Cuman 2 hari aku bahagia – Diandhee

Haiii slm kenal smwnya.. Bagi yg berhasil hamil aq ucapin slamat y, bwt yg blm smgttttt smw pst indah pd wktnya.. Aamiinnn..
Aq mau cerita ne ttg program bayi tabungku.. Aq dr palembang, n aq program bayi tabungnya utk ET dijakarta, dipalembang aq cm utk pengobatan dr mulai haid hr pertama n hr k 11 aq ke jkt bwt ET d daya medika jakarta. Bayi tabung yg pertama bln des 2015 lalu, aq kebetulan OHSS embrio yg d dpt ada 13, di ET 2 embrio, tp hsl b-hcgnya cm 0,1. Sediiihhhh bgt rasanya.. Tp krn simpanan embrioku msh ada 11 aq FET lg d bulan april 2016 lalu.. Tgl 31 april aq tes b-hcg n progesteron, alhamdulillah 4,5th menikah akhrnya bayi tabungku berhasil, hsl b-hcgku 104,9 tp progesteron aq hanya 10 katanya si rendah tp itu biasa tjd bagi org yg FET jd kata dokterku d palembang bs d xtra joss kan dg crinone, duphaston, proginova.. Hehee..

Tp sygnya cm 2hr aq bahagia krn kehamilan pertamaku, krn 2 hr kemudian aq pendarahan skitar 1 sendok teh d, hehe.. Lgsg d rawat inap, smpt berhenti drahnya, tp bsknya alias hr k3 stlh b-hcg 104,9 itu d tes b-hcg lg hsilnya sdh turun jd 36,5.. Aq lgsg nangis sejadi2nya alhasil perutku kenceng bnr, bsknya flek lg.. 2 hr d rawat inap aq putusin bwt bedrest d rmh ja, tp bru blk dr RS lgsg pendarahan lg, bsknya flek, bsknya pendarahan lg, trs bsknya flek lg dst.. Dan akhrnya aq haid.. Hrsnya aq kontrol lg k dokter, tp mengingat dokter blg kl usia kandungan bru 1bln blm ad kantongnya n g prlu d kuret kl gagal lg yah jd aq g k dokter lg krn menurutku percuma krn udah haid jg..

Smp skrg aq msh bertanya2 knp bs pendarahan, apa memang hsl b-hcg n progesteron yg rendah itu mmbuat janinku lemah, ato krn aq g terlalu bedrest total.. Wallahu’alam.. Aq cm bs pasrah wl msh suka galau.. Hehe..
Bwt yg lg promil smgt y qt.. Smoga slanjutnya qt ba naek kls.. Aamiinn..

FacebookTwitterGoogle+Share
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Pengalaman keberhasilan bayi tabung keluarga Yan

Salam kenal semuanya. Saya dan istri ingin berbagi pengalaman bayi tabung kami. Usia kami skrg 33. Sy didiagnosa OAT spermia karena varicocele dan sedangkan istri baik2 saja. Untuk pengobatan secara medis kami ke alm prof dr noekman (1thn) tetapi tidak ada hasil. Untuk secara alternatif kami pernah ke sinshe mutiara sakti, dr sidi di cibitung, sinshe sindhu tomang, dll. Tetapi tetap belum ada hasil.

Maka tahun 2012, saya dan istri sepakat ingin mencoba proses bayi tabung. Kami memilih dr karel maanary di rs abdi waluyo. Stimulasi telur dilakukan dengan obat oral.

Saat OPU didapat 7 telur matang. Setelah ICSI di hari ke3 ada 6 good embryo. ET pertama 4 embryo, hasilnya failed. Sempat shock. Lalu kami beristirahat 3 bulan sambil istri akupuntur di dr melya di harapan kita. Kemudian kita melakukan FET 2 embryo hasilnya kembali failed. Kali ini kita shock berat. Tetapi kamipun berusaha menerima kenyataan. Total biaya di dr karel sekitar 50jt.

Setelah itu kami melakukan refleksi alternatif di daerah alam sutera. Dan kali ini di sperma sy mengalami peningkatan hasil. Tetapi tetap belum bisa hamil alami.

Kami juga sempat bertemu dr selva di rs mahkota di malacca, malaysia. Beliau mengatakan dengan hasil sperma skrg seharusnya sudah bs hamil alami. Tetapi setelah beberapa bulan mencoba, tetap belum berhasil.

Setelah beberapa lama, banyak teman yang menyarankan untuk ke dr colin lee di alpha KL malaysia. Kami sempat ragu karena kami dengar bahwa biaya IVF di dr colin lumayan tinggi. Tetapi setelah kami browsing dan tanya sana sini akhirnya kamipun sepakat untuk IVF di dr colin.

