Seminar Fertilitas dan Bayi Tabung di Yogyakarta – Ellen

20FIT Jogja @20_fit mengundang Morula IVF Indonesia untuk memberikan seminar awam mengenai Fertilitas dan Bayi Tabung di Yogyakarta.
Ikuti Seminar “Mewujudkan Mimpi Memiliki Buah Hati” yang dilaksanakan pada 23 Oktober 2016 9am-1pm oleh dr. Indra N.C Anwar, SpOG dan Prof. Arief Boediono, PhD.
Tempat: Hotel Ambarukmo Plaza, Jl. Laksda Adisucipto No. 81 Yogyakarta.
Biaya Pendaftaran :
Rp 150.000/orang
Rp 250.000/couple
Termasuk coffee break dan lunch.

Kontak 087839900066 (Rina) untuk info lebih lanjut dan pendaftaran.

Seminar Infertilitas dan Bayi Tabung Jogja

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (3 votes, average: 4.00 out of 5)
Loading...

Berhasil bayi tabung suami azoospermia – Kartika

Hallo salam kenal semuanya nama saya Kartika, saya salah satu pasien dr Aucky di Rs siloam surabaya. Saya dan suami adalah salah satu yang berhasil melakukan program bayi tabung pd thn 2015 lalu. Dengan kasus suami saya mempunyai masalah Azoospermia. Yaitu dimana sperma tidak ditemukan di air mani, alias bisa dibilang sperma 0 (zero) aka bisa dibilang mandul…..

Akhirnya kami berobat ke dr aucky, dicek oleh dr nya lalu di test darah dll….. Ternyata suami saya hsgnya masih bagus . Kalo hsgnya mash bagus berarti adanya sperma di buah zakar . Kalo hsgnya persennya semakin tinggi dan jelek, berarti spermanya rusak…. PUJI Tuhan, Tuhan masih baik sama saya karena persen hsg suami saya masih bagus yg dinyatakan ada sperma tp mungkin tidak keluar atau mampet.
Saat proses pengambilan telur, suami saya harus ke ruangan atas karena spermanya harus disuntik/disedot dr buah zakar.
Ternyata betul hasil darah hsg itu benar, rupanya suami saya spermanya ada dan lebih untuk membuahi telur yang di ambil dari saya. Rupanya sperma suami tersumbat.
Singkat cerita, akhirnya saya dimasukkan 2 telur sekaligus. Yang berhasil cuman 1 yang jadi. Anak saya skg seorang perempuan 🙂
Kalo ada yang mau tanya dan mempunyai masalah kasus yang sama dengan suami azoospermia bisa menghubungi saya. Saya senang sekali membantu memberikan informasi 🙂 apalagi dengan kasus yang sama seperti suami saya. Ingat, tidak ada yang mustahil bagi Tuhan semua akan diberikan tepat pada waktunya. semangat untuk keluarga yang sedang Berjuang!

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (3 votes, average: 2.67 out of 5)
Loading...

Setiap program slalu merasa ada harapan baru – Eta

Hai semua salam kenal, saya Eta 29 thn sudah menikah 7 thn jalan 8 thn sudah sering sekali baca group ini namun belum berani cerita karena sampai saat ini saya msh belum berhasil, permasalahan tuba kanan non paten pd thn 2013 sudah pernah di laparoskopi tp thn ini di cek tuba kanan tetap non paten , dan sperma suami yang kurang bagus.

Terakhir kemarin program di RSIA Grand Family Pluit, ET di tgl 27 Juli 2016, seharusnya hari ini tes pack karena di RSIA grand family hanya dianjurkan test pack dan tidak perlu cek darah, karena hari ini kami belum beli test pack maka saya udh test pack di jam 9 pas udh di kantor hasilnya negatif ;( sedih tp mau coba tes pack bsk pagi krn di bungkus test packnya sebaiknya menggunakan urine pagi.

