Berhasil hamil dengan program bayi tabung di Klinik Morula Bunda – Aira

Sudah 3 tahun belakangan ini saya mengikuti cerita dan perjuangan teman-teman di website ini dan senang sekali selalu mendapatkan pelajaran dan pencerahan baru setiap ada artikel baru yang masuk. Alhamdulillah akhirnya saya berhasil hamil setelah melalui perjuangan yang tidak mudah bersama dengan suami. Jadi saya ingin membagi pengalaman, semoga bisa membantu dan memberikan masukan untuk teman-teman yang juga sedang melalui proses mendapatkan buah hati.

Saya dan suami sudah menikah selama 4 tahun. Karena usia yang tidak muda saat menikah, maka setalah 6 bulan tidak hamil, kami langsung konsultasi ke dokter kandungan. Ternyata setelah “shopping around” ke beberapa dokter, masing-masing dokter memiliki pandangan, teori dan pendekatan yang berbeda. Jadi di awal agak bingung juga mau mengikuti yang mana. Akhirnya kami putuskan untuk memilih sesuai dengan “chemistry” saya dengan dokter yang paling dirasa nyaman, yaitu dr. Yuslam di Rs Pondok Indah.

Mulailah perjalanan awal dengan berbagai tes darah, HSG, tes sperma dan lain-lain. Alhamdulillah ternyata hasilnya bagus dan tidak ada masalah di diri saya, hanya saja kualitas sperma suami memang tidak terlalu banyak dan tidak terlalu bagus. Jadi kami diberikan vitamin untuk meningkatkan stamina. Awalnya memang disarankan untuk mencoba secara alami dulu.

Setelah hampir setahun tidak hamil juga, kamipun kembali lagi dan ternyata kualitas sperma suami justru menurun. Sehingga dr. Yuslam menyarankan untuk program bayi tabung. Krn di RSPI tidak ada program bayi tabung, maka kami di-refer ke Rs. Family Pluit. Mulailah kami program di sana tahun 2010. Karena telur saya cukup banyak, maka program adalah short-protocol dengan dosis suntikan gonal-F dosis rendah dan frekuensi juga hanya 5 kali. Dari 23 telur, didapatkan 3 embryo dengan kualitas Good.

Sayangnya mungkin memang belum waktunya kami dikaruniai buah hati. Pas di hari waktunya test hamil, saya mens dan rasanya sedih sekali. Apalagi ditambah rasa sakit dan perut kembung yang berkepanjangan. Saya sempat down selama 2 minggu dan akhirnya cuti kantor. Saya sampai bilang kepada suami, sudah cukup, tidak mau coba program apa apa lagi. Coba secara alami saja.

Setelah tidak ingat-ingat lagi soal program untuk memiliki anak, di awal tahun 2011, saya mulai baca-baca artikel di internet tentang bayi tabung di Singapore. Pelan-pelan tergrak lagi hati saya untuk kembali mencoba program IVF. Kebetulan karena ada rencana liburan ke sana, saya sekalian buat appointment dengan Prof. Wong di National University Hospital. Saya personally suka dengan beliau. Penjelasannya gamblang dan detailed. Proses assessment dan test darah juga lengkap. Kami disarankan untuk mencoba dengan short-protocol IVF dan karena usia yang sudah tidak muda, maka beliau menyarankan jangan ditunda lagi karena dikhawatirkan kualitas sel telur akan menurun. Kami memutuskan untuk pikir2 dulu dan mencari second opinion di Jakarta. Karena kalau dihitung-hitung, program IVF di Singapore menjadi sangat mahal karena kami tidak punya keluarga di sana dan harus menyewa hotel/appt selama sekitar 2-3 minggu belum ditambah biaya transportasi, makan, etc.

