Azoospermia BT berhasil, OPU 64 telur OHSS – Vivi dan Teguh

Saya ingin berbagi pengalaman kami selama menjalani bayi tabung. Saat ini istri saya (vivi) tengah hamil hampir satu bulan dan diperkirakan akan kembar tapi kepastianya baru akan diketahu hari senin (14/09/09). Kami sudah menikah selama 8 tahun sebelum akhirnya memutuskan untuk memilih bayi tabung. Masalah terutama kesulitan kami untuk memiliki bayi adalah putusnya saluran sperma saya hingga saya menderita azzospermia sekitar 2 tahun yang lalu tanpa sebab yang jelas. Kami mencoba memperbaiki kondisi tersebut dengan operasi penyambungan kembali di RSCM tahun 2008 yang lalu tapi gagal.

Setelah bulat hati, dan mempersiapkan mental dan tentu saja keuangan. Kami mencari RS yang kami anggap terbaik untuk proses bayi tabung kami dan tentu saja di Indonesia, bukan saja karena alasan nasionalisme 🙂 tapi kami banyak bertanya pada dokter sebelumnya, angka keberhasilan bayi tabung banyak di tentukan oleh faktor kenyamanan bagi calon pasangan, keterampilan dan pengalaman dokter saat embryo transfer, baru teknologi. Disisi lain, saya tidak tega meninggalkan istri sendiri di LN untuk mengikuti keseluruhan bayi tabung ada perasaan agak kurang bertanggung jawab :).

Pilihan kami awalnya adalah Harapan Kita, Yasmin RSCM, Morulla Bunda, dan Gading Pluit Kelapa Gading. Harapan kita kemudian kami coret karna jaraknya cukup jauh, kami di kawasn perbatasan jaktim dan pusat (pramuka), Yasmin kemudian kami coret juga karena pelayanan administrasinya sangat berbelit dan tidak ramah. Pilihan kami akhirnya jatuh ke gading pluit setelah kami menerima perlakuan yang sangat buruk di RS bunda. Walaupun awalnya istri saya sangat enjoy konsultasi dengan dokter Taufik Jamaan disana. Saat kami berkunjung ke Bunda untk menanyakan prosedur bay tabung, kebetulan kami memakai sepeda motor karena hari sangat macet, dan bercelana pendek saja.Kami disuruh menunggu selama 1 jam tanpa informasi apapun sampai akhirnya saya “meledak” baru administrasinya datang, dan melayani kami. Setelah mendapat perhitungan biaya secara lisan, kami minta agar keseluruhan biaya dan proses yang harus dilalaui di emal atau di fax ke alamat kantor saya. Selama 1 bulan kami menunggu tidak ada lagi informasi apapun yang kami terima. Satu faktor penting sudah hilang , kenyamanan.

Akhirnya kami ke gading pluit setalah kami mengirim email, dan mereka merspon dengan cepat, kami di undang mengikuti seminar bayi tabung di RS itu , gratis dan dapat makan siang, dan boleh bertanya apapun sampai semua pertanyaan kita tuntas. Akhirnya kami memutuskan disana, melihat teknologi mereka merupakan teknologi terbaru dengan dokter berpengalaman dari Harapan kita. Dokter yang menangani kami adalah dokter Irsyal.

Awalnya kami harus mengikuti test kesehatan, secara keseluruhan termasuk HIV. Karena sperma saya dengan jalur normal susah di ambl maka dilakukan prosedur operasi Tessa, dimana sperma di ambil langsung di buah zakar saya , Thanks God kami dapat 17 Straw. Sperma selanjutnya dibekukan.

