Keep on believing – Sasha
Dear all,
Saya sudah hampir 3 tahun menikah, belum dikaruniai anak, kalau menurut beberapa dokter yang sudah pernah ditemui, karena jumlah sperma terlalu dikit n tidak bergerak. Jadi hampir semua dokter menyarankan untuk BT aja, insem hanya akan buang2 uang saja karena probabilitasnya sangat kecil.
Udah usaha melalui jalur alternatif seperti akupunctur ataupun minum obat dokter, semuanya nggak murah n ngga bilang nggak pake effort juga. Akhirnya saya dan suami memutuskan untuk ambil BT.
Sembari searching2 tanya ke orang, akhirnya kita di refer ke dokter Andi Hudono di JWCC. Sekedar informasi (maaf kalau ada yang sudah menginfokan hal yang sama), Dokter Andi ini ada kerjasama dengan PC Wong yang di NUH Singapore. Jadi ibu2 nggak usah sebulan penuh di Singapore (nggak murah juga khan)
Kenapa nggak usah lama2, karena persiapannya, dari mulai test hormon n suntik buserelin dilakukan di Jakarta, dimonitor oleh Dokter Andi Hudono, baru setelah dinilai telur kita cukup, ibu2 ke Singapore untuk melakukan prosedur Egg collection n Embrio transfer.
Saya sudah pernah bertemu juga dengan PC Wong n tim nya di NUH, semuanya sangat baik n informatif, mereka tidak mengharuskan ibu2 untuk stay di singapore setelah embrio transfer. Menurut mereka 3 hari setelah embrio transfer sudah bisa terbang balik ke Jakarta lagi.
Terus terang saya sendiri sebagai orang yang percaya Tuhan, rada ragu juga waktu mau ambil BT ini, saya percaya bahwa dokter dari segala dokter adalah Tuhan sendiri, kalau memang Dia mau percayakan anak kepada kita, nggak usah lewat cara2 seperti ini juga pasti bisa. Tapi saya percaya, Tuhan punya rencana lain, sebagai manusia saya tetap harus berusaha Ora Et Labora, nangis bersujud berhari2 juga nggak bisa hamil kalau kita tidak berusaha.
Saya akan mulai suntikan buserelin hari ini, sekali lagi saya percaya Tuhan punya rencana, apapun yang terbaik buat keluarga saya.
Keep on believing!
posted in Sperma bermasalah, Tempat program bayi tabung | 2 Comments