Saat pertama usg, dr colin menemukan polyp 7cm di rahim istri. (Padahal semua dokter di jakarta bilang rahim istri bersih dan baik2 saja). dr colin memutuskan untuk melanjutkan program IVF. Lalu embryo difreeze. Kemudian dilakukan hysteroscopy polypectomi untuk membuang polyp. Baru setelah itu dilakukan FET.

Bagi kami ini tidak biasa, karena biasanya kan polyp dibersihkan dulu baru dilakukan proses IVF. Tetapi kami memutuskan untuk menyerahkan sepenuhnya kepada ahlinya.

Setelah stimulasi short protocol gonal f 225 didapat 11 telur matang. Setelah ICSI di hari ke3 ada 10 embryo yang survive (1 excellent, 5 good, 2 so so good, 2 abnormal). Lalu di tahap blastocyst di hari ke5 ternyata ada 2 good (top grade) blastocyst yang bisa difreeze, yang lain tidak bisa difreeze karena kualitasnya kurang bagus.

Sambil menunggu waktu FET kamipun lebih banyak hidup sehat dan berolah raga. Selain itu kami lebih banyak berdoa, karena kita boleh berusaha tetapi Tuhan yang menentukan.

Pada tgl 6 maret 2016, kami berangkat ke Alpha untuk usg endometrium. Setelah usg, dr colin mengatakan polyp sudah bersih dan ketebalan endo 10mm (triple layer). Beliau mengatakan kami punya kesempatan 75-80% keberhasilan.

Tgl 16 maret dilakukan FET 2 blast. Dalam masa menunggu ternyata istri mengalami batuk lumayan berat. Sehingga istri harus mengkonsumsi obat batuk (dengan merek sesuai rekomendasi dokter colin).

Akhirnya tgl 28 maret tiba saatnya test Beta Hcg, setelah menunggu beberapa lama ternyata dokter langsung menyalami kami dan mengatakan hasil test beta adalah 2097 ! Lonceng di alpha pun langsung berbunyi.

Tgl 11 maret dilakukan usg detak jantung baby. Ternyata kami mendapat anugrah baby twins!

Total biaya untuk IVF+FET sekitar 125jt. Freezing di alpha cukup mahal dibanding jkt karena mereka menggunakan cryotech dimana embryo pasti 100% survive. Polypectomi sekitar 25jt. (Di luar akomodasi dan tiket).

Beberapa hal kami bisa pelajari adalah di FET persentase keberhasilan cukup besar karena rahim diberi waktu beristirahat. Dan batuk di saat 2WW tidak perlu dikhawatirkan akan membuat embryo lepas. Just relax.

Semoga pengalaman kami bisa membantu.

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Azospermia dan memilih dokter yang sreg – TwinsMom

Halo para perempuang pejuang …

Saya sudah lama menjadi reader website ini. Terus terang artikel-artikel dalam website ini sangat membantu saya dalam mempersiapkan dan menjalankan program IVF saya. Namun baru kali ini saya berani untuk menceritakan pengalaman saya selama persiapan dan menjalani program ivf. Memang program sudah lama saya jalankan yaitu pada tahun 2013, akan tetapi saya rasa tidak ada kata terlambat untuk berbagi dengan para pembaca semua.

Saya menikah pada tahun 2010 pada usia saya dan suami sama-sama 25 tahun. Satu tahun setelah menikah saya dan suami belum juga ada tanda tanda kehamilan sehingga kami memutuskan untuk memeriksakan diri kami ke dokter kandungan. Pilihan kami jatuhkan ke pada Prof. dr. T.Z Jacob, spok di klinik Sam Merie wijaya karena memang lokasinya dekat dengan kantor kami dan dengan memertimbangkan beberapa referensi dari teman-teman kami. Pada tahun 2011, saya dinyatakan tidak ada masalah apa-apa kecuali Rubella IGG (lampau) saya dinyatakan positif dan diberikan obat untuk menurunkannya. Sedangkan suami saya dinyatakan azospermia (sperma kosong). Pada tahun itu juga, Prof. Jacob menyatakan bahwa kami hanya dapat memiliki keterunanan melalui program ivf. Sedih pasti tapi kami tidak putus asa, kami tanyakan diaknosa Prof. Jacob ke beberapa teman kami yang dokter dan mereka menyatakan hal yang sama. Suami kemudian dirujuk ke dokter specialis urologi di klinik yang sama, namun suami saya kurang sreg dengan penjelasan dokter tersebut yang menurut suami saya kurang ada hasil penelitiannya. Akhirnya kami memutuskan untuk break dahulu program memiliki keturunan secara medis di Prof. Jacob.