Kemudian Istri saya mulai memakai obat yang disuntikan setiap hari, selama 2 minggu, sayangnya pas sel telurnya sudah bagus, herpes kulit istri saya kambuh dan terpaksa proses dihentikan sementara sampai dokter menganggap tidak kambuh lagi.
Setelah berobat, selama hampir 1,5 bulan akhirnya kami mulai lagi dan istri saya menjalani rutinitas menyuntikan kembali obat penyubur (saya lupa) selama 2 mingguan lebih sampai akhirnya sel telurnya dinyatakan laik panen.Vivi mungkin memecahkan rekord nasional untuk telur yang dihasilkan (64 telur) dengan kualitas telur terbaik 12, dan menjadi 6 embrio. Sayangnya istri saya mengalami kasus OHSS (over stimulasi), kasus yang sebetulnya sangat langka tapi dia mengalaminya dan harus di rawat selama seminggu di RS, itu pun harus dengan penyedotan karna OHSS menyebakan berat Vivi naik 6 kg dalam waktu 2 hari akibat cairan sel telurnya berkembang terus. Untuk yang akan bayi tabung meski harus siap-siap tapi tidak usah terlalu khawatir kasus ini peluangnya sangat kecil, walaupun kalau terjadi biaya menginap, dan penyedotan cairan sel telur hampir sama besarnya dengan biaya OPU dan tranfer embrio.

Karena OHSS tersebut embrio kami terpaksa dibekukan dan baru 2 bulan berikutnya (14 Agustus 2009), embrio tersebut di cairkan sebanyak 4, satu meninggal dan 3 terhitung sangat baik. Sedih juga rasanya mengetahui satu embrio meninggal, walaupun belum bernyawa tapi rasanya salah satu anak kami sudah meninggal. 3 embrio kemudian di masukan ke rahim istri saya, oleh Dokter Irsyal. dan kami harus menunggu dua minggu untuk mengetahu hasilnya.

Masa dua minggu merupakan masa yang paling sulit bagi kami, bahkan keteganganya jauh lebih besar dari proses-proses sebelumnya termasuk OHSS sekalipun. ingin rasanya melakukan test kehamilan setiap hari tapi menurut dokter kemungkinannya sangat besar menghasilkan kehamilan palsu (false pregnancy) karena sebelum ET, Vivi di suntik Pregnyl dan minum progynova, yang kemungkinan akan mempengaruhi hasil test sendiri sebelum 2 minggu.
Tapi nyatanya kami tidak tahan juga, hari ke 1 saya membeli sebox direct test (alat test yang lebih sensistif dari sensitive) dan melakukan test hampir setangah hari sekali :), hasilnya 2 garis!!! alias haamil. Senang sekaligus agak kurang percaya, kami konsisten mengecek kehamilan setiap hari hingga hari ke 14, dan hasilnya juga konsisten 2 garis!!! tiba di hari ke 14 kami periksa beta HCG di gading pluit, hasilnya adalah 1900/HCG, pasti hamil dan kemungkinan besar kemar karena sebulan sebelumnya ada pasien yang berhasil bayi tabung di Gading Pluit dan oleh dokter Irsyal , kembar 3 dan kadar HCG nya hanya 1300.

Kini Vivi tengah mual hebat-hebatnya, tapi berdasarkan pengalaman bibi dan kakaknya yang pernah hamil kembar, memang kehamilan kembar jauh lebih “menyiksa” dalam trimester pertama di bandingkan kehamilan tunggal. Antara khawatir dan bahagia kini bercampur aduk. Vivi kini harus meminum progynova setiap hary, progesterone vaginal setiap malam (cycrone) dan suntikan pregnyl setiap minggu.
Kini kami menunggu tanggal 14 September 2009 untuk memastikan kesehatan janin kami dan berapa kembar yang kami punya 🙂

Demikian pengalamn kami, dengan segala kerumitan yang kami alami, total biaya yang kami habiskan mencapai 108 juta rupiah termasuk operasi Tesaa, pembekuan dan penyimpanan dan pencairan kembali sperma dan Embrio, OPU dan ET, obat-obatan, biaya perawatan dan penyedotan OHSS.Sungguh rasanya tak sia-sia semua pengorbanan hampir setengah tahun penuh yang kami jalani. Semoga pengalaman ini bermanfaat bagi yang akan melakukan bayi tabung.

Salam
Vivi dan Teguh
Jakarta

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (22 votes, average: 2.73 out of 5)
Loading...

31 thoughts on “Azoospermia BT berhasil, OPU 64 telur OHSS – Vivi dan Teguh

  1. Ati

    To Teguh and Vivi

    Salam Kenal.
    Selamat buat kalian berdua semoga selalu sehat sampai lahir.
    That really nice thing happen for people try to have baby.
    I hope someday I able to feel you happinest after I try 6 times IVF fress cycle not yet pregnant.