Sudah pernah beberapa kali program, yang pertama kali adalah thn 2013 inseminasi di BIC namun gagal, 2014 lanjut BT dengan dr taufik gagal, lalu ada sisa embrio FET dan gagal lagi sempat BHcg mencapai 23.3 namun sorenya flek dan akhirnya menstruasi, BT berikutnya adalah thn 2015 di daya Medika gagal lagi sempat trauma karene sempet kene OHSS sedih bgt perut kembung sakit dan ngga bisa tidur berakhir dgn kegagalan , pertengahan 2015 ke RSIA grand family karena ada program yang telurnya dimatangkan di luar protokolnya lebih pendek namun ternyata gagal juga dengan program tsb, dan ini adalah program yang kesekian kalinya.

Setiap program slalu merasa ada harapan baru dr Tuhan walopun sudah sering kali gagal, senang sekali mendengar banyak yang berhasil juga di group ini, tetep semangat ya smua buat para ibu2 pejuang, smoga kita smua diberi kesabaran, Tuhan memberikan indah pada waktuNYA, God Bless

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (3 votes, average: 4.67 out of 5)
Loading...

Terato dan PCO – Tsa

Dear all,
saya hanya ingin sedikit berbagi pengalaman dan kebahagian yang kami rasakan. Saya menikah dengan suami hampir 2,5th sampai akhirnya kami dianugrahi putri cantik. Saat awal 6 bulan menikah kami mencoba visit ke obgyn untuk cek apakah kondisi saya dan suami normal, kenapa sudah 6 bulan belum hamil juga? dan hasilnya saya dinyatakan PCO. Merasa belum yakin saya coba datangi 2 obgyn lainnya dan mereka mengatakan hal yang sama saya PCO.

Akhirnya di usia 1 tahun pernikahan saya ditreatment untuk minum obat pembesar sel telur di hari kedua haid dan dipantau pertumbuhan sel telurnya. Puji Tuhan banyak sel telur yang besar dan obgyn kami optimis akan berhasil hamil. namun hasilnya tidak seperti yang kami harapkan, saya tidak berhasil hamil dan obgyn tersebut menyarankan agar suami saya di cek sperma.
Kami ikuti sarannya dan kami cek di Dr. Aucky Surabaya dan dinyatakan suami Terato. dokter Aucky cuma bilang chance untuk hamil normal dengan kondisi terato kecil dan beliau bilang silakan datang lagi apabila mau ikut program bayi tabung. Kami tidak langsung menyerah dan kami coba cek lagi di RS. Bunda dengan Dr. Indra Anwar dan hasilnya tetap sama saya PCO dan suami Terato. Dokter Indra katakan silakan mencoba dari inseminasi sebelum bayi tabung. masih belum yakin akhirnya kami coba ke RS. Permata Jogja untuk cek dengan kondisi kami apakah bisa hamil dan dokter bilang bisa dengan bayi tabung. Semua dokter yang kami datangi menyarankan untuk rajin olahraga dan hidup sehat.

Di dalam masa-masa penantian ini membuat kami lebih dekat lagi kepada Tuhan. Kami terus berdoa agar diberi kekuatan, hikmat dan agar kami menikmati masa penantian kami ini sambil kami menerapkan hidup sehat.
Tidak banyak jajan diluar, minum juice 3 diva setiap pagi dan rajin olahraga.
Akhirnya kami merencanakan untuk inseminasi namun sebelum kami inseminasi saya dapati saya hamil. Itu diusia pernikahan kami 2 tahun. kami bahagia sekali Tuhan menjawab doa-doa dan usaha kami. namun di usia kehamilan 12 minggu dikatakan janin kami tidak berkembang. Rasanya hancur sekali…bayi yang kami nantikan harus digugurkan. Saya mulai mempertanyakan “kenapa Tuhan?”
Rasanya ingin marah tapi tidak tahu siapa yang harus saya salahkan. Apakah karena saya PCO atau suami Terato? Lagi-lagi kejadian ini membuat kami lebih dekat kepada Tuhan. Kami mulai pasrah dan berserah kepada Tuhan. Suami menguatkan saya dan selalu berpikiran positif. Dia berkata “Ini berarti kita tidak perlu inseminasi atau bayi tabung” kita bisa mendapatkannya alami walaupun tidak berkembang di usia kehamilan 12 minggu.

