Pelan2 kami pun mulai bangkit – Sari

Saya dan suami umur 33 tahun, sudah 8 tahun menikah. Taun 2015 pernah laparoscopy, karna waktu itu dokter bilang rahim saya kotor. Waktu LO tidak ditemukan masalah, hanya posisi rahim saya yg agak ketarik ke kanan karna mungkin dulu saya sering pijat, dan ada miom kecil ukuran 2 cm di leher rahim. Oya, saya jg pernah inseminasi di graha amerta taun 2013, tapi gagal. Dan akhirnya bulan desember 2016 saya ikut bayi tabung di klinik ferina. Suami saya OAT, jd dokter aucky menyarankan short protocol dg ICSI.

Waktu OPU hanya ada 5 telur, dan hanya 3 telur yg oocyte dan ketiganya berhasil dibuahi semua. Waktu ET 3 embrio ditanam semua, jd saya tidak punya cadangan embrio sama sekali.
Dan saat pembagian rapot tgl 27 desember bhcg saya hanya 18, kata dokter saya positif tapi lemah. Jadi saya disuruh tes darah 2 hari lagi utk mengecek apakah bhcg saya naik atau tidak. Dan setelah tes darah yg kedua tgl 29 desember ternyata bhcg saya malah turun jd 7, dan saya dinyatakan gagal.

Jujur saya sangat down, saya tau suami saya jg pasti sangat sedih, tp suami slalu berusaha tegar didepan saya, menyemangati saya, menampung semua air mata saya, dan slalu mengingatkan utk sabar dan ikhlas, karna ini semua ujian dan kehendak Allah SWT…sampai suatu saat saya menunjukkan lengan saya yg biru kehitaman karna sering disuntik utk diambil darah, dan suami saya sudah tidak bisa membendung air matanya lg…kami berpelukan menangis bersama..
Dan saat ini pelan2 kami pun mulai bangkit, berharap mukjizat dr Yang Maha Kuasa agar kami bisa diberi keturunan, mengingat saya anak tunggal..
Semoga teman2 disini tetap semangat, jangan menyerah, jangan putua asa… sampai saat yg indah itu datang…insyaAllah.

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Saya pernah dioperasi kista – Dyasti

Tahun 2013 Saya pernah dioperasi kista, setelah itu dokter menyarankan terapi tapros sampai 3 bulan kemudian cek semua bagus dan dr hasil pemeriksaan bisa program hamil, krn pada waktu itu saya sdh berusia 38 dan blm memiliki anak akhirnya saya langsung program pada dokter yang sama sampai kira kira 3 bulan tapi tidak sukses juga dan saya masih kontrol sampai bulan ke 4 semua masih bagus dan tdk terdeteksi kista mens normal tapi tdk sebanyak sebelum dioperasi (pada saat sebelum dioperasi sering bleeding dan mens hr pertama bisa habis 1 bungkus pembalut isi 20 an), kemudian saya memutuskan untuk istirahat dulu dr program.

Dibulan ke 5 saya mengalami sakit perut hebat yg tadinya saya kira sakit maag, akhirnya karena tidak kuat dengan rasa sakit yang luar biasa dan tidak bisa buang angin ataupun bab, saya ke rumah sakit di dekat rumah dan setelah di citiscan ketahuan terdapat cairan dan masalahnya dr ovarium, setelah diobati inveksinya akhirnya dioperasi dan ketahuan bahwa terdapat kista di ovarium yang sudah pecah yg membuat usus dorman dan satu ovarium rusak dan diangkat, satunya pun sdh terinfeksi dan ada kistanya tapi tdk diangkat.

Setelah operasi sempat tidak mens sampai 2 bulanan kemudian dikasih obat pil kb dan akhirnya mens normal sampai 3 bulanan kemudian tdk mens lama akhirnya mens lagi tapi dalam sebulan bisa 3 kali kemudian setelah itu tidak mens sampai 6 bulan nan dan dicek amh nya 0.13 dan SI 0.93 kemudian saya dirujuk ke dokter spog spesialis hormon tapi saya blm jalanin karena harapan ini makin tipis….. Sedang mengumpulkan semangat lagi dan doa terutama.

Senang membaca pengalaman rekan rekan semua yang membuat saya berniat untuk mulai dari olahraga dan hidup sehat dulu supaya paling tidak bisa mens normal kembali dam amh naik. Thankyouu atas sharingnya

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Seminar Fertilitas dan Bayi Tabung di Yogyakarta – Ellen

20FIT Jogja @20_fit mengundang Morula IVF Indonesia untuk memberikan seminar awam mengenai Fertilitas dan Bayi Tabung di Yogyakarta.
Ikuti Seminar “Mewujudkan Mimpi Memiliki Buah Hati” yang dilaksanakan pada 23 Oktober 2016 9am-1pm oleh dr. Indra N.C Anwar, SpOG dan Prof. Arief Boediono, PhD.
Tempat: Hotel Ambarukmo Plaza, Jl. Laksda Adisucipto No. 81 Yogyakarta.
Biaya Pendaftaran :
Rp 150.000/orang
Rp 250.000/couple
Termasuk coffee break dan lunch.