Karena Rs. Family sangat jauh dari tempat tinggal, maka kami coba untuk mencari yang lebih dekat ke rumah. Jadilah kami mencoba ke dr. Indra Anwar di Klinik Morula Bunda Jakarta. Program yang dijalankan short-protocol. Saya suntik gonal-F dengan dosis 225 selama 8 hari, kemudian suntik ovudrel dan suprefact. Saat OPU, alhamdulillah sel telur berjumlah 15. Tiga hari kemudian kami melakukan Embryo Transfer. Dari 15 sel telur, yang matang 9, semua-nya di-ICSI dengan sperma suami, yang terbuahi sebanyak 6 dan yang berkualitas good sebanyak 3. Jadi disarankan untuk 3 embryos ini yang di-transfer ke rahim. Saat tiba di RS Bunda untuk Embryo Transfer, kami sempat deg-degan karena ternyata dr. Indra sakit pada hari itu dan akan digantikan oleh dr. Taufik Jamaan. Ternyata pada saat ketemu, beliau sangat ramah dan komunikatif. Selama proses pun, beliau dengan sabar menjelaskan step-by-step apa yang akan dilakukan, jadi saya menjadi relax. Apalagi karena juga boleh ditemani oleh suami pada saat ET. Tidak sampai 10 menit, ET selesai dan saya diminta tiduran selama satu jam. Karena sudah tidak bisa menahan buang air kecil (sebelumnya minum aqua sampai 2 botol karena kandung kemih harus penuh), akhirnya dibantu suster untuk buang air kecil di pispot. Saya senang sekali dengan keramahan para suster di RS. Bunda. Semuanya baik baik. Saya juga diberi tips untuk makan putih telur ayam kampung (direbus) minimal 4 butir sehari dan minum air kacang hijau setelah OPU sampai tes kehamilan. Karena makanan ini sumber protein yang baik untuk membantu terjadinya kehamilan juga untuk mencegah terjadinya over stimulasi hormon.

Sejak OPU, saya dan suami pindah kamar ke lantai bawah jadi total stop naik turun tangga. Saya juga betul-betul istirahat di rumah dan bed-rest. Hanya sekali-kali saja jalan-jalan ke mall, bertemu teman-teman untuk makan siang lalu pulang, tidur siang dan istirahat lagi. Saya memang sengaja cuti bekerja selama 2.5 minggu dan menghindarkan pikiran stress atau negatif. Pada hari-hari dimana harusnya terjadi penempelan embryo ke rahim dan biasanya terjadi spotting, saya bolak balik cek celana dalam tapi bersih-bersih saja. Perut pun tidak ada rasa sakit sama sekali. Sekitar 2 hari sebelum tes hamil, saya mulai pasrah. Saya bilang ke suami, kalau memang tidak berhasil, mungkin ini tanda dari Tuhan untuk mencoba memiliki anak melalui proses adopsi. Karena anak itu rejeki dan bisa datang dari mana saja. Jadi daripada stress menunggu hari tes kehamilan, saya coba browsing untuk informasi panti asuhan dan proses adopsi. Lumayan membantu jadi pikiran tidak berfokus pada apakah saya hamil atau tidak.

Pada hari tes hamil, pagi-pagi kami berangkat ke Klinik Morula untuk test darah dan urine. Setelah itu keliling cari makan, jalan-jalan dan akhirnya pulang ke rumah, tetap belum ada kabar hasil test-nya. Karena sudah jam 3, saya mengantuk dan akhirnya tidur siang. Begitu terbangun, suami saya sudah ada di samping dengan mata berkaca-kaca, aduh saya langsung panik. Lalu suami saya bilang, ini sudah ada sms dari Bunda, positif hamil. Subhanallah .. saya langsung sujud syukur dan menangis. Rasanya bercampur aduk. Tidak terlukiskan rasa bersyukur kepada Allah SWT. Semua perjuangan saya dan suami baik secara fisik, psikologis dan finansial serta doa kami ternyata dikabulkan.

Saat ini saya sudah hamil 7 bulan dengan seorang bayi perempuan. Alhamdulillah hasil USG regular dan 4 dimensi semuanya baik dan sehat.

