Allah mengabulkan do’a saya dengan jalan lain – Vio

Hi teman-teman…

Senang rasanya saya menemukan blog ini. Saya Vio 31 tahun dan suami 33 tahun. kami sudah menikah selama 4 tahun. dan selama itu pula saya belum pernah merasakan kehamilan. Saya telah melakukan HSG dan ternyata kedua saluran tuba saya tersumbat. Sedih rasanya pada saat saya menerima kenyataan itu. Dokter saya menyarankan untuk LO, tapi karena keadaan keuangan yang tidak memungkinkan, maka hingga kini saya hanya menjalani terapi akupuntur.

Walaupun sampai saat ini saya tetap belum berhasil hamil, Syukurnya suami selalu memberi support kepada saya. Dan meyakinkan saya bahwa Allah pasti memberikan yang terbaik bagi umatnya.

Dan saya merasakannya saat beberapa waktu yang lalu ada seseorang yang tidak mampu berniat menitipkan anak nya ke kami. Saat ini si ibu sedang hamil 7 bulan, tapi dia meyakinkan kami kalau dia pasti akan menitipkan anak yang akan dilahirkannya kepada kami.

Subhanallah, apakah ini jawaban Mu dari doa-do’aku selama ini??? ada rasa senang campur haru menerima kenyataan ini. Mungkinkah ini jalan Mu bagi saya untuk mendapatkan seorang anak? walapun anak itu tidak lahir dari rahim saya, tapi Insya Allah saya akan mencintai anak tersebut.

Teman-teman, saat ini saya masih deg-degan menanti kelahiran calon bayi kami. Do’akan ya semoga bayi dan ibunya kelak akan lahir dengan selamat dan sehat.

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (5 votes, average: 3.20 out of 5)
Loading...

26 thoughts on “Allah mengabulkan do’a saya dengan jalan lain – Vio

  1. Michelle

    Vio, selamat ya! Anak pertama saya juga titipan Allah lewat rahim perempuan lain. Sekarang anak kedua saya sudah lahir setlh terapi bayi tabung 1x. Sudah usia 3 bulan. Kalau saya boleh saran, Vio konsultasi dgn dr. Anak Utami Roesli atau mengunjungi website Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (saya lupa alamat web nya, tp Vio bisa search aja). Mereka ada teknik yg namanya relaktasi, supaya payudara Vio bisa dirangsang untuk mengeluarkan ASI. Siapa tahu ada mukjizat lain Vio bisa menyusui bayi nya?

  2. Rachma

    Salam kenal Vio dan Michelle…
    Usia pernikahan kami menjelang 10 tahun, sudah melakukan ikhtiar dengan cara inseminasi 3x dan BT 2x, tetapi Allah SWT belum berkehendak memberikan kami amanah keturunan sampai saat ini. Masalah di suami karena motilitas dan morfologi sperma yang rendah, sehingga tidak bisa membuahi secara alami. Apa yang terjadi pada Vio terjadi pula pada saya, bulan November ada seorang ibu dari keluarga tidak mampu yang sedang hamil 5 bulan mau menitipkan bayi yang dikandungnya pada kami untuk diasuh, tujuannya supaya masa depan anaknya lebih baik dibandingkan diasuh olehnya.

    Insya Allah bayi tersebut akan lahir di bulan Maret 2011 dan kami telah siap menyambutnya sebagai amanah dari Allah SWT. Tugas kami mengasuh, membesarkan, mendidik, dan memberi kasih sayang semampu kami dengan keikhlasan yang tulus. Kami juga berjanji tidak akan memutus akar calon putra/putri kami dengan orangtua kandungnya. Ketika putra/putri tersebut akan menikah atau usia 25 tahun, kami akan memberitahu orangtua kandungnya.

  3. Vio

    To Michelle:

    Selamat ya atas kelahiran babby nya..senangnya punya dua anak.Mengenai teknik relaktasi,saya baru dengar ada teknik tersebut. tapi saya akan cari alamat web nya.Makasih infonya.

