..
    Ayoe, terimakasih infonya ya, suami sudah periksa sperm lengkap nih, tinggal nunggu hasilnya, nanti kalau periksa ke dr. Karel aku bawa deh kalau begitu.. yah kalaupun ICSI aku sudah siap juga sih, karena dua kali IVF memang disarankan ICSI.. cuma karena dengar pengalaman Lianda kok ternyata dr. karel bisa treatment ya..kl suami selama ini jumlah tidak masalah, tapi gerakan yang kurang (asthenozoospermia), gak tau juga nanti apakah bisa ditreatment, kalau tidak bisa/waktunya lama ya pakai ICSI saja.
    Kamu sedang tahap apa sekarang ini Ayoe? cerita2 dong..dan bagaimana kiatnya supaya telurnya gede2..:) aku sedang usaha nurunin berat badan dulu nih, BB 58 kg πŸ™ kalau bisa pingin kurangin 5 kg karena katanya kalau berat badan normal = hormon lebih bagus = kualitas telur meningkat.. yah dicoba aja deh meskipun susah..:)
    Ok deh good luck ya all buat semua usahanya…
    @Devi: mungkin coba konsul awal dulu say sama Dr. Karel, kalo gak suntik2 kan obatnya bisa dibawa pulang, lalu pas Ovum Pick Up dan Embryo Transfer baru datang lagi..? just a thiught..mungkin Lianda bisa kasih info yang lebih akurat..
    @Ieeda: yuk gabung..:)

  24. ayoe

    Hi intan..klo aku sndiri rencananya mau insem lagi. Klo dokter Karel biasanya kasih kesempatan ke kita, walopun sperma tbatas tapi kalo pasien mau insem dl gpp. Khan cm butuh 1 sperm untuk pembuahan:). Banyak berdoa saja.
    Aku dan suami sekarang lagi memperbaiki gaya hidup, rajin olah raga, kurangin berat badan. Karena aku pernah baca, olah raga bisa buat kualitas telur jadi bagus.
    Rencananya akhir bulan ini kami mau insem lagi. Doakan ya smoga kali ini berhasil.
    Intan jg smngat terus ya.

  25. intan

    Dear all..
    Akhirnya aku bertandang ke Dr. Karel pada haid hr ke 2. Di situ aku kemukakan keinginan untuk program IVF. Sama dengan teman-teman lainnya, prosedur yang dilakukan Dr adalah USG Transvagina, untuk melihat apakah ada cadangan telur. Kebetulan pada saat periksa cadangan telur ada 4. Dr. cuma bilang oh ini masih bisa, gitu (ga tau deh maksudnya apa, hehehe..). Tapi hasil pemeriksaan sperm di rumah sakit betul-betul ga direken lho, Dr minta agar suami periksa lagi di Abdi Waluyo. Pada kunjungan kali ini Dr memberikan obat anti jamur dan bakteri, ada 5 macam. Semuanya harus dihabiskan, tapi khusus obat yang namanya Valtrek aku tidak minum karena waktu minum sekali langsung pusing gak karuan..dan setelah aku browsing ternyata itu obat herpes.. yang mana aku dan suami tidak ada penyakit itu. Sedangkan ke4 obat lainnya aku minum karena hanya semacam obat anti jamur biasa. Nanti h-2 berikutnya disuruh datang lagi untuk periksa sel telur, kalau memang bagus, suami periksa sperm untuk menentukan ICSI/tidaknya. Biaya obat kira-kira 1,7 juta, periksa Dr 150 rb. IVF non ICSI (kalau sperm suami bagus) kira-kira 18 juta dan kalau ICSI (Gading Pluit) kira-kira 30 juta. Menurut aku dokternya baik kok, mau menjawab pertanyaan kita, dan yang jelas beliau tidak matre, memang kelihatan ingin membantu pasien yang ingin IVF tetapi terbatas dalam masalah pendanaan. Tetapi obatnya memang seluruhnya oral, tidak ada suntikan kecuali suntikan pemecah sel telur (sebelum ovum pick up), makanya bisa murah. Konsekuensinya sel telur yang dihasilkan tidak sebanyak IVF dengan suntikan, tetapi untuk tingkat keberhasilan sama saja dengan klinik lain, kira-kira 40%.
    Demikian info..bagaimana kabar teman-teman lain? sharing dong…

  26. taty

    Saya mengikuti program ICSI juga, akan tetapi menjelang 2 hari sebelum tgl cek darah untuk menentukan positif hamil atau tidak, saya menemukan flek darah sedikit warnanya coklat tapi keesokan harinya, saya merasa seperti haid, apakah berarti program ini tidak berhasil.

    Ada yg bisa sharing pengalaman.

  27. lyant

    salam kenal semua…
    bgmn kabar jeng intan, lianda, dll apa sudah berhasil?
    kebetulan aq saat ini baru program ke dr.karel…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*