bayi tabung

Pengalaman bayi tabung dalam mengatasi masalah kesuburan untuk mendapatkan si buah hati

24th October 2007

Apakah bayi tabung merupakan jalan terakhir?

Sering terbayang selama berusaha untuk hamil ‘bagaimana kalau saya tidak berhasil?’. Apakah harus terus berusaha sampai berhasil yang belum diketahui sampai kapan padahal umur tetap bertambah, apakah saya akan stop sampai umur tertentu, atau saya stop sekarang.

Pemikiran ini sering saya diskusikan dengan suami. Pada beberapa tahun pertama tidak begitu serius saya pikirkan dan tidak ada jawaban yang tetap, terus terang saya tidak akan berhenti berusaha sampai berhasil semampu saya.

Kira-kira setelah 8 tahun menikah, saya mulai berpikir untuk membuat backup plan. Maklumlah saya sudah berusaha kesana-kesini tapi tidak berhasil juga, takut segala usaha tidak akan berhasil dan akhirnya tidak ada kegembiraan yang saya dapatkan.

Memang secara tehnis bayi tabung merupakan jalan akhir atau harapan akhir untuk punya anak dan sayangnya tingkat keberhasilannya tidak 100% yang berarti kita harus siap untuk gagal.

Akhirnya saya buat planning, kalau umur sudah mencapai 40 tahun saya akan mengadopsi anak …tapi usaha untuk hamil tetap berjalan sampai sudah tidak ada jalan lagi. Kenapa umur 40 bukan 45 atau 50? ya hitung-hitung nanti saya akan pensiun umur 65 pada saat anak berumur sekitar 25 tahun yang diharapkan sudah mandiri.

Dalam keluarga kami dan teman-teman ada banyak contoh pasangan suami istri yang mengadopsi anak dan mereka hidup bahagia. Dan sudah banyak yang menganjurkannya kepada kami. Apakah kita memang sudah ditakdirkan untuk menolong orang lain dengan membesarkan anaknya?

Coba bayangkan sudah berapa kali kita dengar orang yang tidak ingin punyak anak tapi malah hamil, orang yang tidak mampu malah punya banyak anak, orang buang anak, anak terlantar di panti asuhan dll … kasihan kan mereka. Lebih baik anaknya kita urus kan?

  • Share/Bookmark
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (2 votes, average: 3.50 out of 5)
Loading ... Loading ...

This entry was posted on Wednesday, October 24th, 2007 at 9:42 pm and is filed under Adopsi anak, Kehidupan berkeluarga, Persiapan. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

There are currently 18 responses to “Apakah bayi tabung merupakan jalan terakhir?”

  1. 1 On July 23rd, 2008, Achi said:

    Iya saya juga suka heran sendiri, hampir setiap pagi di berita TV pagi ada bayi yang dibuang, trus tetangga saya yang sudah punya 4 anak, udah berusaha mengugurkan kandungannya (gak mau yg ke5) ini dg obat, loncat2 dll kok malah tetap hamil, anaknya sehat lagi.

    Sedang kita yang pengen banget susyahnya minta ampun……….

  2. 2 On August 27th, 2008, tina said:

    Bayi tabung…………..mungkin ini jalan terakhir u dpt baby. tetapi dr semuanya itu tetap yg menentukan yg diatas. mungkin ada benarnya seandainya semua cara kita dah coba tapi tidak ber hasil juga mungkin kita bisa adopsi anak. sy perna ke panti asuhan di daerah serpong, melihat mereka pasti saya menangis. mereka masih kecil kok tega org tua membuang mereka pd hl mereka lucu2 dan cantik,ingin rasanya bawa mereka pulang

  3. 3 On September 16th, 2008, Eris said:

    8 tahun kami menikah sampai saat ini blm ada tanda2 hamil. Berbagai upaya telah kami lakukan mulai hsg 2x, tiup rahim 3x, laparaskopi 2x, inseminasi 8x. Terakhir 15 Sept 08 cek dokter lagi disarankan untuk bayi tabung dgn alasan saluran tuba dua-duanya mengalami pembengkakan (hydrosalpink). Sedih banget rasanya mengingat BT biayanya relatif mahal (di smg sampai 90 jt-an), prosentase keberhasilannyapun kecil. Usia sy sdh 40 th, sedang suami 45 th. Kami hanya bisa pasrah, berdoa’ insya allah ada mukjizat yg diberikan Allah s.w.t kdp kami. Kami yakin do’a yg tulus kami panjatkan akan didengar oleh-Nya. Amin …….