Dulu saya selalu capek setiap kali teman atau keluarga bilang ke saya, harus sabar dan pasrah. Kok rasanya gampang sekali ngomong begitu sementara saya yang menjalani, gimana juga mau pasrah. Apalagi saya termasuk orang yang berorientasi pada hasil, tetap harus usaha sampai titik terakhir. Tapi saya mengalaminya sendiri. Di saat beberapa hari sebelum tes hamil, saya betul-betul menyerahkan kepada Allah sampai saya sempat ngomong sendiri, kalau memang saya dan suami jalannya adalah mengadopsi, saya akan terima. Kalau memang tidak ditakdirkan untuk hamil, saya juga akan menerima dan tidak apa apa. Saya sudah bersyukur diberikan suami yang sabar, baik, supportif dan sayang sama saya. Masalah anak kami datangnya dari mana, insya Allah kami berdua bisa menjalaninya dengan baik secara bersama.

Semoga cerita saya bisa dijadikan referensi untuk teman-teman yang juga sedang berjuang untuk mendapatkan buah hati.

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (9 votes, average: 4.33 out of 5)
Loading...

30 thoughts on “Berhasil hamil dengan program bayi tabung di Klinik Morula Bunda – Aira

  1. Nitaa

    Hai mbak Aira..,,.
    Selamat ya atas keberhasilan programnya. Saya mau tanya nih, maaf ya , waktu program bayi tabung di Morula, berapa usia mbak dan suami? Total biaya yang dikeluarkan berapa mbak?
    Thank ya mbak

  2. fitri

    selamat ya mbak aira..
    seneng denger cerita mbak aira, jd motivasi saya untuk ikut bayi tabung lagi sebab sy sempet ga mau lagi ikut bayi tabung karna trauma..trauma karna ekspektasi tinggi tp hasilnya gagal, dunia serasa runtuh

    boleh tau ga, sebelum ikut program mbak aira konsumsi apa aja (vitamin ato jus ato akupuntur) dan ada pantangan makanan ga ya ?

    makasi ya mbak

  3. widya

    Hi mba Aira… Selamat atas kehamilannya, smg sehat & lancar hingga lahiran nanti. Saya ikut terharu baca tulisan mba Aira. Klo boleh tau, brp biaya yg dihabiskan mba Aira utk short protokol di RS Bunda? Dan apakah mba Aira menjalani akupuntur sebulan sebelum program IVF? Terimakasih banyak sebelumnya atas info yg diberikan 🙂

  4. Aira

    @nitaa : hai mbak nitaa, thanks ya mbak. waktu program di klinik morula, usia saya sudah 33 mbak, suami saya 38. total biaya 40 juta mbak. biaya tergantung dari besar dan banyaknya dosis suntikan untuk calon ibu. karena telur saya lumayan banyak, jadi dosis suntikan tidak terlalu besar dan banyak sehingga mempengaruhi juga ke biayanya. jadi lebih baik konsultasi dulu saja mbak dan nanti akan dijelaskan biayanya apa saja krn masing-masing orang kemungkinan memang berbeda tergantung kondisi. semoga membantu.

    @fitri : tetap semangat ya mbak. iya mbak, yang penting memang kesiapan mental dan psikologis. saya sebelum program, hanya minum vitamin asam folat setiap hari dan kelapa hijau. katanya kelapa hijau bagus untuk menghilangkan toxin di tubuh. mau akupunktur tapi nggak sempat sempat hehehe. sewaktu mulai program di morula, disuruh berhenti total konsumsi caffein (kopi, teh) jadi sejak mulai suntik, saya stop selama sebulan sampai positif hamil. setelah itu, sedikit sedikit masih minum teh sampai sekarang.