Selama akhir tahun 2011-2012 kami mencoba santai dan kalau ada temen atau sudara yang merekomendasikan untuk pengobatan alternatif kami sesekali mengituinya. Sampai pada suatu tahap kami merasa bahwa pengobatan alternatif tidak ilmiah dan logis serta tidak ada tolak ukurnya yang jelas. Kesimpulannya kami merasa pengobatan alternatif memberi harapan palsu. Hikmah yang kami ambil selama satu tahun itu malah menyakinkan kami untuk kembali ke program medis.

Pada tahun 2011 juga suami pernah berkonsultasi dengan Prof. Akmal Taher, Spu di RS Carolus dan RSCM Kencana. Kalau sebelumnya pemeriksaan harus dengan lap, maka karena Prof. Akmal adalah suhu nya dokter Urologog maka hanya melalui pemeriksaan fisik maka suami saya dinyatakan azospermia karena adanya fasektomi alami. Prof. Ake (Panggilan kami ke beliau) langsung menuruh kami melakukan program IVF di RSCM Kencana.

Tahun 2013 awal saya dan suami sudah menetapkan hati untuk melakukan program IVF. Beberapa pertimbangan kami karena usia kami dibawah 30 tahun saat itu memperbesar peluang keberhasilan. Selain itu kami memang secara mental dan finansial sudah siap. Bahkan saya sudah pindah profesi diawal tahun 2013. Sebelumnya saya bekerja sebagai lawyer dimana saya selalu pulang malam dan seminggu dua kali saya ke luar kota untuk sidang. Saya beralih profesi sebagai dosen di PTS di Jakarta dengan waktu kerja yang terbatas dan fleksibel.

Pada saat itu kami sudah mempertimbangkan empat tempat untuk melakukan program IVF. RS Sam Marie, RSCM Kencana, RS ASIH Duren Tiga dan BIC Morula IVF. Setelah melihat lokasi, dokter, kualitas pelayanan rumah sakit, biaya, pengalaman teman yang telah melakukan program IVF di keempat rs tersebut, pilihan kami jatuh ke BIC Morula IV Menteng.

Kami kemudian konsultasi ke dr. Ivan Sini, Spog. Di BIC Morula IVF Jakarta. Memang antri untuk ketemu dr. Ivan, Spog selama 2 bulan dan pada hari h kami mengantri masuk selama 3 jam dan hanya konsul selama 5 menit saja. Tapi kami anggap itu sebagai ujian kesabaran dan selama menunggu di BIC kami lakukan dengan membuka laptop sambil menyelesaikan pekerjaan kantor kami masing-masing. Setelah membaca hasil pemeriksaan kami dari Prof. Jacob sebelumnya yang amat sangat lengkap, suami saya diminta untuk melakukan test sperma sekali lagi dan hasilnya masih sama suami saya dinyatakan azospermia. Kemudian dr. Ivan merujuk suami saya dirujuk ke urolog, dr. Ponco Birowo, SpU, Phd di RSU Bunda Menteng.

Berbeda dengan dokter urolog sebelumnya, dr. Ponco (murid dari Prof. Ake) dapat menyakinkan suami saya mengenai tindakan yang akan dijalani. Penjelasan sebab, tindakan dan resiko mengenai azospermia suami saya sangat detil dan berdasarkan penelitian yang jelas dan yang paling penting tidak pernah memberikan keberhasilan. Akhirnya diputuskan suami saya harus operasi verikokel terlebih dahulu karena hal ini akan mengganu hormone pembentukan sperma yang bagus dan tiga bulan kemudian baru dilakukan operasi TESA/PESA untuk mengambilan sperma. Operasi verikokel dilakukan bulan Mei 2013 dan bulan September 2013 dilakukan operasi TESA. Selama itu pula saya dan suami mulai hidup sehat dan mengatur pola makan kami. Suami juga diberikan obat hormone dalam dosis normal. Hasilnya sperma suami saya dapat 3 ampul dengan kualitas sangat bagus dan dibekukan untuk program IVF bulan berikutnya.

Bulan September itu pula kami kembali ke dr. Ivan dan beliau menyatakan kami diminta untuk menghubungi suster Diana untuk menjelaskan mengenai program IVF yang akan kami jalani. Begitu mendengar penjelasan dari suster Diana saya langsung jeper dan minta supaya program diundur karena saya tidak merasa hidup saya tidak cukup sehat dan banyak pantangan yang saya harus persiapkan.