  4. 4 On September 18th, 2008, Nunung said:

    Hai Mbak Eris , salam kenal .. sy lg program BT di Siloam Sby , klu menurut dr bila proses lancar biaya s/d selesai sekita Rp. 35 juta-an jauh lebih ekonomis dibanding di Semarang

  5. 5 On September 18th, 2008, Iva said:

    Mba Eris salam kenal yaa..
    Sabar ya mba, walaupun rasanya pasti berat bgt..tp banyak loh temen2 disini yg lagi berjuang jg,seperti diriku juga yg baru aja gagal di fresh cycle BT ku yg pertama..kita tetep semangat ya mba jgn putus asa,soalnya kita sbg manusia cuma bisa berusaha semampu yg kita bisa dan berdoa mudah2an suatu saat Allah mengabulkan doa kita..
    Oya bener tuh katanya di Surabaya biayanya agak murah loh,coba aja mba..mudah2an aja,aku doain yaa..

  6. 6 On September 18th, 2008, menik said:

    mb’Eris..
    jangan putus asa..
    banyak koq yg senasib ama kita.. aku jg 10th nikah belum diparingi momongan.. aku jg orang semarang.. apa kita bareng2 program BT di surabaya yuukk mba’.. mungkin kalo ada barengan aku dibolehin ama suami nich..

  7. 7 On September 18th, 2008, Eris said:

    Mb. Nunung, Iva, Menik nuwun informasinya. Boleh tahu alamat emainya ?

    Mb. Nunung, Skrg sampai dimana programnya ? Klu berkenan informasikan ke aku ya ? Biar tambah pengetahuan & bahan diskusi dgn suami & keluarga.

    Mb. Iva, untuk program BT nya dimana ? Apa maksudnya fresh cycle BT ?

    Mb. Menik, tinggal dimana ? Aku masih cari-cari info ttg BT, maklum blm tahu banget. Aku masih merayu suami spy mau BT.

  8. 8 On September 19th, 2008, menik said:

    mb’Eris..
    email aku menik8110@yahoo.com
    Kalo mb’Eris ada YM bs add aku yaa, jd ngobrolnya bs lebih lancarrr..

  9. 9 On September 20th, 2008, Nunung said:

    Hai mbak Eris , alamat emailku : nurul2hidajati@yahoo.com silahkan klu mau email. Alhamdulillah BT ke-2 lumayan lancar td mlm dr USG terakhir sdh ada 8 telur yg cukup untuk dipanen + 3 telur yg msh kecil . Minggu pagi jam 6 rencana OPU – stlh itu tunggu kbr dr dokter lagi brp embrio yg jadi & jadwal transfer embrio .

    Yang penting jgn pernah menyerah selama msh ada harapan , BT ke-1 sy kemarin jg di cancel krn suntikan yg diberikan tdk mempan / tdk direspon tubuh sehingga telur yg dihasilkan cuman 2 & ukurannya kecil shg tdk memenuhi syarat untuk diteruskan . Akhirnya di program ulang mulai awal , kali ini resep dokter manjur sehingga memenuhi persyaratan untuk dilanjutkan .

    Insya Allah semoga diberikan kelancaran sampai tahap ahir , Amin … jangan lelah berdoa mbak !

  10. 10 On November 19th, 2008, Kiky said:

    Hi Mba Eris, salam kenal ya mbak, qt sama nieh, penderita hydrosalping, kata Dr, kalo hydrosalping mendingan kedua tubanya diangkat sekalian (Laparotomy)sebelum BT karena embrio tidak akan nempel dirahim selama cairan salpinx itu msh ada, aku sudah pernah LO utk buang cairannya n buang salah st tubanya, eh bbrp bln kemudian bengkak lg, ya udh nga ada gunanya dipertahanin jg aku putusin utk laparotomy salpingektomy buang kedua tuba bulan ini. n mulai BT 3 bln setelahnya. Semoga semua nya lancar ya mbak…

  11. 11 On November 20th, 2008, Eris said:

    Salam kenal juga Kiky …
    Sudah laparatomy yg kedua ? Rencana BT dimana ? Semoga berhasil …

  12. 12 On December 16th, 2008, nununk said:

    hi mba eris ..salam kenal ya…wah mba aku salut banget ma mba dah 8x inseminasi …saya baru 1x tp dah ga mo lg..suami pengennya langsung BT aja..tp saya masih pikir2 dulu sambil cari2 alternatif yg laen…ternyata banyak juga lo yg sukses lewat adopsi..

  13. 13 On February 28th, 2009, indah lestari said:

    halo salam kenal mbak kiky.. aku juga punya problem sama tp aku takut dilaparatomi itukan termasuk operasi besar. rencana bt yg bagus di mana? ya moga-moga berhasil

  14. 14 On March 1st, 2009, kiky said:

    Hi Mba Indah salam kenal jg, aku udh laparotomy salpingektomy bulan lalu,mmg operasi besar sieh,sm dgn caesar n recoverynya cukup lama, tp menurut aku sieh nga ada yg perlu ditakutkan selama itu dibius, mmg qt mesti berkorban sieh kl menginginkan sst,apalg utk kesuksesan ivf, so pasti mb indah bisa melewatkan itu semua…aku mau BT di Bunda.