  5. Lina

    Dear all,
    Saya lina di jakarta
    @Aira : Selamat yah mbak aira senang sekali yah..ohya Mbak dgn Dr siapa ya ?? Saya rencana jg mau BT dgn Dr Indra anwar..cm belum tau prosedurnya gimana..Rencana sih bulan 9 ini? Saya rencana 2 bulan ini mau akupuntur tapi dimana yah bagusnya ??.Thanks

  6. Aira

    @widya : hai mbak Widya, amien. thanks mbak. Utk short-protocol di Bunda, saya total biaya 40 juta mbak. oh iya kebetulan tahun lalu mereka ada program “Bayi Naga” jadi ada discount untuk program dan obat-obat suntikannya. Hanya sudah berakhir di bulan December 2011. Mungkin bisa di-check mbak apakah mereka sedang ada program lain lagi untuk tahun ini. Kontaknya 021-3926393 website-nya http://www.morulaivf.com. Tadinya mau Akupunktur kebetulan enggak pernah sempat jadi akhirnya tidak sama sekali. Oh iya, saya juga berhenti pakai sepatu hak tinggi selama 6 bulan terakhir. Jadi pakai flats/sepatu teplek terus. Disarankan sama teman-teman yang juga sedang program. Semoga membantu mbak.

    @Lina : hai mbak Lina. Aku program dengan dr. Indra Anwar mbak. Tapi setelah hamil, kontrolnya dengan dr. Taufik Jamaan karena jam prakteknya dr. Indra bentrok dengan jadwal kantor, sementara dr. Taufik prakteknya sore. Kalau aku suggest, lebih baik konsultasi dulu aja mbak. Lihat chemistry sama dokternya. Karena cocok-cocokan juga mbak. Aku nggak akupunktur mbak, jadi nggak terlalu punya info. Cuma aku denger ada dr. Adiningsih di RS Pd Indah, beliau pernah atau saat ini ketua ikatan dokter akupunktur di Indonesia. Praktek Rabu dan Sabtu. Temenku juga ada yang ke dr. Novi di daerah Santa (Jakarta Selatan), no telpnya +62-811-905071. Beliau ini khusus akupunktur program infertility dan by appointment only. Semoga membantu mbak.

  7. Nike

    Dear all…:)

    Syallom,
    @Aira : Congrats ya…for your pregnancy…:)Semoga lancar sampai melahirkan ya….^_^
    Wah…senangnya forum ini bisa share pengalaman bagi yang merindukan momongan….:)
    Btw…aq Nike from Semarang, usia aq & suami udah di atas 30 th…dan udah hampir 5 th pernikahan….
    Aq pernah hamil th 2010 kmrn…tapi di usia kandungan 5 bulan, keguguran…:'(

    Singkat cerita….setelah menunggu smp skrg, masih belum hamil juga…kami sempat bingung mau gimana lagi gitu….:'(
    Kami udah terapi pijat..tapi masih belum ada hasilnya, dan dulu sktr tahun 2009an…aq juga pernah ikut insem 2x..tapi gagal:'(
    Sediiih banget waktu itu…tapi akhirnya bisa hamil secara alami, tapi akhirnya malah keguguran…, padahal aq udah jaga beneran…sampai”nda berani pergi”..di rumah terus :'(

    Setelah keguguran itu…aq sempat stress banget..down banget rasanya…:'( tapi Puji Tuhan, akhirnya aq mulai bisa menerima keadaan…walaupun kadang”kalau teringat sedih juga….

    Sekarang…udah 1 tahun lebih setelah keguguran itu, tapi aq belum hamil”juga..jadi kami ingin konsultasi dgn dokter dulu.
    Sebenarnya ingin ikut program Bayi Tabung (BT), tapi…kami masih bingung masalah biaya..:'( lagian kami juga sama”kerja, jadi bingung atur waktu-nya…

    Btw..buat teman”yang punya pengalaman seperti aq, tolong share ya….:)
    * Dan aq juga mohon informasinya dimana program BT yang murah…(kmrn aq prnh baca di forum ini juga, katanya biayanya hny 15 juta aja…tapi udah agak lama, apakah skrg masih sama?)
    * Langkah’nya apa aja yang harus dipersiapkan ya?:)
    * Kira”butuh waktu berapa lama u/program BT ini..karena kami sama”bekerja, jadi harus atur waktu dulu sebelumnya..?:)

    Thanks before ya…sebelumnya ^_^
    Salam,
    Nike

  8. wati

    salam kenal buat aira,

    wah selamat yach, pasti sueneng bunget dech. Smoga semua baik & lancar hingga lahiran ya. Aku Jg ikut IVF di morula dg dr Ivan, & skrg lg hml 8 bln kembar.