    To Rachma:

    Salam kenal juga,subhanallah usaha Mbak Rachma untuk mendapatkan anak sudah maksimal yach.Tapi meski begitu tetap semangat ya untuk mendapatkan babby. begitu juga dengan saya. Mudah2 an dengan kita mengadopsi anak, kita bisa hamil seperti Michelle.Amiin

  4. Marini

    salam kenal Vio…

    emang yang namanya anak, itu rejeki dari Allah, yang kita nggak tahu apakah kita punya kesempatan untuk punya anak langsung dari rahim kita atau tidak.

    saya juga dulu pernah ditawari ibu hamil, lewat kakak saya, ketika ibu itu masih hamil muda. namun saya pikir waktu itu saya belom siap. usia pernikahan kita waktu itu hampir 5 tahun. tapi menjelang ibu itu mau lahiran, ibu itu kembali menawarkan bayi dalam kandungannya kembali ke kakak saya…disitu saya mulai berfikir, apa ini takdir Tuhan juga…Dengan knsultasi ke keluarga saya dan suami, akhirnya kita memutuskan untuk mau menerima caln bayi itu. sama dengan mba Vio, kita juga deg-degan menjelang anak itu lahir, sama seperti yang mau lahiran kita sendiri. dan akhirnya anak itu kami asuh sendiri dengan penuh kasih sayang. rasanya gak ada bedanya dengan anak dari rahim sendiri. usianya sekarang 3,5 tahun.

    Alhamdulillah lagi, sekarang saya sedang hamil alamai 24 minggu, setelah pernah coba bayi tabung 1 kali, tapi keguguran. doakan kehamilan saya lancar ya…dan semoga Allah juga kasih mukjizat buat Mba Vio untuk suatu saat nanti punya anak yang keluar dari rahim sendiri. namun begitu insyaallah, kita tidak akan pernah membedakan anak yang dititipkan ke kita lewat rahim wanita lain, maupun yang lahir dari rahim sendiri. itu komitmen kami, moga akan selalu terjaga. amiiiiiiiiiiin

    salam,

    Marini

  5. Widya

    Dear All,
    Saya juga ingin ikutan memberi kabar bahagia. Saat ini kami juga sudah mengasuh seorang anak yang keluar dari rahim perempuan lain. Umurnya sudah 18 hari saat ini, dan berbarengan dengan keputusan kami itu, saya baru mengetahui kalau saya sudah hamil 5 minggu sekarang masuk 7 minggu 🙂 Alhamdulillah setelah penantian yang sangat lama 10 tahun dan 3 bulan, akhirnya Allah memberi kepercayaan kepada kami sekaligus 2 babies. Pesan saya untuk teman2 yang masih berusaha, tetaplah berusaha dan berdoa dan harus yakin suatu hari kita akan hamil seperti perempuan2 lain dan kalau sampai detik ini belum juga hamil berarti itu yang terbaik buat kita. olah raga yang teratur, minum jus apa saja bikinan sendiri, dan jaga asupan makan kita. kalaupun anak belum kunjung datang setidaknya dengan menjalani pola hidup sehat hidup kita lebih berkualitas. Untuk yang mungkin ingin tau sharing saya disini bisa buka di:
    http://bayi-tabung.com/endometriosis-prolaktin-dan-asa-widya/

    salam
    Widya

  6. Muhammad Khosyi'

    Sebagai seorang muslim tentu akan sangat berhati2 dalam urusan adopsi anak ini.
    Beberapa hal perlu diperhatikan dan silahkan didialog-an dengan yg berkafaah:
    – anak adopsi tidak boleh dinasabkan kpd ortu angkat
    – anak adopsi tidak berhak akan waris
    – anak adopsi tidak ada hubungan perwalian dgn ortu angkat
    – anak adopsi tetap sebagai “orang lain” dalam hal mahrom…(???)termasuk dgn anak kandung kita sendiri

  7. Vio

    Salam kenal juga Mbak Marini n Mbak Widya…

    Selamat ya atas kehamilan kalian, semoga sehat sampai lahiran nanti

    Dan Semoga pengalaman kalian bisa menular ke saya dan yang lainnya yang belum berhasil memiliki anak..Amiinnn…

  8. liazka

    hai semua…salam kenal

    kasus ku sm dg vio…nikah udh hampir 4 thn,prnh di HSG trnyata dua saluran tersumbat. skrg cm bs pasrah n berharap diberi yg terbaik oleh Allah..kalaupun ada yg mau menitipkan calon bayi atw bayi yg baru lahir nya untuk kami rawat,..insya allah kami bs menerima dg senang.
    untuk vio…selamat yaa, skrg lg menunggu kelahiran baby nya..