Bulan Oktober akhir kami mulai program IVF dan Allhamdulilah bulan itu ada program 1000 bayi tabung dengan potongan harga sampai Rp. 5 Juta (Program obat dan tindakan sekitar Rp. 42 Juta). Kami diminta untuk tes darah kemudian USG telor. Disini kami bertemu dengan dr. Aryando Pradana, Spog (dr. Nando yang melakukan program IVF artis Tya Aristia, namun waktu itu beliau baru lulus Spog nya heheh dan ternyata kakak kelas suami saya waktu SMA) yang melakukan USG telor selama program. Selama 7 hari saya disuntik (obatnya dan dosisnya lupa tapi standart karena kami tidak tambah biaya obat lagi dari paket). Ada 8 telor yang siap dipanen, namun pada saat OPU hanya 5 telor saja yang berhasil dipanen oleh dr. Ivan. Hasil embrio logis hanya 3 embrio yang jadi dengan 2 kuliatas excellent, dan 1 good. Kami minta supaya dimasukan semuanya, namun dr. Ivan dan embrio logis hanya mengijinkan 2 untuk di transfer (1 excellent dan 1 good) dan 1 lainnya di bekukan sebagai cadanagan. ET berlangsung berhasil dengan baik dan saya tidak menginap.

Selama 2 minggu waktu tunggu saya lakukan biasa, saya tidak cuti mengajar dan masih kerja di rumah. Hal tersebut saya lakukan untuk menghindari stress dank arena saya sudah biasa kerja. Saya hanya izin mengajar pada hari OPU dan ET saja. Namun memang saya membatasi diri kalau mengajar duduk dan tidak menyetir kalau pergi.

Singkat cerita hari pembagian rapot HCG saya diatas 100 dan saya dinyatakan hamil kembar laki-laki dan perempuan. Sekarang mereka mau berusia 2 tahun pertengahan Juni nanti. Oiya dr. Ivan hanya melakukan tindakan saya sedangkan selama kehamilan dan melahirkan semua dilakukan oleh dr. Nando.

Yang saya bisa bagi tips nya adalah pasrah, temukan dr dan RS yang sreg, persiapkan pola hidup sehat paling tidak 2 bulan sebelumnya, dibawa santai lakukan aktivitas seperti biasa namun harus tau batas kemampuan dan kesehatan diri kita.

Kiranya itu saja yang saya mau bagi …. Semoga membantu dan dapat menginspirasi.

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (3 votes, average: 3.67 out of 5)
Loading...

Berhasil hamil dgn kualitas telur moderate – Nabila

Kenalin saya Nabila usia ku waktu program 29..saya program d lam wah ee penang dengan dokter Ng….awalnya saya datang buat med check smua..hasilnya dr tes lab hormonku nggak ada masalah..suami juga hasil tes sperma nggak ada masalah juga..truz saya d suruh tes HSG alhamdulillah juga nggak ada masalah..jd unexplained kenapa dlm 4thn pernikahan kami..saya blm hamil juga..saya emang gemuk siy..hehehe..dan posisi kerjaan swami pindah pindah truz..dalam waktu sehari itu lgsng d putuskan hasilnya..kata dokter ng sebaiknya saya mencoba hamil normal saja krn saya dan swami nggak ada masalah..

Tp kami sudah sampai penang masak ya udah gt ajah..akhirnya dr.ng kasih kita challenge buat inseminasi..okay saya d suntik puregon 100iu dan kejadian parah harus suntik pemecah telor ehhh obatnya yg berupa kaca itu pecah separo..nggak bilang sama dr ng krn bingung ngomongnya..dan singkat cerita dlm wkt 1mgg selesailah proses insem..kami lgsng pulang indonesia dan akhirnya gagal..mgkn krn obat pemecah telornya itu pecah dan bisa jg krn saya tnp istirahat setelah proses inseminasi lgsng pulang indonesia..

Akhirnya bbrp bulan kmudian kami k penang kembali untuk program bayi tabung..kenapa pilihan kita k arah bayi tabung pertama kami sudah capek program program alami yg sdh kami lakukan 2 thn lbh..dan pernikahan kami jg sudah 4thn lbh usia saya mau masuk 30th..drpd berpikir lama tnpa hasil kami memutuskan bayi tabung walo dr ng bilang saya bisa hamil alami..akhirnya mens ketiga saya k penang swami masih d indonesia hnya saya bwa hasil tes lab hiv dll syarat buat bayi tabung..ow iya sblmnya saya sering email2 an ma miss low buat liat jdwal dr ng apa cuti ato tdk..