  9. Nike

    Salam kenal u/Wati

    @Wati : Congrats ya for your twins pregnant ^_^
    Btw..Klinik Morula Bunda itu ada dmn ya?:)
    Dan kalo boleh tau..saat ikut program BT, usia-nya brp?:)
    Lalu…biayanya brp, apakah sama dengan Aira…untuk lamanya proses & biayanya?:)

    Mohon infonya ya…^_^, thanx before (Nike)

  10. RIEN

    Mba Aira..
    Congratulation yaa Finally Positive hamil, saya baca tulisan mbaa…jujur nangis, memang bener yaa..orang2 selalu bilng pasrahin aja..,tapi kita sendiri yang ngalamin mau gimana???…karena saya sendiri pernah ikut bayi tabung dan gagal, rencananya mau ikut bayi tabung lagi tapi awal tahun depan,mau coba normal sampai akhir tahun ini, trauma sih trauma, tapi kita yang lagi berusaha untuk mendapatkan anak, tidak kenal kata menyerah..well mba Aira tau sendiri bagaimana perasaannya kan??…
    anyway Mba selamat yaaa….

  11. Lina

    Mbak aira,
    Kebetulan saya juga consul dgn dr INDRA.Saya juga sudah insem dgn Dr INDRA dan gagal ( Minggu lalu haid ) sedih rasanya.. dan Akhirnya saya putuskan utk BT. Saya mau ty kira” biaya BT dgn Dr indra Berapa ya?? Thanks

    @Mbak Nike : saya pernah baca di forum ini sepertinya yang murah di Abdi Waluyo sekitar 25 jtan .. tapibiasanya tiap kasus dantiap orang berbeda. Teman saya ada yang mau BT dgn Dr karel tanpa suntikan.. sepertinya itu lebih murah.

    Thanks

  12. wati

    Salam kenal buat niken,
    Klinik morula itu adanya di daerah meteng jakarta pusat di jl cik ditiro, deket sama rumah sakit bunda cuma selilih 3 bangunan gedung. Kl morula khusus buat kl yg mau BT konsultasi di situ,tp nanti tindakannya tetep aja di RS Bunda lt 4. saat aku ikut BT kmrn usia 33th utk BT pertama(agust2011), tp gagal krn embrio gaki nempel sama sekali. kmrn break 3bln atas saran dokternya, smbl break aku di laparoskopi ktnya buat cari penyebab knp embrio gak mau nempel gt. Trus mulai BT kedua bln nov 2011, tp gak dr awal soalnya aku masih py 2 sisa embrio beku, jd tinggal nungguin siklus bulanan & pas masa subur lgs ditransfer ke rahim tnp dibius & obat apapun. Dan yg kedua itu baru mau nempel hingga skrg. Kl di morula bs abis antara 40-50an tp blom termasuk laparoskopi. kl cuma transfer embrio beku aja bayarnya 3,8 jt gt. Pernah bc di web ini di abdi waluyo 20-25jt krn pake obat minum, tp pas tindakan dirujuk ke rs lain krn alatnya blom ada, tp dokternya tetap sama gt. O iya aku dg kasus kekentalan darah jg slm 3 bln dikasih obat suntikan pengencer darah, sering di sebut ACA positif gt.

