Category Archives: Obat

Informasi tentang obat-obat infertilitas, obat bayi tabung, obat inseminasi

My IVF Story At LGLH Penang with Dr. Devindran – Jenny

Saya menikah pada akhir tahun 2013, 1,5 tahun pertama saya dan suami menunda mempunyai momongan. Jadi saya mulai cek kesuburan dan tes hormon kehamilan, HSG pada pertengahan tahun 2015. Dari hasil tes hormon dan HSG semuanya ok, cuman pas awal cek sel telur saya banyak yang kecil2 sehingga menstruasi berikutnya di kasih obat untuk memaksimalkan sel telur (maksimal boleh 3 kali menstruasi) kemudian setiap hari ke 12 ke dokter utk melihat ukuran sel telurnya. Sampai bulan akhir 2015, saya belum hamil dan harus rehat untuk obat tersebut. Pada saat rehat, ada teman yang menginformasikan pengobatan sin she.

Awal tahun 2016. saya dan suami juga mencoba minum ramuan sinshe kira2 2 bulan (dengan banyak pantangan yang tidak boleh di makan). Selama 2 bulan kira-kira 2 siklus menstruasi saya juga belum hamil maka saya putuskan untuk berhenti pada akhir Maret 2016, ternyata pada siklus ke 3 yng tidak minum obat sin she saya hamil untuk pertama kalinya perasaannya sangat senang sekali. 1 minggu telat menstruasi konsultasi ke dokter tetapi yang terlihat hanya ketebalan rahim, jadi di suruh balik 2 ato 3 minggu berikutnya. Pada saat konsultasi kedua, saat Dr. Handi Suryana bilang rahimnya kosong coba di transvaginal supaya lebih jelas. Hasilnya, janinnya ada di saluran tuba falopi yang kiri jadi harus digugurkan walaupun Dr. Handi S. membuat surat referensi ke Dr. Azen Salim utk USG 4 dimensi supaya lebih jelas dan hasilnya sama harus segera di gugurkan karena saya belum merasakan sakit dan baru sedikit pendarahan dan takutnya pecah saluran tuba falopinya sehingga membahayakan nyawa saya. Sore itu juga, saya ke Dr. Handi S. untuk digugurkan pakai obat terlebih dahulu, tetapi dia juga berpesan selama 1 minggu setelah suntik, jika tiba2 merasakan sakit perut yang hebat langsung ke UGD RS terdekat. Jika tidak ada apa2, minggu depan tes BHCGnya untuk melihat penurunannya.
Tetapi, 2 hari kemudian, saluran tuba falopinya pecah dan harus dioperasi. Pemulihan operasi 3 bulan, kemudian tes HSG lagi untuk melihat saluran tuba falopi yang kanan. Hasil HSG saluran tuba falopi yang kanan tersumbat juga. Dr. Handi menyarankan tiup rahim 3 kali siklus, hasilnya sih bagus semua tekanannya masuk dan tidak ada yang keluar kemudian saya dan suami minta HSG lagi hasilnya sama yg saluran tuba falopi yang kanan masih tersumbat sehingga jalan satu-satunya adalah IVF (bayi tabung).

Pada April 13, 2017, saya dan suami memutuskan untuk IVF di Penang dengan Dr. Devindran. Menurut informasi yang saya baca diinternet, sebaiknya konsultasi ke Dr. Devindran beberapa hari sebelum menstruasi jadi jika hasilnya semua ok bisa langsung mulai progam IVF-nya. Dengan membawa hasil HSG, kemudian saya melakukan tes darah dan suami analisis sperma sorenya sudah ada hasil dan dapat dilakukan suntikan Menopur 300iu. Jadi menstruasi saya datang ke cepat dari jadwalnya sehingga sebelum ke Dr. Devindran paginya saya mulai menstruasi sehingga pas sore hasilny keluar dan siklus saya terhitung pendek 26 hari, maka menstruasi hari pertama langsung mulai suntik Menopur dan makan putih telur 5-6 butir per hari. April 18, 2017 di suruh balik untuk memeriksa ukuran sel telurnya. Kemudian 2 hari lagi balik untuk diperiksa lagi, hasilnya sudah cukup besar dan di tambah 1 suntikan menahan supaya sel telurnya tidak pecah.