Setelah kehilangan itu kami melanjutkan hidup, makin dekat dengan Tuhan dan tetap hidup sehat. Tidak disangka 3 bulan kemudian saya hamil alami lagi dan Puji Tuhan bayi kami sudah lahir kedunia dengan sehat dan sempurna. Putri kami sudah 4 bulan sekarang, Puji Tuhan!

Masa 2,5 tahun penantian ini makin melekatkan hubungan kami dan kami nikmati dengan traveling ke berbagai kota untuk bertemu dokter-dokter. kami juga jadi menerapkan hidup sehat sampai sekarang. jadi kami percaya semua ada maksud Tuhan.

Akhirnya yang ingin saya sampaikan adalah jangan menyerah namun serahkan segala perkaramu kepada Tuhan.

Gbu all

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Bayi tabung Penang, pola makan setelah ET – Nay

Hi semua
Saya menulis blog ini untuk berbagi pengalaman dengan teman-teman semua yang ingin atau dalam proses bayi tabung.
Saya (30 tahun) dan suami (32 tahun) sudah menikah 3 tahun dan belum dikaruniakan anak.
masalahnya asthenoteratozoospermia.
Kami tinggal di Surabaya. Kami memutuskan untuk bayi tabung dengan dokter Ng Peng Wah di Lam Wa Ee hospital Penang.

Banyak orang bertanya kenapa tidak ke Dr Auky yang di Surabaya.
Pertama-tama kami rutin ke dr Auky dan pernah 1x inseminasi gagal. Terakhir, team dokter USG pernah secara spontan mengatakan ada kista di rahim saya. Walau pada akhirnya dia memperbaiki perkataannya dan mengatakan kalau itu telur yang belum luntur dari bulan sebelumnya.

Atas saran teman-teman dan keluarga, akhirnya kami berangkat ke Penang untuk meminta second opinion dari Dr Ng. Tidak disangka, kami merasa nyaman dan percaya dengan Dr Ng, suster-susternya, dan memutuskan untuk bayi tabung di Penang saja.

Begini details-nya

LONG PROTOCOL
30-Mar-16 Biaya konsultasi 50
Blood test 353
medical supplies 30
suprefact 479
semen analysis 80
USG 60
patient registration fee 10

25-Apr-16 Blood test – estradiol 36
jarum suprefact 127

4-May-16 Blood test – estradiol 36
medical supplies 1
USG 60

5-May-16 E lab – cyst aspiration 120
embriology lab 200
antibiotic – unasyn 375 mg 17.4

6-May-16 Biaya konsultasi 50
medical supplies 11
Suntikan menopur 1664
USG 60

16-May-16 Biaya konsultasi 50
medical supplies 3
pharmacy (drugs) – menopur 562.5
USG 60

20-May-16 Biaya konsultasi 50
blood test – progresterone 36
clinical bed roll 1
bisacodyl 5 mg 1.2
ovidrel 250 MCG 95.5
pharmacy (drugs) – menopur 75IU 269.5
USG 60

23-May-16 Biaya konsultasi 200
(OPU) embryology lab supplies 49
ICSI disposables 2800
medical supplies 96.7
nursing care 50
oocyte recovery – NPW 2420
pharmacy (drugs) – zinnat tab 250 mg (antibiotics), cyclogest, tramadol 50 MG 153.45
pulse oximeter 15
Kamar deluxe (2 orang per kamar) 130
USG 60
admission fee 50