  13. Aira

    @Wati : hai mbak Wati, wah mungkin kita pernah papasan di Morula ya, mbak 🙂 salam kenal ya. Selamat atas kehamilannya, mbak. Semoga sehat sampai lahiran ya. Amien.

    @Nike : mbak Nike, tetap semangat ya. aku waktu program cuti 2.5 minggu, mulai dari OPU sampai test hamil. Tapi sebenernya nggak selama itu juga ok kok. Tapi lebih baik cuti mulai OPU sampai 2-3 hari sesudah embryo transfer krn selain masih suka agak nyeri bekas OPU, lebih baik istirahat dan mengurangi kegiatan setelah ET. Kalau suami ku justru enggak cuti sama sekali 🙂

    @Rien : mbak Rien, salam kenal ya mbak. Semoga dikabulkan doa dan usaha mbak dan suami. Amien. Oh iya mbak, waktu aku bayi tabung yg kedua di Bunda, sebelum embryo transfer, ditanya sama embryologist-nya pernah bayi tabung sebelumnya atau tidak. Karena sudah pernah, maka disarankan beliau untuk Assisted Hatching. Ini teknik dimana cangkang embryo disobek sedikit untuk memudahkan embryo keluar dan melekat ke dinding rahim. Katanya biasanya ini dilakukan untuk yg pernah bayi tabung dan belum berhasil hamil. Jadi kalau nanti jadi program, mbak Rien mungkin bisa tanya juga soal Assisted Hatching ini. Waktu di Morula, tidak ada biaya tambahan untuk proses ini.

    @Lina : hai mbak, kalau untuk biaya ya kami total sekitar 40 juta. Tapi ada teman-teman yg juga program ke dr. Indra, biayanya lebih mahal krn tergantung dosis suntikan ya mbak. Selain itu saya juga nggak perlu HSG krn sudah pernah dan laraskopi. Jadi betul2 hanya untuk test darah di awal dan program bayi tabungnya, mbak.

  14. diana

    congrats,, ya mbak,,,, duh terharu bacanya,,,, mbak suamiku azoospermia(sperma nol) mbak ada suggest gak buat aku,, sbtulnya udah mulai putus asa nech mbak

  15. Nunun

    Selamat yaa mb aira…
    ak sampe nangis bacanya…
    soalx pernah ngerasain jg kegagalan bayi tabung. ak BT d SBY RS Siloam,masalahx krn kualitas sperma jg,dr 11 telur yg d ambil, yg brhasil dibuahi 4 n d tanam smua. smpat dnyatakan positif, tp trnyata janin tdk brkmbang, pendarahan, lalu kuret.
    sy tertarik utk cari2 informasi BT d morula, smoga bs tetap sharing ya sm mb aira…
    smoga sehat selamat sampe lahiran ya mba…

  16. Aira

    @raras : hi mbak, aku tes beta hcg yg pertama 330. Test yg kedua 1,200. Diduga kembar awalnya. Memang sempat ada 2 kantong janin tp waktu usg di minggu ke 6, yang satu tidak berkembang dan kosong. Sementara alhamdulillah yg satu lagi berkembang baik.

  17. Aira

    @diana: thanks ya mbak. Di awal awal, suamiku sempat konsultasi ke Prof. Nukman Moeloek, beliau ini memang ahli andrologi dan spesialis masalah sperma. Prakteknya di jl. Malabar no 55, daerah Guntur, Jakarta Selatan. Lebih baik appointment dulu itupun biasanya seminggu dua minggu sebelumnya karena antriannya panjang mbak. No telpnya 021-829-2992, moga2 belum berubah krn sudah 3 tahunan yg lalu. Kalau memang ada rencana program, biasanya masing2 dokter dan klinik punya ahli andrologi rujukan masing masing juga mbak, jadi akan di-refer oleh obgyn nya kalau memang ada masalah di sperma suami. Sekarang juga ada teknik di mana sperma langsung diambil dari testis mbak, jadi masih ada kemungkinan didapat sperma yg baik kualitasnya. Semoga membantu mbak diana, tetap semangat dan positif ya.