Setelah sampai penang saya usg tranvaginal dan akhirnya suntik pake gonal f 130iu okay nnt 5hari liat telor..ternyata hai ternyata telornya blm cukup besar hikss sedihh mpe nangis sayanya..akhirnya d kasih lagi suntikan obat hormon apa gt 2x suntik..sama menopour 75iu..dan skrg suntiknya sama suster d rs.lwee krn takut pecah kayak insem dulu..ow iyak sblmnya wkt sblm k penang tiap hari saya makan telor ayam sehari 10butir mpe 20butir telor ayam kampung alay banget pokoknya dan makan sehat sayur buah salmon, daging ..olah raga sepeda setiap hari. Pas sdh sampai penang pun masih telor 10-20 butir telor ayam kampung per hari dan makanan sehat protein tinggi olah raganya jalan kaki k pasar penang..hehehe..

Truz lanjut lagi akhirnya 3 hari kmdn saya USG transvaginal lgi Alhamdulillah sudah besar dan siap panen..eh cepet bgt udah lgsng jdwal opu..biasanya nunggu 5hari saya 3 hari lgsng d suruh opu sama dr.ng okay swami yg barusan pulang indonesia balek lagi k penang..3 hari kemudian opu..suntik anastesi tp hanya dosis kecil jd masih melek dan sadar..dr hasil opu dpt 12 telur..9yg bisa d buahi..setelah 1 hari kami telp RS dan d kasih tau jdwal ET..pagi2 sekali jam stg7 kami sudah sampai ruang ivf trnyata kami paling pagi heheheehe..deg deg an jg brp yg d tanam..setelah ET yg nggak sakit sama sekali rebahan 15mnt dokter ng jelasin ternyata kualitas telor saya jelek hanya berkembang 6 sel dan 4 sel jd moderate dan 2 poor..sedih campur aduk pasrah sdh..dr.ng pesen klo mau nyoba lagi 3 bln off dulu nnt k penang lagi dan dokter ng bilang tau brp dosis yg tepat buat saya supaya telor saya bagus kualitasnya..okay smua d ET 1moderate 2 poor..dan nggak ada frezze jelas..setelah et istirahat 15mnt lgsng d suruh pipis selesai pulang k apartemen..klo di lwee penang prosedur setelah ET nggak harus lama berbaring dikasur rumah sakit apalagi sampai rawat inap..selesai lgng istiraht 15mnt lalu pipis dan pulang..so simple dan efisien..

Udah nunggulah 2ww..saya dan swami hanya pasrah..entah apa itu kami nggak ada kepikiran beban bahkan saya sdh planning buat bayi tabung lagi 3 bulan lagi..dan swami juga meng iyakan..hari berlalu saya juga masak dan nonton tipi keluar kamar tiap hari bahkan saya sempet turun k bawah apartemen buat cari sinar matahari pgi..sempet juga k bandara ngurusin kakak yg kena imigrasi..okay saya emang dah pasrah dan nganggep program ini gagal..krn dr.ng sudah pesimis..dan kami pun herannya tetep nunggu d penang nggak balek indonesia sampai tgl tes bhcg..entah kenapa saya tnpa beban sama sekali..saya anggap saya lagi jalan2 k penang saja..nnt lanjut program lagi..

Singkat cerita bbrp hari sblm pengumuman saya pusing2 seperti masuk angin badan nggak enak bgt..akhirnya kerokan..hahahhaa..santai luar biasa..ow iya pas 2ww saya tetep makan putih telor 10-20butir telor ayam kampung mAkan yg protein tinggi salmon daging susu ensure kacang ijo buah sayur juga kadang saya juga makan char kwietiau pecel bahkan bakso juga…bandelnya saya..pasrah bgt emang saya nya wkt itu..ow iya saya d kasih obat cygest dr dr.ng buat penguat kandungan..obat tsb d masukkan k vAgina..

