Biaya bayi tabung

Tidak salah lagi ini adalah pertanyaan yang sering saya terima setelah mengikuti program bayi tabung. Berapa biayanya? dari ibu-ibu yang tidak ada masalah untuk hamil sampai nenek-nenek … semua bertanya kepada saya.

Saya sudah dua kali ikut program bayi tabung, pertama di Jakarta di salah satu rumah sakit khusus ibu dan anak. Waktu itu tidak sampai full cycle karena telur-telur yang telah diambil ternyata … kosong! … kata si dokter, jadi tidak sampai tahap telur ditemukan dengan sperma. Sedih sekali tidak bisa bertemu…. Waktu itu di tahun 2005 biaya sekitar 15 juta rupiah berikut dengan obat-obat. Kalau full cycle katanya bisa sekitar 35 jutaan.

Sebenarnya biaya tergantung dari masalah dan kondisi dari si pasangan. Kalau saya ada masalah dengan siklus haid yang tidak teratur dan perkembangan telur lambat sekali. Obat suntik hormon perangsang pertumbuhan telur… wah mahal banget, sekali suntik bisa 1 jutaan, bisa dibayangkan kalau dokter suruh tiap hari suntik selama seminggu. Obat termahal yang pernah saya pakai. Benar-benar bayi tabung menguras tabungan…

Karena tugas kantor, suami dan saya pindah ke Singapura. Setelah tanya sana tanya sini dan mendapatkan referensi yang baik akhirnya kami putuskan untuk berobat di salah satu rumah sakit pemerintah di Singapura. Dengan melihat kondisi saya si dokter menyuruh kami untuk ikut program bayi tabung. Langsung deh kami cek biaya-biayanya, maklum jangan sampai ‘besar pasak dari tiang’.

Petugas di rumah sakit tersebut memang sudah banyak pengalamannya dan profesional… tanpa ditanya mereka menjelaskan semuanya. Dari statistik katanya biaya per proses bayi tabung rata-rata sekitar SG$6000 an atau sekitar Rp. 36 jutaan rupiah (kurs Rp 6000/SGD), sudah termasuk obat-obatan.

Ternyata setelah selesai saya menghabiskan sekitar SG$6500 atau sekitar Rp. 39 jt. Perkiraan rumah sakitnya tepat juga, dan ini sudah termasuk biaya simpan setahun frozen 17 embrio sisa. Kalau dipikir-pikir ternyata hampir sama dengan biaya bayi tabung di Indonesia. Saya ikut program bayi tabung ini di awal tahun 2007.

Kalau Anda tertarik dengan mengikuti program bayi tabung di Singapore saya anjurkan di rumah sakit pemerintah atau public hospital, biaya sekitar separuh dari yang private hospital. Bagaimana dengan tingkat keberhasilannya? jangan kuatir, menurut data yang dikeluarkan departemen kesehatan Singapore tahun 2002 tingkat keberhasilan mereka hampir sama dengan yang lainnya, ada private hospital yang malah kalah dengan rumah sakit pemerintah. Harga rata-rata per program bayi tabungnya di salah satu rumah sakit private top sekitar 2x dari harga di rumah sakit yang saya kunjungi.

Kalau Anda berobat ke Singapura sebenarnya yang membuat mahal itu adalah biaya transport dan tempat tinggal…

FacebookTwitterGoogle+Share
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (53 votes, average: 3.72 out of 5)
Loading...Loading...

106 thoughts on “Biaya bayi tabung

  1. cen cen

    @hani , mbak stulang itu dimana ya? kalo aku ke melaka biasa dari jakarta ke kl , lalu dari kl aku naik bis ke melaka, setau aku sih kalo mbak naik bis gak apa2 lah mbakM yang penting dan perlu kita khawatirkan naik pesawatnya, seperti saya nih harus naik pesawat, saya pun lagi menunggu hasil thaw cycle saya , kmrn tgl 3 des aku baru saja di et di MMC,melaka dengan Dr Selva, nunggu raport sampai tgl 17 des, mbak. kalo mau lebih jelas add aja pin bb aku di 22fa7327 atau email di cencenhioe@yahoo.com . Pasti dengan senang hati aku akan me berikan penjelasan kepada kamu

  2. linda

    hani,
    kalo dr btm pagi sampai di malaka sekitar jam 2 sore,
    naik busnya enak ko,jalan tol nya lurus aja,ga kyk naik bus di jawa..he..
    biasanya sampai malaka sore,besok paginya baru ketemu dokter Selva,ambil obat,dan bisa lgs plg batam kalo mau.

    baru setelah et,biar ga naik turun bus,bisa carter taxi ke st tulang,pjalanan sekitar 2jam an,300ringgit.

    coba aja pergi u konsultasi dulu,kalo merasa sreg dgn dokter,dan suasana di sana,baru dilanjutin.

  3. helda

    Dear all…
    Saya 33 thn dan suami 36 thn sdh nikah 6 thn,saya ingin ikut program bayi tabung,kira2 ada yg bisa kasih rekomen RS yg bagus krn saya tinggal di Lampung dan kasus suami Azoosperma,langkah pertama yg hrs dilakukan apa ya,mohon saran dari tmn2 semua,krn dl suami prnh berobat ke dokter Androlog dr Nukman Muluk selama bbrp bulan,tiap kali dtg sll diberi obat,tdk pernah disarankan utk operasi apa pun,tp kami hentikan karena tdk ada perubahan.
    Mohon saran dari teman2 semua nya,thanks a lot all.GBu

  4. Lea

    Hai all….

    Salam kenal ya. Saya sekarang 34 thn dan suami 39 thn. Pernikahan memasuki tahun ke-2 dan kami sudah berusaha untuk memiliki anak sejak 6 bulan pertama pernikahan. Sudah 2x insem dan masih tidak berhasil dan sekarang sedang mempertimbangkan untuk ikut BT. Tolong dikasih masukan dengan dokter siapa ya yg bagus di Jakarta….
    Ada yg punya pengalaman BT dengan dokter Indra atau dr. Ivan di RS Bunda ?
    Thanks…

  5. mary

    Hallo all.. Saya mary umur 30 tahun, suami 32 tahun. Saat ini saya rencana melakukan bayi tabung karena dr diagnosa dokter sy PCO dan suami azoosperma. dari hasil baca baca kesana kemari sy tertarik BT di RS Siloam Surabaya atau di RS Bunda Jakarta. Tapi masih bingung mau yang mana. Soalnya masih memperhitungkan faktor biaya… Adakah info kira2 berapa total biaya utk BT dengan kasus seperti saya yg PCO dan suami azoosperma ini? Untuk sist helda dan Lea : gimana sist? dah jadi mulaikah? Jadinya ikut dimana?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*