  15. 15 On May 2nd, 2009, nani said:

    Program bayi tabung adalah jalan terakhir, begitu banyak pasutri yg berhasil melahirkan anak melalui program ini.namun ada juga yg gagal, ada juga yg berhasil hamil tapi gagal sampai melahirkan spt keguguran,ada juga terpaksa digugurkan karena tdk bagus.
    Sebagai manusia kita telah berusaha namun semuanya Tuhan yang Esa juga yang menentukannya.
    Anak merupakan hadiah & titipan Tuhan, kepada siapa akan diberikanNya , tentu diberiNya.
    Kepada para wanita yg dengan mudah diberikanNya kehamilan patutlah bersyukur padaNya ,cobalah engkau hai para wanita yg mudah sekali hamil bacalah situs ini maka engkau akan merasakan betapa sulitnya kami untuk dapat hamil dan dgn sendirinya engkau akan merasakan betapa baiknya Tuhan padamu.

  16. 16 On November 25th, 2009, dyah said:

    salam kenal semua,usia saya 29 tahun saya juga udah menikah 5tahun,tapi sampai detik2 ini belum ada tanda2 kehamilan,bahkan bulan mei 2009 saya coba bayi tabung pertama kali di siloam surabaya…tapi gagal….beberapa hari yang lalu saya disarankan dokter kandungan untuk mencoba BT lagi…tapi saya kurang bersemangat…bahkan di pikiran saya muncul pertanyaan2…sebegitu pentingnya ya??bagaimana kalo gak bisa merawat?bla bla….tapi suami saya sepertinya malah semakin memikirkan kehadiran buah hati…sebaliknya dengan saya…saya udah menyerah…malas untuk memikirkannya…tapi ini tidak menjadikan saya untuk berhenti berusaha…berdoa ataupun usha medis dan non medis…semua itu pasrahkan ke Tuhan..

  17. 17 On December 25th, 2009, nurul said:

    setiap manusia yg hidup d dunia ini pasti mndpt ujian hidup..mereka yg tdk menginginkan anak tp malah d ksh merupakan ujian yg berat jg..krn ujian Allah itu bkn berbentuk kesusahan aja..mdh2an qt semua bisa menjadi kuat menjalani semuanya..amien..

  18. 18 On January 12th, 2010, Mia said:

    Hi semua..salam kenal, saya Mia usia 31 tahun sudah hampir 4 th menikah dan belum pernah mengalami terlambat menstruasi..membaca post ini saya jadi ingin ikut sharing dan minta pendapat dari temen-temen semua..saya ingat masa-masa setelah saya menjalani operasi laparoskopi untuk membuka sumbatan pada kedua tuba dan menghilangkan kista serta endometriosis..hasilnya tuba kiri saya dipotong dan saluran tuba kanan yang sudah terbuka diragukan fungsinga karena rambut getarnya diperkirakan sudah rusak sehingga satu-satunya jalan untuk memiliki momongan adalah melalui bayi tabung..sesak sekali hati ini rasanya..setiap saya melihat anak jalanan yang bergerombol di lampu merah, air mata ini mengalir..saat itu saya merasa Tuhan telah berlaku tidak adil..mengapa tidak memberikan momongan pada saya yang notabene lebih mampu secara materi..tapi suami selalu membesarkan hati..selalu mengatakan kalo ini bukan masalah diberi atau tidak diberi kepercayaan oleh Allah namun semata-mata hanya ujian kesabaran kita sehingga kita harus kuat, tabah dan ikhlas menjalaninya…beruntung saya menemukan website ini sehingga sharing dari teman-teman banyak membuka wawasan saya dan menambah semangat saya untuk mengikuti program bayi tabung tahun depan…namun ada sedikit gundah menyeruak dalam hati..bagaimana dengan bayi-bayi yang ada di panti asuhan? Akankah lebih baik kalo saya mempergunakan uang untuk biaya BT untuk mengadopsi dan membesarkan mereka? Tapi di sisi lain..saya ingin memberikan keturunan kepada suami yang telah begitu sabar dan setia menemani saya menjalani ini semua..dan saya juga ingin menjadi wanita seutuhnya…hamil dan merasakan si jabang bayi menendang-nendang dalam perut..dan melahirkan…Jadi mohon pendapat teman-teman semua, agar saya mantap menjalankan ikhtiar…

Leave a Reply

  • Recent Comments

  • Ima: Dear Win, Saya setuju banget dengan apa...
  • cerril: hallo dyta salam kenal,.. lg nunggu...
  • sisca: kok mbak sriyati ga nongol lg????sharing...
  • sisca: @nina : wah….jahat bener si...
  • sisca: buat lia…. pernah nyoba pengobatan...
  • sisca: hai trifena…. udah ketemu terapi...
  • sisca: @ win : saranku coba kamu baca semua...
  • dyta: @ dewi.. aku juga program di BIC disana...
  • cerril: salam kenal win,.. saya ikut program BT...
  • sisca: @abel pramesti: test pertama 20jan di...
  • Cari data di bayi-tabung.com:

  • Polls

    Program bayi tabung Anda:

    View Results

    Loading ... Loading ...