Lanjut cerita .H-1sblm pengumuman swami datang k penang..okay dia bawain saya tes pack..nah deg deg an juga..tes nggak ya tes nggak ya..sblm tes saya nggak tau kenapa mual mual setiap cium bau handuk basah..ahh tp saya nggak ngeh apa2..malamnya saya nekad tes udahlah klo negatif jg sdh biasa dan sdh siapp..hbs d tespack masih satu garis..ow ya sdhlah gagal dech..dari sblmnya bbrp hari emang sya suka pipis truz nah malam itu .abiz tes tadi tespacknya saya taroh ajah d meja..saya pipis lagi..lalu saya liat lagi tespack d meja kok ada 2 garis ya..samar2 gt yg satunya..saya bangunin swami swami malahan iya nanti lah tes darah ajah yg psti..eh dasar tukang ngorok..hahahhaa..pagi2nya kami k lab d RS lam wah ee pake mobil yg punya apartemen..nunggu mpe jam stg1..rasanya mual mual nggak ketulungan nggak tau kenapa badan nggak enak smua..okay jam 1 tiba d pnggillah oleh suster..sdh masuk ruang dr ng yg dingin..tangan dingin kaki dingin hati juga deg deg an nggak karuan..masih jg nunggu stgjam krndokter ng ada pasien d ruang sblh..okay dr ng datang dan bilang okay ibuk congratulations ibuk hamil..whhaaaa..saya dan swami speechless nggak tau mau bilang apa..kata dokter ng bhcg saya 258..tinggi juga pdhl kwalitas embrio saya hanya moderate paling tinggi..subhanallah Allahuakbar memang klo Allah sudah kasih rejeki ya apapun keadaannya d kasih..kami keluar menangis berdua menangis bahagia..kami sehari kemudian pulang indonesia..

Singkat cerita alhamdulillah kehamilan saya berjalan lancar saya melahirkan pas 38week lwt sesar lahir my baby boy yg unyu dan imut…sekarang usia my babyboy 5bulan..dan gemesiinnn bangettt..ini pengalaman dari saya semoga memberikan motivasi dan semangat bagi teman smua untuk tetap tdk menyerah krn dlm agama saya ikhtiar itu tdk ada habisnya krn suatu saat ikhtiar itu pasti ada hikmahnya krn Allah maha Adil maha segala galanya..salam semangat dr saya..???

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Pengalaman bayi tabung RS. Abdi Waluyo – MS

Hai Ibu-ibu seperjuangan. Saya mau berbagi pengalaman program bayi tabung pertama saya di RS. Abdi Waluyo sembari menunggu rapot dan sharing aja mudah2an bisa membantu buat mereka yg lagi cari-cari info krn saya banyak sekali dpt bantuan dr tulisan-tulisan sebelumnya.
Saya sudah menikah 4th. Saya umur 30 dan suami 37. Krn belum mendapatkan keturunan kita mulai lah ke dokter untuk cek2. Hasilnya, Rahim saya bentuknya agak nunduk ke depan (kata dokter sih gakpapa, cm variasi bentuk rahim aja) tuba kiri paten, kanan ada penyumbatan dikiiit. Nah suami saya Asthenoteratozoospermia yang artinya adalah si Sperma bentuknya gak normal dan kurang pandai berenang jadi pastilah dia kesulitan buat berenang menuju sel telur apalagi menembus masuk. Setelah baca2 dan browsing2 sepertinya kok arahan solusinya Bayi Tabung, jadilah kita mulai nabung menuju bayi tabung dan cari2 RS yg paling pas.

Lalu saya percaya tdk ada yg kebetulan, di akhir 2015 tiba2 teman di FB yg posting baru BT di RS Abdi Waluyo dan sedang hamil. Lgsg deh saya msg. Setelah nanya cerita pengalaman dia dan berapa total biaya yg hrs dia keluarkan kok kayaknya reviewnya lumayan ya (saat itu dia bilang total biaya sekitar 50jt-an). Baiklah akhirnya saya dan suami doakam dan decide untuk coba di RS Abdi Waluyo. Nah Dokter yg dia sarankan adalah Dr. Karel dan Dr. Sigit. Dr.Karel itu udah senior bgt, gak banyak ngomong sih, tp klo ditanya dijawab ramah ko;Nah kalo Dr.Sigit ramah sekali, informatif biar gak ditanya pun, dan klo saya sms sedrama gak penting apapun pasti disempetin bales dgn ramah.

Sebelum program saya dan suami tiap minggu minum jus tomat pake madu (krn katanya tomat bagus kan yaa), sama makan tumis toge seriing bgt karena emang doyan jg sih haha. Gak makan gorengan, fast food, indomiii seminiim mungkin(pdhl indomi enak bgt yahh hadeh). Pokoknya makanan yg sesehat mungkin dan banyak air putih.