  9. anthie

    hai semua….lam kenal

    kenalkan,aku anthie,29 thn dan suamiku,29 thn,aku dah menikah 5 thn,tp belum dikaruniai momongan,sblum nikah,saya divonis dokter punya kista di kedua indung telur,saya dikasih obat-obatan hormon,dengan harapan kista dapat menghilang,akan tetapi kista tetap ada,sampai saya menikah.Ditahun pertama nikah,saya hamil,senang rasanya…….tapi kehamilan saya harus berhenti di usia 7 bln,dikarenakan janin meninggal dalam kandungan,perasaan sedih kehilangan calon anak kami membuat saya stress,untung saya punya suami yg betul2 support…akhirnya saya mulai bangkit dan kontrol lg ke obgyn.Sekarang sdh 4 thun lwt,tp saya belum hamil jg,sampai akhirnya saya merawat anak dari saudara jauh,skr usianya 21 bln,lucu – lucunya,ada si kecil membuat hdup kami berwarna,mdh2an Allah masih memberikan kesempatan pada kami untuk bisa memiliki anak dari rahim sendiri, dan Allah punya rencana indah buat kami dengan menitipkan si kecil pada kami,kami sangat menyayangi si kecil,biarpun lahir dari rahim perempuan lain.

  10. DIAN

    Saya Dian sdh menikah 3 tahun,kata dokter rahim saya menekuk kebelakang krn dulu nya sering pijat.dokter memutuskan utk di tiup.Apakah di tiup itu rasanya sakit sekali,terus kl ada penyumbattan apa jg bs lancar,itu yg sampai skrng saya kurang paham.Sampai skrng saya sdh putus asa dan hanya pasrah.Saya bingung sekali

  11. wati

    Hai salam kenal semua…
    selamat ya bagi yang sedang menunggu kelahiran babynya, aku sudah menikah selama 7 tahun usiaku saat ini 34 th begitu juga suami dan belum dikaruniai anak, sudah pernah ikut insem 2X gagal…

    To. Muhammad khosyi’
    Mau tanya nich seandainya kita adopsi anak laki2 trus kita punya anak kandung sendiri perempuan khan katanya bukan mahrom trus gimana solusinya ya??? soalnya aku ada niat adopsi tapi laki-laki. terimakasih

  12. widya

    @Wati
    guru ngaji ibuku bilang untuk menjadikan anak angkat kita mahrom bisa dengan di susui sehingga dia bisa menjadi mahrom kita. Kebetulan aku sedang hamil 19 minggu, InsyaAllah nanti aku susukan juga anak angkatku ini. Kalau yang belum hamil, sekarang banyak kok yang berhasil meransang air susu keluar, coba aja datang ke klinik laktasi biasanya di rumah2 sakit ibu dan anak ada klinik ini.

    salam,
    Widya

  13. wati

    @widya
    terimakasih ya untuk infonya aku akan coba cari klinik laktasi, sekali lagi selamat ya atas kehamilannya moga2 aku bisa nyusul hamil juga AMIN…

  14. yhuy

    Selamat ya Vio…aq juga udah nikah 8 taun belum dikasih kehamilan, tapi aq dah punya anak…skr udah 3 taun…sama kasusnya pas dalem kandungan 7 bulan sudah diberikan buat aq…sekarang pengen banget ikutan BT biar putri sulung aq punya adik…:)

  15. vita

    saya Vita 28th, baru menikah 2 th, tp belum hamil2 juga, tapi setelah membaca pengalaman saudari2 ku diatas saya jadi tetap bersemangat dan yakin akan ketetapan Allah, trimakasih

  16. Anita

    @ wati : setahu saya (dari searching di google), utk membuat anak angkat jadi mahrom yaitu disusukan ke saudara kandung kita atau ibu kita (jika lagi menyusui). Karena anak angkat tersebut akan menjadi keponakan sepersusuan (jika disusukan ke saudara kandung). Tetapi mahram tsb tidak berlaku utk anak2 yang akan lahir setelah itu. Maksudnya, jika setelah itu kita memiliki anak kandung, maka anak angkat dan anak kandung tersebut bukanlah mahram.
    Coba deh searching yang lebih lengkap di google atau tanyakan ke banyak ustad biar lebih jelas (nanyanya jangan cuma ke satu ustad saja).
    Tapi kalau bisa merangsang air susu kita sendiri, itu lebih bagus lagi…

    Mau ikutan curhat ah 🙂
    Hari ini saya mengetahui kelainan reproduksi saya disebut sindrom Kallmann (walaupun saya menyadari kelainan itu dari dulu, tapi tidak tahu namanya apa). Dokter saya bilang masih bisa punya anak dengan inseminasi atau bayi tabung.
    Saya cuma bisa berserah diri sama Allah SWT, jika kelak akan dianugerahi anak kandung ataupun anak dari rahim orang lain.
    Masih single, belum bersuami, semoga kelak calon suami saya bisa nerima keadaan saya.

    Ya Allah, berikanlah saya suami yang soleh dan yang bisa menerima keadaan saya ini ya Allah. Amin.