Kontak 087839900066 (Rina) untuk info lebih lanjut dan pendaftaran.

Seminar Infertilitas dan Bayi Tabung Jogja

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (3 votes, average: 4.00 out of 5)
Loading...

Berhasil bayi tabung suami azoospermia – Kartika

Hallo salam kenal semuanya nama saya Kartika, saya salah satu pasien dr Aucky di Rs siloam surabaya. Saya dan suami adalah salah satu yang berhasil melakukan program bayi tabung pd thn 2015 lalu. Dengan kasus suami saya mempunyai masalah Azoospermia. Yaitu dimana sperma tidak ditemukan di air mani, alias bisa dibilang sperma 0 (zero) aka bisa dibilang mandul…..

Akhirnya kami berobat ke dr aucky, dicek oleh dr nya lalu di test darah dll….. Ternyata suami saya hsgnya masih bagus . Kalo hsgnya mash bagus berarti adanya sperma di buah zakar . Kalo hsgnya persennya semakin tinggi dan jelek, berarti spermanya rusak…. PUJI Tuhan, Tuhan masih baik sama saya karena persen hsg suami saya masih bagus yg dinyatakan ada sperma tp mungkin tidak keluar atau mampet.
Saat proses pengambilan telur, suami saya harus ke ruangan atas karena spermanya harus disuntik/disedot dr buah zakar.
Ternyata betul hasil darah hsg itu benar, rupanya suami saya spermanya ada dan lebih untuk membuahi telur yang di ambil dari saya. Rupanya sperma suami tersumbat.
Singkat cerita, akhirnya saya dimasukkan 2 telur sekaligus. Yang berhasil cuman 1 yang jadi. Anak saya skg seorang perempuan 🙂
Kalo ada yang mau tanya dan mempunyai masalah kasus yang sama dengan suami azoospermia bisa menghubungi saya. Saya senang sekali membantu memberikan informasi 🙂 apalagi dengan kasus yang sama seperti suami saya. Ingat, tidak ada yang mustahil bagi Tuhan semua akan diberikan tepat pada waktunya. semangat untuk keluarga yang sedang Berjuang!

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (6 votes, average: 3.33 out of 5)
Loading...

Setiap program slalu merasa ada harapan baru – Eta

Hai semua salam kenal, saya Eta 29 thn sudah menikah 7 thn jalan 8 thn sudah sering sekali baca group ini namun belum berani cerita karena sampai saat ini saya msh belum berhasil, permasalahan tuba kanan non paten pd thn 2013 sudah pernah di laparoskopi tp thn ini di cek tuba kanan tetap non paten , dan sperma suami yang kurang bagus.

Terakhir kemarin program di RSIA Grand Family Pluit, ET di tgl 27 Juli 2016, seharusnya hari ini tes pack karena di RSIA grand family hanya dianjurkan test pack dan tidak perlu cek darah, karena hari ini kami belum beli test pack maka saya udh test pack di jam 9 pas udh di kantor hasilnya negatif ;( sedih tp mau coba tes pack bsk pagi krn di bungkus test packnya sebaiknya menggunakan urine pagi.

Sudah pernah beberapa kali program, yang pertama kali adalah thn 2013 inseminasi di BIC namun gagal, 2014 lanjut BT dengan dr taufik gagal, lalu ada sisa embrio FET dan gagal lagi sempat BHcg mencapai 23.3 namun sorenya flek dan akhirnya menstruasi, BT berikutnya adalah thn 2015 di daya Medika gagal lagi sempat trauma karene sempet kene OHSS sedih bgt perut kembung sakit dan ngga bisa tidur berakhir dgn kegagalan , pertengahan 2015 ke RSIA grand family karena ada program yang telurnya dimatangkan di luar protokolnya lebih pendek namun ternyata gagal juga dengan program tsb, dan ini adalah program yang kesekian kalinya.

Setiap program slalu merasa ada harapan baru dr Tuhan walopun sudah sering kali gagal, senang sekali mendengar banyak yang berhasil juga di group ini, tetep semangat ya smua buat para ibu2 pejuang, smoga kita smua diberi kesabaran, Tuhan memberikan indah pada waktuNYA, God Bless

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (3 votes, average: 4.67 out of 5)
Loading...