  2. maria

    buat vivi n Teguh,..

    salam kenal aku sampe nangis baca tulisannya…..terharu semoga sehat n lancar ampe lahiran ya… krn skrg kami jg dah memutuskan utk ikut BT di KKH di singapore, semoga kami berhasil jg sepertimu ya amin.
    KLo boleh tau no telnya bs ga.. krn klo kami plg ke jkt mo tanya2x dikit ama pa teguh boleh krn sama vivi pasti lg mabuk berat ya….
    txs ya klo dibolehkan terima kasih salam dr kami linda.

  3. Wulan

    Hai salam kenal….
    Untuk Teguh dan Vivi…selamat ya, semoga lancar dan selamat sampai kelahiran
    Untuk Ati…boleh tau BT-nya diRS mana? N apa kata dokter tentang faktor belum berhasilnya? tengkyu

  4. olip

    buat mas teguh & mb vivi: sangat menakjubkan 64 telur…subhanalloh, bisa masuk MURI tuh hehe
    selamat ya buat kalian kalo berkenan bisa diperinci lagi ga biayanya?? trims ya…moga babynya kembar & sehat…aamiiin

  5. yunie

    dear vivi and teguh
    salam kenal….selamat anda telah melewati masa2 tegang,,,mudah2an smuanya kuat sampai 9 bln kedepan
    yunie
    sydney

  6. mita

    That’s so sweet….., Selamat ya calon ayah dan ibu.
    Sharing kalian bikin aku tetep semangat, karena suamiku juga Azoo.
    Wish you all the best..

  7. rima

    to vivi&teguh..
    selamat yah..aduh senang sekali yah setelah pengorbanan yang lama dan dengan biaya tidak sedikit…semoga lancar sampai lahiran nanti yah…congrat…

  8. Dianee

    Salam kenal…Selamat ya mba vivi & mas teguh!
    Salut buat mas teguh yang mau share dengan public, gak banyak cowok yang mau berbagi untuk urusan yang paling private gini…salut n selamat!

    Kasusnya mirip banget dengan saya, azoosperm, tapi alhamd saya tidak mengalami OHSS. Hanya saja saya 2x BT dengan 3x penanaman belum berhasil. Yang terakhir bulan yll saya keguguran setelah minggu ke10. Ketauan sejak minggu ke9 janin gak mau berkembang. Karena ternyata sel sperma blm terlalu matang. Ups! Runtuh hati kami berdua pas itu…melihat darah calon anak kami runtuh…lepas dengan sendirinya. Saya dikuret dan harus mengikhlaskannya!

    Semoga hal ini tidak terjadi! Tapi kalau boleh saya kasih saran, jangan terlalu happy, harus tetap siap dengan segala kemungkinan. Terus support istri tercinta. Semoga lancar, sehat dan selamat hingga melahirkan nanti!

  9. Immanuella

    Selamat ya…. sungguh menyentuh… semoga mommy dan bayinya sehat sampai melahirkan ya…. perjuangan tidak sia2… keep praying :). Yang ikut seneng bgt. Immanuella

  10. Anastasia

    To: Vivi & Teguh,
    selamat buat kehamilannya, lancar mpe melahirkan ya.. Btw kl biaya BT nya sendiri sktr brp? Thx.

  11. cici wahyudi

    Mas Teguh & Mba’ Vivi
    salam kenal sebelumnya, terharu sekali saya membaca tulisannya. selamat atas kehamilan mba’ vivi dan semoga semuanya lancar sampai persalinan datang.. perjuangan yang luar biasa, semoga saya & suami dapat beajar dari pengalaman mas & mba..

    kalau boleh tahu, apakah mas & mbak langsung memutuskan program BT atau sebelumnya pernah mencoba inseminasi dulu?