  17. hepi

    Hii all,
    Saya berhutang byk dr web ini..krn sy juga pernah mengalami saat down krn selalu gagal saat usaha mdptkan baby..sya pernah hsg,ditiup..insem 2x gagal..akhirnya saya bersma suami memutuskan unt adopsi anak..dan ajaibnya setelah baby sy berumur 2bln..sy dinyatakan hamil 4mgg..skr usia kandungan sy 13mgg..smg sehat sampe lahir nant..sy harap kisah sy bs jd inspirasi bagi temen2 yg msh berjuang..krn bagi sy hamil tyt tdk ada hubg.nya dg sakit,penyakit,dokter,kelainan atau apalah..smua itu hak yg diatas..itu terserah dia ?ª? ksh kita kpn..so bersabarlah..past akan dtg masa kita dsaat yg tepat menurut Dia..amin

  18. ria

    Hi All,

    Seneng baca pengalaman temen-temen di web ini, saya ria umur 31 th, suami 33 th, udah nikah 3 thn tapi blm hamil juga. Diagnosa dokter di rahim kiri ada kista 6 cm. Saya pingin sekali punya anak tp Tuhan mungkin punya rencana lain buat saya dan suami. Saya srg baca2 web ini buat nambah pengalaman. Semangat teman-teman yang blm hamil semoga cepet hamil amiiiiiin

  19. DIAN

    Saya Dian NCC,Surabaya
    Sampai sekarang teman teman,saya sangat merasakan kesedihan yang mendalam.Usia pernikahan saya sudah berjalan 4 tahun,tapi sampai sekarang saya masih saja belum di beri seorang anak.Tiup sudah saya lakukan,tes sperma suami juga sudah suami lakukan.Tiap bulan saya selalu di beri pil penyubur dari dokter.Kata dokter maksimal setelah satu tahun baru punya anak.Tapi kenyataan sampai sekarang ,masih belum hadir.Kalau saya periksa lagi,dokter sudah menyarankan untuk melakukan laparoskopi.Saya sudah putus asa teman teman,apa ada yang mengalami kasus seperti saya.Mohon berbagi.Terima Kasih

  20. Andorra

    Dear Dian, berusahalah terus…bukan saatnya menyerah ketika kita belum berperang. Kalau kesempatan, tenaga, waktu dan rejeki ada, berjuang sampai titik darah penghabisan. Supaya di akhir garis tidak ada penyesalan.
    Datangilah klinik2 fertilitas. Jgn buang duit dan waktu di dokter kandungan biasa. Di surabaya ada kan klinik fertilitas? Ayo semangat!

  21. Michelle Anugrah

    Dear Dian,

    Yg namanya punya anak memang harus usaha buat beberapa orang. Kalau memang serius lebih baik ke dokter fertilitas. Coba lihat di web-site ini dibagian Klinik Bayi Tabung untuk cari-cari informasi. Kalau dikasih pil penyubur tapi ternyata saluran tubanya tertutup juga sama aja bohong. Kadang2 dokter kandungan tidak ngerti masalahnya, jadi dia coba-coba aja. Kita disuruh hidrosalpingogram (HSG) lah, ditiup lah, laparoskopi lah, padahal masalahnya bukan disitu. Bisa jadi juga sperma suami ternyata bermasalah.

    Kalau memang rejekinya kita punya anak, pastilah ada jalannya. Saya aja dapat titipan yang ‘nyasar’ ke perempuan yg lain baru titipan yang kedua ‘dikirimnya’ ke alamat yang benar.

  22. siLvy

    dear ALL : kami udah menikah selama 6 th, tapi belum juga di karuniani anak, di karenakan suami azoosperma. segala mcam cara udah kami tempuh tapi masih belum berhasil juga. sa’at ini kami berencana mau adopsi anak seperti halnya mbak retna. tolong jika ada informasi harap menghubungi saya. di 03131253830.

    terimakasih ALL,

  23. anita

    salam kenal saya anita…
    senengnya saya bisa membaca pengalaman teman2 semua, ternyata saya gak sendiri dalam menanti momongan ini.
    rencananya saya juga akan mengadopsi anak dari saudara suami yg sedang hamil 5 bln,yang ingin saya tanyakan adakah dari temen2 yang adopsi secara hukum?bagaimana prosesnya? mohon informasinya
    terimakasih…

  24. penta

    Hi Mba Vio..

    Saya baru baca postingan ini, kebetulan saya juga dipercaya Tuhan dengan cara yang sama..baruu aja..bolehkah saya kontak2an sama mba, karena butuh banyak belajar sepertinya dari yang sudah mengalami. terima kasih ya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*