April 22, 2017, pengambilan OPU total yang diambil 6 sel telur dan pemakaian obat Utrogestan 100ml 3 kali sehari 2 butir. April 24, 2017, dari ke 6 sel telur yang dibuahi yang berhasil 4 embrio kemudian di transfer 2 embrio dan sisanya di simpan. ET nya tidak berasa sakit cuman nahan pipisnya yang berasa hehe.. Bed restnya cuman 2 hari sisanya dapat beraktifitas seperti biasa, tetapi saya bed rest sampai hari ke 4. Selanjutnya saya beraktifitas seperti biasa cuman tidak melakukan hal-hal yang capek cuman jalan-jalan dan nongkrong di mall. Dari hari pertama ET saya tidak merasakan apa – apa (maksudnya sakit perut bawah or kram, sedikit flek, dll). Justru saya ada sedikit fleknya di pagi hari sehari sebelum tes BHCG, sempat pesimis akan gagal IVF-nya.

Mei 6, 2017 hari yang ditunggu untuk tes BHCGnya. Setelah ambil darah nunggu hasil 2 jam dan bertemu Dr. Devindran, hasilnya saya positif hamil dengan hasil tes BHCGnya 51.1 mIU/mL. kemudian di suntik penguat janin karena hari itu juga saya balik ke Jakarta. Mei 18, 2017 saya balik konsultasi dengan Dr. Devindran tetapi paginya sebelum ke RS saya sempat ada flek-flek, sempat panik juga sesampai di RS setelah ambil no antrian langsung info suster Dr, Devindran. Menunggu giliran antrian dengan kecemsan yang sangat tinggi, setelah dokter USG, dia bilang terlihat 1 kantong janinnya dalam janin, fleknya kemungkinan kandungannya lemah karena kemarin naik pesawat jadi di suruh bed rest dan di suntik penguat janin dan 2 hari balik untuk konsultasi.
Mei 20, 2017 saya kembali ke Dr. Devindran, menurut dia ntar akan ada lagi flek-flek sedikit jadi jangan panik. Seminggu ke depan wajib bed rest dan pemakaian obatnya dan vitamin D dan kalsiumnya dilanjutkan sampai akhir trisemester pertama serta pemeriksaan selanjutnya dapat dilakukan di Jakarta dengan Dr. Handi Suryana. Saat ini usia kehamilan saya memasuki minggu ke 30, selama trisemester pertama saya hanya merasakan sedikit perasaan eneg-eneg tidak sampai muntah. Saya sudah janji sama diri sendiri kalau berhasil akan share sama yg lainnya juga. Semoga membantu dan tetap semangat ^^

Share
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (1 votes, average: 1.00 out of 5)
Loading...

Akhirnya berhasil hamil dengan program bayi tabung – Ani

Hai perkenalkan saya Ani 25 tahun. Saya ingin berbagi cerita mengenai program kehamilan yang saya jalani selama ini. Sebelumnya saya bersyukur menemukan website ini membuat saya tidak merasa sendiri, sangat banyak pasangan yg tidak dengan mudah di berikan momongan olehNya.

Saya didiagnosis PCO dan disarankan untuk inseminasi oleh dokter kandungan di kota saya, akan tetapi sayangnya hasilnya ternyata belum seperti yang diharapkan. Atas rekomndasi teman yang sudah berhasil pada akhirnya saya memutuskan untuk program bayi tabung di Surabaya. 6 bulan sebelum memulai program saya mengurangi minum kopi, 1 bulan sebelum memulai program saya berusaha rutin meminum asam folat terkdang suami saya minta minum asam folat juga apabila ingat, saya pernah membaca asam folat bagus dlm proses pembentukan sel telur dan sel sperma. Jadi saya berpikir tidak ada salahnya sebelum memulai program mengusahakan yang terbaik yang saya bisa lakukan. Selain itu sebelum memulai program saya berusaha menaikan berat badan saya, Karena saya sebelumnya memiliki BMI (body mask indeks) yang berada di bawah nomal alias terlalu kurus, hehe..