  18. Aira

    @nunun : hai mbak Nunun, thanks mbak. Amien amien. Semoga perjuangan dan doa mbak juga cepat dikabulkan oleh Allah ya. Selama ini kami puas sekali dengan pelayanan dan profesionalisme di klinik morula maupun rs. bunda, mbak. Ada beberapa teman yg pernah program di rs siloam SBY sekarang mulai program di rs. bunda juga. Apalagi kalau berdomisili di JKT memang lebih nggak ribet. Sekedar info tambahan mbak, beberapa teman yg pernah program, hamil lalu keguguran, sewaktu mulai program lagi di morula, direfer ke dokter ahli darah mbak. Di morula mereka detailed sekali untuk mereview data historis pasien jadi kami merasa bahwa semua pilihan yang diberikan memang berdasarkan analisa terhadap kondisi masing masing pasien, baik suami maupun istri. Nggak langsung hantam dan pukul rata untuk semua pasien. Semoga membantu mbak dan tetap semangat dan positif ya.

  19. kiki

    @Aira : Ass M’ Aira….seneeeeng rasany dgr cerita M’ yg berhasil hamil…jadi semangat u program. Rencana saya dan suami akan melakukan proses BT, tapi sampe skrg masih bingung mencari dr n tempat yg tepat. Ada bbrpa pilihan an Penang, Surabaya, atw Jkt Klinik Morula. Sempet konsul 1x dgn dr Ivan Sini di Morula, disarankan u BT dgn kasus pernah hamil diluar kandungan dan tlh dibantu obat kesuburan tapi blm berhasil.Dari informasi dr Ivan biaya BT pd thn 2010/2011 (lupa pastinya) lbh krg 65 jt. Saat ini kami lagi mempersiapkan mental n materinya, terfikir untuk melakukan di penang saja krn informasi lebih murah +/- 25jt . Tapi ketika membaca artikel M’ yg biaya BT 40 jt dgn dr Indra koq jauh lebih murah dr informasi dr Ivan, saya jd semangat u melakukan di Morula saja soalnya untuk akomodasi n transportasi akan lebih murah karena sy berasal dr Palembang. Share dong M’ apakah ada biaya2 lainnya yg dikeluarkan selain itu dan berapa lama prosesny dari awal sampai test kehamilan soalnya saya kerja jd butuh plan untuk cuti…Maksih informasinya M’ sangat membantu…Semaaangaat bt yg lainnya….

  20. Sandra

    mba Aira, baru ngeh deh. Kyknya kita ktemu dan ngobrol yah di dpn ruangannya dr. Anggia, kamis lalu 😀 Aku malu2 nanya sambil nunjuk perutnya mba “maaf mba, klo bole tanya, itu hamilnya program bayi tabung yah?” hihihi. Sehat2 ya mbaa sampe melahirkan. Aku masi galau mo dr. Ivan ato dr. Taufik, hihihi..

  21. Aira

    @Kiki : Wass., Mbak Kiki. Thank u mbak. Tahun lalu kan Morula ada program Bayi Naga mbak, jadi kami ikut itu. Untuk program dasar (termasuk OPU, ET, etc) dari 27 jutaan jadi 23 jutaan (pastinya lupa hehehe). Trus untuk obat2 suntiknya discount 10% kalau nggak salah. Karena aku short-protocol, jadi obat suntik nggak banyak dan dosisnya rendah mbak. Mungkin mbak disarankan untuk long-protocol dan dosisnya lebih banyak jadi harganya juga lebih mahal. Yang akan merekomendasikan ini dokter mbak, jadi menurut aku nggak tergantung apakah ke dokter Ivan atau dokter Indra, kalau program yang direkomendasikan long-protocol kemungkinan memang akan lebih mahal dibandingkan short-protocol dan ini tergantung dari kondisi masing-masing pasien. Totalnya sekitar 40 juta, tapi belum termasuk test darah lengkap di awal (tidak test sperma, HSG, etc karena sudah lengkap dari waktu kami program sebelumnya di RS Family dan check di Prof Wong di NUH Singapore), vitamin minum, dan biaya kontrol/usg selama proses ya (aku dari awal sampai ET sekitar 6-7 konsultasi dan usg). Untuk biaya tambahan ini sekitar 6-8 jutaan ya mbak. Kalau lama proses, dari suntik sampai ET sekitar 2 minggu mbak. Cuma aku cuti 2.5 minggu biar lebih nggak stress dan banyak istirahat. Semoga membantu. Tetap semangat mbak.