    salam,

  12. Wulan

    Dear mbak Vivi dan Mas Teguh, selamat ya semoga ibu dan bayinya sehat. Aq ikut BT dan udah 2 kali penyuntikan gagal. Sekarang lagi di RS untuk proses yg ketiga. Kasusnya sama dgn mbak vivi, tapi diminggu ke 5 harus dikuret krn tidak berkembang. Aq shock banget. Dan ternyata prosesnya ga mudah. Calon bayiku nyelip diantara otot jd tdk bisa dikuret secara normal. Tiap hari aq disuntik obat untuk sakit kanker ( aq lupa namanya) supaya bisa mengecil dan gugur sendiri. Selama 2 minggu aq tinggal di RS. Aq harus menunggu selama 6 bulan untuk mulai lagi. Juni lalu aq proses penyuntikan, 3 minggu kemudian dinyatakan gagal. Aq ga tahan, langsung nangis di depan dokterku. 3 jam aq sendirian di taman, apalagi yg bs aq lakukan selain menangis. Untung atasan dan temen2 kantorku ngertiin kondisiku, aq disuruh pulang. Istirahat. Skrg aq di RS, ada rasa cemas….
    Maaf ya, jadinya curhat. Gimana hasilnya mas? 14 Sept tuh ultahku, kabar baik yang kami harapkan. Buat temans yg senasib dgnku, jangan putus asa ya.

  13. Teguh P Nugroho

    Dear all,
    thanks for your empathy, don’t give up, and say it; we believe.Maaf jika reply saya agak terlambat.Setelah di USG pertanggal 14/09/09 yang lalu; dokter menyampaikan kabar gembira itu; kami mendapat kembar dua, Thanks God:).Namun, beberapa hari yang lalu (16/09/09), vivi mengalami pendarahan; saat itu pukul 17.00 WIB kami mendengar kakek saya meninggal, dan sepertinya vivi agak shok.Saat saya hendak berangkat menghadiri pemakaman kakek, vivi menelpon dan mengalami pendarahan.Cukup Banyak , encer dan berwarna merah; kami berdua cukup panik; saat itu pukul 21.00, saya telpon doter Irsyal, beliau menyarankan vivi untuk istirahat total di tempa tidur.Kami berpikir sederhana, istirahat ya tiduran, tapi saat pipis ya ke kamar mandi.Sayangnya ssesat setelah vivi ke kamar mandi; dia mengalami pendarahan lagi pukul 23.00 WIB, dan dokter langsung meminta saya ke Gading Pluit agar vivi bisa di rawat.Alhamdullilah, tdak ada masalah dengan janin kembar kami, menurut dokter ada beberapa kemungkinan; pertama reaksi tubuh vivi terhadap hotmon progestroren (crinone) berlebihan, kedua karena shock, dan ketiga karena letak placenta si kembar sangat di bawah dan berdempetan dekat sekali; saat mereka berebut makanan, ada kemungkinan terjadinya luka di placenta.Untungnya, setelah 3 hari di rawat(seharusnya 5 hari, tapi karena kami ingin merayakan idul fitri di rumah, dan bersedia untuk totally bed rest termasuk pipis dan BAB di tempat tidur akhirnya vivi dizinkan pulang sehari menjelang Lebaran.Sesaat sebelum pulang Vivi di USG lagi dan, amazing ; kami sudah mendengar detak jantung si kembar, very clear; saya sampai meneteskan air mata:))

    Sejak kehamilan itu, Vvi totally bed rest, cuti selama 3 bulan (beruntung kantornya mengizinkan cuti di luar tanggungan; Thanks to KBR68H), dan sejak ET hingga saat ini pekerjaan vivi hanya makan; tidur, nonton TV dan muntah-muntah.

    Kawan-kawan yang baik, proses bayi tabung memang tidaklah mudah, informasi saya sebelumnya ada yang salah juga, Vivi bukan di suntik selama dua minggu tapi 2,5 bulan (bulselerin dan Gonal F).Selain herpes kulit, vivi juga pernah mempunyai Kista hingga harus di operasi menjelang penyuntikan tahap ke II setelah pengobatan herpes kulinya selesai.Untuk teman-teman yang pernah berhasil dan keguguran jangan menyerah;terima kasih untuk berbagi pengalamnya juga; semoga bayi kami bisa terus berkembang.