Saya berangkat ke Surabaya saat hari kedua menstruasi, sampai bandara siang hari dan langsung ke klinik farina untuk registrasi dan ketemu dokter di mintakan untuk langsung USG serta cek darah lengkap keesokan harinya karena saya dari daerah saya tidak ada membawa hasil lab apapun. Saat saya konsul pertama seharusnya diminta suami ikut karna kami seharusnya periksa darah d awal itu berserta suami+istri yang periksa, akan tetapi berhubung suami masih ada kerjaan baru bisa menyusul keesokan harinya saat menstruasi H4. Dokterpun setuju saya diperiksa terlebih dahulu, apabila ternyata hasil lab suami bermasalah saya siap di cancel di tengah2 program. Sore hari sepulang dari klinik saya menelfon cathering bu diny untuk ikut cathering bayi tabung. Sebenarnya cathering ini cuman opsional aja, tidak wajib, cathering yang berasal dari luar klinik bayi tabung. Kebetulan 2 orang teman saya yang berhasil program memakai cathering ini saya akhirnya juga ikutan latah untuk cathering juga, hehe..

Hari kedua saya di Surabaya (menstruasi H3) saya paginya sebelum sarapan langsung jam 7 pagi datang ke klinik untuk periksa darah lengkap, menunggu hasilnya saya sarapan dulu hingga siang dan setelah ada hasilny saya konsul kembali ke dokternya. Disana jelaskan mengenaik prosedur bayi tabung, dan mulai dari sore saya sudah bisa di suntik gonal F sebanyak 1,5 ampul (115,5mg) setiap hari selama 8 hari berturut2. Apabila hasilnya sesuai prediksi dokter maka hari ke 9 akan di suntik percah telur (injeksi ovidrel). Selain itu saya juga di berikan resep oleh dokternya asam folat yang diminum sekali sehari.

Hari ketiga kempat kelima merupakan jadwal saya suntik yang ke2,3,4. Tidak ada perubahan saat ini, mungkin saya sedikit enek aja sama cathering Karena saya bosan porsi makannya besar, setiap hari di kasih 6 butir telur, serta minum susu anmum maternal di campur peptisol (atas saran bu diny). Sebenernya tidak ada yang khas dari cathering, intinya makanan yang mengandung tinggi protein. Setiap hari di kasih ikan salmon, sayur yang mengandung kacang2n, danging, ikan, kacang ijo tanpa santan, jus alpukat, jus tiga diva (wortel tomat apel). Apabila saya lagi bosan terkadang terlurnya saya makan bagian putihnya saja memakai kecap atau saos.

Hari keenam saya di surabaya saya dilakukan USG dan cek hormon dan dikatakan untuk suntikan di tambah 1 macam suntikan lagi yang fungsinya agar sel telur yang ada tidak pecah duluan sebelum waktunya. Jadi mulai hari ini untuk suntikan ke5,6,7,8 ini saya di suntik cetrotide dan gonal F 115,5. Saya memilih menyuntik sendiri di rumah saudara dari pada setiap hari bolak balik ke farina.

Hari ketujuh dan kedelapan saya habiskan dengan shoping, jalan2, nyalon (refreshing) agar bs lbh rileks. 2 hari yang bener2 enjoy karna saya tidak perlu ke klinik.

Hari ke Sembilan di Surabaya, pagi saya kembali ke farina untuk jadwal cek hormone dan USG. Dari hasil USG dikatakan sel telur saya lumayan banyak. Dan di sarankan dokter kandungannya (waktu itu kena jadwal dr.Ashon) untuk meminum sari kutuk untuk membantu mengurangi resiko OHSS. Dari hasil homon di daparkan estradiol 3000 lebih. Dokter andrology (dr.hamdani) mengatakan saya bisa di ambil sel telurnya / OPU (ovum pick up). Akan tetapi untuk proses tanam embrio (ET/ embrio transfer) tunggu liat keadaan saya dulu. Dan untuk suntikan ke8 kali ini dosis gonal F diturunkan menjadi 1 ampul (75 mg).