26-May-16 Biaya konsultasi 50
(ET) embryo replacement 800
PGP – 101 A PERI-GYNAE PACK, steri 49
CSSD itesm 5
cyclogest 400 mg PESS 319.6
ultrasound O&G 60

total 11940.85

Cyst aspiration itu dilakukan dokter karena sel telur saya masih belum luntur dari bulan sebelumnya. Jadi ini bukan proses umum.

saya juga cuma suntik suprefact dan menopur, sementara orang laen bisa lebih banyak suntikannya, ini tergantung dokternya. semakin besar dosis suntikan, makin sakit. Suntik suprefact tidak ada sakit, tapi suntikan yang selanjutnya agak sakit karena jarumnya lebih tebal. Kita akan diajarkan suntik sendiri, tapi kalau masih tidak berani, suster Dr Ng bisa suntikan (tapi kita mesti tiap hari ke rumah sakit pada jam tertentu)

1 minggu setelah ET, saya pulang ke Indonesia. Test hormon dan detak jantung dilakukan di Sby.

Banyak orang bertanya tentang pola makan saya selama program. Tapi yang bisa saya share menurut pengalaman saya di Penang, makanan itu penting tapi yang lebih penting tidak boleh stress (ini lebih ngaruh). Ada yang jaga makan, tapi negatif. ada juga yang tidak jaga makan tapi positif.

1 bulan sebelum ET, saya tetap makan seperti biasa tapi sebisa mungkin menambah asupan makanan ber protein tinggi seperti alpukat, putih telur kampung, salmon, susu ensure.

Setelah ET (menerima info dari Dr Ng kalau sel telur tidak bagus dan kemungkinan hamil kecil), saya menerapkan pola makan seperti dibawah ini (keep reading ya…).

Puji Tuhan positif yeay!

Saya sudah test darah dan bhcg 338. saya juga sudah cek detak jantung. Puji Tuhan, dari 2 embrio yang dimasukkan, ada 1 yang berkembang.

Sebelum mendengar hasil ini, Menurut Dr Ng, dari 9 sel telur yang diambil pas OPU,. 5 sel telurnya tidak berkembang dan 2 sel telurnya tidak bagus, dan dimasukkan 2 embrio ke rahim saya.

Dr Ng setelah ET memberikan informasi ke saya kalau sel telur saya itu tidak bagus, dan karena ini IVFx1,dia coba masukkan saja X2 embrio. Jadi kemungkinan hamil ada tapi tidak besar.

yang penting yang mau saya share disini pola makan setelah ET, dokter bilang kemungkinan hamil tidak besar, tapi saya menerapkan pola makan sebagai berikut setiap hari beberapa hari setelah ET (atas saran teman saya yang sudah berhasil dengan sel telur yang juga di vonis dokter tidak bagus)…selain Tuhan yang memberikan kesempatan embrio itu berkembang, saya merasa itu karena pola makan ini…saya harap bisa membantu kalian semua yang punya masalah yang sama

Setiap hari, demikian menu dan aktifitasnya,
MENU
x10 butir putih telur kampung
ensure 3x sehari
buah naga
jus 3 diva (apel, tomat, wortel)
air kacang hijau belum pecah kulit (kalau kuat makan sama biji2nya, silakan). sekali rebus 250g untuk dapat kira-kira2 gelas
sayur-sayur seperti bayam 1 ikat, toge, brocoli
alpukat
tim ikan, udang, pokoknya protein
AKTIFITAS
setiap pagi jemur di matahari pagi
setiap sore saya jalan -jalan santai

Saya juga tidak selalu bisa ikut target pola makan seperti itu, kadang ada bolong, kadang saya paksa makan walau tidak enak…tapi demi hasil yang baik, saya berusaha positif dan persisten saja…hasilnya saya positif hehe.

Oh ya, bukan Dr Ng yang menganjurkan pola makan ini, cuma pola makan ini diterapkan teman saya yang sudah berhasil dengan sel telur tidak bagus juga, tapi menurut saya, ini sangat pengaruh.

AT LAST,
Saran saya, keep positif dan jangan stress?

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...