    Untuk kawan-kawan yang baru mau mulai, dan jangan pernah ragu untuk menjalaninya; soal biaya ada banyak kemungkinan ; di gading pluit bahkan mereka memiliki program kredit untuk pembiayaanya untuk lebih jelasnya ikuti saja seminar yang mereka selenggarakan; walaupun untungnya hingga saat ini kami belum merasa perlu untuk mengambil skema itu, tapi itu memberikan ketenangan tersendiri selama proses, hal lain yang membuat saya salut adalah bagian keuangan mereka (yanti) adalah pasien bayi tabung di klinik teratai itu juga, belum beruntung, pernah gagal tapi itu membuat yang bersangkutan lebih berempati pada pasien; misalnya saat kami membeli beberapa obat yang harganya cukup mahal dan ternyata reaksi badan vivi sangat berlebihan (termasuk OHSS), kami bisa mengembalikan obat itu kembali dan menerima pembayaran utuh sesuai dengan jumlah obat yang kami kembalikan.

    Biaya bayi tabugnya sendiri tidaklah terlalu mahal, yakni 26 juta (panen telur; mengawinkan dengan teknik ICSI (satu sperma untuk satu sel telur) dan Embryo transfer (ET), biaya kami yang membengkak sampai diatas 100 karena untuk beberapa pelayanan yang meliputi; test lab (total); operasi Tessa/Messa,penyimpanan sperma, obat-obatan (bulselerin + Gonal F), operasi penyedotan Kista, konsutasi dokter dan USG, obat-obatan yang kedua (bulselerin dan gonal F) lagi, perawatan OHSS, biaya bayi tabungnya sendiri; obat-obatan pasca ET, dan biaya penginapan pendarahan kemarin.

    Saya akan senag hati berbagi dengan kawan-kawan sekalian, jika di perbolehkan oleh admin silahkan kontak ke saya tnugroho@wboj.or.id atau 081513385617 , jika saya kebetulan sedang tidak keluar kota saya akan dengan senang hati berbagi cerita

    kepada admin bayi-tabung.com kami berdua menyampaikan penghargaan yang sebesar-besarnya, dari situs ini kami belajar banyak, dan semoga dengan situs ini pula kami bisa menularkan pembelajaran yang kami peroleh selama proses bayi tabung ini.

    salam hangat
    Vivi+Teguh dan si Kembar:)

  14. Raymond

    Hai Teguh,
    saya memiliki masalah yang sama persis dengan kamu.
    dan berencana ke gading pluit juga.
    kalau kamu gak keberatan, boleh saya minta no telp kamu,
    untuk saya tukar pikiran dengan kamu mengenai BT di Gading Pluit. Terima kasih banyak sebelumnya.

  15. Yuli

    Teguh dan Vivi selamat ya. Terima kasih sdh berbagi cerita, sangat menyentuh. Saya sampai menitikkan air mata. Juga makin menguatkan saya untuk terus berjuang meraih amanah Allah SWT. Bulan depan saya baru mau BT di Yasmin. Doakan ya semoga berhasil. Amin.

  16. teguh

    Raymond yang baik; saya sudah meninggalkan no telpon dan email; please call or send me an email:), untuk mbak Yuli; selamat yah.Kami doakan anda berhasil; yakin ya mbak:)

    salam
    Vivi, Teguh dan Si kembar

  17. Denyta

    Dear all, Salam Kenal….
    @Vivi & Teguh, Selamat ya…bgmn kabar si kembar?
    Usia sy 37 th. untuk persiapan BT ke-2 Januari 2010 sy hrs di terapi hormon dg DR.Aukcy di RS Siloam Sby.
    th 2000: BT ke-1 gagal…Th 2002 Operasi untuk membuka saluran sperma gagal…,berbagai macam pengobatan alternative yg di rekomendasikan jg gagal… th 2003 kita berhenti berusaha untuk dpt momongan.
    Kita hanya berdoa, bersyukur, ikhlas & positif thinking serta berprinsip bahwa Allah SWT pasti memberi yg terbaik buat umatNya….dan selama ini sy sangat bahagia hidup dg suami sy ( semakin mesra krn setiap hr berdua spt org pacaran terus he he…)
    Tetapi sy tdk boleh menyerah, “berusaha & berdoa, Allah SWT yg menentukan” semoga BT ke-2 ini berhasil… dg melihat semangat teman2 di sini… AMIN.