Hari ke sepuluh saya mendapat suntikan terakhir yakni suntik pecah telur. Dan di rencanakan untuk OPU (di sambal sel telur) hari ke duabelas saya di Surabaya.

Hari kesebelas saya di Surabaya diisi dengan bersantai agar lebih rilek menghadapi hari esok (maaf rada lebay) hahaha..

Hari kedua belas saya di surabya di mana saya di lakukan OPU, malamnya saya diminta puasa terlebih dahulu. Untuk proses OPU sndiri di ferina tidak memakai bius seperti di Jakarta Malaysia maupun kota2 besar lainnya. Untuk skala sakitnya beda2 setiap orang, akan tetapi menurut saya sakitnya msih bisa di tahan ko. Dari OPU di dapatkan sel telur 17. Sama dokter di berikan pilihan untuk sel telur di simpan dan di tanam nanti atau mau di tanam sekarang tetapi dengan resiko OHSS. Saya memilih di tanam sekarang walau dengan resiko OHSS. Dokterpun akhirnya bilang “liat nanti yaa bu lusa kita USG dulu, apabila hasilnya bagus hari kelima dari hari ini kita tanam”. Setelah proses OPU saya pulang dan istrirahat di rumah saudara.

Hari ketiga belas di Surabaya saya berdoa semoga telur telur yang sudah d ambil pada sehat dan bisa membelah menjadi embrio, saya sadar karna kemampuan dokter cuman untuk mengambil sel telur dan sperma, untuk proses keberhasilan penyatuan antara sel telur dan sperma itu merupakan Kuasa-Nya.

Hari keempat belas di Surabaya saya ke farina untuk melakukan USG, melihat apakah saya mengalami OHSS atau tidak. Alhamdulillah ats KehendakNya saya tidak mengalami OHSS dan bisa melakukan ET (embrio transfer) pada hari ke lima nanti.

Hari kelima belas dan keenam belas di Surabaya saya bawa refreshing, berdoa, serta ziarah ke sunan ampel, berdoa dan lebih memasrahkan diri KepadaNya. Saya juga sudah pindah ke penginapan/hotel yang berada dekat klinik farina selama 2 minggu kedepan agar setelah proses penanaman embrio nanti saya tidak banyak gerak.

Hari ketujuh belas saya di Surabaya merupakan proses ET (embrio transfer) di lakukan, sebelum proses ET saya makan terlebih dahulu dengan porsi sedikit untuk mengganjal perut. Setelah saya selesai sarapan saya di minta untuk minum aqua satu botol tanggung (600ml) dan menahan untuk tidak pipis. Sambil menunggu rasa ingin pipis saya beserta suami di panggil ke ruangan dan di jelaskan suster dari 17 sel telur kemaren terdapat 8 sel telur yang membelah. 2 di tanam dan 6 bisa di simpan. Untuk ET sendiri sangat sebentar prosesnya paling hanya sekitar 5-10 menit dan tidak sakit. Setelah di lakukan penanaman kita dipakaikan pampers oleh suster dan posisi kaki di naikan. Setelah ET kita bisa istrahat di klinik ferina sampai malam, stelah malam kita bisa balik ke penginapan/hotel. Setelah proses ET ini saya bener2 berpasrah KepadaNya karna tugas dokter cukup sampai disini, penentu keberhasilan yg Maha Kuasa. Dokter sendiri tidak tau mengapa pada ibu A embrio bisa menempel dan pada ibu B tidak. Kita sebagai hamba cuman bisa melakukan sebaik dan semampu yang kita bisa.

Hari kedelapanbelas saya istrahat bedrest di hotel dan masih menggunakan pampers. Sebenarnya dokter bilang tidak masalah untuk jalan keWC atau aktivitas seperti biasa asal tidak kecapean, akan tetapi saya pribadi orangnya parnoan, dari pada saya parnoan dan saya stress sndiri makany saya memutuskan untuk bedrest total kecuali BAB ke WC.