Then it all begins,

9Apr – Konsul pertama dgn Dr.Sigit
. Tdnya mau Dr.Karel, tp tyt hr itu Dr.Karel banyak tindakan, jd beralihlah k Dr. Sigit. Dan memang gaada yg kebetulan ya, Dr.Sigit tyt bener2 ramah, suami jg lgsg sreg. Pulangnya saya dan suami sama2 dikasi resep buat anti bakteri dll krn dr awal kita uda blg mau lgsg Bayi Tabung kalau memang memungkinkan. Lalu disuruh kembali saat mens hr ke-2 untuk cek rahim dan sel telur

14 Apr – Mens hr ke-2. Ketemuan Dr.Karel kali ini dan dpt tambahan bbrp obat. Oia klo mau konsul Dr. Karel musti telp bikin appointment dulu pas hari H jam 7pagi ya. Soalnya ktnya pasien dia dibatasi. Doi praktek hari Selasa, Kamis, Jumat, Sabtu jam 5 sore. Dan kalau konsul dgn dia bayar duluan br konsul, kebalikan Dr.Sigit yg konsul dulu br bayar (gangerti jg knp).

21 Apr – Dr.Sigit lagi. Cek ketebalan rahim. Thank God udah oke. Nah abis cek ini dikasih obat2an hormon yg bikin pusing, pandangan berbayang, emosi gak stabil, gak bs berpikir jernih, dan dramaa selama 5hr smp obatnya abis tgl 26

26 Apr – Dr. Karel. Cek Telur-telur. Kali ini keliatan ada 8yg mulai gede. Dikasi obat lagi, tp katanya obat yg ini gak berefek separah yg kmrn, dan tyt bener gak papa kali ini. Masih bisa mikir jernih kali ini.

28 Apr – Dr.Karel. Ini last check sebelum OPU. Thank God si 8 telur bagus sudah mencapai ukuran yg diinginkan. Jd lah lgsg mlm itu jam 20.00 disuntik dan dpt resep salep Oestrogel yg katanya baik untuk penebalan/penguatan rahim (awalnya bingung sih kok dikasih salep).

29 Apr – Pkl 02.00 balik k IGD RSAW buat suntik Ovidrel lalu 02.05 lanjut suntik f-Gonal di perut. Suntik yg pertama biasa aja, si yg kedua agak sakiit soalnya katanya cairannya lbh kental. Ini keduanya suntikan pemecah telur ya klo gak salah.
Pkl 10.30 balik lagi buat ambil darah dgn Dr.Titiek. Jadi ternyata darah yg diambil ini akan diambil ekstraknya buat dijadikan medium pertemuan sel telur dan sperma besok.

(3 hari ini decide buat nginep di Hotel deket2 RSAW biar gak bolakbalik, lumayan soalnya perjalanan rumah-RS anak yg tinggal di suburb smp 2jam-an sekali jalan. Saya dan suami nginep di Ibis budget Cikini, mayan 300r an/mlm trs depan ada 7eleven)

30 Apr – Pkl 12.30 saatnya Panen telur – OPU. Saya dibius total, bangunbangun setengah teler lgsg cerewet “Dpt brp dokk?”. Kata dokter dapet 10. Horee nambah 2. Thank God. Tp bangun-bangun tyt efeknya gaenak diperut, sempet kesakitan krn keteken angin gt, mungkin krn sblomnya kan puasa trus masuk angin sih ya dan gakbs pupi, tp sorean udah mendingan.

1 Mei – Perut masih agak kram (td pagi akhirnya berhasil pupi dikit biarpun sakit bgt, katanya efek stlh OPU emang sembelit gini). Siang jam 12 dpt whatsapp dr Dr.Titiek: “Selamat siang ibu, ada 7 pembuahan dr 10 sel telur”. Wahh Puji Tuhan seneng dengernya.

2 Mei – Dr.Sigit. Konsul sebelum Embrio Transfer-ET. Hari ini dpt info klau telur yg berkembang baik ada 6. Horee. Jd besok dijadwalkan ET jam 15.30, tp disarankan dtg untuk cek in 13.30.

3 Mei – di RS ini pasien program bayi Tabung disuruh nginep 1 malem krn mereka msh mengikuti metode konservatif katanya biar aman ajah, yauda ngikut aja, enak jg di RS obat uda disiapin tiap jam2nya, makanannya lumayan enak, hehe ya dinikmati aja ada suster2 yg ngurusin hehe). 13.30 check-in dpt makan siang. 15.30 jalan deh ke ruang tindakan ET. Nunggu sebentar lalu Dr. Karel dateng dan saya ditunjukin si 6 telur yg berkembang itu di layar. Tp sayang suami gabole masuk, jd saya masuk bw HP buat foto-foto si telur-telur calon bayi. Stlh itu akhirnya diputuskan kita mau coba tanam 2 Embrio, sisanya 4 akan di-Frozen. Proses ET ini tanpa bius, saya sambil ngobrol sm dokter-dokter plus wasap2an sama suami update lg diapain aja hehehe, santai sih Thank God. Cm 15menitan selesai, trs tinggal rebahan aja gabole gerak 1 jam. Sejam kemudian pindah kasur dibawa ke kamar untuk istirahat. Saya tdk bole duduk, pipis atau pupi smp 5 jam kedepan. Gapapa. Tyt abis ET itu legaa, sebelomnya kan gak bisa tidur semaleman, eh ini lgsg tidurr smp jam 8an mlm saatnya bs pipis horee. Tp krn gabole berdiri pipisnya either pake pispot or pake pampers. Saya pilih pampers deh, kapan lagi hahaha. Lumayan 1st attempt agak rembes (belom jago), berikutnya sih udah canggih haha.