  18. Christine

    hiii buat vivi dan teguh selamat yah, semoga semua lancar dan sehat2 baik bayi dan ibunya..Saya juga punya permasalahan yg sama, suami saya azoospermia dan kami baru saja mengikuti program BT di siloam hospital surabaya, dan sekarang saya hamil muda dan ada kemungkinan kembar. Nanti tanggal 28 des br usg dan diketahui kembar brapa. Yang ditanam di rahim saya ada 3 embrio. Semoga semua berjalan lancar..
    Buat yang lain yg akan menjalani program BT pokoknya positif thingking dan jgn stres yah..Dan tentu saja berdoa..klo butuh info untuk yg di surabaya bs email ke saya atalya.christy@gmail.com, dengan senang hati saya akan berbagi pengalaman dan informasi

  19. Teguh

    Mbak denyta yang baik; terima kasih untuk doanya; kalau kita berusaha; yakin dan posistive thinking ; Tuhan pasti mengabulkan, karena anak adalah anugrah terbesar; kita hanya orang-orang yang di latih lebih saja oleh Nya untuk menjadi orang tua; yakin terus ya mbak; kami doakan semoga mbak berhasil

    Mbak christine yang berbahagia. congrats yah; welcome to the club; semoga si kembarnya juga sehat; senang bertemu kawan yang juga sukses; semoga akan jadi penyemangat untuk kawan-kawan yang lain

    kita pasti bisa

    salam

  20. rike

    terimakasih mas mas dan mbak mbak…atas infonya…
    rencana awal tahun ini kami akan mendatang i dr AUCKY HINTING untuk prog BT

    doa kan kami ya mbak mbak dan mas mas…

    mas teguh dan mbak cristine saya save ya cont pers nya…
    ijinkan sy suatu saat call mbak dan mas…jika sy butuh bantuan informasi mbak dan mas…

    maturnuwun
    salam
    rike
    rinode@gmail.com

  21. awe

    asslm…
    Selamat kpd mas Teguh & mba Vivi juga si kembar..
    smoga slalu dlm lindungan Nya..amiin..
    bgmn perkmbangannya saat ini?kalau ga salah itung sdh hampir menjelang hari yg sangat dinanti2..smoga smuanya lancar ya..
    Saya sngat terharu mndengar kisahnya & smoga bs mnjadi penyemangat ‘tuk saya & istri, karena kbetulan 2 hari yg lalu saya bru didiagnosa mnederita Azoospermia jg..dunia seakan runtuh krn itu adalah ketakutan terbesar seorang pria, tapi stelah membaca kisah mas Teguh hati saya ‘sedikit’ terobati dan ingin juga mengikuti jejaknya..namun saya hanyalah seorang karyawan dgn penghasilan yg sangat minim, jadi mustahil tuk ikut program BT..yg bisa saya lakukan hanya berdoa smoga ada keajaiban dari Nya agar bisa ikut program BT…

    mohon doa rekan2 smua…
    wassalam

    awang

  22. yudi

    Assalamualaikum,
    Hai mas teguh gmn kabarnya?
    sehatkah dan selamt sampai lahir?
    karena mas teguh tidak memberikan informasi kabar terbaru di sini jadi mohon maaf kalau saya bertanya tentang hal tersebut.
    Saya sendiri hanya bisa berdoa supaya semua nya sehat selalu dan kemarin si kembar lahir dengan sehat dan selamat.
    Saya sendiri memiliki kasus yang sama dengan mas teguh.
    Untuk itu sekiranya mudah2an nanti mas teguh bisa memberikan informasi yang sekiranya saya butuhkan entah itu melalui handphone atau email.
    Yang jelas saya termotivasi sekali membaca tulisan Anda.
    Sebelum dan sesudahnya saya ucapkan banyak2 terima kasih

  23. thyna

    selmat ya ma teguh semoga perjuangan kalian membawa kebaikan semua… sama seperti aku dan gadis kecil ku. kami berjuang selama 6 tahun ini…. dalam suka dan duka dalm badai dan hujan dalam petir dan ombak… congratulation for the best parents in the world

  24. Vivi

    Hallo Mbak Fenny dan teman semua. Saya Vivi, yang namanya disebut-sebut sama Pak Teguh tuh hehhee. Baru kembali buka-buka website ini setelah sekian lama diceritakan suami saya. Dulu waktu proses bayi tabung, saking konsentrasinya, ndak jadi-jadi mau nulis.