Hari kesembilan belas di Surabaya saya jadwal suntik penguat. Pagi sebelum ke klinik ferina untuk pertama kali saya mandi setelah ET dan membersihkan badan, rasanya benar2 fresh. Di ferina saya menggunakan kursi roda mungkin rada lebay karna yang lainnya pada gak pakai kursi roda segala, akan tetapi tidak ada salahnya kita ingin berusaha semampu kita, untuk hasil kita serahkan kepada yang di Atas. Pulang dari ferina saya kembali pakai pakai pampers seperti hari sebelumnya.

Hari keduapuluh di Surabaya saya masih memakai pampers dan bedrest.

Hari keduapuluh satu di Surabaya saya memutuskan untuk berhenti memakai pampers Karena secara teori embrio sudah menempel di rahim pada hari ke 6-7 setelah proses penyatuan sel telur dan sperma. Hari ini saya ke WC seperti biasa, makan duduk seperti biasa, akan tetapi selebihnya saya lebih memilih berbaring di Kasur.

Hari keduapuluh dua saya juga masih seperti hari kemaren istrahat seharian di hotel.

Hari keduapuluh tiga di Surabaya jadwal suntik penguat ke ferina, saya kembali mandi dulu paginya sebelum ke ferina,, dan saya masih menggunakan kursi roda, akan tetapi sekarang saya sudah berani jalan2 di hotel menggunakan kursi roda dari pada saya bosan di kamar.

Hari keduapuluh empat sampai duapuluh enam saya masih berada di hotel, setiap pagi suami mengajak saya menggunakan kursi roda kelantai 2 balkon hotel untuk sarapan sembari menikmati udara luar, sangat beruntung saya memiliki suami yang sangat baik dan perhatian. Saya sempat pesimis gagal Karena saya tidak ada mual, dan tidak ada tanda2 seperti orang hamil, yang muncul malah gejala seperti mau menstruasi (payudara terasa lebih kencang). Akan tetapi suami saya menyuport saya agar berpikir optimis. Disini menurut saya dukungan suami sangat membantu menguatkan saya.

Hari keduapuluh tujuh di Surabaya merupakan hari yang menegangkan dimana saya paginya di periksa darah kemudian pulang, sore harinya kembali ke klinik untuk membacakan hasilnya. Menunggu sore hari merupakan hari yang sangat panjang bagi saya, menunggu antren dokter terasa begitu lama. Alhamdulillah setelah masuk ruang dokter di jelaskan dari hasil darah di dapatkan kadar HCG 222 yang artinya saya positif hamil. Saya langsung minta surat pengantar untuk pulang ke Kalimantan tapi dokter menyarankan menunggu 3 minggu untuk USG pertama. Dokter menyarankan saya pulang dulu untuk hari ini berdiskusi dengan keluarga, apabila memang ingin pulang ke Kalimantan boleh datang lagi besok untuk meminta surat pengantar.

Sekian cerita mengenai IVF saya selama di ferina Surabaya (klinik dr.aucky sp.And). Jangan pernah menyerah, semoga teman2 yang belum memiliki momongan segera dikasih momongan. Mohon doanya sekarang sedang hamil 17 minggu semoga dede yang dikandung selalu di beri kesehatan, sehat jasmani rohani dan lengkap sempurna sampai dede dewasa kelak. Amiin..

Share
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (8 votes, average: 4.50 out of 5)
Loading...

Sharing pengalaman IVF di LWEH Penang (Dr. Ng Peng Wah) – Lyn

Hallo smua calon mommy.. Kenalkan nama saya Lyn. Umur 29thn, suami 31thn. Saya disini mau sharing pengalaman ivf saya. Semoga berguna buat para ivf fighter atau calon ivf fighter yg lagi mencari info sebanyak2 nya seputar ivf (bayi tabung).