  22. Aira

    @Sandra : mbak Sandraaa … aku tuh kepikiran pas udah di mobil, yah nggak sempat tukeran kontak, moga2 bisa ktemu di website bayi tabung hihihi Senangnya beneran bisa ktemu di sini mbak. Amien mbak … Mbak, sekedar sharing, aku sih waktu milih2 dokter, milihnya berdasarkan waktu usg transvaginal. Soalnya setelah ke berbagai dokter, ada yang sakit dan ada yang enggak berasa sama sekali waktu usg transvaginal. Mengingat kalau program bayi tabung, sudah pasti berkali-kali usg transvaginal, belum periksa dalam, embryo transfer, etc berdasarkan pengalamanku, kalau pas usg transvaginal nggak sakit, proses yang lain juga nggak sakit hehehe. Saking seringnya, sampai waktu sdh hamil pun, selalu otomatis mau buka celana dan susternya selalu bilang “nggak usah Bu, usg nya dari perut aja” hehehehe … Semoga membantu mbak. Keep in touch ya, moga2 bisa ktemu lagi di Morula ….

  23. Sandra

    Iya yaah, hihihi. Mba, klo ga mengganggu, bole minta email address nya ga? Tar aku minta PIN bb nya klo ada, via email aja gitu.. 🙂

    thanks before mba 🙂

  24. RIEN

    Oke..mba thanks atas info assited hatchingnya…aku akan coba ksh tau k dokter kandunganku klo nanti harus ikut lagi bayi tabung…

  25. Winda

    Hallo smuanya, aku mau tanya2 donk soalnya aku lg bingung banget ini anata mau ikut program bayi tabung di klinik bunda morula atau klinik melati harapan kita. Ada yg tau ga utk program bayi tabung lbh bagus di harapan kita atau bunda morula ya?? Tolong infonya yaa, thanks..,

  26. silvi

    mba aku mau tanya, adik ku baru oprasi laparoscopy, inti ya bisa punya keturunan dari bayi tabung umur nya 28 tahun,, proses awal nya gimana sih, trs adik ku itu tubuhnya agak lemah, apa ya kira-kira kiat-kiat nya kalau mau mulai

  27. Su

    Bagi yang masih mencari rumah sakit untuk program bayi tabung, saya sarankan ke Morula, rumah sakit Bunda. Kami coba program IVF pertama dan langsung berhasil. Kalau browse internet sih memang sepertinya banyak kasus yang berhasil disana. Karena itu kami pilih Morula dan ternyata benar, dokter2nya dan suster2 sepertinya sangat berpengalaman dan profesional. Sekarang kehamilan saya sudah lebih dari 3 bulan dan telah memasuki trimester ke dua. Good luck buat semua yang akan dan sedang menjalankan. Think positive, it’ll help!

  28. agustinalian@ymail.com

    Salam kenal buat semua sy lian ikut program BT dimorula tapi gagal dinyatakan hamil tapi akhirnya keguguran.dan bulan depan sy berencana untk program kembali lagi sama dokter ivan sini walaupun sempat gagal .sekarang ada program baru yg bisa mematangkan dan menyeleksi embrio sebelum ditanamin kerahim jd menghindari kita dari keguguran. Apakah ada yang sudah pernah coba?mohon info biaya?sy sempat lihat di akun dokter ivan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*