    Bayi kami sudah lahir pada 31 Maret 2010. Artinya sekarang sudah 22 bulan. Terimakasih atas doanya. Mereka sehat meski lahir lebih cepat (8,5 bulan kandungan) dan sangat mungil. Setelah pendarahan pertama di usia 2 bulan, saya sempat pendarahan lagi saat kadungan usia 5 bulan.

    Proses sangat lancar selama BT, karena komunikasi dengan dokter cukup baik. Dr. Irsal Yan, yang tak henti rasanya ingin berterimakasih, sangat komunikatif dan bahkan bersedia menjawab pertanyaan dan telepon dalam kondisi darurat pada pukul berapapun.

    Terimakasih juga buat website ini yang sudah menjadi bacaan kami sejak awal mempertimbangkan bayi tabung.

    Buat teman lain tetap semangat, berusahalah sampai batas kemampuan kalau memang ingin meraih mimpi kita. Semoga mimpi kita semua tercapai…amiin

  25. ocha

    Mba vivi…terima ksh atas crtanya…ini jd penyemangat kami tuk usaha kembli dgn usha by tabung…km br pertama kali mengikuti bt tp..Allah msh sayang dgn km dgn memberikan kembli kami kesabran yg lebih lg. ..Bt km msh blm berhsl…tp dgn membc blog ini dan ada temen2yg lbh dr kmi..km jd semngt kembali…

  26. ninut

    dear mb vivi..

    congrats ya sudah jadi orangtua, tidak sia2 pengorbanannya selama ini. kbetulan saya dan suami juga ikut BT di Teratai dengan dr.Irsal, tetapi sampai 2x BT ini kami belum berhasil. kasus saya jg sama dengan kalian, suami azoo dan kmrin dilakukan operasi TESSA untuk pengambilan sperma suami. Rencananya untuk BT yg ke3 ini kami akan minta kebijakan rs untuk masalah biaya,.mudah2an mb.Yanti bag.keuangan bisa membantu.. Mohon doanya ya supaya dilancarkan semuanya dan semoga kami bisa menyusul kalian menjadi orangtua..aminn..

  27. farina

    hi mas Teguh salam kenal

    memabaca postingnya ak seperti bangkit kembali setelah vonis dokter ak hanya bisa hamil melalui Bayi tabung.
    kasus kita persis sama, usia pernikahan kami genap 2thn bln mei ini, usia sy 27th dan suami 32th. 8 bln awal pernikahan kami suamiku didiagnosa azoospermia, lanjut pemeriksaan 6 bln berikutnya USG scrotum ternyata hasilnya ada varikokel grade sedang (2-3)di scrotum kiri…kami memutuskan langsung operasi november kemarin,,kami belum kembali untuk cek sperma karena takut blm siap kalau2 masih azoo..
    utk sy sendiri blm sempat periksa, krn memang siklus haid selalu panjang..
    kami sedang mempersiapkan mental dan tentunya dana utk ikut BT..
    utk ke siloam kira2 prosedurny spt apa ?
    apakah bgitu dtang langsung bisa program ?
    mohon infonya..thanks

  28. Shipah

    ?????????????? ?????????? ?????????? ????? ?????????????
    Salam kenal mas teguh n mbak vivi… Alhamdulillah Allah memberikan kelancaran dlm usaha BT nya (walaupun ada kendala2 sedikit d awal2 kehamilan).
    Mbak… mas aqu mo ty dong… mbak qu jg kan ikut program BT… n td baru kontrol 14 hr setelah ET n hasil nya HCG nya rendah yaitu cm 13.. yang seharusnya normalnya 50 ?? dan hari sabtu besok harus kembali kontrol lagi buat kepastiannya (semoga Allah memberikan kemudahan n keberhasilan dlm proses BT mbak qu…. Aamiin). Yang jd pertanyaan qu
    1. apakah dengan hasil HCG yg segitu apakah dikatakan gagal???
    2. Bagaimana cara nya agar HCG nya bs tinggi / normal ???
    Terima kasih sebelumnya……

    *?? ?????????? ?????????? ?????????? ????? ?????????????*

Comments are closed.