Here we go…
Trip 1: january 2016
13january: mens hari ke 2 cek darah lengkap (suami+istri) rm469 dan AS rm80
Konsultasi 70, new reg 10, usg 60
14january: start suntik gonal F utk 5hari @112,5iu Rm706,2
19january: dosis gonal F naik jd 150iu/hari + konsul dan usg RM 612,6
22january: usg dan ternyata sel telur yg besar hanya ada 2 dan menurut dr Ng tidak max hanya dgn 2 telur jadi program BT nya di cancel untuk diulang pada next cycle.
Total cost trip 1: RM2015,4

Trip 2: April 2016
6april: H2 haid konsul 50, usg 60, puregon @175iu utk 4hari start tgl 7 april rm756
11april: konsul 50, usg 60, puregon @175iu utk 3hari + orgalutron 1ampul RM520,8
14april: konsul 50, usg 60, puregon 175iu & 150iu 1hari, orgalutron 2ampul Rm661,5
16april: konsul 50, usg 60, puregon @150iu utk 2 hari+ orgalutron 2ampul Rm380,8
Nah, dihari konsul trakhir ini dr Ng sdh memutuskan utk tidak melanjutkan ke tahap ET dikarenakan sel telur yg keliatan terlalu banyak dan sangat berpotensi utk OHSS, jadi embrio nantinya akan di freeze dan dilakukan FET
18april: suntik pecah telur 2ampul
20april: OPU telur yg diambil berjumlah 23 dan yg memenuhi syarat fertilized 12. RM5951.95
25april: embrio yg bertahan fase blastosis 5 dan dibagi 3. Utk bs digunakan 3kali FET. Biaya freezing embrio RM2500 (utk max 5tahun)
Total trip 2: 11.211,05

Trip 3: agustus 2016
3agst: balik ke dokter utk konsul karena siklus mens saya kacau dan langkah selanjutnya utk proses FET. Akhirnya dr Ng memutuskan utk tdk menggunakan siklus alami dan harus dibantu obat. Diresepkan pil Kb marvellon. Diminum mulai malam ini hingga tgl 14 agst. Rm 133,95
9agst: usg dan ambil obat zoladex 3,6mg inj(disuntikan oleh nurse tgl 10agst), progynova 3box(utk di bawa plg indo). Dan diberikan pengantar cek E2 tgl 25agst hasilnya di Wa ke nurse nya. Rm527,9
Total biaya trip 3: Rm661,85
Trip 4: september 2016
Setelah pemeriksaan E2 pada tgl 25/8 hasil nya <9pg/mol disuruh dtg kembali ke penang pada tanggal 8/9. Starting taking progynova 3×1 dimulai tgl 25agst malam.
8sept: konsul dan usg. Ketebalan dinding rahim diukur dan sdh mencapai 10, siap dilakukan FET pada tgl 14/9. Mulai tgl 9/9 diresepkan cyclogest 2×1 dengan jarak waktu 12jam per sekali pakai. Rm235,9
14/9: waktunya FET. Telpon 1 hari sebelumnya ke ivf centre utk janjian ET disuruh dtg jam 9 dengan minum air dan tahan kencing. Proses ET berlangsung skitar 15 menit dan sesudah itu bangun dan pindah ke ruangan sebelah berbaring 15 menit kemudian disuruh pulang dan dpt beraktifitas seperti biasa tidak perlu bedrest. Cost: Rm1389,6
24/9: tes bhcg 1.2 it means failed ?

So stlh menata hati dan pikiran di tahun 2017 ini mau nyoba FET lagi. Wish me luck!! (Pray pray pray)
Sekian sharing saya. Klo ada yg mau bertanya silahkan.

Share
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (5 votes, average: 3.20 out of 5)
Loading...

Kegagalan Thaw Cycle berujung dengan Sonohystogram – Rita

Hello perkenalkan nama saya Rita. Saya ingin menanyakan apakah ada teman2 yang berhasil program bayi tabung setelah melakukan pengecekan dengan Sonohystogram (SHG) ?

Sebelumnya pengalaman saya barusan gagal dengan Thaw Cycle di bulan juni ini setelah pengalaman gagal juga dengan yg Fresh Cycle di bulan febuari thn ini juga.