4 Mei – Pagi ini jam 6 sudah bole duduk, suda bole pipis, mandi, dan aktivitas biasa lainnya asal pelan-pelan. Hore.. Lalu pulang.

Dan hari penantian pun dimulai. Si dua minggu yg kata orang-orang sungguh lama itu ternyata sungguh berjalan super seloww. 1 hari aja lama bgt rasanya. Saya pulang-pulang Flu Batuk-Pilek jd lah bed rest. Tp ini hari ke 5 Flu udah mendingan krn minum Vit C dan banyak Makan dan Minum. Ya semoga saja si dua embrio yg ditanem boleh menempel bertumbuh dan berkembang jd calon bayi2 anugerah Tuhan. Amin. Just keep waiting, and praying, hoping, and be joyful. Doakan saya yaa, rapot 19Mei nii. Have a great day semuanya 😉

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (1 votes, average: 4.00 out of 5)
Loading...

Makanan sehat selama program bayi tabung – Vivi

Hallo semuanya…mau minta saran dan masukkan dari teman2 yang sudah atau sedang menjalani program bayi tabung, kira-kira kita perlu makan apa aja yah mulai dari suntik hari pertama sampai dengan OPU dan ET? Saya sudah pernah mengikuti batab tahun lalu tetapi gagal karena embrio tidak bagus dan kayaknya tidak mau menempel dan mungkin persiapan fisik tahun lalu boleh dibilang tidak ada. Suami juga ada kendala di spermanya, astheno apa gitu namanya lupa hehe..

Pasca laparoscopy bulan Feb boleh dibilang hasil lumayan bagus, ada endometriosis sedikit dan perlengketan sedikit dalam batas normal dan sudah diatasi. Selama 2 bln itu coba berhub alami tapi belum berhasil mungkin krn sperma suami juga astheno dgn kata lain banyak bergerak di tempat dan byk yg mati.

Belajar dari kegagalan, sekarang rajin browsing sambil check hormon2 kita apa sudah normal atau belum? Kadang kalau di dokter kan kita tidak bisa tanya terlalu banyak. Hormon AMH saya sebelum laparoscopy cukup tinggi sekitar 5 Uml dan LH lebih tinggi sedikit dari FSH. Mudah2an sekarang horman sudah seimbang dan sudah siap menjalani batab lagi. Setelah itu saya mulai mempersiapkan diri dari olahraga rutin, berhubung sekarang tidak kerja, jadi bisa treadmill dan berenang selang seling setiap harinya. Makanan sehari2 paling sayur sop ayam, telur kampung 2 hari sekali, minum madu 2 hari sekali, kacang hijau dan juice alpukat sesekali, mengurangi minuman manis dan dingin. Oh ya kebanyakan sih makan nasi sehari hanya sekali aja, sekaligus program diet dan berhasil turun 2 kg. Yaaa saran dari dokter, kurangi berat badan sedikit padahal berat saya 58 kg, skg sudah 56 kg lumayan lah hehehe. Rencana besok mau mulai suntik lagi, mohon doanya teman2. Oh ya, kalau suntik pergoveris/menour (maap kalau tulisannya salah) biasanya harus dilakukan on time sesuai jam nya? Kalau lewat dari 1 atau 2 jam atau kurang on time apa mempengaruhi? Kadang kalau panggil suster day care ke rmh untuk suntik malam hari, susternya datang suka telat. Kalau suntik sendiri takut juga, takut jarumnya masuk kedaleman atau salah nakar dosisnya?

Pengalaman yang saya baca, disarankan makan putih telur min 6 butir. Ini telur ayam kampung/buras yah? Lalu makan putih telurnya setelah ET atau dalam masa suntik menyuntik ini? Perlu minum susu putih, susu hamil atau susu biasa kayak di supermarket yah? Teman2 yang sudah menjalani batab, pasca ET, makanan sehat apa yang perlu dimakan yah?

Teman2 boleh saling sharing untuk masukannya supaya kita bisa sama2 berhasil mendapatkan baby. Terima kasih semuanya Semangaaaaattt….

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...