Sempat menjadi tanda tanya besar karna saya baru berusia 30thn dan tdk ada history polip, miom, kista, tersumbat dll. semua hasil USG sy normal. Hingga menghasilkan 7 Blastocyst dari 12 buah Sel Telur yang di Pick Up. dari 7 3 fresh dan 4 di freeze 1 yg mengalami penurunan grade. Maka ditanam di program fresh sebanyak 3 dengan grade satu diantaranya Blastocyst Expanded namun 3 ini tidak berhasil menempel dan Haid sy datang tepat waktunya 2 hr setelah dinyatakan gagal dengan Bhcg 7,8.

Setelah kegagalan di Fresh saya melakukan Thaw Cycle dibulan Juni. tgl 16 Mei sy haid tgl 31 sy di USG dan cek Estradiol, hasilnya belum ovulasi. kemudian tgl 2 Juni kembali cek dan msh belum ovulasi dan di cek kembali tgl 4 sudah Ovulasi dan Estradiol sudah Turun Progesteron sudah naik maka diputuskan oleh Dr, Aucky (Klinik Utama Ferina, Sby) tanam di tgl 9 Mei. Setelah tanam malamnya sy mengalami flek sempat ragu juga antara penempelan atau luka bekas Et yg pasti kl penempelan menurut sy terlalu dini, tapi ttp berpikir positif. Namun Pikiran Negative muncul di tgl 13 sy mengalami keputihan padahl sy tdk diberi obat crinone (Gel yg dimasukan lewat Miss V) sy hanya diberi Utragestan 100mg (oral) yg membuat sy berpikir negative dikarenakan ini mendekati waktu sy haid yg harusnya jatuh di tgl 16 karena Haid sy selalu teratur selama 4 bln ini yaitu 30hr. yg sempat membuat sy bingung ovulasi sy terlambat dihari ke 19 jadi masih sedikit berharap krn kemungkinan haid sy pun harusnya terlambat kalo berdasarkan pikiran sy, maka keputihan itu sedikit tdk sy hiraukan. Namun di tgl 14 sy mengalami flek di tissue setiap habis BAK, sy mulai panik dan putus harapan semakin sy panik darah itu semakin banyak di tgl 16 hingga di tgl 17 banjir lah sudah padahal belum waktunya untuk cek BHCG krn di schedulkannya tgl 20 Juni. maka saya putuskan untuk tdk cek lagi krn sy sudah fix-kan ini haid. Namun sy tetap ingin bertanya pada Dokter Aucky mengenai solusi dan evaluasi dr kegagalan ini dan sy disarankan utk cek Sonohystogram (SHG) krn dia pun bingung 6 buah blastocyst dengan grade yg baik tdk ada yg mau menempel.

Kuasa Tuhan mmg tdk dpt diselami oleh kita manusia makhluk kecil dr alam semesta ini, saya yakin banyak kejadian-kejadian yg tidak dpt kita selami dan mengerti. Namun sy merasa perlu untuk melakukan evaluasi dr kegagalan ini. Sekarang sy sedang mempertimbangkan untuk ikut program lagi 3 bulan kedpn karna saya pun sangat penasaran, intinya kegagalan ini makin membuat sy penasaran. Oleh karnanya sy ingin bertanya kepada Teman2 seperjuangan di bayi tabung adakah kiranya teman-teman yg juga menjalankan Sonohystogram ini atau yg disebut SHG ini. Terima Kasih.

Salam,
Rita

Share
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (1 votes, average: 1.00 out of 5)
Loading...

Laparoscopy untuk persiapan bayi tabung – Vivi

Salam hangat, dengan website ini kita bisa berbagi pengalaman. Kali ini saya mau berbagi pengalaman laparoscopy. Saya sudah pernah mengikuti program bayi tabung pada Nov 2015 di BIC dengan dokter senior disana tetapi gagal dan tidak ada embrio yang bisa disimpan….hikkkss. Dokter menduga sel telur kecil, kualitasnya tidak bagus dan sperma pun juga astheno zoospermia. Oleh karena itu kami disarankan laparoscopy (Lo.) untuk mengetahui hambatan, Lo dilakukan pada tanggal 2 Feb 2016 dengan biaya yang cukup besar sekitar 31jt. Hasil dari Lo yaitu tuba kanan paten (di test dengan memasukkan cairan tapi cairan tsb tidak keluar) sedangkan yang kiri bagus, endometriosis ringan (endometriosis dibakar), indung telur dilubangi supaya dapat memperbaiki kualitas sel terus serta mengurangi hormone yang tinggi (saya lupa nama hormonnya, sepertinya progesterone). Pasca Lo perutnya sedikit sakit dan tidak nyaman karena ada bekas jahitan benang di tiga titik dan dikasih obat asam folat, anti oxydan, fertilovit plus 35 untuk diminum. Saya dan suami berusaha untuk hamil secara alami karena banyak pengalaman yang saya baca bisa berhasil hamil.

Tanggal 19 Feb saya haid dan masih terasa kram sakit, biasanya setiap haid juga saya mengalami kram sakit dan maaf darah yang keluar benar2 fresh merah dan banyak. Hari ke-12 periksa ke dokter dengan transvaginal, telur masih kecil dan yg paling besar berukuran 10mm dan tidak tumbuh. Normalnya pada masa subur itu sekitar 17-18mm. Olahraga tetap saya lakukan seminggu 3x, makan telur kampong, buah dan susu putih. Hehehe Apa ada resep dan tips dari teman2 untuk memperbaiki telur dan kualitasnya? Rasanya sedih dan kecewa, pada masa ini kami masih berharap untuk bisa hamil dan berserah kepada Tuhan. Apakah teman2 ada yang punya pengalaman seperti saya?

Wahh membayangkan tangan kaki bayi yang mungil, baju2 yang kecil lucu dan wangi bayi rasanya senang sekali, kebahagian seorang ibu yang tak ternilai.

Dengan pertimbangan usia kami yang cukup jauh dan sudah berumur (hmm sekitar 20th) mungkin kami akan mengikuti program bayi tabung lagi bulan depan. Tetapi sekarang ada keraguan dan pertimbangan, dokter yang menangani kami di BIC rasanya tidak benar2 fokus mungkin karena banyak pasien. Oh yaa program bayi tabung yang gagal pada waktu itu pasca ET tidak dikasih suntik penguat (kalau crinone tetap dipakai), apa ini salah satu penyebab gagal? Apakah teman2 ada pengalaman pasca ET dikasih suntik penguat embrio?

Sekarang saya jadi berpikiran, kalau keadaan telur saya seperti ini dan hanya dikasih obat asam folat dan fertilovit apakah benar2 bisa memperbaiki sel telur jika kami mengikuti program bayi tabung lagi. Hikkss worry and I’m not ready for failed again. Apakah kami harus cari klinik bayi tabung di tempat lain? Teman2 ada yang punya pengalaman bayi tabung di RS. Family Pluit? Kami sadar bahwa segalanya Tuhan yang berikan, kami tetap berusaha dan berdoa untuk mendapatkan seorang bayi.

Terima kasih.

Share
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (2 votes, average: 3.00 out of 5)
Loading...

Menopur injection 75IU – Nievavha

Halo para Moms..
Saya ikut program bayi tabung dengan dr Ng Peh Wah di Penang. Awalnya saya sangat antusias karena dokternya cukup ramah dan komunikatif. Sampai akhirnya pada konsultasi ke 2 saya dan suami agak kecewa atas perubahan sikap dokter yang tidak lagi komunikatif. Kami menanyakan tentang program kami, dan dokter hanya menjawab sekenanya. Feeling kami sudah ga enak. Ketemu perawat nya juga bukan yang biasanya. Kami dikasi Gonal F injection, Suprefact dan Menopur 75 IU. Setelah dijelaskan oleh perawat mengenai cara pemakaiannya, kami pulang ke Jakarta. Sampai di rumah hari dimana saya harus melakukan injeksi Menopur. Ada 2 vial Menopur yang pecah dan tidak bisa dipakai lagi. Mungkin para moms ada yang tau dimana saya bisa mendapatkan Menopur injection 75 UI ya?

Saya sangat butuh obat itu. Ditunggu masukannya ya Moms.. Terimakasih sebelum nya..

Share
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (5 votes, average: 3.60 out of 5)
Loading...